
#Wellcome back my readers yang super duper caem dan cuakep. Selamat menikmati episode kali ini ya???.
Justin mengajak keluarga intinya ke sebuah restoran yang terkenal lezat di gedung ini untuk menikmati makan malam mereka. seorang pelayan memberikan buku menu pada mereka.
Midea memesan menu yang berbahan daging untuk Dean dan dirinya. saat mereka menunggu pesanan mereka datang. dengan sigap tangan Midea memasukkan satu set perhiasan di dalam kantong jaket panjangnya. lalu Midea permisi ke toilet dengan maksud kembali ke toko perhiasan tadi.
tetapi baru juga ia menjalankan rencananya. tiba tiba seorang pelayan yang membawa nampan berisi gelas dan botol serta beberapa gelas lainnya tak sengaja bertubrukan dengan nya sehingga air minum yang berbahan dari buah buahan mengotori baju Dea hingga bawahannya pun ikutan basah dan kotor.
"oh my God. I am sorry madam. I am so sorry". ucap pelayan restoran tersebut menyesal.
Midea tak menggubris permintaan maaf dari pelayan tersebut sebab ia ingin buru buru keluar dari restoran tersebut untuk menjual perhiasan yang ada di kantong jaketnya.
ia terlalu fokus pada kotak perhiasan yang ada di jaketnya agar jangan sampai tersentuh pelayan tersebut. Midea berusaha untuk segera pergi dari situ tetapi karena pelayan tersebut bersikeras untuk mendapatkan maaf dari Dea. pelayan tersebut pun terus menghalang halangi Midea.
Justin, anak anak dan juga manager restoran melihat hal tersebut. dan ia pun dengan cepat mendekati kedua nya setelah ia menasehati anak anaknya agar duduk dengan tenang sembari menunggu Daddy dan bundanya kembali.
Manager dan pelayan langsung meminta maaf pada Dea dan juga justin yang mereka tau jika Dea masuk bersama dengan Justin tadinya
"I am really sorry madam". ucap sang pelayan seraya menangkupkan kedua telapak tangannya
Midea hanya mengangkat telapak tangannya sebagai tanda bahwa permasalahan ini tidak usah di lanjutkan. tetapi sang manager pun tak merasa enak hati lantaran sikap Midea yang tak menunjukkan bahwa mereka telah di maafkan
"forgive our employees sir, ma'am". ucap Manager Restoran tersebut saat Midea dan Justin tak membalas permintaan maaf mereka.
""It is okay. please continue your work. let my wife take care of me" ( tak apa apa. silahkan lanjutkan pekerjaan kalian. biarkan istri saya saya yang urus)". ucap Justin pada kedua orang tersebut.
"thank you sir. madam". ucap keduanya seraya pamit pada Justin dan Dea.
"are you okey? ". tanya Justin pada Midea saat kedua orang itu pergi.
Midea menjawab dengan anggukan kepala nya. lalu ia segera pergi dari hadapan Justin untuk menjalankan rencananya.
"tunggu Dea". cegah Justin seraya menahan lengan Midea.
"sebentar". ucap Justin.
"buka jaket kamu dulu". titah Justin.
Midea terperanjat kaget saat mendengar kata kata Justin barusan. ia teringat jika kotak perhiasannya ada di jaket yang ia pakai saat ini.
"emmm... aku buka di dalam toilet aja". elak Dea.
"nanti kamu kerepotan di dalam. sini jaketnya biar sama aku aja ya". pinta Justin.
Midea hanya bisa bergeming saat Justin membuka jaket miliknya. jantungnya pun berdebar debar karena Dea merasa takut jika ketahuan oleh Justin jika dirinya membawa bawa kotak perhiasan tersebut dalam jaket nya. meskipun perhiasan tersebut sengaja Justin beli untuk dirinya.
tetapi entah mengapa Dea merasa was was saat ini, apa lagi jaket yang ia pakai kini telah berpindah ke tangannya Justin.
"tunggu di sini".titah Justin.
Midea mengekori pergerakan Justin menuju meja di mana anak anak duduk dengan tenang. Dea berfikir mungkin sebelumnya Justin telah menasehati kedua bocah itu agar duduk dengan tenang di sana. ia melihat Justin memasukkan jaket kotor miliknya ke sebuah bagpaper yang telah ia kosongkan salah satunya.
lalu Justin mengambil tiga buah bagpaper yang berisi beberapa set pakaian hangat hasil dari mereka belanja tadi. ia kembali di mana Midea masih mematung menatap dirinya. Justin tersenyum mendekati Midea.
"ganti baju kamu dulu ya". titah Justin seraya memberikan bagpaper tersebut pada Dea.
"****". makinya di hati seraya berjalan menuju toilet khusus wanita.
sesampainya di sana Midea meletakkan tiga bagpaper tersebut di meja wastafel dengan kesal. ia meremas pinggiran wastafel tersebut seraya menatap cermin kaca dengan tajam. rencananya untuk menjual perhiasan tersebut gagal saat ini. jika ia memiliki uang cash saat ini mungkin ia tidak terlalu pusing dengan rencananya. ia cukup menunggu waktu dan segera membawa kabur Dean saat Justin lengah.
tetapi semuanya di luar expectasinya rencana yang telah ia susun rapi jadinya berantakan. Midea memutar otak seraya mondar mandir di depan kaca cermin memikirkan rencana kedua untuk mendapatkan uang kontan meskipun hanya beberapa juta saja.
Midea melirik paperbagnya yang bertuliskan merk terkenal. Midea tersenyum smirk lalu ia mengambil paperbag tersebut dan ia pun masuk di salah satu ruang toilet untuk berganti pakaian yang kira kira nyaman untuk ia pakai saat ini. selebihnya ia langsung menuju ke toko pakaian yang tadi.
"excuse me miss ( permisi nona ) "I wanna return these clothes"( aku ingin mengembali kan pakaian ini )" ucap Midea.
Midea menyerahkan dua paperbag yang berisi beberapa set pakaian yang di beli Justin tadinya. manager toko beserta pelayan nya tampak terkejut melihat beberapa set pakaian yang baru saja terjual kini harus mereka terima kembali.
"why madam. do you not like it? "we have another collection if you want to exchange maybe" ( kenapa nyonya. apakah anda tidak menyukainya?. kita punya koleksi yang lainnya jika anda ingin menukarnya mungkin". tawar pelayan toko.
""no. I don't want anything else. I just want to return this only".( tidak. aku tidak ingin yang lainnya. aku hanya ingin mengembalikan ini saja)". sahut Midea tegas.
"is there something wrong ma'am. we can fix it as soon as possible" ( apakah ada yang salah kita bisa memperbaikinya sesegera mungkin)". bujuk Manager toko tersebut.
"nothing wrong it's just that I don't like the material and the style and the waist is too small for me." ( ga ada yang salah. hanya saja saya tidak menyukai bahan dan modelnya dan pinggangnya terlalu kecil buat saya)". dalih Midea datar.
"fine madam. "we will take care of the administration." ( baik nyonya. akan kami urus administrasi nya)".
"I want cash".ucap Midea datar.
"are you sure. because that is a lot of money"
(anda yakin nyonya? "karena itu adalah uang yang sangat banyak jumlahnya).
"just do it". ( lakukan saja) ". titah Dea.
"fine madam. wait a minute".sahut si Manager toko.
akhirnya Manager toko memberikan uang kontan pada Midea seharga pakaian yang tertera di barcode. Midea segera memasuk kan uang kontan tersebut di setiap saku mantel mewahnya yang tentu saja baru di beli nya di toko ini.
Midea permisi dengan anggunnya seraya hanya membawa paperbag yang berisi baju kotor miliknya. Midea kembali ke restoran di mana Justin dan anak anak menanti dirinya.
...***************...
Hai readers...mohon dukungannya kembali untuk novel ke empatku ini ya?? dengan memberi like, vote, poin, fav, dan share link nya ya readers 😉
Dan jangan lupa follow akun ku di
Noveltoon Hazhilka 279
facebook Hazhilka
#Hazhilka
ig Hazhilka279
.
Terima kasih.