Father Or Boyfriend ?

Father Or Boyfriend ?
Bab 9



Devan mendudukkan cia ke kursi kayu lalu membuka sleep mask yang menutupi mata Cia. Mata Cia nampak terbelalak menatap Mamat yang berdiri agak jauh darinya.


Cia menatap tajam Devan membuat Haikal, Deon dan Adam berlari dan berdiri di samping Mamat dengan rasa takut.


Mamat menatap Haikal dan Deon yang nampak ngos-ngosan ketika sudah berdiri di sebelahnya.


   


"Berhasil." mamat berbinar.


Mamat mengangkat jempolnya lalu tersenyum lebar memperlihatkan gigi putihnya. Haikal dan Deon menatap sejenak lalu kembali menatap Devan dan cia tanpa menanggapi ucapan Mamat.


     


Mamat yang tak mendapat respon dari kedua sahabatnya itu mulai menatap Adam mungkin, Adam akan merespon ucapanya.


"Berhasil !" Mamat menatap Adam sambil tersenyum lebar dan mengangkat jempolnya.


Adam melepas jempolnya yang ia gunakan untuk menyumbat lubang hidung sebelah kanannya yang terus mengeluarkan darah.


Darah yang berusaha ia tahan itu mengalir lagi di tambah lagi adam ikut nyengir menampakkan giginya yang penuh darah. Senyum Mamat sirna menatap darah yang mengalir itu, dahinya mengkerut heran dan menyipitkan matanya memastikan apa yang sedang ia lihat. Spontan Mamat terdiam mengalihkan pandangannya dari Adam lalu menghadap ke Devan yang nampaknya sudah membuka ikatan kaki dan tangan cia.


"Lo udah gila yah ?" Ujar cia setelah melepas paksa kain yang menutupi mulutnya lalu bangkit dari kursi.


   


"Surprise, Ci !"


   


"Lo ngasih gue surprise atau mau balas dendam sama gue sih ?" Tambah cia lagi.


Devan mengangguk seakan tak kuat mendengar ocehan cia yang seakan-akan ingin menembus gendang telinganya.


Devan mendorong tubuh cia secara paksa membuat cia duduk di kursi kayu. cia berusaha bangkit dari kursi kayu itu namun tenaga Devan yang begitu kuat memegang bahunya membuatnya tak bisa bangkit dari kursi.


Tiba-tiba suara musik Balck pink berjudul bombaya itu terdengar dari speaker hitam yang tersambung oleh handphone Mamat lewat bluetooth yang berbunyi cukup keras di sebelah Mamat sambil memegang handphone.


Mata Cia terbelalak menatap apa yang baru saja ia lihat. Yuang, Baby, Jojon, dan tara nampak berbaris dengan penampilan yang cukup aneh.


Mereka dengan kompak mengenakan Baju berwarna pink yang digulung ke atas dan memperlihatkan pusarnya, rok mini berwana pink sebatas paha, sepatu boots berwana pink serta aksesoris berwarna pink tak lupa juga kepalanya yang memakai wig berwarna pink lengkap dengan cipit rambut.


Bibirnya nampak merah membahana ditambah pipinya yang merah merona tak lupa juga bulu mata palsu yang cukup panjang yang lebih parah lagi si Yuang. Yuang yang punya mata sipit dan di tambah lagi bulu mata yang panjangnya 5 cm dan cukup berat itu berhasil membuat Yuang tak mampu membuka matanya.


Sebenarnya jika boleh jujur Yuang tak mau memakai bulu mata yang diberikan oleh baby tapi, kerena Tara yang mengamuk maka ia menurut saja.


    🎶BlackPink in your area🎶


         BlackPink in your area


       Been a bad girl, I know I am


       And I'm so hot I need a fan


      I don't want a boy I need a man


Cia begitu terkejut melihat montir-montir ayahnya yang ternyata lihai dalam menirukan tarian black pink yah walaupun gerakan mereka cukup ngaur mungkin karena kurang latihan atau tulang mereka memang tak lentur sehingga menghasilkan gerakan yang lebih mirip goyangan papan kayu.


...🎶Click-clack botta bing, botta boom...


...문을 박차면 모두 날 바라봄...


...굳이 애써 노력 안 해도...


...모든 남자들은 코피가 팡팡팡...


...(팡팡 파라파라 팡팡팡)...


...지금 날 위한 축배를 짠짠짠...


...(Hands up) 내 손엔 bottle full o' Henny...


Ddring... Ddring .... Ddring!!!


Tiba-tiba suara musik black pink terhenti di gantikan suara nada dering panggilan handphone milik Mamat.


Dengan serentak Yuang, Jojon dan tara terhenti menatap ke arah Mamat yang nampak panik sambil memegang handphone nya. Sementara baby tetap bergoyang tanpa mengetahui jika musiknya telah terhenti.


Plak!!!


Tara menarik wignya lalu memukul kepala baby yang nampak asik bergoyang. Spontan baby terkejut lalu menoleh kebelakang menatap ke 3 kawannya itu yang nampak terdiam memasang wajah bodoh.


   


"Kok berhenti swih?" Ujarnya ngos-ngosan.


   


"Mama ku nelfon!" Tatapnya gelisah.


Tanpa menunggu tanggapan kawan-kawannya Mamat mengangkat telfon dari mamanya lalu mendekatkan ke telinganya.


   


"Halo ma!".


   


"Mamat". Suara mama Mamat terdengar cukup keras dan jelas di speaker karena masih terhubung lewat bluetooth.


   


"Iya ma".


   


"itu tadi ada orang.....".


Tut Tut Tut Tut


Panggilannya terputus mengantikan musik black pink yang kini membuat ke empat personil black pink abal-abal ini kembali bergoyang.


...네가 말로만 듣던 걔가 나야 Jennie...


...춤추는 불빛은 날 감싸고 도네...


...Black to the Pink 어디서든 특별해 (Oh yes)...


...쳐다 보든 말든 I wanna dance...


...Like 따라다라단딴 따라다라단딴 뚜루룹바우...


...좋아 이 분위기가 좋아...


...좋아 난 지금 네가 좋아...


...정말 반했어...


...오늘 밤 너와 춤추고 싶어...


...Say what...


...붐바야...


Mereka berempat nampak memutar kepalanya menirukan gerakan asli black pink tersebut.


Syut


wig pink yang Jojon gunakan terlepas dari kepalanya dan terlempar ke atas namun, karena Jojon yang ke asyikan membuatnya tak sadar bahwa wig nya sudah tak berada di kepalnya.


Sementara baby yang lebih Lihay dalam bergoyang nampak lebih menonjol dari pada ketiga kawannya itu.


...Yah yah yah 붐바야...


...Yah yah yah 붐바야 yah yah yah yah...


...붐붐바 붐붐바 (오빠!)...


...Yah yah yah yah yah yah yah yah yah yah yah...


Jojon terbelalak menatap wig pink yang nampak tergeletak di lantai. ia mulai memegang kepalanya memastikan bahwa wig yang ada di depan sana bukan miliknya.


"Rambut lu tu !" Bisik Mamat sambil mengerakkan bibirnya lebih lambat agar Jojon mengerti apa yang ia ingin sampaikan.


Jojon berlari mengambil wignya lalu kembali memasang di kepalnya namun terlihat agak berantakan.


Tiba digerakan rose yang baring dilantai yang melewati barisan-barisan kaki Kim ji-soo, kim-jennie dan berakhir di Lisa.


Baby yang berperan sebagai rose mulai berbaring dilantai bengkel yang agak kotor namun, demi cia baby mau melakukannya sementara Yuang yang berperan sebagai Kim ji-soo mulai melebarkan kakinya membiarkan baby lewat di bawahnya di susul Jojon yang berada di belakang yuang.


Wajah baby yang berbaring di bawah nampak di buat sok seksi dan sok cantik. Tiba masanya ketika baby melewati Tara yang berperan sebagai Lisa nampak wajah baby yang sok seksi itu berubah menjadi menyeramkan ketika bau busuk yang menyengat menampar hidung baby bertubi-tubi.


Baby memberontak bangkit dari lantai lalu, berlari ke luar gerbang bengkel.


"Ueeeee !!!!" Isi lambung baby nampak berhamburan lewat mulut baby. bau yang ia cium tadi berhasil membuatnya muntah.


Jojon dan Yuang menatap heran kepada baby yang nampak bergantung di tepi pagar dengan wajah pucat.