My D you are the first for me

My D you are the first for me
mencari pekerjaan 2



#Wellcome back my readers yang super duper caem dan cuakep. Selamat menikmati episode kali ini ya???.


setelah kembali dari apartemennya Andra. malamnya ia mencoba menghubungi suami nya yang masih berada di kantor KBC untuk menceritakan keinginan hati Dea yang ingin mencari pekerjaan.


"loh memangnya uang yang kita beri selama ini masih kurang ya? ". tanya Andra khawatir jika uang yang di berikan untuk bundanya Dee itu masih jauh dari kata kurang.


"bukan itu mas. ini bukan soal uang. tetapi Dianya mau mandiri dan ga mau ngerepotin kita lagi mas". jelas Cindy.


"jadi dia mau kerja apa yang?".tanya Andra seraya membulirkan satu panah ke salah satu aplikasi di laptopnya untuk menutup salah


"apa aja mas. yang penting halal katanya". sahut Cindy.


"dia punya bakat masak mas. kalau dia kerja di kantin perusahaan keluarga mas boleh ga?" tanya Cindy.


"hmm.. apa dia mau. dia kan juga punya bakat yang lain selain yang kamu bilang".ujar Andra.


Cindy bergeming. suaminya memang benar. seorang Midea atau Jasmine memiliki bakat yang lain selain pintar memasak. itu berarti apakah bundanya Dee itu harus menjadi model ambasaddor kembali untuk sebuah perusahaan dari salah satu yang suaminya memiliki andil selama ini. baik di Kehl Bio Company atau pun perusahaan keluarga suaminya, Airlangga.


"Cin". panggil Andra saat hanya mendengar nafasnya saja.


"iya mas". sahut Cindy yang membuyarkan lamunannya seketika.


"kok diem? ".tanya Andra heran.


"ya udah deh nanti aku coba tanya dia lagi". sahut Cindy pasrah mengikuti saran sang suami.


"tapi kalau dianya memang mau untuk sementara waktu bekerja di kantin. kamu jumpai aja langsung sama penanggung jawab kantinnya ya?. bilang aja mas yang merekomendasikan teman kamu itu". ujar Andra.


"iya mas. terimakasih ya?. besok aku temui langsung sama penanggung jawabnya". sahut Cindy sumringah.


"udahan ya. mas masih ada kerjaan ni". Andra terpaksa menutup perbincangan ponselnya dengan Cindy lantaran Satria tiba tiba datang menemuinya saat ini.


"iya mas". sahut Cindy dari seberang ponsel nya.


setelah pasutri itu menyelesaikan perbincangan mereka di telpon Satria pun menghampiri meja Andra untuk meminta pendapat mengenai lampiran sample produk terbaru.


"Cindy ya mas? ".tanya Satria basa basi.


"iya". sahut Andra.


"ga ikut ke sini? ". tanya Satria kembali.


"lagi ada kegiatan katanya". dusta Andra.


ia sengaja menyembunyikan ibu dan anak itu sementara waktu sampai wanita itu sendiri yang memberitahukan keberadaan mereka kepada Satria dan Retha.


"oo.. ". sahut Satria manggut manggut.


akhirnya basa basi itu pun terlewati dan berganti dengan pembahasan dari lampiran yang di bawa Satria.


...----------------...


Arjun tiba di kediaman grandmanya dan melihat grandmanya telah terbujur kaku di selimuti kain kafan putih serta di taburi bunga di atasnya. ia mendekap tubuh grandmanya serta mencium wajahnya yang telah memutih pucat.


sementara sagita melihat pemandangan tersebut dengan hati yang sulit ia utarakan.


Sagita menemani Arjun hingga acara peng kremasian selesai.


"Sagita". panggil seorang wanita paruh baya yang masih terlihat cantik itu.


Sagita menoleh dan tersenyum pada tante Alma dan juga seorang pria paruh baya yang tak lain adalah suami dari tante Alma itu sendiri.


Sagita dan Alma berbasa basi sejenak. lalu mereka pamit pada qanita untuk menginap di rumahnya Sagita barang semalam sebelum mereka kembali ke rumahnya yang berada di kota pdg. Sagita pulang bersama dengan Alma dan juga om Danang ke rumah gadis dewasa itu.


sepanjang perjalanan mereka menuju rumah Gita tak banyak yang mereka utarakan. mereka bertiga lebih banyak diam dan hanya sesekali berbasa basi lantaran sudah lelah sekali di karenakan perjalanan mereka sebelumnya.


"silahkan masuk tante dan om. yah beginilah rumahnya Gita ga sebesar rumah om dan tate yang ada di pdg". ucap Sagita berbasa basi.


"ini sudah sangat elok banna Sagita". ucap Alma jujur.


pasutri paruh baya itu pun memasuki rumah mungil Sagita. dan mengikuti Sagita yang menunjukkan kamar tamunya.


"silahkan beristirahat tante. om. Gita ke kamar dulu. anggap aja rumah sendiri ya om. tante". ucap Gita lalu pamit pada pasutri tersebut untuk beristirahat di kamarnya.


...----------------...


pagi ini Cindy hanya memesankan sebuah makanan pada sebuah restoran yang menyediakan sarapan pagi. setelah mendapat


kan ijin dari sang suami mengenai pekerjaan untuk Midea di perusahaan suaminya. ia pun bergegas berangkat ke apartemen suaminya untuk menemui Dea.


saat tiba di apartemennya Andra ia di sambut oleh si bocah tampan Dean.


"Assallmualaikum tampan. mana bunda?". tanya Cindy sumringah.


"Waalaikum calam. unda ituuu". sahut Dean.menunjuk Ke arah Dea yang sedang berjalan menghampiri mereka.


"dari rumah Cin?". tanya Dea basa basi.


"ya. nih aku bawain buat kamu dan Dee". jawab Cindy seraya menyerahkan dua kotak makanan pada Dea.


"ahh ga juga Mi. aku kan sambilan singgah kok". sahut Cindy.


Midea tersenyum lalu membawa kotak makanan tersebut ke atas meja dapur di ikuti Cindy.


"Mi". panggil Cindy pelan.


"ya". sahut Dea seraya menatap Cindy.


"soal pekerjaan". ucap Cindy ragu.


sementara Cindy melihat ada binar pengharapan dari sepasang netra hitam pekat itu.


"aku udah bicarakan ini sama mas Andra. dan mas Andra bilang akan memberimu pekerjaan tapi.... ". Cindy ragu untuk melanjut kan kata katanya.


"kenapa..? ". tanya Dea seraya memicingkan matanya.


"mmm.... adanya di kantin sebagai... ". Cindy kembali memutuskan kalimatnya karena ragu.


"bersih bersih, tukang cuci piring, pelayan. apa pun itu aku akan menerimanya Cin. aku menerimanya". sahut Dea seraya tersenyum pasrah.


"bukan itu Mi. aku dan mas Andra akan merekomendasikan sebagai chef di kantin perusahaan keluarganya mas Andra". sahut Cindy.


"makasih Cin".Midea tersenyum lebar.


"kita pergi sekarang ya? ". ajak Cindy.


Midea tersenyum seraya mengangguk. akhirnya kedua wanita itu bersama dengan Dean pergi ke perusahaan keluarga suami nya Cindy.


sesampainya di kantornya Andra, Cindy di sambut baik oleh beberapa orang karyawan nya Andra. bahkan beberapa karyawan menatap kagum pada bocah tampan yang di bawa Cindy.


"pagi bu. ada yang bisa di bantu?". sapa karyawan tersebut.


"saya mau ketemu sama kepala kantinnya". jawab Cindy.


"baik bu. mari saya antar". jawab karyawan tersebut.


Cindy di pertemukan oleh kepala kantin dari perusahaan suaminya. ia memperkenalkan Dea kepada kepala kantin tersebut dan mengutarakan niatnya untuk mempekerjakan Dea di sini sebagai chef utama di dapur kantin perusahaan.


"gimana ya bu. sebenarnya kita sudah memiliki tiga chef utama di bidangnya masing masing. jadi untuk penampilan chef utama saya juga harus melaporkannya pada bagian personality bu". jelas kepala kantin tersebut.


"tapi saya sudah membicarakan ini pada pak Andra jika beliau yang merekomendasikan teman saya ini untuk bekerja di sini". jelas Cindy.


kepala kantin tersebut sejenak berfikir untuk memasukkan Midea ke tim mana.


"gimana pak? ". tanya Cindy penasaran.


"baiklah saya akan memasukkan teman ibu ini sebagai pembuat kopi dan cemilan bagi karyawan kantor yang ingin mengemil dan juga khusus untuk para tamu yang datang". jelas kepala kantin tersebut.


"gimana Mi? ". tanya Cindy ke Dea.


Midea yang seperti mendapatkan tempat khusus meskipun hanya sebatas pembuat kopi dan cemilan di kantin perusahaan ini pun langsung mengangguk setuju.


"iya Cin. aku terima". sahut Dea mantap.


"baiklah bu selamat datang dan bergabung dengan kami di kantin perusahaan ini". sambut si kepala kantin kepada Midea.


"terimakasih pak". sahut Midea.


"terimakasih ya pak". ucap Cindy pada kepala kantin tersebut.


"sama sama bu". balas kepala kantin tersebut.


akhirnya Midea di perkenalkan pada orang orang yang sedang berada di dapur kantin tersebut.


"mulai besok ibu ini akan bekerja sama kita. jadi kalian mohon bimbingannya untuk ibu ini ya? ". ucap si kepala kantin.


"iya pak". sahut semuanya serentak.


...**************...


Hai readers...mohon dukungannya kembali untuk novel ke empatku ini ya?? dengan memberi like, vote, poin, fav, dan share link nya ya readers 😉


Dan jangan lupa follow akun ku di


Noveltoon Hazhilka 279


facebook Hazhilka


#Hazhilka


ig Hazhilka279


.


Terima kasih.


.