
Hai readers I am coming back. Selamat membaca kembali..semoga happy...
pria paruh baya itu tersenyum smirk saat melihat mangsa incarannya telah berhasil masuk dalam perangkapnya. ia mengambil ponselnya dan menghubungi kedua teman nya yang pernah sama sama menjadi korban dari kelicikannya dari seorang Midea Hasxander.
"aku lagi on the way. bersiaplah kalian. kita akan berpesta hari ini hingga pagi ". ucapnya melalui ponselnya pada dua temannya peri hal rencana yang telah di susunnya bersama.
ia menekan tombol pada lantai teratas yang sengaja ia pesan khusus untuk menjalankan rencananya selama ini.
"ck..ck..ck...Midea..Midea.. akhirnya kamu jatuh juga ke dalam perangkap ku ya lady setelah entah berapa kali kau mengelabui kami. hah". cibirnya seraya menatap sinis pada wanita yang tertidur pulas dengan posisi duduk di sudut lift.
beberapa saat kemudian lift pun berhenti di lantai teratas dari bangunan mewah yang di jadikan hotel berbintang tersebut. pria itu menggendong tubuh Midea yang ramping ala bridal style dan membawa nya ke sebuah kamar mewah yang sama dengan yang di miliki Justin.
"wow. mangsa kita yang cantik akhirnya dapat juga". celetuk salah satu temannya yang telah menunggunya di kamar ini.
"ya. buka saja semua yang melekat di tubuh nya yang hanya menjadi penghalang untuk kita bersenang-senang dalam menikmati kecantikannya". titahnya pada temannya.
pria yang satunya bersiul senang saat men dapat kan titah tersebut. tentu saja bagian ini adalah pekerjaan yang paling di sukai nya dalam melucuti semua penghalang pada tubuh perempuan yang akan ia tiduri.
"kau mau ikutan untuk membukanya?" tawar pria itu pada pria kedua yang membawa Dea ke kamar ini.
"tidak. mungkin kau mau menunggu teman kita yang satu lagi?" jawabnya di akhiri dengan sebuah saran yang masuk akal bagi nya.
"baiklah aku akan menunggu teman kita. lalu setelahnya kita nikmati dia bersama sama hahahaha..". kekehnya senang karena tak sabar membayangkan pergumulan panasnya dengan perempuan yang selalu membuat diri nya penasaran selama ini.
suara ketukan pintu terdengar dari luar. pria kedua menghampiri pintu tersebut dan membukanya. ia tersenyum puas menyambut kedatangan pria pertama yang mencetuskan ide gila ini.
"bagaimana dengan mangsa kita?" tanyanya pada pria kedua dan ketiga sembari meng - hampiri ranjang di mana Midea masih tertidur pulas di sana.
"like you see mister ( seperti yang anda lihat tuan)". ucap pria ketiga seraya tersenyum senang.
"beautiful prey. (mangsa yang cantik)". gumamnya seraya menatap Midea yang masih mendengkur halus.
"lebih cantik lagi jika ia tak memakai apa pun" celetuk pria ketiga.
"hah. kenapa tak kau buka saja segala yang jadi penghalang di tubuhnya. selagi dia masih tertidur kita bisa menonton bagian bagian lekuk tubuhnya yang hanya bisa kita lihat di sosial media milik agency nya saja selama ini." titahnya pada pria ketiga.
"wow wow this is an amazing moment. and I like it very much"( ini adalah momen yang luar biasa dan aku sangat menyukai nya)". celetuk nya.
lalu ia menghampiri ranjang dan mulailah melucuti penutup rambutnya Midea dan terlihatlah dengan sangat jelas rambut asli yang cantik nan lembut milik Midea.
tingkat hijab saja di buka sudah menunjukkan pesona kecantikan dan keseksian dari Midea Hasxander yang terlihat mistik nan eksotis itu. lalu bagaimana dengan segala kain yang menutupi tubuh milik Midea yang lain jika di buka. pastilah sangat menggairahkan dalam menikmati kepolosan dari tubuh yang sangat ingin mereka jamah itu.
pria ketiga terus melucuti pakaiannya Midea termasuk segala perhiasan yang melekat di tubuh cantik itu. hingga kini yang tersisa hanyalah sebuah lingerie tipis yang menutupi bagian dua Daleman milik Midea di mana dua bagian sensitif milik wanita cantik itu masih terlindungi dengan baik.
"wow..". gumam ketiga pria tersebut saat mendapati pemandangan sebuah tubuh yang cantik nan sexy meskipun masih berbalut lingerie.
akan tetapi otak ketiga pria itu sudah traveling kemana mana membayangkan akan nikmat nya bercinta dengan seorang Midea dengan beragam imajinasi apa saja yang mereka suka.
saat pria ketiga itu mencoba menyentuh lingerie dengan niat untuk mempoloskan tubuh milik wanita cantik nan manis itu. tiba tiba netra mutiara hitam milik Dea membuka secara perlahan dan menelisik dari setiap ruang serta orang orang yang ada di sekitar nya saat ini.
"Ka..ka..Lian... siapa?!" desisnya pelan Seraya menatap takut pada ketiga pria yang ada di hadapannya kini.
"hallo mangsa kami yang tercantik". sapa pria pertama seraya tersenyum menyeringai puas
saat melihat aura ketakutan di wajahnya Dea.
mereka yakin setelah ini aura hasrat yang menggebu dari Midea akan keluar begitu saja saat obat perangsang yang mereka berikan telah bereaksi di tubuh sexy itu.
"apa kamu sudah bangun cantik?". sapa pria yang lainnya.
are you ready baby?!". sapa pria ketiga.
*untuk next chapter
*Midea yang mencoba keluar dari jebakan seseorang. mampukah dia bertahan atau akan ada seseorang yang akan menolong dirinya. siapakah dia?. atau Midea sendiri lah yang menolong dirinya sendiri.
Yok kita ke next chapter ya reader..
Tetap stay terus ya readers..
Yok kita ke next chapter ya reader..
****************
Hai readers...mohon dukungannya kembali untuk novel ku ini ya?? dengan memberi like,vote, poin, fav, dan share link nya ya readers 😉.