My D you are the first for me

My D you are the first for me
ter the best



Hai readers I am coming back. Selamat membaca kembali..semoga happy...


satu jam kemudian..


Midea dan para model lainnnya telah hadir kembali di ballroom hotel dengan gaun pengantin hasil rancangan dari tim desainer mereka masing masing. malam ini adalah final keputusan dewan juri untuk memilih gaun terbaik.


sebelum juri memutuskan segala sesuatu nya mereka di minta untuk menampilkan sekali lagi hasil rancangan para desainer berbakat yang selama ini belum memiliki kesempatan untuk bersaing di kancah inter -nasional.


Qanita mendapatkan giliran terakhir untuk menampilkan kembali hasil rancangannya. kali ini. kali ini Midea mendapatkan giliran pertama dalam shownya.


masih sama seperti dulu saat ia menjadi model ambasaddor untuk produk produk khusus orang dewasa itu. aura mistic nan eksotic pada kecantikan dari seorang Midea memang tak pernah memudar bahkan semakin membuat orang yang hadir di ruangan itu menjadi penasaran pada perempuan itu. di tambah dengan gaun pengantin berwarna tosca tua yang mewakili kecantikan mistis dari seorang ratu di pantai selatan.


dari ruangan vvipnya netra Justin tak pernah sekali pun lepas dari penampilan mantan istri nya itu saat di atas catwalk bahkan setelah Midea turun dari sana pun pria tampan ini terus mengekori pergerakan Midea kemana saja.


tanpa Justin sadari, bukan hanya Justin yang mengekori pergerakan Midea tetapi ada beberapa pasang mata yang telah mengintai Midea semenjak wanita itu muncul di atas catwalk.


mereka adalah para pria yang dulunya sering mengencani Midea saat wanita itu masih berada di naungan Xander agency. selama ini para pria itu sering di buat penasaran akan sosok Midea yang menghilang tanpa kabar. mereka begitu merindukan wanita itu dan semakin di buat penasaran setelah proses perkencanan panas mereka selesai.


masing masing pria itu menyuruh pada asistennya untuk mencari tau kehidupannya Midea saat ini.


(baca cerita selengkapnya di novelku yang sebelumnya Jasminka/orchidea).


beberapa saat kemudian...


Juri membacakan pengumuman penting pada event fashion kali ini. mereka memberi kan penghargaan setinggi tinginya pada desainer berbakat yang terpilih pada malam ini.


baik Qanita dan juga Midea menantikan hasil pengumuman tersebut dengan hati yang berdebar. satu persatu para juara di umum kan dari tingkatan tiga hingga tingkatan dua yang mana di tujukan pada desainer yang lain.


sementara Qanita dan timnya dengan harap harap cemas masih menunggu untuk juara pertama.


""and the first winner for this year is a participant from Malaysia, namely Miss Nurlatifa Hasan" ( dan juara pertama untuk tahun ini adalah peserta dari Malaysia yaitu nona Nurlatifa Hasan". seru salah satu juri yang bertindak sebagai pembaca.


raut wajah kecewa terpancar dari wajah Qanita yang cantik itu. begitu pun para tim nya dan yang lainnya. bahkan Midea tak bisa mengungkapkan perasaan bersalahnya pada wanita cantik itu.


Semua ini terjadi karena dirinya juga yang telah gagal membawakan gaun pengantinnya dengan apik. belum lagi ada anak anaknya yang mengganggu pekerjaannya saat masih berada di atas catwalk. di situlah mungkin para juri berfikir jika dirinya tak bersikap profesional lantaran membawa dan melibat kan anak anaknya dalam pekerjaannya.


"maafkan aku tante. gara gara aku tante gagal lagi meraih impiannya tante". ucap Midea tulus dan merasa tak enak hati pada wanita malang itu.


"ga apa De. yang penting kita udah berusaha dan memberikan yang terbaik pada dunia". sahut Qanita yang berusaha tegar di atas kekecewaan yang mendasar.


"aunty. maafkan Nesha ya. gara gara Neesha pertunjukan aunty ga semulus yang di rencanakan". ucap Neesha yang merasa bersalah karena insiden dirinya kemarin.


"ga apa apa Neesha. yang penting kamu sudah memberikan yang terbaik pada performa kamu kemarin. jadi tak usah di pikir kan lagi ya?". sahut Qanita.


"uni. tetap semangat yo uni. jangan pernah menyerah untuk terus berkarya. insya Allah ke depannyo karya uni banyak yang cari". ucap Alma memberikan semangat.


"terima kasih Alma". balas Qanita seraya tersenyum simpul.


"auntyku sayang. tetap semangat ya aunty. aunty tetap yang terbaik buat kami". ucap Arjun memberikan semangat seraya merang kul pundak Qanita dengan tangan kanannya.


"pengumuman juara pertama telah di umum kan dengan pembagian tropy dan sertifikat serta sejumlah uang. tapi ada satu hal lagi yang akan dewan juri umumkan". ucap salah satu Mc dari event tersebut.


"kepada salah satu dewan juri utama dari event ini akan memberikan satu penghargaan pada salah satu peserta dengan penampilan yang paling di sukai oleh pemirsa. silahkan mr.". ucap salah satu Mc kepada seorang pria paruh baya yang berpakaian trendy dan nyentrik itu.


pria bule itu pun naik ke atas panggung dan membacakan maklumat yang telah di sedia kan oleh para dewan juri sebelumnya.


"good evening". sapanya sebelum membaca kan naskah pidatonya.


lalu juri tersebut melanjutkan kembali pidato pengumuman untuk juara lainnya


"Anyway, we do something like this to find out the extent of market interest in the work of the participants. for that we give appreciation to Mrs. Qanita Salim as the most favorite champion chosen by viewers around the world. ( ada pun kami membuat hal seperti ini untuk mengetahui sejauh mana minat pasar akan karya dari peserta. untuk itu kami memberikan penghargaan kepada Mrs. Qanita Salim sebagai juara terfavorit pilihan pemirsa di seluruh dunia)". seru salah satu dewan juri tersebut yang bertindak sebagai pembaca hasil polling.


riuh tepuk tangan dan sorak gembira dari para tamu undangan memenuhi ruangan ballroom hotel ini. mereka memberikan dukungan penuh pada Qanita yang memang mereka sukai rancangan unik wanita cantik itu.


"Alhamdulilah. terima kasih ya Allah". ucap Qanita penuh syukur di dalam hatinya.


"aunty.. selamat ya aunty. aunty memang yang ter the best". ucap Arjun.


"ahhh... uni... selamat yo. uni memang pemenang yang terbaik rupanyo". pekik Alma senang seraya memeluk Qanita.


"tante. selamat ya". ucap Midea yang ikutan senang.


Arjun terpaksa mundur dari Qanita lantaran auntynya itu tengah di kerumuni oleh para wanita yang memberikan ucapan selamat padanya.


sementara Justin memandang bangga pada Midea dan timnya karena telah berhasil menjadi yang terfavorit pilihan masyarakat.


Justin mengambil moment tersebut diam diam terlebih pada dua bocahnya yang di undang naik ke atas catwalk bersama Midea.


mereka bertiga di minta oleh panitia untuk mengulangi kembali performa mereka di sore tadi. Justin semakin mendekat ke arah panggung catwalk di mana Keyra melambai kan tangan mungilnya pada Justin.


"Daddy...". pekiknya seraya melambaikan tangannya dengan tersenyum senang.


"ya sayang". sahutnya pelan tetapi cukup terdengar pada ibu ibu yang berada di sampingnya


"itu anaknya ya mas?". tanya salah satu ibu ibu dari sekumpulan sosialita yang memuji dan berkomentar tentang Midea dan anak anaknya.


"iya. ketiganya keluarga saya". sahut Justin bangga.


"anak anak yang manis. mommynya juga cantik dan manis". puji ibu tersebut.


"terima kasih bu".balas Justin.


"pertahankan ya mas rumah tangganya'. pesan ibu tersebut.


"Karena dari setiap makhluk yang kita jumpai tak akan ada yang sama. masing masing anak memiliki karakteristik tersendiri terlebih pasangan. kita tidak akan menemukan kesamaan yang mutlak di diri pasangan kita yang baru. kita bisa mencintai kelebihannya tanpa harus melihat kekurangannya". pesan ibu tersebut.


"baik bu. terima kasih untuk nasehatnya". ucap Justin.


lalu ia kembali fokus pada tiga orang yang menjadi bagian terpenting dalam hidupnya.


the next chapter :


Midea yang berusaha keluar dari jebakan para pria yang mengintainya selama ini.


Tetap stay terus ya readers..


Yok kita ke next chapter ya reader..


****************


Hai readers...mohon dukungannya kembali untuk novel ku ini ya?? dengan memberi like,vote, poin, fav, dan share link nya ya readers 😉."