
#Wellcome back my readers yang super duper caem dan cuakep. Selamat menikmati episode kali ini ya???.
"tante Dee mau pipis". ucap Dean tiba tiba setibanya di pondok.
"ya udah sama oom aja. oom juga kebelet". ujar Andra yang mendengar ucapan Dean.
lalu Cindy membiarkan dua lelaki tampan yang berbeda generasi itu pergi menuju toilet di rumahnya Didit dengan di temani istri dan anaknya Didit yang akan beranjak pulang untuk mengambil sesuatu cemilan yang masih tersisa di rumah mereka.
sementara Midea sendiri masih ingin terus melakukan kegiatan yang membuat jiwanya tenang seraya Menikmati hamparan sayur yang menghijau yang memanjakan matanya dan juga fikirannya. bahkan terkadang pemandangan ini membuat Midea seperti pernah mengalami hal seperti ini sebelumnya
hanya saja ia tidak tau kapan dan di mana ia pernah mengalami hal seperti ini.
"mungkin aku hanya bermimpi saat itu". bathinnya.
sedangkan dari pondok lesehan yang berada di tengah dari perkebunan Cindy dan Didit memperhatikan Dea yang masih asyik meletakkan bibit cabe di tanah dan menutup nya kembali tanah yang sudah di buka yang menggunakan sekop kecil di tangannya.
"sudah berapa hari dia di sini Cin? ". tanya Didit seraya memperhatikan wanita itu.
"baru kemarin lakikku jumpa dia di pinggir jalan pas depan kafenya si Arjun". sahut Cindy.
"ngapain dia di situ? ". kan si Arjun sudah pasti tak ada lah". ujar Didit.
"iya memang. mungkin dia tak tau kalau si Arjun ga buka". sahut Cindy.
"setidaknya dia kan bisa telpon dulu".ujar Didit.
"kata mas Andra dia ga punya apa pun saat di temukan di pinggir jalan. terus kayak orang lagi kebingungan". jelas Cindy yang teringat cerita dari suaminya tadi malam.
"ahh... masa iya Cin.. tak mungkinlah orang bepergian tak membawa apa pun. apa dia ada masalah sama keluarganya? ". tanya Didit yang menaruh curiga pada wanita yang mereka perhatikan dari jauh itu.
"masalah sama keluarganya?". tanya Cindy memastikan pendengaran atas ucapan Didit yang terakhir.
"iyalah. kalau dia tak punya masalah sama keluarganya minimal dia tak mencari Arjun yang ia sendiri tak tau tentang kegiatan si Arjun sabtu minggu ini. toh yang seperti Arjun bilang kalau selama ini si Jasmine tinggalnya di Mdn".ujar Didit.
Cindy bergeming mencerna kata kata teman dekatnya itu.
"atau pun dia bisa menghubungi kau sebagai temannya yang bolak balik ke Mdn dan sering main ke kafenya si Arjun kalau kau ke Mdn. kata si Arjun kalau si Jasmine yang di panggil nya Dea itu sekarang. dulunya sering main ke kafenya si Arjun atau bantu bantu dia masak di sana". lanjut Didit.
"hah. kau tau masalah si Jasmine dan kasus nya? ". tanya Cindy penasaran.
"ya tak tau kalilah. cuma ada aku tengok beritanya sekilas di internet mengenai si Midea Hasxander yang memalsukan identitas nya dan berpura pura jadi si Jasmine kita waktu itu. ku tanyaklah sama si Arjun dan si Retha soal kebenaran ceritanya". ujar Didit.
"mereka cerita semuanya?". tanya Cindy kembali.
"ga semuanya sih. karena mereka sendiri juga belum yakin soal siapa itu Midea Hasxander". ujar Didit jujur yang teringat ceritanya Arjun.
"menurut kau gimana Cin. aku dengar dari si Arjun kalau itu memang si Jasmine kita yang hilang dan semua bukti udah mengarah ke sana. kata si Arjun anak itu memang sakit di sininya". tunjuk Didit di kepalanya.
"apa iya begitu Cin? ". tanya Didit memastikan ceritanya Arjun.
"menurut pengadilan gitu sih". ujar Cindy.
"kasian juga anak itu. nanti pulang coba kau akrab lagi sama dia. kau tanya dia ada masalah apa sampe sampe dia datang ke sini ga bawa apa apa". saran Didit.
"iya deh nanti aku coba dekati dia lagi". ujar Cindy yang terpaksa menghentikan obrolan tersebut lantaran ia melihat Andra mendekat ke arah pondok lesehan tersebut.
"Unda.. ". panggil Dean saat melihat bundanya masih di perkebunan.
"Jasmine". panggil Didit seraya melambaikan tangannya.
sementara Cindy yang memperhatikan Didit dan Dea merasa Dejavu atas perhatian tersebut. ia seperti melihat dirinya yang dulu saat baru saja pulang dari pelariannya dan menahan kecewa karena Andra yang terang terangan menolak dirinya saat itu.
(baca cerita selengkapnya di novel yang berjudul She Is My Dea ( mengejar istri gila) episode rahasia ningsih).
"masih betah aja tu emak emak main panas". celetuk Andra.
"Jasmine sini". panggil Didit kembali.
Dea mengarahkan pandangannya ke suara yang memanggil nama Jasmine. ia melihat Didit dan Dean melambaikan tangannya ke arah dirinya. Dea tersenyum simpul dan beranjak dari situ menuju ke tempat di mana mereka sedang berkumpul saat ini.
"sini kita ngunyah ngunyah lagi". ajak Didit pada Dea yang sedang menatap makanan di atas lesehan tersebut.
"ayok di makan silahkan silahkan". ucap istrinya Didit.
lalu sekelompok orang orang Dewasa itu pun menikmati panganan yang di hidangkan siang itu menuju ashar.
waktu berlalu hingga selesai ashar mereka berpamitan. Dean menyalami Didit dan juga serta istrinya lalu ia pun menyalami anaknya Didit yang di panggil kakak olehnya.
"Dee puyang duyu ya kak. kapan Dee main lagi kesini boyeh? ". ucap Dean berpamitan.
"iya boleh kok". sahut anaknya Didit.
Andra and the gank kembali ke mobilnya setelah Didit memberikan oleh oleh berupa sayuran kepada Cindy dan Dea.
"hmm... yang dapat gratisan sayuran seneng nya luar biasa". celetuk Andra yang mendapati senyum sumringah di bibir Cindy.
"oiya ngomong ngomong kita langsung pulang ni mas?".tanya Cindy yang memiliki rencana lain untuk ibu dan anak itu.
"mau kemana lagi? ". tanya Andra.
"Dee... udah capek belum? ". tanya Cindy.
"beyum". sahut Dean.
"kita ke mall sebentar mau ga?".tanya Cindy.
"kita ke mall sebentar ya Mine? ". tanya Cindy ke Dea.
"terserah kamu aja Cin". sahut Dea.
"emang tante mau ngapain sihh?". tanya Dean bete.
"bentar aja kok. okey? ". bujuk Cindy.
"ya udah". sahut Dean.
akhirnya Andra melajukan mobilnya ke arah mall yang sebelumnya memang sudah mereka rencanakan untuk ibu dan anak itu.
Andra meminta semuanya turun setelah memarkirkan mobilnya dan langsung masuk ke sebuah toko perlengkapan ibu dan anak.
"kamu pilih aja yang mana kamu suka Mine". ujar Cindy meminta Dea memilih baju untuk dirinya sendiri.
"ga usah Cin. kamu ga perlu repot repot".tolak Dea.
"Mine. please... kalau kamu ga bisa cerita tentang masalah kamu ya ga apa. tapi setidak nya tolong terima yang aku hadiahi untuk anak kamu dan kamu juga". bujuk Cindy.
Dea terhenyak
Dea bergeming. berat rasa hatinya menerima hadiah berupa pakaian seperti ini. meskipun ia butuh satu baju ganti.
"Jasmine... please.... ". bujuk Cindy kembali.
Midea tersenyum menanggapi rayuannya Cindy. ia pun mengangguk pelan.
"yess... ". ucap Cindy sumringah.
akhirnya setelah melewati banyak drama Cindy pun berhasil membujuk Midea dan meminta wanita itu untuk memilih baju yang sesuai dengan keinginannya. bahkan baju Dean kini pun telah bertambah ke meja kasir. setelah di rasa cukup akhirnya para wanita itu pun memberhentikan acara shopingannya.
sreet....
kartu platinum card berpindah berhasil di gesek sang kasir lalu kembali lagi ke tangan nya Cindy setelah sang kasir menggesek isi dalamnya sesuai dengan nominal belanjanya atas nama ny. Cindy Airlangga.
Dea hanya tersenyum simpul melihat keceriaan di wajah wanita cantik itu saat mengeluarkan isi dompetnya. tak ada beban akan kekurangan sejumlah uang yang telah di keluarkan untuk dirinya dan putranya.
"terimakasih banyak Cindy". ucap Dea malu hati saat melihat Cindy memasukkan kartu platinum miliknya.
"sama sama Mine". sahut Cindy.
lalu keduanya pergi meninggalkan toko tersebut menemui Andra dan Dean yang sedang menyantap es krim bersama di sebuah bangku taman yang tak jauh dari toko tersebut.
"duh... enak bener yang lagi makan es krim". celetuk Cindy.
"nih.. nyinyir aja. ya ga Dee? ". Andra pun mengomentari celetukan sang istri seraya menyerahkan dua kotak es krim pada istrinya.
"hehehe.... ". Dean hanya menyengir kuda menampilkan sederet gigi putih mungilnya.
sementara Midea hanya tersenyum simpul melihat kekocakan pasutri tersebut. seumur umurnya belum sekalipun ia di becandain oleh suaminya sendiri.
"Cindy memang beruntung memiliki suami seperti temannya Justin ini". gumam Dea di hatinya.
...**************...
Hai readers...mohon dukungannya kembali untuk novel ke empatku ini ya?? dengan memberi like, vote, poin, fav, dan share link nya ya readers 😉
Dan jangan lupa follow akun ku di
Noveltoon Hazhilka 279
facebook Hazhilka
#Hazhilka
ig Hazhilka279
.
Terima kasih.
.