
Wellcome back my readers yang super duper caem dan cuakep. Selamat menikmati episode kali ini ya???. semoga enjoy 😉.
"Kenapa langsung pulang ke rumah abang?". Tanya Justin tiba tiba saat Satria membelok kan mobilnya memasuki jalan menuju rumah barunya yang berada di kawasan perumahan elit kota itu.
"abang harus jemput Keyra dulu ke rumah kalian". Ujar Justin.
"malam ini biar Keyra sama Retha dulu bang. Besok pagi kami antar pulang. Sayang kalau di bangunin. mending abang istirahat dulu ya". Saran Satria saat ia memasuki halaman rumah Justin.
Justin pun menuruti apa yang di sarankan oleh Satria dengan mengikuti langkah Satria membawanya masuk ke kamarnya. kamar yang sudah ia dekor berdasarkan warna kesukaan Dea. Saat itu Ia berharap jika Dea bisa memaafkan dirinya dan mau melanjut kan pernikahan mereka kembali.
Karena itu ia sengaja merehab rumah yang di belinya demi kenyamanan dua D saat mereka tinggal bersama nantinya. Nyatanya dua D nya itu tak pernah sekalipun menginjakkan kakinya di sini.
"abang istirahat aja dulu ya?". Aku ada di luar kalau abang ada perlu apa apa". Ujar Satria setelah melihat Justin duduk di tepi ranjang dan membantunya untuk mengganti bajunya dengan mengambilkan baju ganti di wardrobe milik pria itu.
"kalian menginap saja di sini. tolong bawa pulang Keyra sekalian ya. Abang kangen sama dia". pinta Justin dengan nada memohon seraya mengancingkan piyamanya.
"ya bang. nanti aku jemput Keyra. Iya Malam ini kami nginap di rumah abang buat jaga jaga. Aku telpon Retha dulu ya bang untuk mempersiapkan barang barang yang mau di bawa". jawab Satria.
Lalu Satria menelpon Retha dan menanyakan keadaan Keyra.
"abi. Daddy mana?". Tanya Keyra tiba tiba saat gadis kecil itu mendengar suaranya dalam percakapan ponselnya denga Retha.
"loh anak abi belum tidur. Abi fikir kamu udah tidur kak". Celetuk Satria saat mendengar suara Keyra yang menyela percakapan dirinya dan istri.
"ya belumlah abi. Abi kan janji bakalan pulang cepat. makanya Keyra belum tidur". sahut Keyra.
"ya udah kalau gitu Keyra siap siap ya. Abi jemput sekarang. bilang sama ummi ya". Titah Satria.
"ok abi". sahut Keyra antusias.
Satria kembali ke kamar untuk berpamitan pada Justin
"bang aku keluar bentar ya mau jemput Keyra dan Retha. Abang aku tinggal bentar ya". Ujar Satria lalu segera keluar bergegas ke mobil nya untuk menjemput dua perempuan yang ia tinggalkan di rumah tanpa pengawalan.
tak butuh waktu lama Satria menjemput dan membawa mereka ke rumah abang sepupu nya itu. Keyra langsung mencari Justin di kamar pribadi pria itu.
"Daddy...". panggil Keyra saat ia mencapai gagang pintu lalu membukanya.
Sementara dari dalam kamar Justin yang mendengar suara Keyra langsung tersenyum senang saat mendengar tuas pintu di buka dari luar dan tampaklah bidadari kecilnya yang berlari kecil menghampirinya seraya memanggil dirinya.
"Keyra....". Panggil Justin sembari merentang kan kedua lengannya menyambut sang putri dan memeluknya erat.
"Daddy...". Panggil Keyra saat sudah berada di pelukan Daddynya.
"ya ..sayang..". Sahut Justin yang masih betah memeluk putri kecilnya.
"apa Daddy sakit?". Kenapa badan Daddy panas sekali?". tanya Keyra yang merasakan hawa panas di tubuh Daddynya itu.
"ga..cuma demam biasa sayang. Nanti juga sembuh". Sahut Justin.
"Daddy udah minum obat?". Tanya Keyra perhatian.
"udah sayang". Sahut Justin.
"kakak ngapain aja hari ini selain belajar di sekolah yang dulu?". Tanya Justin seraya membawa putrinya itu duduk di pangkuannya.
"mmm...main ke rumah kakek sama nenek". Sahut Keyra dengan antusiasnya bercerita mengenai keseruan dari kegiatan yang di lakukannya hari ini bersama anak anak di komplek perumahan keluarga lubis tersebut.
"banyak kawan kakak?". Tanya Justin penasaran soal teman temannya Keyra yang ia ceritakan.
Keyra tersenyum dan mengangguk senang seraya berkata "banyak Daddy".
"oh ya?. Keren dong kakak bisa banyak temennya". sahut Justin seraya merapikan anak rambut putrinya itu.
"iya tapi kawannya om tama semua". celetuk Keyra seraya tersenyum kecil.
Justin tersenyum geli menanggapi jawaban Keyra yang polos.
"ga apa apa sayang. asalkan mereka baik dan ga jahatin Keyra dan kakak nyaman main sama mereka". ujar Justin yang mencoba memberikan semangat pada putrinya itu.
"tapi mereka banyakan anak cowoknya apa anak ceweknya ga sih?". Tanya Justin penasaran.
"kakak kakak Daddy. Abang abangnya tadi cuma berapa ya ???". Sahut Keyra yang coba menerka nerka seberapa remaja putra yang bermain bersama dengan Keyra.
Justin terkekeh geli mendengar jawaban polos putrinya.
"ayo ada berapa?". tanya Justin yang ingin memancing ingatan putrinya.
"hahah...iya iyakak. kakak hebat ya? Keren bisa punya banyak temen dari pada Daddy". aku Justin jujur.
Keyra tersenyum sumringah mendapatkan pujian dan sentuhan sang Daddy. begitupun Justin yang merasa kangen pada putrinya. Mungkin selama ini ia memang kurang mem-perhatikan Keyra lantaran terlalu sibuk dengan pekerjaannya dan juga terlalu sibuk memikirkan dua D nya. Ia mengecup lembut ubun ubun putrinya itu.
"maafin Daddy ya sayang yang akhir akhir ini kurang memperhatikan kamu". gumam Justin di hatinya seraya menatap sang putri yang sedang menempelkan telapak tangannya di dahinya.
"badan Daddy masih panas nih. Daddy pasti belum minum obatnya. Daddy tadi pasti boong kan. Karena Daddy ga suka minum obat". Tukas Keyra tiba tiba seraya memicing kan kedua matanya menatap curiga pada sang Daddy.
"hehe.. Udah sayang. Mungkin obatnya belum bereaksi". Sahut Justin dengan kekehan.
"duh..yang kangen sama Daddynya langsung minta pangku sama Daddy ya?". Celetuk Satria yang tiba tiba datang bersama Retha ke kamarnya Justin.
"abi...badan Daddy masih panas. Daddy sakit tapi ga mau minum obatnya". Ujar Keyra yang mengadu akan kondisi Daddynya.
"udah sayang. Daddynya tadi udah abi kasih obat sebelum pulang ke rumah. Mungkin obatnya belum bereaksi aja". Ujar Satria untuk memberi pengertian pada keponakannya itu.
"eh kak. udah malam kali nih. Udah bisa tidur kita. Lagian Daddy juga mau istirahat. Yuk kak". Ajak Retha.
Keyra menatap Daddynya. Sementara Justin hanya tersenyum mengangguk sebagai ganti titahnya untuk putrinya agar mengikuti ajakan umminya.
"Daddy mau istirahat ya?". Tanya Keyra meyakinkankan anggukan Daddynya.
"iya sayang. Kalau keyra malam malam kali tidurnya nanti kakak bisa sakit kayak Daddy karena kurang tidur dan istirahat". Ujar Justin memberi pengertian pada putrinya itu.
"mmm..iya deh keyra bobo sekarang". Jawab Keyra patuh.
Lalu ia mencium kedua pipi Daddynya dan pamit untuk tidur.
"abi ga di cium nih". Pinta Satria yang juga ingin di perlakukan sama oleh ponakannya itu.
"iya deh. Mmuach..udah ya keyra bobo dulu". Ucap Keyra sambil lalu menghampiri Retha yang berdiri di depan pintu.
"iya kak. Moga mimpi indah ya. dan Jangan lupa berdoa sebelum bobo". Pesan Satria.
"oke abi". Sahut Keyra sembari menunjukkan satu ibu jarinya kepada Satria.
Satria pun tersenyum menatap ponakannya yang satu ini. Lalu ia mengalihkan pandangan nya kepada Justin yang masih tersenyum karena tingkah putrinya.
"anak anak abang memang lucu lucu dan pintar pintar bang". Ucap Satria.
Justin semakin melebarkan senyumnya menatap satria.
"masih berasa demam bang?. Kepalanya apa masih sakit?". Tanya Satria yang ingin menge check kembali kondisi terkini dari abang sepupunya itu dengan menempelkan kembali telapak tangannya ke dahi Justin yang memang masih panas itu.
Justin menggeleng pelan. sementara Satria mengambil kembali plester kompres demam dan berniat menempelkan kembali ke dahi Justin.
"rebahan bang". Titah Satria seraya membuka kemasan obat plester tersebut.
"nanti aja dek. Kalau abang udah mau tidur". Ujar Justin seraya menahan lengan Satria.
Satria tersenyum lalu ia melirik jam di dinding kamar mewah itu. Itu berarti sudah dua jam lebih berlalu semenjak Justin meminum obat pereda panasnya. Itu Berarti Satria harus menunggu sekitar dua atau tiga jam untuk memberikan obat pereda panas itu lagi.
"kalau abang ga mau tidur sekarang mau kapan lagi. Nanti abang ga sembuh sembuh loh". Ujar Satria.
"temani abang di sini sebentar aja". Pinta Justin.
...**************...
Hai readers...mohon dukungannya kembali untuk novel ke empatku ini ya?? dengan memberi like, vote, poin, fav, dan share link nya ya readers 😉
Dan jangan lupa follow akun ku di
Noveltoon Hazhilka 279
facebook Hazhilka
#Hazhilka
ig Hazhilka279
.
Terima kasih.