
📲 "apa?! 500 juta?!" pekik shasa.
📲 " iya 500 juta dan tidak perlu membagi denganku, karena aku akan dapat fee sendiri jika kamu mau terima" ulang Meli untuk meyakinkan Shasa.
📲 "Mau!" girang Shasa dengan senang, dia sudah ber loncat kegirangan di dalam kamarnya.
📲 "Baiklah aku akan mengatakan pada orang nya".
📲 " iya! sampai jumpa lagi mel" sangking senangnya Shasa sampai menyampaikan salam perpisahan pada meli.
Meli menutup teleponnya, dan kembali ketempat dimana pria itu menunggu nya.
"Bagaimana?" tanya dicky.
Meli tersenyum dan menunjukkan tanda oke pada dicky.
"Bagus besok suruh dia datang ke alamat ini" Dicky memberikan alamat apartemen pribadi yang dia miliki. "Dan kirimkan nomor rekeningmu dan rekeningnya ke nomorku" Dicky tidak lupa juga memberikan nomor ponselnya pada meli.
'ting' tidak lama setelah Meli memberikan nomor rekeningnya dan rekening Shasa ada pemberitahuan uang masuk dalam rekening meli, gadis itu langsung tersenyum senang mendapatkan pemberitahuan itu.
"Aku sudah mengirim uangnya, jika temanmu tidak datang besok, aku akan mengejarmu kemanapun kau pergi!" ancam Dicky sebelum pergi.
.
Ditempat Shasa, wanita itu kembali berlonjak bahagia menerima pesan masuk sebesar 500 juta kedalam rekening nya.
"Wahhh luar biasa! aku bisa shoping, jalan-jalan ke mall, dan masih banyak lagi! ini luar biasa" pekik Shasa kegirangan.
Dia sama sekali tidak berpikir menjual keperawanan hanya demi uang, dia tidak terpikirkan itu adalah harta berharga bagi wanita.
...🐤🐤🐤🐤🐤...
"Udah, ara kenyang" ara menolak sendok yang akan Deon siapkan padanya, hampir dua piring gadis itu saja yang makan, dan Deon sejak tadi belum ada makan, karena sibuk mengurus istri kecilnya yang sedang sakit karena perbuatan nya.
Deon merapikan semua peralatan makan yang tadi dan segera meletakkannya di dekan meja. Lalu pria itu kembali masuk kedalam selimut bersama istrinya.
Tangan Deon meraih tubuh mungil ara dan memeluk gadis itu, kembali mendapatkan pelukan dari deon, ara sedikit terkejut.
"Kak, ara capek" lenguh Ara, pasalnya Deon sudah mengelus paha ara yang tidak memakai apapun.
"Iya kakak tau, kamu tinggal diam aja rasain kakak yang kerja" goda Deon.
"Kak!" rengek ara, dia tidak tau ternyata stamina suaminya itu sungguh luar biasa.
"Kak tunggu ara mau tau cerita kenapa kakak bisa punya phobia cewek?" Ara berusaha mencari topik agar pikiran suaminya itu dapat teralihkan.
Deon menghentikan gerakan tangannya, dia terdiam untuk beberapa saat.
Karena tidak mendapat respon ara segera berbalik, menatap suaminya heran.
"Kakak belum mau cerita?"
Deon menghela nafas panjang, "Baiklah, tapi kamu harus janji pada kakak, setelah kakak ceritakan jangan pernah berniat untuk meninggalkan kakak, ataupun menjauh dan bersikap berbeda pada kakak"
🍃 Flashback On 🍃
Saat Deon masih kecil banyak penculik yang berasal dari saingan ayahnya berusaha untuk menculik Deon, tapi semuanya gagal, hingga saat umur Deon yang menginjak 15 tahun. Kedua orang tuanya mulai sedikit melonggarkan penjagaan, apa lagi Deon bisa segala jenis bela diri, jadi kedua orang tuanya tidak terlalu khawatir lagi.
Tapi hal itu justru menjadi kesempatan oleh salah satu saingan keluarga Deon.
Saat itu Deon membantu seorang wanita yang sedang kesussahan mengangkat barang-narangnya ke mobil, saat Deon menolong, ada sapu tangan yang ditempelkan di hidungnya dan ternyata disitu terdapat obat bius, pelakunya adalah si wanita itu sendiri.
Mereka ada 3 orang, dan ketiganya adalah wanita, jangan kira hanya karena diculik wanita Deon bisa alergi pada wanita, semua itu salah.
Deon diculik, dibawa ke sebuah tempat Deon tidak tau dimana itu, semua tangan dan kakinya di ikat, mata Deon juga ditutup. yang Deon bisa dengan hanya suara bahagia ketiga wanita itu karena berhasil menculik Deon.
Lalu apa yang dilakukan mereka? ketiganya memperkosa Deon berkali-kali, selama tiga hari berturut-turut, ketiga wanita itu memperkosa Deon, kenapa tiga hari? karena keluarga Deon baru berhasil menemukan Deon setelah tiga hari dia diculik dan dilecehkan berkali-kali oleh ketiga wanita itu.
Tujuannya? mereka termakan omongan saingan keluarga Allinsky jika mendapatkan keturunan dari keluarga itu mereka akan kaya raya, mereka bertiga tidak tau, itu hanya taktik saingan itu agar Deon menjadi maniak s**s.
Kenapa harus membuat Deon seperti itu, semua itu agar Deon mudah dijatuhkan, didunia ini wanita sangat banyak, jika ada orang yang sangat menyukai s**s maka dengan mudah dia akan mengatakan iya hanya dengan melemparkan wanita kehadapannya.
Tapi sepertinya perhitungan para saingan bisnis itu salah, bukannya Deon menjadi maniak, dia malah jijik setiap wanita menyentuh tubuhnya, hampir 1 tahun Deon menjalani pengobatan hingga dia mulai bisa beradaptasi dengan adanya wanita disekitarnya, tapi dia masih belum bisa menyentuh wanita.
Deon frustasi tentu saja dia sangat frustasi, bagaimana caranya dia memberikan keturunan pada kedua orang tuanya jika dia tidak bisa menyentuh wanita, Deon juga takut dia menyimpang menjadi suka pada sesama jenis. tapi untung saja ketakutannya itu tidak terjadi, dia masih normal, hanya saja dia tidak bisa tersentuh, Deon bisa terangsang hanya dengan menonton hal-hal yang v*lgar dan dia sama sekali tidak tertarik dengan sesama jenis nya.
🍃 Flashback On 🍃
Ara sedikit syok mendengar cerita Deon sampai habis, wajah pria itu kini sedikit takut, dia takut istri kecilnya akan meninggalkan nya setelah tahu masa masa kelam itu.
"bagaimana ketiga wanita itu kak? apa mereka berhasil hamil?" tanya ara diakhir cerita Deon.
Deon menggeleng pelan, "beberapa hari setelah tertangkap, mereka bertiga ditemukan overdosis di ruang tahanan mereka masing-masing, tidak tau siapa pelakunya tapi kakak sangat bersyukur, mereka mati, apakah kakak jahat?" seru Deon dengan lemah.
Ara segera meraih tubuh suaminya itu, memeluknya erat memberikan kehangatan.
"Jangan tinggalkan kakak ra, kakak tau kamu jijik dengan kakak setelah mendengar cerita kakak, tapi jangan pernah tinggalkan kakak" pinta deon.
'Cup' ara mengecup singkat bibir suaminya, "Siapa yang akan meninggalkan suami sesempurna ini? hanya orang bodoh dan gila yang akan meninggalkan kakak, kakak tau, ara sedikit senang dan sedikit sedih" Ara menjeda kalimat yang akan dia ucapkan.
"Ara senang karena kakak malah alergi pada wanita bukan seperti yang diharapkan pada penculik itu, sedih karena kakak harus mengalami itu semua di usia kakak yang masih kecil".
"Maaf ya, ini bukan pertama kalinya buat kakak, padahal kamu sudah memberikan mahkotamu pada kakak"
"Tidak apa, asal hanya ara yang terakhir bagi kakak"
ara mengakhiri perkataan nya dengan sebuah ciuman di bibir Deon.
Mendapatkan kembali ciuman dari ara Deon kembali on, dia mulai mel*mat bibir istrinya itu.
dan Ara sudah tidak dapat menolak lagi, Deon kembali memberikan aksinya, sehingga ara hanya bisa pasrah membiarkan suaminya bekerja sendiri, karena dirinya sudah sangat kelelahan.
...🐔🐔🐔🐔🐔...