
Hai readers I am coming back. Selamat membaca kembali..
Midea hanya tersenyum geli menanggapi ucapan polos sang putra.
"unda..ayok dong becok kita jalan jalan di cini sama papa, nenek cantik dan cama nenek juga". Ucap Dean dengan rengekan kecilnya.
"hahaha..pake apa bunda ke sana?. Terbang?
Tanya Dea pada sang putra sembari tertawa kecil begitu pun Alma saat melihat bibir Dean yang sengaja di monyongkan oleh bocah itu.
"iya terbang pake pecawat".Sahut Dean polos dengan bibir yang masih di kerucutkan.
"hahaha...sudah tutup sayang bandaranya". Jawab Dea dengan tawanya.
"pake heyikoptel aja unda. nanti Dee telpon Daddy biar bisa jemput unda ke sini. Daddy kan punya heyikoptel". Ucap Dean yang tak sengaja mengungkapkan pengalamannya menaiki helikopter bersama Keyra dalam secret meetingnya tempo lalu.
"Daddy??!". Desis Midea dengan perasaan yang mulai takut.
"maksudnya. Dee ketemu Daddy?". Tanya Dea penasaran.
"enggak". Jawab Dean sembari menggeleng kan kepalanya.
Midea mencoba mencari kejujuran di netra biru itu. Dea semakin mengernyitkan dahinya saat rasa ragu mulai menghampirinya. Di tambah lagi sang putra menghindar dengan merengek meminta di buatkan susu pada Alma.
"sudah yo De. Dee sepertinyo mengantuk". Tutup Alma.
"iya". Jawab Dea singkat.
Midea masih terpaku di atas ranjangnya dengan pikirannya yang masih memikirkan kata katanya Dee tentang "helikopter, telpon dan Daddy".
satu sisi nalurinya berbisik padanya agar jangan berfikiran negatif pada sang putra hanya karena kata katanya barusan. ia pun berusaha untuk menetralisir hatinya kembali.
"puff". Desahnya resah.
Midea menggeleng geleng keras kepalanya yang membuatnya mendadak sempoyongan di karenakan efek dari rasa lelah yang masih mendera tubuhnya.
Seharusnya ia tak terlalu banyak berfikir tentang putranya yang sedang bersenang senang dengan orang orang terdekatnya.
Akan tetapi mau cara yang gimana lagi ia menenangkan hatinya. Bukannya ia tak mempercayai sang putra saat ini. hanya saja saat tiga kata kata kunci terakhir dari mulut polos sang putranya lah yang membuat Dea kepikiran akan Dean sekarang.
***
Acara peluncuran new fashion show bertema kan pernikahan yang di selenggarakan selama tiga hari, di mana hari pertama di buka dengan tema pra wedding yang akan menampilkan busana sebelum proses ijab kabul atau pun perjanjian di altar pernikahan.
Di tema ini para desainer bebas memberikan apresiasinya dalam menentukan gaya dan sentuhannya pada kain yang akan mereka gunakan sebagai busana dari tema pra wedding ini.
setelahnya di hari kedua adalah even penting yang di tunggu tunggu semua orang. Karena di even ini lah para tamu undangan biasanya selalu penasaran dengan rancangan rancangan gaun terbaru dan juga tercantik yang mereka lihat di hari itu secara langsung.
karena di sini para undangan bisa merasakan dan melihat sendiri detail kain dan pernak pernik yang di gunakan pada gaun pernikahan yang di buat oleh desainer desainer pemula yang sebenarnya cukup berbakat. Hanya saja faktor keberuntunganlah yang membuat mereka tenggelam di luar sana dengan karya karyanya yang tak pernah di kenal dunia.
Hari ini adalah hari pembuka dari even ter -sebut setelah melalui beberapa tahap dalam pelaksanaannya. acara di buka dengan sambutan dan juga mukadimah dari ketua penyelenggara dari even tersebut. Pria paruh baya blasteran indo-eropa itu memberi kan dukungannya untuk para desainer pemula yang telah berjuang untuk bisa ke tahap ini.
Pria paru baya itu memberikan alasan tema pernikahan pada even ini untuk memberikan semangatnya pada kawula muda yang telah memasuki usia dan kehidupan mapan untuk segera menikah.
Arjun sendiri tak lupa mengabadikan momen tersebut dalam kameranya sebagai dokumentasi untuk butik auntynya nanti. Ia pun merekam momen di mana adik dan sepupu sepupunya berlenggak lenggok di atas catwalk untuk menunjukkan kepiawaian mereka sebagai model yang belum mendapat kan pengakuan dunia juga.
Jika hanya sebatas daerah Sumatera bolehlah mereka mendapatkan julukan the best model of Sumatera. Tapi untuk pengakuan nasional apa lagi internasional yah para model model dari auntynya ini harus bekerja lebih giat lagi untuk bisa ke tahap sana.
Sedangkan Dean dan Alma sudah kembali ke kamar hotel dan masih betah di dalam kamar tersebut sembari menonton seara live acara tersebut dari televisi yang tersedia di kamar hotel.
Sementara Midea yang baru saja selesai dengan pekerjaannya merasa lega akan hasil pekerjaannya hari ini. Wanita muda itu di minta beristirahat oleh Danang sejenak tak lama Rendy datang untuk membantu mereka di sini.
Dea pun beranjak ke kamar hotel pemberian Qanita untuk putranya dan merebahkan tubuh nya sejenak di sana. Ia membuka ponselnya sesaat untuk melihat live streaming dari akun sosial medianya Arjun. Dea memperhatikan even tersebut sejenak lalu keluar dari sana.
Saat ia ingin merebahkan tubuhnya untuk beristirahat sejenak. Tiba tiba terdengar samar di telinganya Suara deru mesin dari helikopter yang melintas di atas atap hotel.
Lalu Midea teringat pada kejadian beberapa bulan lalu saat ada sebuah helikopter yang melintas dengan suara baling baling dan mesinnya yang begitu dekat melintas di atas restoran dan hotel ini juga untuk pertama kalinya.
Akan tetapi saat itu Dea dan yang lainnya tak begitu memperdulikan akan hal tersebut karena mereka pikir ada sesuatu yang darurat sehingga beberapa pejabat atau pun para tentara yang sedang bertugas menggunakan helikopter.
flashback ya....
Setelah merayakan hari ulang tahunnya Keyra di rumah kontrakan justin yang berada di kota pdg. Justin harus menghadapi situasi dilema lagi dalam menghadapi sikap Keyra yang rewel untuk di minta bertemu dengan adik dan bundanya secara langsung. Meskipun hanya melihat mereka berdua melalui teropong dari jendela kamar atas rumah yang di kontrak oleh Daddynya.
Tak ingin terlalu larut dalam keriwehan permintaan anak gadis kecilnya itu. Akhirnya Justin harus membawa Keyra untuk bertemu dengan adiknya kembali dalam secret meetingnya secara tiba tiba.
Meskipun ia harus melanggar janjinya dengan Dean untuk break dengan secret meeting ini. Yah habisnya mau gimana lagi Justin sendiri pun tak mampu menghadapi omelan Keyra dan juga sang mama yang mengatakan jika dirinya yang tak sayang lagi pada bocah cantik itu.
Jadi mau tak mau ia pun harus melanggar perjanjian dirinya dengan sang putra dengan cara mengikuti kemauannya Keyra.
"kita pake helikopter Daddy?"tanya Keyra tak percaya pada apa yang di lihatnya saat ini.
"iya sayang. Kita ketemu adek Dee sekalian jalan jalan pake ini untuk hari ini". Sahut Justin seraya mengedipkan sebelah matanya.
"wiiihh...asyik..". Sahut Keyra antusias dengan wajah berbinar senang.
Akhirnya mereka berdua menaiki helinya dan mentitahkan pada pilot agar mengantarnya ke kota pdg. Sesampainya di sana dengan meng gunakan taxi Justin dan Keyra mendatangi sekolahnya Dean dan meminta ijin pada guru nya untuk membawa Dean pergi sebentar.
Setelah mendapatkan ijin dari pihak sekolah barulah Dean di serahkan pada Daddynya untuk di bawa sebentar selama jam pelajaran di buka.
"Dee". Panggil Keyra senang saat melihat sang Bocah tampan yang begitu terhenyak saat melihat Daddy dan kakaknya datang ke sekolahnya pagi ini.
"kak Keyla,. Daddy??".pekik Dean kaget karena kedatangan mereka secara tiba tiba itu.
"hihihi..iya". Sahut Keyra cengengesan.
Sedangkan Dean hanya menanggapinya dengan senyuman. Lalu netranya menatap Justin untuk meminta penjelasan pada Daddy nya itu.
"maaf sayang. Kakak kamu lagi kangen berat sama kamu nak". tukas Justin menjelaskan kedatangannya secara tiba tiba.
Yok ke next chapter ya reader..
****************
Hai readers...mohon dukungannya kembali untuk novel ku ini ya?? dengan memberi like,vote, poin, fav, dan share link nya ya readers 😉.