My Little Girl

My Little Girl
Extra 6. Saingan Baru?



‘CCKKIIIITTTT’


Mobil yang sedang di kendarai Deon tiba-tiba mengerem mendadak. Disebuah jalannan yang lumayan sepi.


“Ada apa tak?” tanya Deon.


Botak menoleh sebentar pada Deon, “A-anu tuan ada wanita tiba-tiba pingsan didepan mobil kita tuan” jawab botak takut-takut.


“Tertabrak?”


“Tidak Tuan” potong supir dengan cepat sebelum Botak asisten Deon menjawab, dia tidak mau dituduh sebagai supir gadungan yang tidak bisa membawa mobil dengan baik.


“Hanya tiba-tiba pingsan tuan, dia berlari dengan tiba-tiba” lanjut botak.


Deon sedikit berpikir, dia tidak mau ada karma yang terjadi padanya jika dia mengabaikan orang sakit yang ada dihadapannya, apa lagi istrinya sedang hamil, bisa saja karma menimpa istri dan anak-anaknya.


Deon menhela nafas Panjang. “masukkan ke mobildi kursi depan, botak pindah duduk dibelakang”.


Botak sempat bingung sesaat, biasanya tuan mudanya itu tidak pernah menolong Wanita, tapi ini dia mau menolong Wanita itu.


“Ba-baik tuan” botak cepat-cepat keluar bersama supir untuk membawa Wanita itu masuk kedalam mobil.


Deon sama sekali tidak melirik Wanita yang sedang menutup mata, yang ada didepannya itu.


“Sudah?” tanya deon.


“Sudah tuan” jawab supir dan botak serentak.


“Kalau sudah tunggu apa lagi, jalan! Bukannya kita harus ke hotel, aku harus menghubungi Ara, setelah sampai dihotel” Kesal Deon, karena asistennya itu hanya bergerak sesuai perintahnya.


Mobil segera melaju sesuai perintah Deon, sesekali botak melirik gadis yang terpejam itu lalu beralih pada tuan mudanya.


“Jangan salah paham, aku hanya takut karma terjadi pada istri dan anak-anakku, makanya aku menolong Wanita itu, sampai di hotel segera pesan satu kamar dan dokter untuk mengobati Wanita itu setelah itu biarkan kemana dia akan pergi” Ucap Deon masih sibuk dengan layer note book yang di abaca, matanya sama sekali tidak melirik Wanita itu, bahkan Deon tidak tau seberapa cantiknya Wanita jepang itu.


“Ohh.. begitu, kebetulan juga Wanita itu hamil sepertinya tuan” ucap Botak dengan polosnya.


Deon sama sekali tidak menggubris ucapan botak, dia bahkan tidak penasaran Wanita itu hamil atau tidak.


...🐥🐥🐥🐥🐥...


📲 “Bagaimana keadaanmu sayang?” tanya Deon pada layer ponselnya. Dia melihat ara yang sedang berbaring dikamar, ditemani bunda dan mami, deon meminta selama dia tidak ada Ara harus ditemani tidur oleh bunda dan mami, karena deon takut ara akan terbangun tengah malam, dia takut ara terjatuh atau hal mengerikan lainnya terjadi pada istri kecilnya itu.


📲 “Ara rindu kakak” gumam gadis itu lirih. Bunda dan mami yang masih sedang menonton drama hanya terkekeh kecil melihat interaksi sepasang suami istri yang sedang LDR itu.


📲 “Kakak juga rindu ara, makan banyak kan tadi?” Tanya deon lagi.


Ara mulai menceritakan tentang bunda deon yang menyuapi makan saat sarapan dan maminya yang menyuapi makan saat makan siang, deon sangat bersyukur, kedua orang tuanya sama sekali tidak marah di minta menjaga istrinya, padahal harusnya mereka keberatan untuk menjaga istrinya itu.


📲 “Sudah tidur lagi ya, pejamkan matanya, kakak akan menemani ara tidur”Sesuai perintah Deon ara mulai memejamkan matanya sambil memeluk bantal guling yang mengenakan baju tidur Deon.


Tidak lama setelah itu Ara tertidur dengan ponsel yang masih menyala.


📲 “Bagaimana kabarmu Deon?” bunda mengambil alih ponsel Ara yang masih menyala.


📲 “Kurang baik bun, gak ada istri kecil deon, titip Ara ya bun, maaf nyusahin bunda dan mami terus” ujar Deon.


📲 “Tidak apa sayang, kami senang ara masih mau manja sama kami, kamu fokus aja kerja, ara disini akan dijaga 24 jam sama mami dan bunda” kekeh bunda dan mami bersamaan.


📲 “kalau gitu Deon tenang, Deon akan usahakan pulang lebih cepat, selamat malam bunda, mami” Salam Deon sebelum menutup sambungan video call tersebut.


...🐣🐣🐣🐣🐣...


Pagi harinya Deon tampak sibuk dengan banyak dokumen yang harus dia baca. Sementara itu botak datang padanya dengan sedikit kerusuhan, tidak biasanya asisten Deon itu berjalan maju mundur, dia takut sekali berbicara pada Deon.


“A-anu tuan, Wanita kemarin sudah sadar”


“Lalu kenapa?tinggal suruh pergi sajakan!” kesal Deon.


“Itu dia masalahnya tuan, Wanita itu sedang hamil, dan sedang dalam kondisi yang tidak baik kata dokter, dia juga tidak punya keluarga saat saya minta untuk menghubungi keluarganya”


“DIa sedang hamil, ya tanya suaminya lah!”


“Masalahnya dia tidak punya suami, hanya pacar, dan pacarnya yang menyebabkan dia seperti itu tuan” ucap Botak dengan sedikit ketakutan.


Deon sedikit memiringkan kepalanya, “maksudnya?”


“Dia korban kekerasan dalam rumah tangga, aduuhh tidak bisa dibilang rumah tangga sih, pokoknya, dia hamil, dan mau menikah dengan pacarnya itu, tapi ternyata pacarnya itu psiko, dia melarikan diri, dan sekarang dia tidak berani keluar dari hotel ini, takut ditemui oleh pacarnya” Jelas botak sedikit Panjang.


“Benar tidak ada sanak keluarganya?”


“Dia bercerita, sebelum dengan pacarnya dia tinggal dengan paman dan bibi yang suka memukulnya tuan, jadi sekarang dia tidak memiliki tempat tinggal lagi”


“AHHHH” Deon menghela nafas Panjang, bukannya masalah selesai, menolong Wanita asing itu malah membuat dia semakin dalam masalah.


“Ya sudah carikan dia tempat untuk tinggal dan pindahkan dia disana, dan beri dia pekerjaan” putus Deon.


“baik tuan, tapi dia masih berumur 18 tahun tuan, hehhehe” Botak Kembali nyengir, dia merasa bersalah tidak memberi tau informasi penting dari gadis yang ditolong Deon.


“Terserah, mau kamu tempatkan dimana, asal urusan ini selesai” Deon Kembali membuka dokumen-dokumennya, jika seperti ini botak tau Deon sudah tidak bisa diganggu lagi, dia perlu konsentrasi untuk menyelesaikan pekerjaannya.


...🐤🐤🐤🐤🐤...


Botak berjalan menuju kamar Wanita yang sakit itu, perlahan dia membuka pintu kamarnya. Wanita itu sedang Nampak memakan sarapan yang disiapkan pihak hotel.


“Ahhh tuan, selamat datang” ucap gadis itu sambil berdiri.


“Duduk saja, tidak usah terlalu formal padaku, aku hanya asisten” ujar botak.


Wanita itu Kembali duduk, dan memakan sarapannya yang tampak sangat mewah.


“Ini tadi ada pihak hotel yang memberikan, dia mengira saya istri tuan muda makanya dia menyambut baik saya” Wanita itu langsung berkata tanpa menunggu pertanyaan dari Botak.


“Istri tuan muda memang sedang hamil, mungkin mereka salah paham” gumam botak.


Tampak gurat kecewa dari Wanita yang diselamatkan itu, padahal dia berharap bisa menggoda pria tajir itu, agar kehidupannya bisa menjadi lebih baik.


“Apa tuan akan mengusir saya setelah saya siap sarapan?” lirih Wanita itu.


“Ya, aku akan mengusirmu, tidak mungkin kau akan tinggal disini terus, ini bukan tempatmu__”


“Tuan saya mohon kasihani saya dan bayi saya” Belum sempat botak melanjutkan ucapannya, Wanita itu sudah bersujud dikaki Botak sambil memeluk kaki botak dengan erat. Wanita itu piker kisah hidup yang sangat menyedihkan akan mampu membuat tuan tajir itu akan kasihan padanya, nyatanya tidak, Deon sama sekali tidak tertarik dengan kisah hidup menyedihkan itu.


...🐥🐥🐥🐥🐥...


Bagi yang pada penasaran wajah wanita itu seperti apa ini dia, cantik dan sexy bukan? cocok gak jadi saingan baru Deon???



Jangan lupa like dan vote nya ya


makasih.



bonus pict daddy deon lagi serius kerja.