My D you are the first for me

My D you are the first for me
menyudahi pertengkaran



Wellcome back my readers yang super duper caem dan cakep. Selamat menikmati episode kali ini ya???.semoga enjoy... 😉


Midea bersender di sebuah bangku sofa yang ada di balkon apartemennya Andra. Midea menenggelamkan wajahnya di antara kedua lututnya. lelah. itu yang di rasakan dalam hatinya saat ini. ingin rasanya ia menuntas kan semua permasalahan pelik ini dan hidup bebas semau dirinya dan bisa berbahagia tanpa Justin di saat sebelum dirinya di jebloskan ke penjara


jika saja dulu Justin hanya mengabaikan diri nya saja mungkin tidak terlalu bermasalah baginya. akan tetapi Justin telah melecehkan nya beberapa kali. belum lagi keluarganya hanya menerima dirinya hanya karena pengadilan membuktikan dirinya adalah Jasmine yang asli. lalu bagaimana jika bukan dan ia tetap sebagai Midea Hasxander yang berasal dari lingkungan dan profesi yang di anggap hina oleh Justin.


"aku rasa tidak. mereka hanya mau menerima seorang Jasmine bukan kamu Dea". bathin nya bergemuruh pilu.


"aku benci kamu Justin".gumamnya kala mengingat kebaikan Justin selama ini yang ke semuanya hanya untuk seorang yang terhormat seperti Jasmine.


Sedangkan dirinya bukanlah siapa siapa di mata mereka jika ia seorang Midea.


Midea menangis dalam pelukan lututnya kala teringat rasa sakit, perih serta perjuangan hidupnya selama ini. sungguh ironi memang di saat ia ingin memiliki suami yang ingin melindungi dirinya, menjaga dirinya dan mendampingi dirinya tetapi yang ia dapatkan justru kebalikannya.


suara Dean yang menggeliat dalam tidurnya membuatnya berhenti melamun tentang hidupnya. Dea bangkit dari duduknya seraya mengusap kedua pipinya yang basah karena air matanya.


Dea segera masuk menghampiri sang putra yang mengigau dalam tidurnya.


"undaaaaa???". Dean memanggil dirinya dengan netra yang masih terpejam.


"iya sayang. cup.. cup.. cup... bobo lagi ya?". ucap Midea menenangkan sang putra seraya terus mengelus elus punggungnya.


tanpa Midea tau jika kegiatan Midea barusan di perhatikan oleh Justin yang beberapa menit lalu tiba di rumah barunya yang sunyi.


malam ini Keyra memilih tidur bersama Retha di rumah adik sepupunya itu. Justin duduk bersender di sofa kamarnya dengan kepala yang bertumpu pada tangan kanannya. sementara jari jarinya memijit pelan kening nya yang mulai terasa pusing.


"D". ia menyebutkan dua inisial nama yang membuat hatinya ngilu hari ini.


"maafkan aku". ucapnya pelan dengan rasa sesak yang menyeruak.


ia menunduk dalam dan menangkup wajah nya dengan kedua telapak tangannya.


rasa rindu pada Dean semakin menjadi tatkala ia teringat pada kenangan kenangan manis yang ia lalui bersama putranya itu. Justin mengeluarkan ponselnya dan mencari tau kegiatan dua D itu di dalam ponselnya.


Justin tersenyum saat melihat Dean yang sedang berbaring riang di atas ranjang seraya meminum susu botolnya. ia melihat sendiri bagaimana perlakuan Midea sebagai ibu kandungnya terhadap buah hati mereka.


seketika ia teringat saat perlakuan Midea pada Keyra, putrinya. bagaimana nyamannya Keyra saat bersama Dea. bahkan saat Keyra bayi, putri kecilnya itu pun sudah nyaman berada di pelukan Dea saat itu.


(baca cerita selengkapnya di novel keduaku SHE IS MY DEA (mengejar istri gila) episode sentuhan Keyra).


Justin masih memperhatikan kegiatan Midea hingga larut malam tiba. bahkan saat wanita itu kembali dari balkon seraya menyeka air matanya saat putranya terjaga.


"apakah sesakit itu hatimu De. apakah sebenci itu kamu sama aku. sampai sampai apa yang aku lakukan selama ini ga ada satu pun berkesan di hati kamu De". ucap Justin seraya memandang dua D dalam ponselnya


"jika memang demikian De. aku akan mengalah. akan aku sudahi pertengkaran ini. dengan menuruti yang kamu pinta Dea". gumam Justin.


...----------------...


Andra melirik Cindy yang sedang menikmati nastar dari Dea seraya menonton film drama favoritnya. nastar yang terdiri banyak isian itu menggugah selera Andra untuk mencicipinya juga.


Andra menunggu basa basi Cindy untuk menawarinya satu dari sekian banyak nastar yang ada. tapi nyatanya hingga kini Cindy masih asyik memakan nastar tersebut tanpa berniat berbasa basi menawarinya sebutir pun.


Andra menarik dalam nafasnya sejenak. lalu Andra diam diam membuka aplikasi kamera di ponselnya dan diam diam membidik sang istri yang sedang mengunyah dengan netra yang tak lepas dari laptopnya. serta membidik satu toples nastar yang berada di atas meja sofa.


"banyak makanan di depan mata tapi sayang ga bisa di makan". tulisnya pada foto pertama


lalu ia mengupload foto kedua di mana ada Cindy di dalamnya lalu ia menuliskan kalimat di foto tersebut". takut yang punya marah".


lalu Andra menuliskan kalimat yang panjang di bawahnya.


"biarlah ia menikmati dengan sesuka hati asalkan dia yang ku cintai teramat senang hatinya. tak perduli di cueki malam ini yang penting dia yang ku cintai bisa happy setiap hari meskipun aku tau dalam hatinya ingin sekali aku bujuki, aku manjai, aku suapi. akan tetapi gengsinya lebih besar malam ini. ya sudahlah aku pasrah malam ini bersabar sampai ia kembali dan mau mendengarkan curhatan hati ini dari hati ke hati"


( with the love of your husband. for Cindy the wife that I love )


sementara Cindy yang masih tak perduli pada atas apa yang di lakukan Andra saat ini mulai menyadari saat notifikasi masuk ke ponsel nya tentang status orang orang yang ia ikuti termasuk suami nya sendiri.


ia hanya melirik sesaat saja meskipun hatinya menggelitik ingin melihat apa yang di posting oleh suaminya itu. hingga larut malam tiba. Cindy masih saja betah menonton film favorit nya tanpa memperdulikan Andra yang masih mendiamkan perbuatan cueknya Cindy pada suaminya itu.


akhirnya Andra meninggalkan Cindy sendirian di ruang tengah dan memilih masuk ke ruang kerjanya. sementara Cindy yang di tinggalkan sendirian oleh Andra menoleh ke arah pintu ruang kerja yang tertutup itu.


hatinya benar benar kecewa meskipun sebelumnya ia telah berikrar akan mendiam kan saja suamianya itu. tetapi entah mengapa ia berharap Andra akan bertanya "kenapa dengan dirinya?. ada apa dengan dirinya? " atau paling tidak ia di bujuk, di rayu seperti para suami suami lainnya.


Cindy menarik dalam nafasnya lalu menutup laptopnya. mood menontonnya hilang seketika. ia memilih masuk ke kamarnya dan merebahkan tubuhnya seraya memainkan ponselnya.


Cindy pun akhirnya iseng melihat postingan terbaru dari suaminya malam ini. pupil netra nya melebar tatkala melihat foto dirinya yang diam diam berhasil di jepret Andra. ia pun tersenyum geli saat melihat dirinya dengan mulut yang penuh dengan nastar buatan Midea.


Cindy membaca kalimat yang di tulis Andra dalam postingannya itu. hatinya luluh seketika


"benarkah yang di tulis mas Andra dari hatinya" tanya Cindy di hati.


"dan buat aku?". Ucapnya kembali dengan hati yang mengharu biru.


"jika benar semuanya buat aku. aku akan mengalah mas. akan aku sudahi deh pertengkaran ini. aku ga akan ngambek lagi dan mendengarkan curhatan kamu lagi". gumam Cindy


...**************...


Hai readers...mohon dukungannya kembali untuk novel ku ini ya?? dengan memberi like, vote, poin, fav, dan share link nya ya readers 😉 please.....


Dan jangan lupa follow akun ku di


Noveltoon Hazhilka 279


facebook Hazhilka


#Hazhilka


ig Hazhilka279


.


Terima kasih.


.