My D you are the first for me

My D you are the first for me
mereka yang di abaikan oleh Justin



#Wellcome back my readers yang super duper caem dan cuakep. Selamat menikmati episode kali ini ya???.semoga enjoy... 😉..


Justin langsung membawa tubuh Keyra ke dalam pelukannya seraya menepuk nepuk punggungnya pelan. panas tubuh yang di hasilkan dari tubuh mungil itu begitu terasa hingga menembus ke kulit Justin yang di lapisi kaos tebal itu. pada hal cuaca di luar masih terasa dingin menembus kulit jika jendela atau pun pintu di buka sebentar saja.


"Daddy?? ". panggil Keyra lemah.


"ya sayang". sahut Justin lembut.


"mana bunda sama adek..?? ".tanya Keyra.


Justin terdiam sesaat memikirkan jawaban yang tepat untuk putrinya itu. rasa sesak menyeruak di dadanya. ia bisa merasakan rasa rindu pada seseorang dan belum bisa bertemu.


"Key. keyra harus sembuh dulu ya?.nanti kalau kakak udah sembuh. kita pulang ke Indonesia dan kita ketemu mereka di sana".jawab Justin seraya menenangkan gadis kecil itu dengan membelai rambut lembutnya yang memiliki ciri yang sama dengan almarhum mommy nya.


"iya Daddy. tapi kenapa adek sama bunda ga mau ke sini? ". tanya Keyra lemah tetapi tidak mengurangi rasa penasaran dari bocah cantik itu.


Justin kembali terdiam untuk kedua kalinya. kali ini pertanyaan dari Keyra ternyata lebih rumit dari yang tadi. Justin harus memutar otak untuk memberikan jawaban yang tepat kembali untuk putrinya itu.


"Daddy...?? ". panggil Keyra kembali.


"ya... ". sahut Justin.


"kenapa Daddy??". tagih Keyra atas jawaban dari pertanyaannya yang tadi.


"karena bunda bisa sakit lagi kalau ke sini karena bunda ga bisa kena dingin seperti di sini".dusta Justin yang seketika teringat tentang Dea yang pernah terkena hipotermia saat pertama kali datang ke kota ini.


"seperti waktu itu ya Daddy?. waktu bunda baru pulang dari rumah sakit? ". tanya Keyra lemah yang teringat tentang sisa plester dari kasa yang melekat di tangan Dea bekas dari tusukan infusan.


"mmm..iya kak. makanya Keyra cepat sembuh ya. biar kita bisa pulang ke Indonesia. kita bisa kumpul sama sama lagi". pesan Justin.


"iya Daddy". sahut Keyra seraya bersender di dada sang Daddy hingga bocah cantik itu tertidur pulas.


Daddy memindahkan tubuh Keyra ke tempat tidur di mana Astrid baru saja membereskan tempat tidurnya Keyra.


"Tin".Astrid memanggil menantunya itu.


Justin menoleh ke arah wanita yang telah melahirkan dua wanita yang telah menemani dan memberi warna dalam hidupnya


"bunda mau bicara sama kamu". ujar Astrid.


"ya bunda. bunda mau bicara apa? ". tanya Justin was was.


"soal Keyra". jawab Astrid.


"ya bunda. kenapa? ". tanya Justin yang merasakan akan ada sesuatu yang tidak mengenakan di hatinya.


"sebelumnya bunda minta maaf jika bunda salah dalam menilai kamu selama ini. bunda mengerti jika kamu sibuk dengan keluargamu


tapi ...bunda mohon sama kamu untuk kali ini biarkan bunda yang merawat Keyra hingga ia dewasa atau paling tidak sampai masalah rumah tanggamu selesai baru ia boleh tinggal bersama kamu lagi ". Ujar Astrid yang secara tidak langsung memberi ultimatum pada mantunya itu.


Deg. jantung Justin berdetak keras kala mendengar pernyataan dari ibu mertuanya itu. ia menundukkan pandangannya lalu melirik ke putrinya yang mendengkur halus karena efek obat pereda demam yang di berikan satu jam yang lalu.


"maafkan Justin bunda.. karena telah melalai kan anak Justin sendiri. Justin lagi berusaha memberikan yang terbaik bagi Keyra. Justin mohon bunda jangan ambil Keyra dari Justin. biarkan Justin yang membesarkan dan mendidik anak anak Justin dengan tangan Justin sendiri bunda". Justin memohon pada mertuanya itu.


"Justru itu Justin. saat kamu lagi mengurus permasalahan rumah tanggamu biarlah bunda yang mengurus Keyra. biarlah bunda bawa Keyra pulang ke rumah bunda. nanti kalau kamu kangen kamu dan mama bisa kapan saja menjenguk Keyra Justin". pinta Astrid kembali.


justin bergeming mengingat janjinya yang ia buat tadi pada Keyra jika putrinya itu sembuh kembali.


"Justin udah janji sama Keyra bun. kalau nanti dia sembuh Justin akan bawa Keyra bersama Justin kemana pun Justin pergi. bunda dengar sendiri kan tadi? ". ungkap Justin mengenai Janji yang ia ucapkan pada putrinya itu.


Astrid menarik dalam secara perlahan nafas nya. ia memang mendengar janjinya Justin pada cucu satu satunya itu. dan memang sih setiap kali mantunya ini berjanji. ia selalu tepati.


hanya saja karena konflik rumah tangganya yang dulu membuat pikirannya bercabang sehingga ia lupa pada Keyra.


"bunda... please... Justin mohon. Keyra putri Justin satu satunya. aku ga mau kehilangan kesempatan untuk melihat anak anak Justin tumbuh dewasa". ucap Justin dengan permohonan yang amat dalam.


"baiklah. bunda mengalah. tapi kamu harus janji jangan lagi mengabaikan Keyra seperti kamu mengabaikan........ ". Astrid terpaksa menghentikan kata katanya.


sebenarnya ia ingin mengungkapkan semua yang di katakan Jason padanya saat suami nya itu mengabari jika putri kandung dari suaminya itu telah di temukan bersamaan dengan Justin yang menemukan Jasmine tetapi mereka sedang bertengkar hebat karena perbuatan Justin yang dulu pada putri tirinya itu.


"maaf.. bunda.. ". ucap Justin menyesal dan langsung mengerti siapa yang di maksudkan oleh Astrid.


"bukan bunda yang seharusnya kamu mintai maaf Justin. tapi sama pemilik hati yang kamu lukai". ucap Astrid pelan.


"iya.. bunda.. untuk itu Justin lagi berusaha agar kami bisa hidup bersama lagi". ucap Justin kala mengingat Midea.


"bunda doain semoga kalian bahagia". ucap Astrid tulus.


"terimakasih bunda". balas Justin.


keduanya saling menatap dalam senyum berharap semuanya akan baik baik saja ke depannya.


...----------------...


selama Keyra masih sakit. Justin memutus kan untuk tinggal beberapa hari di sini hingga putrinya itu di nyatakan benar benar pulih oleh Dokter. selama itu juga Justin hanya bisa bolak balik antara rumah dan toko agar bisnisnya tetap stabil meskipun ia jauh dari perusahaan utamanya. Justin kini lebih berfokus pada kesehatan Keyra dan juga kebahagiaan putrinya itu.


tanpa terasa waktu terlewati begitu saja hingga Justin tidak mengetahui apa pun kejadian yang terjadi di kota Mdn. jika pun ia mengetahui kabar tentang dua D nya hanya lah sebatas kegiatan Dea dan Dean di keseharian mereka saat para stalkernya melapor pada dirinya.


meskipun apa yang di lakukan Justin pernah di laporkan oleh Midea ke pihak kepolisian. akan tetapi hal tersebut tidak menyurutkan langkah Justin untuk mengetahui kabar keseharian mereka berdua.


tetapi ada satu hal yang Justin tidak ketahui bahwa ia melewatkan satu dari setiap laporan peristiwa perusahaan dan dua D nya. yaitu tindakan Midea yang menggugat pria itu ke pengadilan agama kota Mdn.


Justin tidak mengetahui apa pun tentang surat yang di layangkan untuknya di minggu lalu bahwa sidang pertama dari gugatan cerai mereka di laksanakan pada hari ini.


apa lagi sekarang di dalam sebuah kantor pengadilan agama. ada seorang wanita yang sedang menunggunya di sana untuk tahap Mediasi bersama Sagita. lebih dari satu jam Midea dan Sagita menunggu pria brengsek itu untuk membicarakan permasalahan pernikahan mereka dan juga hak asuh anak.


sementara para petugas entah berapa kali menanyakan keberadaan Justin pada sidang kali ini.


"kita lanjut saja ya bu hasil sidangnya. karena ini sudah lebih dari satu jam bu kita tunggu. mana ada datang lagi orangnya ini". cetus salah satu petugas pengadilan tersebut.


"gimana bu Midea. lanjut tidak? ". tanya petugas itu kembali.


"ya pak. silahkan di lanjutkan". ungkap Midea menahan kesal yang sedari tadi di tahannya.


Sagita hanya bisa memberikan senyum kecilnya sebagai ungkapan rasa prihatinnya pada wanita malang ini.


akhirnya sidang pertama di lewatkan oleh Justin tanpa pria itu tau apa pun tentang amplop yang berwarna coklat di mana isinya adalah tuntutan cerai dari seorang istri yang di abaikan oleh Justin selama ini.


Midea tersenyum miris mengingat sikap pengecutnya dan ke brengsekannya Justin yang tidak mau menghadiri sidang pertama yang di rasa penting bagi semua orang.


...**************...


Hai readers...mohon dukungannya kembali untuk novel ke empatku ini ya?? dengan memberi like, vote, poin, fav, dan share link nya ya readers 😉


Dan jangan lupa follow akun ku di


Noveltoon Hazhilka 279


facebook Hazhilka


#Hazhilka


ig Hazhilka279


.


Terima kasih.