My D you are the first for me

My D you are the first for me
insiden Drama dua bocah



Hai readers I am coming back. Selamat membaca kembali..semoga happy...


Justin begitu penasaran pada apa yang di lakukan Midea pada kedua anaknya sehingga mereka berdua bisa tertawa lepas seperti itu. ia pun berinisiatif membuka pintu kamar mandi yang sedikit terbuka itu. Dan...


semburan air hangat tiba tiba menghantam dirinya yang membuatnya berteriak kaget memanggil ketiganya.


"aaaaaaak..... Dee... Keyra.... Midea... ".


"Hey...what are you doing... my D. my kids.. stop it..please... ". Justin berteriak kaget saat dirinya tersiram air semburan shower yang entah siapa bermain main dengan selang shower tersebut.


Dea, Dean dan juga Keyra akhirnya menghenti kan candaan mereka di pagi hari yang me -nyebabkan terciptanya korban yang tak lain adalah Daddy kandung dari bocah itu sendiri.


'Daddy???". pekik kedua bocah tersebut saat mereka mematikan shower tersebut.


baik Midea, Dean dan juga Keyra merasa kaget saat ada seorang pria meskipun itu adalah Daddynya masuk begitu saja ke kamar mandi di saat mereka bertiga tengah melakukan aktifitasnya walaupun kebanyakan main mainnya dari pada mandinya.


"Daddy ngapain di situ. tu kan jadi basah kena air semprotan kita". ucap Keyra.


sementara Midea dan Dea hanya bergeming menatap pria yang ada di hadapannya kini dengan penampilannya yang berantakan.


akhirnya Midea mentitahkan pada anaknya agar menyudahi candaannya dan segera menuntaskan ritual mandi mereka yang sempat tertunda karena canda.


sementara Justin segera keluar dari kamar mandi tersebut dan sesegera mungkin menelpon asistennya agar membawakan baju ganti untuk dirinya. lalu ia mengambil salah satu bathrobe hotel yang sengaja di gantung di lemari pakaian oleh pihak hotel sebagai salah satu fasilitas sederhana yang bisa di gunakan oleh pengunjung hotel yang akan menginap di sini.


hanya hitungan menit Midea telah selesai memandikan kedua bocah dengan rapi dan tertib. ia memakaikan bathrobe kidsnya pada dua bocah manis itu.


"kalian berdua tunggu sebentar ya. bunda mau ganti baju dulu". titah Midea pada kedua nya.


"iya bunda". sahut Keyra patuh.


"unda jangan ama ya??". pesan Dean saat Midea mulai melepaskan satu persatu kancing piyama tidurnya.


"iya sayang. sini cium kamu".ucap Midea seraya mencium pipi gembul sang putra.


"mana pipi Kak Keyra".pintanya pada bocah cantik itu.


Keyra pun tersenyum dan membiarkan bunda nya mencium pipi chubbynya itu ke Midea untuk di ciumi oleh wanita cantik itu.


lalu keluar dari dalam kamar mandi lalu duduk di pinggiran ranjang seraya menunggu Midea untuk memakaikan pakaian khusus yamg sudah di beri oleh Justin.


seperti janjinya pada anak anak. tak butuh waktu lama Midea membersihkan dirinya dan menggunakan bathrobenya serta rambut yang di bungkus dengan menggunakan sebuah handuk berukuran sedang lalu di biar kan begitu saja bertengger rapi di atas kepala wanita itu.


ia keluar dari kamar mandi dan mendapati anak anaknya duduk manis menunggu dirinya di tepi ranjang. ia tersenyum melihat wajah imut dua bocah tersebut. sementara ia melihat ke seorang pria yang menggunakan bathrobe hotelnya berdiri dengan kesal seraya mengetikkan sesuatu di ponselnya.


Midea memperhatikan penampilan dari seorang CEO tampan yang di kenal di dunia perbisnisan kini berada di sebuah kamar hotel dengan level standar untuk keluarga.


Ia melipat ke dalam dua bibirnya? menahan rasa geli saat melihat Justin yang tadinya begitu rapi dan terlihat berwibawa kini berubah menjadi seorang pangeran yang di kutuk perlahan oleh seekor katak yang me -nyebabkan penampilannya begitu berantakan. plus dengan setelannya yang basah kuyup.


Justin yang menyadari jika saat ini ia sedang di telanjangi oleh seseorang yang di karena kan penampilannya yang sekarang lewat tatapannya yang memang terlihat seperti menertawakan dirinya. apa lagi ekspressi wajah dari Seorang Midea yang mencoba sedang menahan tawa.


"tertawa aja De. jangan di tahan tahan seperti itu aku tau dalam hatimu kamu merasa puas dan senang melihat aku begini kan? ". ujar Justin


Midea mendelikkan matanya menatap Justin. dengan bibir yang masih terlipat ke dalam yang memang berusaha untuk menahan tawa nya.


Justin tak ingin berkomentar terlalu jauh atas sikapnya Midea barusan. ia lebih memilih membantu Midea dengan memakaikan baju pada salah satu anaknya.


tak ingin membuka mulutnya di karenakan ia takut jika tawanya meledak. Midea mengeluar kan satu set baju muslim anak lainnya untuk putranya itu. lalu memberikannya pada Justin


dan membiarkan pria itu membantu dirinya dengan memakaikan baju tersebut ke Dean.


beberapa menit terlewati semenjak tragedi Drama dua bocah terjadi. akhirnya baik Dea dan Justin telah menyelesaikan tugas mereka dengan baik. sepasang bocah tampan dan cantik itu telah siap untuk mengikuti acara pengajian yang di niatkan untuk mereka berdua khususnya untuk Dean yang berulang tahun tepat di hari ini.


"kak Keyra sama Dee. tunggu di luar ya sebentar. Daddy sama bunda mau ganti baju dulu sebentar. nanti kita turun sama sama okey??". titah Justin pada kedua anak anak nya.


"lama ga??". tanya Keyra memastikan.


"enggak sayang. cuma sebentar kok. udah ya kak. kalau kakak sama adek di sini terus gimana Daddy dan bunda mau cepat buat ganti baju. makin lama dong nanti kalian nunggu nya. iya ga? ". ujar Justin.


"iya deh". sahut Keyra.


"nah pinter sekarang kalian keluar dulu ya. nunggu di depan tv aja kak sambilan nonton kartun. okey? ". titah Justin.


"iya Daddy". sahut keduanya serentak.


lalu kedua bocah tersebut keluar dari kamar dan mengikuti atas apa yang di sarankan oleh Justin barusan.


Justin tersenyum menyeringai puas tatkala telah berhasil mengusir kedua anaknya dari kamar ini. ia semakin melebarkan senyumnya seraya mengunci pintunya dan kini hanya ada mereka berdua di dalam kamar itu.


Midea yang sedang mengambil satu setel baju muslimah dari dalam lemari. tiba tiba merasakan ada yang aneh saat terdengar pintu kamar yang di kunci dari dalam kamar. dan bukan hanya itu saja kini pintu kamar mandi pun juga menjadi sasaran atas tindakan Justin yang sedang kumat gilanya mengunci semua ruang yang ada.


Justin mendekati Dea secara perlahan yang sedang membelakanginya. ia menatap dan memperhatikan diam diam tubuh ramping itu.


mulai dari bawah di mana betis mulusnya terbuka hingga pandangannya mengarah ke dua bokong sexy yang dulunya sering di pamerkan di majalah dewasa dan juga laman sosial dari sebuah perusahaan lingerie kini tertutupi oleh bathrobe yang sedang di guna kan oleh wanita itu.


belum puas Justin menerawang tubuh mantan istrinya itu kini netranya beralih ke leher jenjang yang sangat nikmat dan juga hangat saat bibirnya menempel di sana. belum lagi daun telinga yang di sangkutkan sepasang anting berlian yang pernah ia titah kan pada Midea agar menggunakan salah satu dari set berlian yang di berikannya pada wanita ini.


Justin semakin mendekat ke arah Midea yang kini terpaku diam di tempatnya saat ia merasa kan ada sesuatu yang hangat berhembus di tengkuknya.


tak ingin larut dalam situasi yang membuat nya hanyut akan khilaf untuk kedua kalinya apa lagi ia mengingat status di antara mereka berdua sekarang. Midea segera beranjak dari tempatnya sekarang dengan niat menghindar dari rayuan dudanya.


tetapi baru juga sedikit bergerak sebuah tangan kekar menahan pinggangnya lalu memutari tubuhnya untuk di hadapkan pada pria tampan yang dulunya membuat ia tergila gila pada pria yang ada di hadapannya kini.


..."mau kemana?hah?"....


*untuk next chapter


*Midea yang mencoba keluar dari jebakan seseorang. mampukah dia bertahan atau akan ada seseorang yang akan menolong dirinya. siapakah dia?. atau Midea sendiri lah yang menolong dirinya sendiri.


*akan ada badai yang mengubah kehidupan Midea dan Justin. apakah itu?


Yok kita ke next chapter ya reader..


Tetap stay terus ya readers..


Yok kita ke next chapter ya reader..


****************


Hai readers...mohon dukungannya kembali untuk novel ku ini ya?? dengan memberi like,vote, poin, fav, dan share link nya ya readers 😉.