My D you are the first for me

My D you are the first for me
Justin yang minta di layani



# wellcome back my readers yang super duper caem dan cuakep. Selamat menikmati episode kali ini ya???.


Di sebuah ruangan di mana semua keluarga Ardiansyah dan Archidean berkumpul pada sebuah meja besar di mana pagi ini dua istri dari masing masing keluarga memasak untuk anak dan cucu mereka yang berkumpul hari ini.


"nih dia masakan kita udah siap untuk di santap". celoteh Mona seraya membawa nampan yang berisi makanan.


lalu Astrid pun menyusul di belakang Mona seraya yang ikutan juga membawa nampan.


"mmm.... kayaknya enak nih..". celetuk Arfan dan Jason saat mencium aroma masakan dari istri istri mereka.


"hehe... iya donk... spesial untuk di hari ini". celetuk Mona sumringah.


"iya deh mbak......ayok di makan". sahut Astrid lalu mengajak para suami dan cucu menyantap sarapannya.


"ngomong ngomong Justin dan Jasmine mana?. kok belum turun udah jam segini". tanya Jason yang teringat pada putrinya.


"biarin aja namanya juga pengantin baru". kelakar Mona menanggapi pertanyaan dari besannya itu.


"pengantin baru??? ".sahut Jason dan Arfan heran mendengar ucapan Mona.


"iya.....". sahut Mona


"udah biarin aja mereka berdua. ga usah di ganggu. kita sarapan aja dulu yuk". lanjut Mona.


"tapi Daddy sama bunda kan udah bangun oma". protes Keyra.


"kita tunggu mereka aja kalau gitu". ucap Arfan.


"eh.. pa.. udah biarin aja. merekakan udah lama ga ketemu. biarin aja dulu". sahut Mona seraya mengedipkan matanya sebelah.


melihat kode sang istri. Arfan pun langsung mengerti. akhirnya ia pun menyetujui saran sang istri. tetapi baru juga mereka mempersilahkan semuanya untuk makan. Midea muncul lalu di susul Justin di belakangnya.


beberapa menit yang lalu saat Midea telah selesai memakai dress rumahannya. Justin masih menunggu istrinya itu untuk turun bersamanya. sedangkan Midea tampak ogah ogahan untuk turun bersamanya apa lagi di tungguin seperti tadi.


Midea menepis secara halus uluran tangan Justin saat ingin merangkul pinggangnya meskipun di benaknya saat ini ingin berlaku kasar pada pria tersebut mengingat dulunya ia tak pernah memperlakukan dirinya secara lembut.


sedangkan Justin hanya bisa menggaruk garukkan tengkuknya yang tak gatal. serta mengikuti Midea yang menuruni anak tangga.


kemunculan Dea membuat Jason tersenyum senang saat melihat sang putri yang tampak sehat sehat saja.


"Jasmine". sapa Jason saat putrinya duduk di samping Dean.


sementara Justin segera mengambil tempat duduk yang masih kosong tepatnya di samping Dea.


"banyak banget mama masak. kapan belanja nya sih ma?". tanya Justin heran.


"delivery dong sama tetangga kita yang punya swalayan". sahut Mona.


"oohh..". sahut Justin manggut manggut.


"jadi ceritanya hari ini masakan indonesia ni. sementang mentang ada besan". celetuk Justin.


Mona memelototkan matanya ke arah Justin sedangkan Justin bersikap cuek bebek. ia fokus pada menu yang kesemuanya masakan indonesia punya.


"unda... Dee mau itu". pinta Dean pada Dea seraya menunjukkan satu ayam yang di bakar.


"yang mana sayang. yang ini ya?". tanya Dea seraya mengambil sepotong ayam di bagian paha.


"iya". sahut Dean seraya menganggukkan kepalanya.


"kakak mau? ". tawar Dea saat meihat bocah cantik itu mengambil sendiri nasinya.


Justin memperhatikan interaksi antara Dea dan putrinya itu Begitupun Mona, Astrid, Arfan dan Jason. ketiga orang tua itu mengagumi interaksi antara anak dan ibu tiri tersebut. termasuk Justin yang memang mengetahui dari dulu jika Dea menyukai Keyra saat ia menonton cctv di kamarnya Keyra saat bocah cantik itu masih bayi.


(baca ceritanya di novelku yang kedua yang berjudul SHE IS MY DEA ( mengejar istri gila). episode Sentuhan Keyra).


hatinya menggelitik ingin meminta hal yang sama juga pada istrinya itu. mengingat dulu nya Dea pernah nekat datang ke rumah keluarganya yang di Jkt dan dengan lancang melayani dirinya di meja makan tanpa di minta apa lagi saat itu masih ada Namira.


jika saat itu Dea dengan suka hati melayani dirinya apalagi sekarang pastilah wanita cantik dan manis itu tak akan menolak permintaan dirinya. terlebih di depan anak anak dan juga para orang tuanya.


"aku juga mau dong sayang".bisik Justin di telinga Dea.


Dea yang mendengar kata kata Justin hanya melirik Justin sekilas. sebenarnya ia malas melayani pria yang menyebalkan yang ada di sampingnya itu. mengingat dulunya Justin begitu marahnya sampai sampa pria itu mencekal lengan dan bahunya dengan kasar hingga berbekas hanya karena ia nekat melayani suami paksanya itu di depan Namira, madunya.


(baca ceritanya di novel pertamaku yang berjudul JASMINKA/ORCHIDEA. episode karena rasa semuanya jadi berantakan)


tetapi hari ini ia tak percaya akan permintaan Justin padanya. bahwasanya pria itu mau di layani olehnya. dan dengan berat hati juga ia tetap mengambil satu potong ayam bakar di bagian leher dan meletakkannya di piring Justin.


"kalau bukan karena ada anak anak rasanya ogah banget melayani manusia yang satu ini"


dumelnya di hati.


"kok leher yang? ". kan ga ada dagingnya. gimana mau di makan coba". protes Justin yang berbisik di telinga Dea.


"betingkah. bukan di makan aja udah. syukur mau di ambilin dari pada ku biarin". dumel Dea di hatinya.


kali ini Dea memilih mendiamkan Justin dari pada menanggapi permintaan dari suami paksanya itu. Dea mengambil sesuatu dari menu yang di hidangkan di atas meja untuk dirinya sendiri tanpa memperdulikan Justin kembali.


sementara Justin hanya pasrah pada sikap Dea yang kini cuek padanya. Begitu pun ketiga orang tua yang diam diam memperhati kan sikap Midea. terlebih Mona yang memaklumi hal tersebut.


seketika Mona teringat insiden beberapa tahun silam saat menantu paksanya itu nekat datang kerumah dan menghancurkan makan siang bersama menantu kesayangan dulu. yang kebetulan saat itu Namira yang sedang belajar memasak dan memasak untuk pertama kalinya untuk suaminya.


Mona menggelengkan kepalanya untuk membuyarkan lamunannya sendiri saat teringat peristiwa bagi wanita manapun bisa sakit hati jika mengalaminya. ia berharap jika menantunya saat ini. baik sebagai Jasmine atau pun sebagai Midea tidak menyimpan dendam atas insiden tersebut.


"semoga aja anaknya si Naminka ini ga dendaman sama keluarga ini. semoga aja si Jasmine mau memaafkan si Justin yang udah berkali kali nyakitin hati istrinya itu". harap Mona di hatinya.


lalu ia pun melanjutkan ritual makan saat yang lainnya larut dalam menikmati masakan tersebut.


...****************...


mau tau cerita sebelumnya yuk baca kisahnya Jasminka/orchidea.


...****************...


Hai readers...mohon dukungannya kembali untuk novel ke empatku ini ya?? dengan memberi like, vote, poin, fav, dan share link nya ya readers 😉


Dan jangan lupa follow akun ku di


Noveltoon Hazhilka 279


facebook Hazhilka


#Hazhilka


ig Hazhilka279


.


Terima kasih.