My D you are the first for me

My D you are the first for me
Misi Rahasia Justin



#Wellcome back my readers yang super duper caem dan cuakep. Selamat menikmati episode kali ini ya???.semoga enjoy... 😉..


Dean langsung mencari sang bunda saat bocah itu terjaga dari tidurnya di pagi ini. ia keluar dari kamarnya untuk mencari bundanya yang berada di dapur seperti biasanya. ia tersenyum senang bisa melihat bundanya kembali setiap hari seperti ini.


"undaaaa..... ". panggil Dean seraya berlari kecil memeluk Dea.


"ups.. anak bunda udah bangun ya?".ucap Dea seraya membawa bocah itu ke pelukan nya.


"udah unda... mmmuach ". ucap Dean lalu mengecup pipi sang bunda.


"hehe... genit kamu ya". ucap Dea sembari terkekeh.


"Dee genitnya kan sama unda aja". ceplos Dean .


"Dee...". pekik Dea kaget mendengar celetukan dari sang putra di pagi itu.


sementara Dean memberikan senyuman yang sangat manis di pagi itu. membuat hati Midea menjadi ceria kembali setelah di rusak mood nya oleh Justin kemarin.


"unda macak apa hali ini?".tanya Dean kembali.


"mmm.... Dee maunya di masakin apa?". tanya Dea kembali pada putranya yang lucu itu.


"apa aja. yang penting unda yang macak". sahut Dean polos.


"sudah pasti dong. memangnya ada yang lain di sini selain bunda hmmm?? ". ujar Midea seraya mengernyitkan dahinya.


"hehe.. ga ada". kekeh Dean.


hari ini Midea memilih menghabiskan waktu mereka berdua di rumah saja dengan memasak dan berberes rumah. baginya itu lebih baik dari pada harus keluar rumah yag kemungkinan Justin atau pun orang orangnya Justin ada di luar sana.


sebenarnya ia ingin sekali melaporkan hal ini kepada polisi atau pun lembaga tertentu yang menangani masalah hak asazi manusia karena ia merasa terancam atas tindakan Justin sebelumnya.


akan tetapi setelah mendengar keterangan Sagita sebelum nya bahwa selama proses pengajuan gugatan cerainya terhadap Justin. Sagita akan menjamin kepada Dea dan Dean bahwa ia akan mendapatkan kenyamanan hukum selama nantinya proses sidang perceraiannya berlanjut.


karena Sagita juga telah menghubungi teman temannya yang bekerja di lingkungan perlindungan hak azasi manusia, anak dan perempuan untuk mengawasi Dea dan Dean agar ibu dan anak itu tetap merasa nyaman di mana pun mereka tinggal saat ini.


...----------------...


jika Midea akan melakukan apa pun untuk mempertahankan putranya sekaligus ingin lepas dari jeratan hubungan pernikahannya dengan Justin maka hal yang sama juga akan di lakukan oleh Justin untuk membawa Dea dan Dean pulang ke rumah dan mempertahan kan miliknya yaitu dua D nya.


seperti pagi ini ia mendapatkan laporan jika Dea tidak pergi kemana pun satu harian ini. Justin tersenyum meskipun dia ingin sekali kepo dengan kegiatan Midea dan buah hati nya itu di dalam rumah mereka saat ini.


"Alan saya ingin kamu memasang cctv mini di tempat tinggalnya Dea. kamu pasang itu tanpa sepengetahuan siapapun". titah Justin ke Alan.


sementara Alan menatap heran pada majikan nya itu karena untuk pengawasannya terhadap anak dan istrinya kenapa harus sampai se detail itu.


"harus se detail itu ya pak pengawasan terhadap mereka?". tanya Alan memastikan.


mendengar jawaban Alan. sontak membuat Justin menatap tajam pada Asistennya itu. sementara Alan langsung menundukkan kepalanya seraya meminta maaf pada boss nya yang sudah mulai posesif atau bucin terhadap nyonya dan anaknya.


"just do it".(lakukan saja)". titah Justin dingin.


"baik pak". sahut Alan.


"saya permisi pak". pamit Alan.


"hmm". sahut Justin malas.


Alan pun pergi meninggalkan bossnya yang berubah moodnya seketika seraya berjalan dengan menggeleng geleng kan kepalanya.


saat ia keluar dari ruangannya Justin. seorang sekretarisnya Andra melihat tingkah Alan yang terlihat bete. ia mencoba menyapa ramah asisten dari bossnya itu.


"kenapa bang?".


"boss kau dek lagi gilak". dumel Alan pelan sembari berlalu menuju lift.


sementara sekretarisnya Andra hanya bisa mengernyitkan dahinya heran melihat asisten pribadi dari bossnya itu yang baru kali ini ia melihat jika asisten bossnya itu sedang menggerutu sesuatu.


sesungguhnya Alan pun tak terlalu berani jika mengomel terlalu keras pada orang lain tentang bossnya itu. bagaimana pun ia menjaga segala sesuatu yang berhubungan dengan Justin.


...----------------...


"hmm... entah karena posesif. entah karena bucin tu si boss. apartemen apartemen orang kenapa pulak lagi dia yang lancang dengan berani beraninya melanggar privacy orang lain punya. dasar posesif yang over tu si boss. perasaan dulu ga gini gini amat lah". sungut nya saat seraya terus mengerjakan tugas dari majikannya itu.


Alan memasang sendiri cctv mini tersebut di setiap titik sudut ruangan yang tidak bisa di tebak keberadaannya dari cctv mini tersebut.


beberapa jam berlalu hingga pekerjaan rahasianya pun selesai. Alan mencoba pada ponselnya dan berhasil. ia membereskan segala sesuatunya yang menjadi sisa sisa dari pekerjaannya barusan agar tidak di curigai oleh nyonyanya.


setelah di pastikan beres Alan pun keluar dari apartemen tersebut. lalu ia menghubungi Justin jika misi selesai di jalankan dengan aman. Justin tersenyum puas mendapatkan berita dari Alan. kini cctv mini dari apartemen nya Midea mulai terhubung di ponselnya Justin melalui jaringan internet.


sambil tersenyum senyum sendiri ia mem bolak balikkan layar monitor ponselnya untuk melihat hasil kerja dari asisten kebanggaan nya tersebut.


sementara Andra yang kebetulan sedang berada di satu ruangan dengan Justin mengernyitkan dahinya heran melihat tingkah dari sahabatnya itu.


"kenapa lu Tin. senyum senyum sendiri. mirip orang gilak yang di pinggir jalan tau ga kau?". tanya Andra.


Justin melirik Andra sekilas dan berkata


"ga ada. cuma kepingin senyum senyum aja".sahut Justin cuek sembari berdiri dan berlalu meninggalkan ruangan tersebut.


"hah".pekik Andra heran melihat sahabatnya yang dengan cepatnya telah menghilang di balik pintu.


sementara Justin yang merasa tenang dan senang sekarang karena telah berhasil menjalankan misi rahasianya. sebenarnya ia sengaja bersikap cuek kepada sahabatnya itu lantaran ia takut jika terlalu banyak ngomong dampak nya akan keceplosan pada Andra jika ia memiliki rahasia di apartemennya Andra.


mengingat sahabatnya yang satu itu tidak mengetahui apa pun tentang kehidupan pribadinya yang lain selain dulunya ia beristri kan Namira dan beranakan Keyra.


sedangkan untuk Dean Justin belumlah sempat menceritakan jika Mykehl Deansyah itu adalah putranya hasil dari pernikahan paksanya dengan Midea. untuk itu ia hanya menyimpan sendiri kehidupan pribadinya yang satu itu dari Andra.


sedangkan untuk Indra, sahabatnya itu memang sudah terlanjur mengetahui semua hal tentang kehidupan kelamnya bersama Midea. dan juga tentang kisah hubungan cinta segitiganya. jadi yang bisa ia ajak curhat saat ini yah cuma sama Indra dan juga Alan bahkan terkadang pada Satria.


karena mereka bertigalah yang selama ini memiliki andil dan juga sangat tau tentang bagaimana hubungan dirinya dengan Midea atau pun Jasmine.


waktu telah menunjukkan pukul enam sore. itu berarti Dea dan Dean telah berada di apartemennya menurut informasi yang ia dapatkan dari orang suruhannya.


Justin pun segera membuka kembali ponsel nya untuk melihat aktifitas dari dua D nya.


"Dee... "..pekik Justin seraya tersenyum senang saat melihat bocah tampan itu masuk ke apartemennya Andra.


Justin melihat Dean dan Dea tersenyum bahagia saat mereka baru saja tiba dengan sekantong kresek yang di bawanya. Justin melihat Dean membuka kantong kresek tersebut yang ternyata isinya sebuah kotak bergambar mainan mobil mobilan.


"ya Allah Dee sayang. apa karena selama ini bunda kamu ga pernah belikan kamu mainan sehingga kamu bisa sesenang itu ya nak". gumam Justin saat melihat putranya itu membuka kotak tersebut dengan wajahnya yang riang.


Justin terus menonton aktifitas dari dua D itu di layar ponselnya seraya tersenyum. baginya melihat dua D yang saat ini sedang baik baik saja merupakan sesuatu yang patut ia syukuri dalam hidupnya saat ini.


yah meskipun ia hanya bisa melihat melalui layar monitor ponselnya.


satu misi rahasianya telah selesai ia laksana kan. dan sekarang ia akan memikirkan misi rahasia lainnya agar dua D itu bisa segera kembali ke pelukannya.


...**************...


Hai readers...mohon dukungannya kembali untuk novel ke empatku ini ya?? dengan memberi like, vote, poin, fav, dan share link nya ya readers 😉


Dan jangan lupa follow akun ku di


Noveltoon Hazhilka 279


facebook Hazhilka


#Hazhilka


ig Hazhilka279


.


Terima kasih.