
Acara dimulai, brian sudah menunggu di dalam ruangan pesta, terdengar suara Al yang menjadi MC, pria itu mengenakan topengnya, acara terlihat sangat mewah tapi tertutup dengan tidak adanya wartawan atau kamera, para tamu hanya bisa mengenang acara itu di dalam pikiran mereka karena mereka sama sekali tidak di perbolehkan membawa ponsel ke dalam gegung pesta.
Banyak tamu yang sudah mengucapkan selamat pada brian, padahal acara baru saja dimulai.
Al terlihat sangat fasih dalam berbicara di depan sana, dia terlihat sedikit tidak nyaman dengan topeng yang dia kenakan tapi untuk mommy ara, al akan membuat pikiran Wanita itu tenang, padahal rencananya saat ini deon ingin mengenalkan ketiga anak-anaknya pada dunia sekaligus untuk memberi tahu dunia siapa penerus dari allinsky corporation.
Brian juga awalnya ingin menyiarkan acara pernikahannya pada public, tapi atas permintaan mendadak dari ara, brian akhirnya mengalah pada permintaan mertuanya itu.
Memang public tau brian saat ini sedang menikah dan dalam keadaan yang privat, dan pasangannya berasal dari putri keluarga allinsky, tapi orang-orang masih belum tau bagaimana rupa wajah anak-anak dari keluarga Alinsky itu.
“Ya acara kita akan masuk kedalam intinya, prosesi pemberkatan, mari kita sambut George Brian Marcello untuk berdiri didepan pastur, karena sebentar lagi adik kecilku akan hadir disini” ucap Al.
Brian tegak, dengan sangat gagah pria itu berjalan menuju altar pernikahannya, pria itu sebenarnya sangat grogi, mimpinya sebentar lagi akan menjadi kenyataan, gadis kecil yang selama ini dia tunggu-tunggu akan menjadi istrinya hanya dalam hitungan menit.
“Kita akan sambut adik kembarku Allinsky Danaya Zoya, untuk segera masuk ke dalam” ucap al.
Musik piano dan biola segera berbunyi, El ikut andil sebagai pemain biola yang mengiringi ay yang akan masuk kedalam ruangan itu, pemain pianonya adalah theo, pria itu ingin memberikan selamat pada ay dengan mengiringi ay menuju altar pernikahannya.
.
Pintu ruangan resepsi terbuka, semua mata tertuju pada Ay yang berjalan bersama Deon, gadis itu terlihat sangat cantik walau Sebagian wajahnya tertutupi oleh topeng, tetap saja kecantikannya sangat terpancar, beberapa pria bahkan ada yang berharap Ay membuka topengnya dan memperlihatkan wajahnya, Deon pria yang sangat tampan dan Ara Wanita yang sangat cantik pasti anak gadis mereka luar biasa cantik.
“Aku sangat yakin ketua mafia itu akan langsung mengurung istrinya didalam kamar begitu acara selesai, dia terlihat tidak suka melihat wajah kagum para tamu yang menatap ay” bisik Lars pada Johan yang duduk disebelahnya.
“hahahha, pakai topeng saja sangat cantik masih terlihat aura kecantikannya, apa lagi topengnya dilepas, bisa ketar ketir si Brian mengawasi mata setiap pria, bisa-bisa bakalan banyak pria yang mati ditangan Brian” kekeh Johan ikut mengomentari Ay yang terlihat sangat cantik.
.
Deon tersenyum saat gadis kecilnya mencengkram lengannya, dia akhirnya tau gadis kecilnya itu sekarang sangat grogi, padahal dia yang sangat ingin menikah cepat.
‘deg deg deg’ jantung ay berdetak dengan keras, dia merasa tidak bisa mendengarkan apapun hanya suara detak jantungnya yang berdegup sangat kencang.
'Deg deg deg' detak jantung brian juga terdengar sangat cepat, dia mulai grogi melihat kekasihnya mulai berjalan kearahnya.
“Jangan tegang sayang, daddy bersamamu” bisikan deon mampu membuat ay kembali sedikit tenang. Ay kini tersenyum dan semakin mengeratkan lengannya pada daddy tercintanya.
“aku akan selalu mencintaimu daddy” balas ay dengan berbisik juga.
“Aku serahkan putri tercintaku padamu, Lindungi dan sayangi putriku seperti aku melindungi dan menyayanginya, jangan pernah membuat dia menangis dan bersedih, bahagiakan hidup putriku jangan pernah menyakiti dia, selalu utamakan keluarga, uang bis akita cari tapi keluarga sangat sulit di pertahankan, jika suatu saat dia melakukan kesalahan, jangan pernah memukulnya, jika kau sudah tidak sanggup untuk menjaga dan menyayanginya kembalikan dia padaku seperti aku memberikannya padamu tanpa luka dan cacat apapun padanya” titah Daddy deon ketika dia melepaskan tangan ay untuk diberikan pada pria yang akan menjadi suaminya kelak.
“Aku akan melakukan semuanya dad, akan melindungi dan menyayangi ay dengan seluruh jiwa ragaku, mengutamakan kebahagiannya dan tidak akan pernah menyakitinya, senyumnya akan selalu ada setiap hari, brian janji kepada daddy akan menjaga permata berharga daddy” ucap Brian tegas. Dia mencium tangan deon meminta restu dari pria itu dan dibalas deon dengan anggukan dan sapuan sayang pada bahu pria itu.
Deon berbalik dan duduk disamping ara. Pria itu sejak tadi menahan tangisnya, dia kembali teringat bagaimana dia dulu mengambil ara dari tangan orang tuanya, kata-kata yang keluar dari mulut deon itu keluar secara otomatis dan tanpa dia sadari, padahal tadi deon berniat sedikit mengerjai Brian, tapi yang ada dia malah serius dalam ucapannya.
Acara pemberkatan dimulai, pendeta mulai mengucapkan doa dan menyuruh sepasang suami istri itu untuk berciuman.
Brian tersenyum, dengan perlahan dia membuka kain tipis penutuk kepala Ay, pria itu mulai mendekatkan wajahnya pada wajah ay dan mencium ay, untung saja topeng yang ay kenakan tidak menjadi penghalang brian untuk mencium gadis kecil itu.
“WUuuuaaaaahhh selamat!” teriak para tamu.
‘prok prok prok’ tepuk tangan para penontong menggema seluruh ruangan, sorak sorai suara mereka dapat memecahkan gendang telinga yang mendengarnya, ay dan brian tertawa sambil menempelkan kening mereka bersama.
“Akhirnya kau menjadi istriku” bisik brian sebelum kedua pasangan suami istri itu menunduk hormat memberikan ucapan terima kasih pada seluruh tamu undangan.
.
“Selamat adikku sayang” ucap el pelan, dia mulai memainkan permainan biolanya kembali sebagai ucapan selamat pada adik bungsunya.
“Selamat dedek” gumam Al pelan, sambil menyapu air mata yang tadi sempat tertumpah.
“Sekarang dia sudah menjadi milik pria mafia itu” lirih deon sambil memeluk Ara istrinya, Ara hanya terkekeh sambil mengelus punggung suaminya itu, bayi besarnya masih belum rela kehilangan ay.
“Selamat untukmu cinta pertamaku, semoga aku bisa menemukan pengganti dirimu” batin Theo, pria itu tersenyum tulus sambil ikut mengiringi permainan musik El.
“akhirnya ketua mafia itu akan melepas segelnya, dan menikmati indahnya dunia lobang gua original” kekeh Lars.
“Akhirnya bujang lapuk itu laku juga” ledek Johan sambil bertepuk tangan dan tertawa dengan keras.
“Selamat untuk sahabatku ay” gumam Aurora yang duduk disebelah Ara.
Begitulah doa-doa dan ucapan selamat yang dilontarkan dari beberapa keluarga dan sahabat-sahabat ay serta brian, akhirnya putri daddy deon menikah juga diumur yang masih sangat muda.