
hai readers. I am coming back. selamat menikmati episode episode terakhir ini ya??. semoga enjoy...
Sinar mentari pagi menyeruak masuk dari celah gorden jendela kamar hotel president suite milik keluarga Ardiansyah. cahaya mentari pagi itu membuat pemilik netra hitam pekat bak mutiara hitam membuka matanya secara perlahan.
seorang wanita berparas cantik dan manis mengerjapkan kedua netranya untuk meng- kondisikan cahaya yang masuk ke dalam matanya. ia tersadar dari tidurnya setelah cukup lama bertarung dalam sensasi nikmat dengan seorang pria yang tanpa ia ketahui telah menjadi suaminya.
ia menelisik di setiap ruangan yang terlihat asing baginya. hingga pandangannya berhenti pada bantal kosong di samping kiri tubuhnya. lalu netranya melihat keadaan dirinya sendiri dengan dahinya yang mulai berkerut.
"ya Allah apa yang terjadi?". tanyanya di hati seraya membuka selimut putih nan lembut yang menutupi tubuh polosnya saat ini.
ia menutup mulutnya dengan netra yang mulai mengkristal seraya menggeleng pelan kepalanya. ia tak percaya pada apa yang terjadi terhadap dirinya saat ini.
"aku tidur tanpa menggunakan apa pun???". pekiknya di hati.
lalu dengan perlahan ia bangkit dari ranjang tersebut meskipun sekujur tubuhnya masih merasakan sakit dan juga penat yang luar biasa saat ini. ia baru menyadari jika tadi malam ada seorang pria asing yang tiba tiba menyergap dirinya dan juga telah menodai dirinya.
ia menangis dalam diam seraya menutup mulutnya. lalu ia pun teringat jika ia harus mengejar sesuatu sejak malam tadi. segera ia mencari pakaiannya saat itu juga meskipun rasa sakit dan penat masih mendera tubuh nya saat ini. akan tetapi ia tak perduli, karena ia lebih memilih mencari pakaiannya yang kini entah berada di mana.
"di mana pakaian aku ya?". tanyanya di hati sembari memungut underwear yang juga terlihat asing baginya.
jantung nya berdegup kencang saat dirinya tak menemukan pakaian wanita apa pun di lantai kamar ini. pada hal ia masih ingat betul jika pria brengsek itu telah membuka paksa seluruh pakaiannya tadi malam. belum lagi ponselnya dan juga barang barangnya yang lain yang kini entah ada di mana.
ia menelisik ke seluruh lantai hingga netranya melihat setumpuk pakaian yang di susun rapi di atas nakas di sudut ruangan kamar ini. ia mendekati nakas tersebut dan melihat sebuah memo yang bertuliskan tangan pada secarik kertas berwarna putih kebiruan tersebut yang di jepit dengan ponsel dan juga satu set perhiasan.
"hah!". desahnya kesal di dalam hati sembari menatap pada tulisan tersebut.
ia mengatup rahangnya rapat rapat seraya meremas kertas tersebut.
ia merasa di rendahkan saat ini. mengapa para lelaki hanya berfikir gampang nya saja saat telah merenggut kehormatan seseorang yang telah ia jaga selama ini.
seketika ia teringat akan tujuannya pagi ini. tak ingin berlama lama di dalam kamar laknat tersebut. ia pun bergegas masuk ke kamar mandi dengan niat membasuh sekejap dirinya dengan berwudhu.
setelah selesai ia keluar dari sana dan segera menggunakan pakaian yang telah di sediakan di atas nakas tersebut dan keluar dari kamar yang mungkin kebanyakan pelacur di luar sana sangat menyukai kamar yang bisa memberikan kenikmatan bagi para pezina, tetapi tidak bagi nya.
sebab ia selalu teringat pesan dari seorang wanita hebat dalam hidupnya bahwa satu satunya harta yang harus di jaga oleh seorang perempuan adalah kehormatannya. akan tetapi pagi ini, sungguh ia tak menyangka jika harus kehilangan segalanya dalam semalam.
"bagaimana jika ia ketahuan pada orang orang yang ia sayangi jika dirinya tak bisa mempertahankan kehormatan miliknya". pikiran nya kini berkecamuk.
"aku harus menemui mereka sekarang". pikir nya saat teringat dengan siapa ia bisa berada di hotel ini sebelum nya.
jika sekiranya ia bisa menemukan tas dan ponsel miliknya saat ini. pasti ia akan langsung memesan tiket pulang kembali ke rumah pagi ini juga untuk menjenguk wanita hebat yang sedang terbaring di rumah sakit saat ini. tetapi nyatanya ia harus di repot kan kembali pada tiket dan KTP miliknya yang hilang sehingga kepulangan nya pun harus tertunda.
Yok ke next chapter ya readers
Hai readers singgah ke novel baruku dong
jangan lupa tetap memberikan like, vote, komen dan juga favoritnya. terimakasih.