
#Wellcome back my readers yang super duper caem dan cuakep. Selamat menikmati episode kali ini ya???.
Serrrr....
darah Andra berdesir di iringi jantung jantungnya yang seperti berdetak sesaat saat melihat wajah yang di kenal Andra selama ini dan pernah mendominasi hatinya sebelum ia mengenal Cindy.
"Jasmine". desisnya pelan seraya terpaku menatap wajah cantik nan manis itu.
Andra merasakan dirinya seperti mimpi di atas mimpi saat ini. ia tak menyangka akan bertemu lagi dengan gadis itu setelah beberapa bulan wajahnya absen di kantor KBC.
lalu netranya melirik ke arah anak laki laki yang berusia hampir sebaya dengan anak teman dan keponakan dari istrinya sedang di gendong dengan kepala yang di senderkan pada bahu wanita itu.
"bagaimana bisa dia ada di sini?".apakah anak ini anaknya? ". tanya Andra dalam hatinya yang tiba tiba teringat ceritanya Satria tentang kisah hidupnya Jasmine pasca kecelakaan.
(baca cerita selengkapnya di novel sebelum nya yang berjudul SHE IS MY DEA ( mengejar istri gila) episode she is back ).
sementara Midea memandang Andra dengan penuh tanya karena "ada apa pria ini menyapa dirinya?". meskipun di dalam hati kecilnya ia berharap jika pria ini adalah orang baik dan mau menolong dirinya saat ini meskipun hanya sebatas mengantarnya ke terminal untuk melakukan rencana cadangannya yang terakhir.
suara pengajian di mesjid mesjid mulai terdengar sebagai tanda jika waktu akan memasuki waktu maghrib. Andra pun tersentak dari lamunannya. ia menyadari jika wanita yang ada di hadapannya kini tidak sedang baik baik saja. ia memperhatikan penampilan wanita itu terlihat lelah begitu pun anaknya.
"kamu kenapa?dan bagaimana bisa ada di sini sendiri bersama anak ini?". apa kamu ga tau kalau kafenya tutup selama dua hari dan baru di buka kembali hari senin". Andra melontarkan beberapa pertanyaan seraya mendekati wanita yang terlihat malang itu seraya melirik ke kafe sekilas lalu menatap Midea kembali dengan iba.
"saya ga tau kalau hari dan besok kafenya tutup". sahut Dea jujur.
"sekarang kamu mau kemana biar aku antar". tawar Andra.
"saya mau ke terminal aja pak". sahut Dea.
"terminal?". tanya Andra memastikan pendengarannya.
"iya. saya mau pulang ke pdg sekarang pak". sahut Dea.
"ya sudah. biar saya antar kamu ke terminal sekarang. ayok masuk".tawar Andra seraya berjalan kembali ke mobilnya.
sementara Midea yang tampak ragu pun hanya mematung menatap mobil mewah yang terparkir yang tak jauh dari hadapannya.
"ayok". ajak Andra sekali lagi saat melihat ibu beranak satu mematung menatap mobilnya seraya membuka pintu di samping kiri depan untuk wanita itu.
akhirnya Midea pun masuk ke dalam mobil tersebut dan membiarkan Andra membawa dirinya dan putranya ke tempat yang ia tuju saat ini.
sementara dari kejauhan tanpa mereka berdua tau ada seorang perempuan yang bernama Cindy Allesia harahap yang berstatus istri sah dari Andra Airlangga yang sedari tadi melihat pemandangan yang menyesakkan dadanya dari dalam taxi.
"jalan pak. ikuti mobil itu". titah Cindy.
...----------------...
"unda... Dee lapal". ucap Dean tiba tiba di telinganya Dea tetapi cukup di dengar oleh Andra.
"husss...sabar.. nanti kita makan ya.. ". sahut Dea berbisik pelan di telinganya Dean.
"di tempat nenek ya? ". tanya Dean pelan mengikuti nada sang bunda.
"mmm.. iya... Dee mau sabar kan? ". bujuk Dea berharap putranya mengerti.
"iya unda.. ". sahut Dean pelan.
Andra hanya bergeming saat terdengar percakapan ibu dan anak itu di telinganya. ia segera membelokkan mobilnya pada sebuah Restoran yang sering di singgahi pengunjung lokal maupun interlokal.
"yuk turun". ajak Andra seraya membuka safebealtnya.
Dea pun ikut turun saat Andra membuka pintu mobilnya dan melangkah masuk ke restoran bersama Andra dan menempati tempat duduk yang di pilikan Andra buat mereka.
"kita makan dulu ya unda?". tanya Dean heran karena ia berada di sebuah restoran.
"iya sayang. kamu makan dulu ya". Andra menjawab pertanyaan dari bocah tampan itu
"ayok di makan". ajak Andra saat pelayan restoran tersebut Telah selesai dengan pekerjaannya.
"terimakasih". sahut Dea.
"Dee mau makan pake apa? "tawar Dea yang memberi pilihan pada putranya itu.
"pake ikan aja. tapi di suapin bunda aja".sahut Dean.
"iya". sahut Dea seraya mengangguk.
lalu Dea pun menyuapi sang putra dengan makanan kesukaannya. sedangkan Andra diam diam memperhatikan perlakukan Dea pada anaknya itu. begitu pun Cindy dari dalam taxinya memperhatikan tiga orang manusia yang sedang menikmati makan malamnya. sementara ia sendiri lebih rela menunda makan malamnya hanya demi ingin mengetahui sejauh mana Andra, suaminya memberi perhatian pada wanita itu.
beberapa menit terlewati dengan Cindy yang masih menanti di dalam taxi dengan argo yang semakin beranjak naik. sementara di dalam restoran Andra masih mencari tau permasalahan Dea yang sesungguhnya.
awalnya Dea enggan bicara dengan orang asing sampai akhirnya Andra memberitahu kan bahwa ia mengenal Arjun dan Satria teman dan dosen dari istrinya yang bernama Cindy barulah Midea terhenyak kaget menatap Andra yang masih tenang menunggu pengakuan Midea.
yah Midea ingat sekarang jika Cindy adalah temannya Retha yang menikah dengan salah satu teman baiknya Justin. dan pria yang bernama Andra yang duduk di hadapannya kini adalah orang yang sering di bicarakan Satria saat ia mengurus skripsinya Jasmine.
"ya Allah.. kenapa aku harus bertemu lagi dengan dengan orang orang KBC". keluh Dea di hatinya.
"kamu punya masalah Jasmine? ". sebab saya melihat kamu lagi kebingungan saat dari pertama saya melihat kamu.
Dea menunduk bingung. satu sisi ia ingin segera pulang ke pdg tetapi saat ini ia sendiri tak memiliki uang karena ia takut jika di tengah perjalanan Dean merasa lapar dan kehausan seperti tadi.
"Arjun lagi di tempat chef utamanya yang lagi menikah makanya kafe di tempat kamu berdiri tadinya tutup selama dua hari". jelas Arjun.
"jadi tadi kamu berniat mau ke tempat Arjun?" tanya Andra memastikan ucapannya.
"iya pak".sahut Dea pelan seraya membelai rambut Dean dalam pangkuannya.
"kalau kamu mau kamu bisa menginap di sini sampai Arjun bisa ketemu kamu. lagian di rumah saya ada Cindy. saya akan hubungi Cindy supaya bisa ngobrol sama kamu sekarang". ujar Andra seraya mengambil ponselnya dan mencoba menghubungi istrinya itu.
Midea yang melihat Andra mencoba menghubungi Cindy pun buru buru mencegah pria itu agar jangan menelpon siapapun yang berkaitan dengan KBC terlebih Cindy yang dekat dengan Retha.
sebab ia yakin jika Cindy sempat tau tentang keberadaan dirinya saat ini sudah pasti wanita cantik itu akan menghubungi Retha dan Retha akan cerita pada Satria dan Satria sudah pasti akan memberitahukan di mana dirinya saat ini pada Justin.
"lalu bagaimana dengan Andra?". bukankah Andra bagian dari KBC juga, bukankah dia teman baiknya Justin. lalu bagaimana Andra menutupi kamu dari mereka Dea??? ". bathin nya berkecamuk.
"ya Allah.. ternyata dunia ini memang sempit". jeritnya di hati.
"aku harus bagaimana ya Allah". doanya di hati.
...**************...
Hai readers...mohon dukungannya kembali untuk novel ke empatku ini ya?? dengan memberi like, vote, poin, fav, dan share link nya ya readers 😉
Dan jangan lupa follow akun ku di
Noveltoon Hazhilka 279
facebook Hazhilka
#Hazhilka
ig Hazhilka279
.
Terima kasih.
.