
Wellcome back my readers yang super duper caem dan cuakep. Selamat menikmati episode kali ini ya???. semoga enjoy 😉
"Daddy". Sambut Keyra dengan sumringah saat melihat Justin tiba di halaman rumahnya Satria.
"anak Daddy udah cantik. kayak mau pergi ke pesta aja" . ucap Justin pada putrinya dengan sumringah.
"memang mau pergi ke pesta". Sahut Keyra pasti.
"hah. Memang mau kemana kalian?". Tanya Justin penasaran saat melihat adiknya telah berpakaian rapi.
"mau ngumpul di kafenya Arjun bang. Soalnya ada reuni kecil kecilan gitu untuk alumni kampus kita. sekalian dinner barenglah karena si Arjun lagi ulang tahun". Sahut Satria.
"ooh".sahut Justin manggut manggut.
"ikutan yuk bang. Lagian kan besok kerjanya cuma setengah hari". Ajak Satria.
"hah. Ga apa ni. Kan bukan alumni sini". Ujar Justin ga percaya diri.
"enggak. Ayoklah. sesekali abang tu gabung sama adek adek. Seru loh bang.Masa gabung nya sama orang tua terus. Tua beneran loh bang he..he..he..". bujuk Satria sembari terkekeh.
"iya loh bang". timpal Retha.
"kalian aja deh. abang mau pulang aja. Soal nya tadi baru juga dari kafe dekat kampus kalian itu". Ujar Justin yang sedikit malas untuk balik lagi ke tempat yang bernama kafe.
"oohh...kan lain bang kopi di sana sama di tempatnya si Arjun". Ujar Satria.
"iya. Tapi ngopi ngopi terus satu harian bosen juga. Ya udah kalian pergi aja". Ujar Justin.
"serius ni bang ga mau ikut?". Tanya Satria.
"mmm...ga usah aja lah". Sahut Justin ragu.
Sebenarnya ia ingin ikut. hanya saja ia takut di cuekin lantaran di sana perkumpulan anak anak alumni kampus adik sepupunya itu. Dan sudah pastilah yang mereka bahas tentang kisah mereka sendiri.
"ya udah lah"..sahut Satria seraya mengajak Retha dan Keyra untuk naik ke mobil.
"nanti jam sembilanan Keyra aku jemput". kata Justin secara tiba tiba.
"ya kak. Jam sembilan Daddy jemput ya". ucapnya pada sang putri.
Keyra melirik ke Retha berharap jika yang mengantarnya pulang adalah Retha sendiri. Karena yang ia tau jika di tempat Arjun ia akan di ajak untuk memasak bersama dengan papanya Dean itu. Jika ia di jemput pulang lebih cepat otomatis ia kehilangan banyak waktu saat bersama papanya Dean itu.
"nanti kita antar kok bang". Sahut Retha saat mendengar ucapan abang iparnya itu.
"ga usah biar abang yang jemput. Ni abang mau pulang. mandi dulu. Nanti abang jemput keyra di sana ya. Jadi kalian bisa ngobrol lebih lama". Ujar Justin.
"ya udah lah gimana enaknya abang aja". Sahut Retha.
"loh kok gitu ummi. Kan jam sembilan keyra belum siap belajarnya sama papa Arjun. Gimana sih?". Protes Keyra.
Mendengar ucapan Keyra barusan sontak ia melebarkan kedua kelopak matanya. Ia kaget saat nama Arjun di panggil lagi papa oleh anak perempuannya.
"papa?!"..desisnya pelan tetapi cukup di dengar oleh Retha.
"Arjun maksudnya bang. Jadi selama ini Keyra sering aku ajak makan di sana sekalian belajar masak gitu sama dia. Jadinya Keyra juga ikutan belajar masak deh". Tutur Retha menjelaskan.
"hmmm...mengenai papa. Yah Arjun sendiri sih yang nyebutin gitu. karena katanya biar lebih akrab seperti Dee". Sambungnya lalu berakhir dengan intonasi yang pelan saat mengucapkan kata terakhir.
ia merasa tak enak pada abang iparnya itu karena dengan menyebutkan kata Dee atau Dea membuat raut wajah abang iparnya itu berubah murung.
Akan tetapi kata tersebut pun cukup di dengar oleh Justin dan juga Satria. Justin memilih tersenyum simpul sebagai bentuk respon atas pernyataan adik iparnya itu.
"ya udah Daddy tungguin nanti kalau kakak belum siap. yang penting kakak pulang sama Daddy ya malam ini". jawab Justin mengalah.
"oke Daddy". Sahut Keyra senang.
"ya udah kita berangkat sekarang ya bang". Pamit Satria pada Justin.
"ya". sahut Justin.
"mmm...iya sayang. Hehe...kamu tuh ya udah bijak banget ya ngomongnya sekarang". Ujar Justin seraya mencium pipi chubby putrinya
Akhirnya Justin kembali ke rumah setelah mereka pergi. setelah ia mandi dan berganti pakaian. Ia memainkan ponselnya untuk membuang segala kejenuhan di karenakan kesepian.
hal ini sangat berbeda dengan Midea dan Dean yang sedang menghabiskan waktu malam ini di rumah qanita yang juga sedang merayakan ulang tahun suaminya sendiri yang kebetulan tanggal dan bulannya sama dengan keponakan kesayangannya itu dari jauh. Midea dan Dean sempat bervideo call bersama di sore tadi untuk mengucapkan selamat ulang tahun pada pria jomblo tampan itu.
Setelah cukup lama mereka mengobrol di jaringan internet itu akhirnya masing masing dari mereka pun memutuskan saluran komunikasi tersebut di karenakan qanita memanggil ibu dan anak itu untuk makan bersama dengan undangan yang lain di mana qanita dan salim hanya mengundang Alma, Danang dan juga Rendy yang masih berada di kota ini.
suasana di rumahnya qanita, orang orang nya tampak bahagia mereka saling bercanda satu sama yang lain meskipun yang hadir di meja makan itu adalah terdiri dari tiga generasi.
jika di rumah di rayakan dengan acara sederhana tetapi begitu berbeda di kafenya Arjun. Karena hari ini khusus malam ini ia mengundang teman teman kampusnya yang dahulu untuk reunian di kafenya malam ini.
suasana lebih meriah saat Arjun keluar membawakan kue ulang tahun raksasa di mana nantinya itu milik anak anak kecil dari teman temannya itu.
Satria memasuki pelataran parkir kafenya Arjun. Ia terperangah kaget saat melihat suasana parkiran kafe yang ramai dengan berbagai kendaraan. Ia meminta Retha untuk turun dan mengajaknya masuk dari samping kafe untuk menghindari keramaian.
Satria menggendong Keyra dengan kado di tangannya. Akhirnya mereka sampai di dapur kafe. Mereka mencari Arjun yang kini entah berada di mana. Lalu Satria bertanya pada salah satu asisten koki dari kafe tersebut.
"Arjun mana?". Tanya Satria.
"abang lagi ganti baju bang di ruang privacy. Bentar lagi keluar. Duduk bang". sahut asisten koki tersebut lalu memintanya duduk di meja dapur yang terletak di sudut dari ruangan ini di mana biasanya para staff dapur duduk di sana
"kok rame banget ya?". Tanya Satria heran.
"iya bang. Bang Arjun ngundang alumni kampusnya bang". Sahut asisten tersebut.
"tapi kata adek reuni kecil kecilan dek". tukas Satria pada Retha.
"ga tau sih bang. Dia bilang reunian kecil untuk alumni kampus kita aja". Sahut Retha yang juga ikutan heran.
"bang Arjun baru minggu yang lalu dapat job katringan dari kampusnya buat acara wisuda tahun ini. Jadi dia pikir dia undang aja semua teman temannya yang seangkatan dulu. Itu pun ga semuanya bisa hadir bang. Karena jauh". sahut Asisten tersebut.
"oohhh". Sahut Satria manggut mangggut.
sementara di ruang atas ada dua pria yang sedang menantikan istri istri mereka yang sedang reunian di lantai bawah. Mereka adalah Andra dan Indra. Mereka berdua sedang menyender malas pada sandaran sofa di karenakan rasa ngantuk.
Bagaimana tidak, baru juga tiba pulang ke apartemennya. mereka di mintai tolong oleh sang istri untuk menemani nya ke pesta ulang tahunnya Arjun dan juga sekaligus di buat reunian kampusnya malam ini. Padahal sebelumnya sang istri akan pergi sendiri dan membuat janji dengan temannya. Nyatanya mereka tetap juga di minta ikut bersama dengan sang istri.
Padahal sebenarnya mereka berdua ngantuk berat lantaran saar jadwal istirahat mereka gunakan untuk pekerjaan agar mereka berdua bisa mengajak Justin untuk bernostalgia bersama di kafe yang dulunya sering mereka tongkrongi.
"hmm...ngantuk gue An".keluh Indra saat diri nya menguap.
"hmm...iya sama. Kalau bukan karena si Cindy lagi hamil. Rasanya malas kali aku ke sini apa lagi pas rame rame kali di sini". Ujar Andra dalam keluhannya.
"eh. Kita telpon si Justin yuk. Biar dia di sini juga. Atau kita diem diem ke rumah dia. rebahan bentar di sana. Ntar kalau acara di sini udah selesai kita ke sini lagi". Ajak Indra.
"si Justin aja kau telpon suruh ke sini dia. Ngapain dia di rumah pun. ini kan acara teman mantan bininya juga. Kali aja jumpa mereka. Mana tau bisa cinlok terus CLBK. Kan lumayan". Saran Andra ngelantur yang kini memejamkan netranya seraya menyender kan kepala dan juga setengah tubuhnya di lengan sofa.
'iya juga sih". Sahut Indra menyetujui idenya Andra.
.Lanjut ke next chapter ya readers
...****************...
Hai readers...mohon dukungannya kembali untuk novel ku ini ya?? dengan memberi like, vote, poin, fav, dan share link nya ya readers 😉
Dan jangan lupa follow akun ku di
Noveltoon Hazhilka 279
facebook Hazhilka
#Hazhilka
ig Hazhilka279
Terima kasih.