My D you are the first for me

My D you are the first for me
kisah Boci 2



Hai readers I am coming back. Selamat membaca kembali..semoga happy...


"Dee bobonya sama Daddy aja ya sayang. papa ini Sebenarnya banyak kerjaan?".bujuk Justin dengan sedikit berbohong.


Dean bergeming sesaat seraya melirik ketiga orang dewasa itu.


"Dee bobo sama Daddy ya??". bujuk Justin kembali seraya melirik Arjun yang sedang menggendong putranya.


Arjun yang mengerti akan lirikan Justin akhir nya mengalah dengan mencoba memberikan pengertian pada putra angkatnya agar mau di temani Daddy siang ini.


"tapi tadi papa udah janji mau temenin Dee. kok cekalang Dee di suruh sama Daddy cih". protes Dean.


"yah itu karena papa ....tiba tiba cakit peyut. aduuuh... ini cakit kali.. mau keluar rasanya". dalih Arjun yang tiba tiba punya ide konyol.


"papa mau pub ya?". tanya Dean Penasaran saat melihat reaksi wajahnya Arjun.


sementara Midea memandang heran pada tingkah Arjun yang tiba tiba berubah itu. sedangkan Justin tersenyum kecil saat tau tujuan Arjun bertingkah seperti itu.


"ya udah deh papa pub duyu cana. nanti bau kalau di tahan tahan". titah Dean seraya turun dari gendongannya Arjun.


sontak hal ini membuat pupil netranya Dea seketika melebar begitu saja setelah sebelum nya Arjun berdrama untuk mengelabui bocah ini dan hasilnya seperti yang di harapkan Justin pastinya.


"dasar Justin bisa bisanya mengancam si Arjun lewat sorotan matanya". gumam Dea yang tau jika itu adalah ulahnya Justin.


akhirnya Dean pasrah di tinggal Arjun yang berpura pura ke toilet sembari memegang perutnya.


Justin tersenyum puas saat telah berhasil menyingkirkan satu saingannya dalam memperebutkan hatinya Dean saat ini.


Justin langsung mengajak Dean masuk ke lift sembari menggendong sang putra. sedang kan Midea hanya menatap jengkel ke Justin yang berlaku curang hari ini.


"ayok De. kasih bobo anaknya. mau sampai kapan berdiri di situ terus. ga pegel apa?". titah Justin pada Midea yang melihat wanita itu masih berdiri di luar lift.


Midea hanya bisa memutar bolanya seraya masuk melangkah masuk ke dalam lift.


"pinter banget ya kamu. sampai sampai si Arjun harus main drama begitu".cibir Dea setengah berbisik.


"yah memang harus pinter pinter dong ngambil hati anak sendiri. masa harus ngalah sama pria lain". jawab Justin spontan.


"cyah.. ". Dea berdecih sembari melirik Justin sinis.


lift berhenti di lantai ruang family room suit. Midea membukakan pintu untuk Justin.


lalu meminta Dee dari gendongannya Justin tetapi bukannya memberikan Dee pada Dea malah pria itu melewati Midea begitu saja dan masuk ke kamar di mana Dua D nya itu biasa tidur.


"Justin! ".pekik Midea seraya menyusul Justin ke kamar.


"KAMU.. tu.. ya..!!.". Midea terpaksa menghenti


kan kata katanya lantaran melihat putranya sudah mulai mengantuk.


"husss...diem.. ni anaknya udah mulai ngantuk. jangan bawel". ucap Justin seraya berbisik ke Midea.


selang beberapa menit kemudian. Justin keluar dari kamar di mana Dean beristirahat siang.


"kamu ga istirahat. gih bobo sana. nanti sore jangan sampai kecapekan". titah Justin yang merasa tak memiliki kesalahan apapun atas tindakannya hari ini.


"kamu tu ya. berani beraninya masuk ke kamar orang sembarangan. tanpa ijin! tadi pagi juga begitu!".ketus Dea seraya menatap tajam pada Justin.


"memangnya kenapa?". kan ga ngapa ngapain juga. aku kan cuma mau tidurin anakku, darah dagingku sendiri". bantah Justin.


"tetap aja ga boleh tau. ga sopan. kamu bukan muhrimku lagi sehingga bisa seenak hati kamu masuk ke sini. ngerti kamu?!?". hardik Dea pelan.


"ohhh.... persoalan muhrim ni? ". memangnya si bocah india itu udah muhrim ya sama kamu sementang mentang di panggil papa gitu?". cibir Justin.


"dia cuma ngantar doang kok". sahut Dea.


mendengar jawaban Midea sontak membuat Justin tertawa terbahak bahak. sementara Midea mendengus kesal akan sikap Justin yang meremehkan dirinya.


"ha.. ha... ha.. hah. Midea... Midea.. lalu yang aku lakukan apa barusan hah? ". tanya Justin sembari mendekati Midea.


"bukannya lebih dekat ke aku hubungan nasabnya dari pada bocah india itu. hah? ". tanya Justin remeh.


"iya. sebatas hubungan kamu sama Dee aja. tapi ga sama aku. ngerti kamu!!!. belajar lagi


ya??! ". tukas Midea tegas seraya berlalu dari hadapan Justin.


"tunggu! ". ucap Justin yang langsung menangkap pergelangan tangannya Dea untuk di hadapkan padanya dan berkata


"kalau gitu kita nikah aja lagi?"


...----------------...


Nb


"hah.. ngajak nikah?.. kira kira Midea bakalan mau apa nggak ya?


authornya". mending ga usah aja!!"


Justin


". aduh thor.. jangan gitu dong thor. jadiin aku bisa nikah lagi sama Midea.. please deh authorku sayang".


authornya


"sayang.. sayang pale lu peyang"


Tetap stay di sini ya readers...


****************


Hai readers...mohon dukungannya kembali untuk novel ku ini ya?? dengan memberi like,vote, poin, fav, dan share link nya ya readers 😉.