My Little Girl

My Little Girl
S2 MLG 39. Sahabat Brian



"Ibu negara?" pekik ketiga teman Brian.


Johan memperhatikan Brian, masih mencari tau apa maksud ucapannya itu. tapi saat kepala ay muncul dari dalam kamar brian, barulah pria itu sadar siapa yang di maksud dengan ibu negara.


"oh ****! who is she!" pekik lars begitu melihat ay keluar dari kamar Brian, "don't tell me, she's your little girl?" lanjut Lars lagi.


Brian mengangguk, "yup, ini gadis kecil yang selalu aku cerita kan itu" ujar Brian sambil merangkul ay ke dalam pelukannya.


"wow she's pretty, bro!" pekik Lars.


muka Brian langsung ditekuk begitu mendengar Lars memuji kekasih kecilnya.


"oppsss bro, she's not my style, kau tau kan style ku seperti apa, hahahha" lars cepat-cepat meralat ucapannya.


"Sayang kenalkan om yang berisik ini namanya Lars" ucap Brian memperkenalkan temannya yang cerewet.


Ay menatap lars lalu menatap brian dan sedikit berjinjit untuk mendekat kan mulutnya dengan telinga Brian. "om, om lala itu mafia juga ya?" bisik ay tapi suaranya itu masih bisa di dengar oleh Lars dan yang lainnya.


Johan dan leo menahan tawa mereka berdua.


"what's?!! om lala?" ulang Lars, dia merasa salah dengar.


"om lala mafia juga ya?" kali ini ay berbicara langsung dengan orangnya.


"lala? namaku Lars bukan lala" kesal Lars.


Ay menggeleng pelan, "mulut ay gak bisa panggil nama panjang-panjang seperti Lars, patah-patah lidah ay rasanya om" jawab ay dengan wajah polosnya.


"tadi bisa bilang lars!" pekik Lars.


"itu contoh kalau di bilang lagi gak bisa patah patah lidah ay om" jawab ay kembali.


Johan tertawa keras sambil menepuk bahu Lars, "Sabar bro, alien kecil itu memang gitu, nama gue aja di ubah menjadi Jojo apa lagi nama lo, ntah si leon di kasih nama apa sama alien kecil Brian, mungkin oon kali" kekeh Johan.


"om, om jojo itu benaran dokter ya?" tanya ay pada Brian.


"iya dokter kenapa sayang?" tanya Brian balik.


"kok om jojo ada disini, dokter kan biasanya sibuk, om, benaran dokter kan? bukan dokter gadungankan yang hanya punya sertifikat dokter tapi tidak pandai menyembuhkan pasiennya" tanya ay penasaran.


Brian menahan tawanya mendengar ucapan ay. Sementara Johan melongo mendengarkan perkataan ay tentang nya.


"hahaha, benar sekali little girl, si Johan ini dokter gadungan, hati-hati dia suka anak kecil, nanti bisa diculik sama om jojo" tawa Lars terdengar sangat puas ketika ay mengejek sahabatnya itu.


"enak aja, ni anak nanti salah pengertian! ay cantik om ini dokter asli, hanya saja om sengaja ambil cuti untuk menyambut kedatangan om lala ke Indonesia" jelas johan panjang lebar.


Ay hanya mengangguk pelan tidak mau meladeni ucapan johan.


"kalau yang ini namanya leon" Brian kembali memperkenalkan teman satunya lagi.


"liat aja otak alien itu mulai berpikir untuk membuat nama keren" sindir Johan.


"om jojo kenapa marah-marah sama ay terus sih, ay ngadu baru tau rasa" gerutu ay.


"tenang sayang beberapa hari lagi dia akan dikirim ke afrika, jadi dia tidak akan mengganggu kamu lagi" ucap Brian dengan santainya.


"Lo serius mau ngirim ni anak ke afrika bro? tadi gue dengar dari johan lo mau kirim dia ke afrika, gue pikir cuma bercanda" pekik Lars tidak percaya.


"Serius, bobby sedang mengurus kepindahan dia" jawab Brian dengan pasti.


"hahahhaa kasian lo bro, Terima nasib aja ya" kekeh Lars.


Ay memegang lengan Brian pelan agar pria itu menunduk dan mendekat kearahnya, "om, itu om lele bisu ya?" tanya ay pelan kali ini ay tidak mau leon mendengar ucapannya, dia sedikit takut sama orang yang pendiam seperti leon.


Brian berusaha menahan tawanya karena pertanyaan Ay tadi dia mencubit gemas pipi ay dengan pelan, "gak sayang, om lele memang pendiam, jarang bicara" kekeh Brian.


"hahahhaa om lele, keren ay! salut sama alien kecil ini" Johan tertawa keras.


"kenapa gak om oon aja ay?" tanya Lars.


"Siapa itu sayang?!" tanya Brian cepat, cemburu pria itu mulai muncul.


"teman mommy itu om" jawab ay sambil tersenyum kecil. "jangan bilang om cemburu sama uncle oon".


" Gak sayang" kekeh Brian, dalam hati dia bersyukur ternyata itu hanya teman mommy ara.


...🦁🦁🦁🦁🦁...


Ay berkali-kali hampir memejamkan matanya di samping Brian, gadis itu tidak mau masuk kedalam kamarnya karena teman-teman Brian membawa alkohol ke apartemen Brian. Ay tidak suka Brian minum-minum jadi dia duduk disebelah Brian untuk mengawasi pria itu.


"Sayang kalau ngantuk tidur aja di kamar ya" ucap Brian sambil mengelus lembut pipi Ay.


Ay menggeleng pelan, dia semakin mendekap lengan Brian tidak mau melepaskan nya.


"aku gak bakal merokok dan minum sayang, jadi tenang aja, besok kan kamu kuliah" ujar Brian lagi.


"janji?" ay menyodorkan jari kelingking nya pada Brian.


"janji, udah sana tidur di kamar ya" ujar Brian.


"temani bentar boleh?" pinta ay dengan memelas.


johan, Lars dan leon hanya bisa geleng geleng kepala melihat sikap lembut Brian di depan Ay, seorang bos mafia bisa menjadi kucing jinak di depan ay, bahkan pria itu memasak dan mengurusi ay, apa kata anak buah Brian jika melihat itu? mereka pasti akan menganggap Ay adalah bos mafia yang asli karena mampu memerintah seorang bos mafia yang paling di takuti.


"baik sayangku" Brian langsung menggendong ay tanpa melihat teman-teman nya.


.


"Om ingat jangan minum-minum" ancam ay.


"iya sayang, sekarang pejam matanya ya" Brian mengelus punggung ay dengan lembut. berusaha menidurkan gadis kecilnya itu.


Setelah terdengar suara nafas ay yang teratur dengan pelan Brian menarik tangan nya yang menjadi bantal ay.


.


Lima belas menit kemudian Brian keluar secara perlahan sambil menutup pintu kamar dengan pelan.


"ke ruang kerja sekarang" ucap Brian pada teman-teman nya yang menunggunya di sofa.


ketiga orang itu langsung berjalan menuju ruang kerja Brian.


"udah tidur gadis kecil lo?" tanya johan dengan tawa kecil nya.


"udah, dia cuma gak suka aku minum-minum itu aja" jawab Brian, wajah pria itu mulai berubah serius, "Gimana daddy di sana? apa sudah menghabisi semua anak buah mafia itu" ujar pria itu mulai serius.


"Sudah hampir 90 persen sudah clear" ucap Lars, dia memang salah satu anak buah Brian.


"tidak ada masalah kan? tidak ada yang gugur?" tanya Brian lagi.


"tenang aja bro, daddy lo hebat, dia sebenarnya bisa menghabisi musuhnya sendirian, tapi dia ingin mengajarkan lo tentang dunia mafia, makanya dia menyerahkan pembalasan dendamnya pada lo" ujar johan.


"baguslah, karena bulan depan gue mau nikah, jadi gue takut akan diserang bulan depan" jelas Brian.


"Jadi lo nikah bulan depan bro? akhir nya teman gue bakal gak perjaka lagi bulan depan" kekeh Lars.


"iya, tapi sebelum itu kita mesti menghabisi mafia dari Rusia" terang Brian.


"mafia siapa ?" suara leon akhirnya keluar.


"Pemimpin nya bernama adnan, dia menggantikan posisi ayahnya yang mati" jelas Brian.


"jangan bilang mafia bernama dicky yang dihabisi oleh daddy mu" seru johan dia ingat sekali bagaimana sadisnya pembunuhan dicky di tangan daddy george


Brian hanya mengangguk pelan.


...🐯🐯🐯🐯🐯...