My Little Girl

My Little Girl
S2 MLG 16. Brian Terpancing



“Theo? Kamu mau jodohin Ay dengan Theo?” tanya Ara lagi dia memang mengenal anak angkat angga sahabat suaminya itu.


“Iya, jadi ay besok gak boleh kemana-mana, Theo baru pulang dari Paris dan daddy akan mempertemukan kalian berdua sebelum kalian bertunangan” jelas Deon.


“Gak mau! Daddy seenaknya saja menjodohkan Ay dengan pria yang bahkan Ay belum pernah temui! Ay gak mau!” teriak Ay tidak terima.


“kenapa gak mau? Katanya pengen nikah muda seperti Mommy dan Daddy” tanya Deon.


“AY udah punya orang yang ay suka, daddy seenaknya bilang mau menjodohkan AY!” pekik Ay kesal.


Mommy ara menatap suaminya itu dengan sendu, “Kakak yakin? Mau menjodohkan Theo dengan Ay?”


“Mau sampai kapan menunggu pria yang gak jelas itu? Bahkan kamu tidak pernah dia hubungi, apa benar dia pergi untuk menyelesaikan masalah keluarganya? Atau jangan-jangan Dia punya Wanita lain diluar sana” ujar daddy Deon, dia memang sengaja memanas manasi Ay, mau melihat seberapa kuat cinta AY pada pria mafia itu.


Setitik air mata ay meluncur bebas membasahi pipinya, “Daddy ay mohon biarkan ay menunggu brian Kembali, Ay gak mau dijodohkan” isakkan kecil Ay mulai terdengar.


Al dan EL tidak dapat melakukan apapun, mereka juga tidak bisa membela brian yang memang kenyataannya menghilang bagai ditelan bumi, mereka berdua juga kasian melihat Ay yang selalu menunggu pria tidak jelas itu.


“Mommy dan daddy akan tinggal di turki selama 1 atau 2 tahun, dan daddy khawatir kamu tidak akan ada yang mengontrol selama kami tidak ada, jadi daddy memutuskan untuk mencari tunangan buat kamu, yang bisa menjaga kamu” ujar Daddy Deon.


“AL yang akan menjaga ay, Dad” Al akhirnya angkat bicara, dia tidak ingin saudara kembarnya itu bersedih.


“Bagaimana caranya? Kamu akan tinggal di apartemen pribadimu, dan Ay disini hanya dijaga oleh para pembantu dan bodyguard daddy, kalian juga kuliah di jurusan yang berbeda” tanya Daddy deon.


“Al akan membawa ay ke apartemen milik Al dengan begini Al lebih mudah menjaga AY, orang-orang juga akan mengira kami hanya orang biasa, karena tidak keluar masuk rumah mewah ini” jelas AL.


El sebenarnya juga ingin ikut bicara, tapi dia tidak dapat membantu apapun untuk saat ini, karena dia akan berkuliah di luar kota, dia akan jauh dari kedua saudara kembarnya.


“Baik daddy berikan waktu untuk kalian merasakan kebebasan yang kalian mau, tapi saat waktu yang daddy berikan AY dalam bahaya, saat itu kalian bertiga tidak boleh membantah apapun yang daddy katakana, apa kalian setuju dengan tantangan daddy?” tanya Deon.


“Setuju” jawab AL dan EL berbarengan.


Semua masih menunggu jawaban Ay, gadis itu masih diam sambil terisak kecil, “Apa Ay masih akan dijodohkan?” isak gadis itu.


“Untuk saat ini akan daddy undur pertunangan kamu dengan Theo, tapi besok Ay masih akan bertemu dengan Theo” ujar Deon.


Ay tegak dari duduknya, “AY benci daddy!” pekik Ay dia langsung berlari ke lantai 3 dimana kamarnya berada.


“Ay!” kedua saudara kembar Ay langsung mengikuti Ay yang berlari, tinggallah Deon dan Ara.


“Apa kamu senang membuat gadis kecilmu menangis seperti itu?” tanya Ara.


“Sebenarnya aku tidak ingin, aku harus melakukan itu, agar si mafia itu cepat keluar” ujar Deon.


Ara mengelus punggung suaminya itu dengan lembut, “Theo anak yang baik, aku takut dia akan jatuh cinta pada ay” ujar Ara.


Deon menutup matanya dan menghela nafas Panjang, “Jika dia berjodoh dengan Ay, aku akan mengizinkan theo untuk merebut ay dari mafia itu, dia cukup bisa diandalkan” jawab Deon.


“Tapi bagaimana jika Brian datang? Dia pasti tidak terima kamu menjodohkan Ay dengan Theo”.


Deon tertawa kecil dengan perkataan istrinya, “memang itu tujuan ku, kalau dia muncul berarti pancingan yang aku sebar sudah di tangkap oleh pria itu”.


“jangan membuat anak orang berharap kak, kasian Theo, dia tidak punya orang tua lagi, bagaimana jika dia benar-benar jatuh cinta pada putrimu” ara masih mempermasalahkan rencana Deon.


“aku sudah mengatakan pada Theo, mengenai rencana ku, dan jika dia jatuh cinta pada ay, aku bilang dia harus mendapatkan hati ay, baru aku bisa membiarkan dia untuk menikahi Ay, tapi jika di hati Ay masih ada pria mafia itu, aku tidak akan menikahkan dia dengan Ay, mau dia mencintai putriku sampai segila apapun, dan theo menerima konsekuensi itu” jelas Deon.


“baiklah, aku hanya bisa berdoa, semoga bria cepat pulang”.


‘Kabar mengejutkan dari pengusaha nomor satu se-asia, dia akan menjodohkan anak ketiganya dengan salah satu anak sahabatnya, apakah akhirnya dunia akan tau siapa anak ketiga pengusaha itu?’


Brian meremas majalah bisnis yang dia baca, dia tertawa miris pada majalah yang kini sudah tidak berbentuk itu.


“tuan, apa tuan akan Kembali ke Indonesia?” tanya bobby sedikit takut.


“Aku memang sudah menghabisi mafia itu tapi masih banyak anak buahnya yang siap menerjang kapan saja! Pria tua itu tidak menepati janjinya!” geram Brian.


‘Ceklek’ Daddy George datang dengan tawa Bahagia nya.


“Selamat sudah mengalahkan mafia itu, tapi kenapa kau terlihat seperti ini?” tanya Daddy George dengan tawa jenakanya.


“aku belum menghabisi mereka semua dad! Hanya kepalanya” kesal Brian.


“lalu apa susahnya, kau sudah menghabisi yang paling utama, jadi tidak masalahkan menghabisi yang lainnya” ujar Daddy George dengan santai.


Brian menatap daddy nya dengan wajah yang menampilkan ekspresi marah, “waktu! Aku masih butuh beberapa bulan untuk menghabisi semuanya! Tanpa bersisa, tapi aku kehabisan waktu!” kesal Brian.


“kenapa?” tanya daddy George kurang mengerti.


“Anu tuan besar, gadis kecil tuan muda akan bertunangan sebentar lagi, dan Tuan brian harus Kembali ke indonesia secepatnya sebelum pertunangan itu dilakukan” bobby yang menjelaskan pada daddy George.


George tertawa keras hingga air matanya hampir keluar sangking puasnya pria tua itu tertawa. “jadi karena itu? Ya sudah, aku yang akan menghabisi anak buahnya, kau kembalilah untuk mengejar gadis kecilmu, tapi dengan syarat kau tidak boleh melepaskan posisimu” kata George.


Brian sedikit menimbang-nimbang perkataan Daddy nya. Dia masih takut kesusahan dalam mendapatkan Ay, karena calon mertuanya itu selalu menghalangi dirinya, akan sangat sulit mendekati Ay dengan statusnya yang masih mafia.


“Kau masih takut tidak mendapatkan restu?” tanya George.


Brian menghela nafas dan mengangguk singkat.


“Culik saja gadis kecilmu, sampai calon mertuamu itu memberikan restu, kau sekarang adalah pemimpin mafia nomor satu di dunia, hal kecil bagimu menculik putri dari Allinsky” seru George.


“Kenapa aku tidak kepikiran hal itu, dari dulu hahahha” tawa Brian mulai terdengar. Pria itu memeluk George “Thanks Dad, aku akan membawakan menantu yang cantik dan imut untukmu” ujar brian. Setelah itu dia berdiri dari duduknya.


“Bob, siapkan Jet pribadiku saat ini juga, kita Kembali ke Indonesia dan mendapatkan Kembali gadis kecilku” ucap Brian. “dad, bisakah aku menyerahkan masalah disini denganmu?” tanya pria itu lagi.


“Kau pikir aku pria tua yang tidak bisa apapun, tenang saja, aku akan menyelesaikan anak buahnya dan cepat berikan aku cucu” kekeh George, dia bukanlah pria yang jahat, hanya saja waktu yang membuat dia menjadi pria tua yang mengerikan, kehilangan Wanita yang dia cintai mengubah hidup George menjadi sangat mengerikan, hingga saat ini pria tua itu hanya mencintai mendiang istrinya.


...🐯🐯🐯🐯🐯...


Nih janji author, makasih udah pada nungguin ya 😄


makasih masih mau baca.. besok lagi ya kelanjutannya.. tetap dukung author terus ya


bonus pict :


Brian si Mafia sedang marah



Dedek ay yang sedang bingung ni