
Hai readers. I am coming back. selamat menikmati episode episode terakhir ini ya??. semoga enjoy...
Mengapa?". tanyanya tanpa menimbulkan suara sedikitpun agar tak terdengar oleh putri angkatnya ini.
sementara Justin juga sama herannya dengan Alma.
"kenapa Tante tiba tiba diam?". tanya Jasmine heran.
"tadi Tante mau bilang apa?!. mama kenapa Tante?". ia melontarkan pertanyaan secara bertubi tubi pada wanita yang sudah di anggap ibu kedua baginya.
"Jasmine Kito bicara di sana saja yuk". ajak Alma di sebuah meja restoran yang terletak di sudut ruangan.
Alma menarik nafasnya dalam sebelum ia memberi tahukan kepada Jasmine apa yang terjadi pada dirinya selama ini. meskipun dengan berat hati Alma harus mengungkap kan semua yang terjadi pada wanita malang ini.
sesekali Alma melirik Satria dan Retha yang menggeleng pelan. tetapi Alma tau akan maksud dari gelengan kepala pasutri tersebut
"maaf Satria. Retha. bagaimana pun ambo tak ingin menutupi yang terjadi pada Jasmine". gumamnya di hati.
"Jasmine". ucap Alma seraya menggenggam kuat tangan putri angkatnya.
" saat awak pergi hampir tujuh tahun yang lalu...".
"tunggu..tunggu..".potong Jasmine.
Alma terpaksa menghentikan ucapan nya saat wanita malang ini menyela ucapan nya karena merasa bingung.
"tujuh tahun??!". tanyanya heran.
"Iyo nak. sudah tujuh tahun dari sejak mamamu meninggal dan awak kecelakaan. dan jugo selama ini awak tak menyadari diri awak sendiri nak". ucap Alma pelan dengan tenggorokannya yang tercekat.
"lalu apa yang terjadi selama ini?". tanya Jasmine penasaran.
saat Alma menceritakan semua tentang yang terjadi selama tujuh tahun belakangan Jasmine mencoba mengingat ingat apa yang terjadi selama ini. tetapi tak satu pun memori tentang kejadian tujuh tahun yang lalu muncul di benaknya.
Alma menceritakan dari cerita yang teringan sampai Alma harus menceritakan tentang Dean padanya. sebab ia tak ingin Jasmine melupakan anaknya begitu saja. Alma tak mau Dean mengalami nasib yang sama seperti Jasmine atau pun Keyra yang kehilangan ibu kandungnya.
"Dee??". gumam Jasmine sembari mengerut kan keningnya.
"Iyo nak. Dee. anakmu, putra kandungmu". ucap Alma yang mulai terisak.
Jasmine bergeming. ia mencoba mencerna dari setiap kata dan kalimat yang di lontarkan oleh teman dekat mamanya itu. Jasmine memperhatikan keadaan di sekelilingnya yang tampak asing baginya saat ia baru pertama kali tiba di sini satu hari yang lalu.
"Jasmine". panggil Alma di susul Retha dan Satria.
sementara Justin hanya bisa mematung diam menatap sang istri dengan hatinya yang mulai di Liputi rasa takut. yah saat ini ia hati nya sudah mulai di Liputi rasa takut akan kehilangan sosok yang membuat ia selalu di repotkan tetapi membuat ia selalu penasaran. sosok yang membuat dunianya berubah seketika menjadi begitu yang menghebohkan
sosok yang membuat dirinya bsk seorang mafia yang selalu mengejar wanita yang membuat onar.
"Midea. My D". gumamnya di hati.
meskipun sulit menaklukkan hati wanita yang sekeras batu itu. aksn tetapi Justin mulai menikmati tantangan untuk mencair kan sebuah gunung es yang bertengger di hatinya Midea.
jika Midea berubah menjadi Jasmine kembali itu berarti ia dan juga anak anaknya akan kehilangan Midea untuk selamanya.
"tidak..tidak. ini tak boleh terjadi. anak anak nya tak boleh kehilangan ibunya kembali". gumam Justin di hatinya.
"biar dia aku yang awasi". ucap Justin saat Alma terlihat khawatir dan ingin menyusul putri angkatnya juga.
Justin memperhatikan istrinya yang masih terlihat bingung dan memperhatikan orang orang yang berlalu lalang di jalanan dari kejauhan hingga Justin melihat istrinya menatap pada sebuah keluarga lengkap di mana ada sepasang anak berjalan ke arah mobil mereka di temani ayah dan ibu mereka.
"De. aku harap kamu mampu mengingat semuanya. jangan ada sepotong ingatanmu yang tertinggal entah di mana sayang. aku mohon. demi Dee. demi anak anak". harap Justin dalam hatinya.
sementara Midea yang kembali menjadi diri Jasmine masih belum bisa menerima apa yang di katakan oleh tantenya. ia masih belum percaya jika mamanya telah tiada. dan ia tak percaya jika ia telah meloncati jalan hidupnya sejauh hampir tujuh tahun.
"tujuh tahun??.hah!!. ga mungkin. aku ga percaya. bagaimana bisa aku melewati hidup ku selama hampir tujuh tahun??. hahahaha...". kekeh Jasmine dengan hati yang nelangsa.
Jasmine terdiam saat melihat sebuah baliho yang terpampang besar di seberang jalan dengan tertera empat angka dari tahun yang saat ini. netranya mengkristal saat ia menyadari jika yang di katakan tantenya benar adanya.
lalu Jasmine teringat pesan mamanya saat ia akan ke JKT untuk mengikuti presentasi di kota ini.
"papa". ucapnya.
"ya aku harus menemui papa". ucapnya seraya bangun dari duduknya.
Jasmine melangkah keluar dari taman menuju jalanan untuk mencari taxi. ia sudah bertekad untuk menemui papanya yang telah menghilang sejak ia di lahirkan.
sedangkan Justin yang melihat istrinya berjalan ke luar dari taman hotel buru buru melangkahkan kakinya kembali. tetapi suara ponsel membuyarkan konsentrasinya saat akan mengejar sang istri yang hampir tiba di gerbang hotel.
"mama. nanti aku hubungi mama lagi ya". ucap Justin saat ia menerima telpon dari mamanya seraya netranya terus menatap langkahnya Jasmine.
"Justin. tunggu jangan di tutup dulu. kamu sama Dea di mana sekarang. itu MUA nya mau datang. kalian berdua harus balik ke kamar sekarang juga. giman sih. mau di resmi in malah pergi pergi". omel Mona.
"iya ma. nanti aku hubungi mama lagi. ini keadaan nya jauh lebih penting dari resmi resmi. udah ya ma". jawab Justin yang berniat menutup ponselnya.
"apa kamu bilang. ga bisa gitu Justin. ini acara nikahan kamu Justin. hari sakral untuk kalian berdua. malah main main". omel Mona kembali.
"iya ma. aku tau. tapi ini juga genting ma. Jasmine kembali". sahut Justin yang mulai panik saat melihat Dea mulai menyebrang jalan.
"Midea. Jasmine. tunggu!!". teriak Justin seraya buru buru menutup ponselnya.
"Mideaaaaaa. awasssss!!!!!. teriak Justin saat melihat sebuah minibus dari arah belakang Dea mendekati tubuh wanita malang itu dan......
"Mideaaaaaa".
...END...
...****************...
hai readers.. terimakasih ya sudah mengikuti ceritanya My D you are the first for me. ada dua kemungkinan ya??. kisah ini akan aku akhiri di sini. atau akan di lanjutkan kembali di platform lain. karena dari pihak NT di larang buat cerita bersambung terus menerus. terimakasih.
...----------------...
Hai readers singgah ke novel baruku dong. kisah yang menceritakan yang sebenarnya saling mencintai dari kecil di karenakan perbedaan kasta. mereka harus berpisah untuk waktu yang lama. sampai akhirnya mereka tanpa sengaja bertemu kembali dalam suatu kontrak ilegal ***. tetapi mereka masing masing tak menyadari iika dulunya mereka adalah sepasang insan yang saling mencintai.
Jangan lupa tetap memberikan like, vote, komen dan juga favoritnya. terimakasih.