
bantu dukung ya ygy...
Karena bibinya tidak sanggup untuk membiayai kebutuhan hidup sehari-hari, akhirnya mereka berdua memutuskan untuk kembali ke kampung halaman...
"Sayang.. maaf ya, bibi tidak ada uang lebih untuk mengurus kamu" ucap bibinya sambil mengelus lembut rambut Gelis..
"Tidak apa-apa bi.. yang terpenting sekarang bibi selalu berada dekat Gelis, Gelis tidak mau kehilangan bibi seperti Gelis kehilangan kedua orang tua Gelis"..
Akhirnya Varah memutuskan untuk kembali ke kampung halaman esok lusa..
......***......
" Heiii gendut... kenapa kembali"tanya anak yang seumuran dengan Gelis saat Gelis berada di taman yang biasa ia tempati.
"ka.. kalian ngapain disini? " tanya Gelis pada sekelompok anak tersebut..
"Heii.. aku dengar ayah dan ibumu sudah meninggal? Kasian sekarang tinggal sendirian.. " ejek para teman-temannya tepat didepan Gelis.
"Bolehlah aku ikut bermain dengan kalian? " tanya Gelis dengan nada polosnya...
"Anak yatim piatu tidak pantas punya temannn! " ucap salah satu dari mereka
"Dan teman laki-laki mu itu yang sering bermain denganmu dulu, aku yakin dia tidak akan pernah kembali lagi" sambungnya.
Gelis sedikit kebingungan dengan perkataan Gadis itu
"Apa maksud mu? "
"Hei lihatlah! dia tidak tau kalau Teman laki-laki nya meninggalkan dia" ejek para teman-temannya
"Deav sudah pergi ke Inggris bersama ayah nya! " teriak salah satu dari mereka sambil tertawa mengejek kesendirian dan kesepian Gelis saat ini.
Gelis diam dan terpaku, dia masih tak percaya pada apa yg dibicarakan oleh teman-temannya..
Gelis segera meninggalkan sekelompok anak-anak itu dan pergi ke sebuah pohon dimana ia sering bermain dengan DEAVAN.
"Kenapa kamu yang pergi sekarang? hiks.. hikss.. kenapa kak Deav? bukannya kamu bilang akan menunggu ku pulang? aku sudah pulang?! hikss. hikss, lihat lah mereka, mereka semua menertawakan ku.. " ucap gelis panjang lebar saat berhadapan dengan pohon beringin besar.
Karena tidak sanggup dihina karena gendut, Gelis setiap pagi rajin olahraga ditemani oleh bibinya. Bibinya hanya menuruti kemauan keponakannya itu, ia juga sangat menyayangi Gelis.
...***...
15 tahun kemudian..
Saat Gelis pulang dari Kuliahnya.. Tiba-tiba..
Doorrrrr..
suara tembakan meleset entah dari mana. Jantung Gelis hampir copot mendengar suara itu.
"Mundur.. mundurrr" teriak para segerombolan pria-pria bertubuh tegak itu.
"Tiarap-tiarap" sambungnya..
Gelis masih berdiri diam dan terpaku dan terlihat sedikit shock dengan apa yang sedang terjadi. Tiba-tiba tangannya di tarik oleh seseorang dan membawanya ke sebuah gedung tua yang sudah tua dan rapuh dan tidak berpenghuni..
"shittt.. sakit.. gobl*k bangett sih main tarik-tarik aja" ucap gelis sambil melepaskan tangannya dari genggaman laki-laki itu
"Mending luh diam" ucap pria itu dengan wajah dingin.
"Idih udah main tarik-tarik kan anak orang sekarang nyuruh diam.. situ waras tak" ucap gelis dengan wajah polosnya😭
"Luh diam atau gue ciumm sekarang"
mendengar itu, gelis membolakan matanya dengan wajah yang shock mendengar kata-kata yang dilontarkan oleh laki-laki itu..
Akhirnya Gelis memutuskan untuk diam dari pada first kiss nya diambil oleh laki-laki yang ada dihadapannya saat ini.
"Avan.. loh gak apa-apa kan " ucap ke empat teman-taman laki-laki itu..
"slow.. gue gak ap-apa"
"bagus deh klo gitu"..
" lahhh nih siape mas brow"goda salah satu temannya Avan
"hmmm? ohh ini? " Avan menunjuk wajah Gelis
"Wahhh cantikk juga" ucap Alga salah satu temannya Avan
"lihat cwek cantik aja luh langsung konek Ga.. " balas Niko sambil menjitak kepalanya Alga
"hehe yaialah" ucap Alga dengan santainya
"Heii.. kalian siapa sih? kenapa bawa gue ke gudang tua ini? kalian mau nyulik gue ya" ucap Gelis saat tiba-tiba hening
"Klo kami dari tadi ada niat buat nyulik loh, udah dari tadi gue potong tubuh loh dan ngejual organ-organ tubuh loh" ucap Alvin seorang temannya Avan"
Seketika Gelis membolakan matanya bulat-bulat sontak mendengar jawaban dari mereka
"Hehe gue Alga, nih teman gue Niko, Alvin, Beni dan terakhir pak tuan raja Avan.. " ucap Alga sambil terkekeh pada kalimat akhirnya..
"Siapa? " tanya Gelis
"Mereka.. " Jawab Alga sambil menunjukkan teman-temannya.
"yang nanya? " jawab Gelis dengan polosnya 😭😭
Alga, Niko, Beni, Alvin dan Avan membolakan matanya dengan jawaban yang diberikan oleh Gelis pada Alga.
"Luh berani sama gue? ha? " ucap Alga dengan emosinya
"hehe mana berani gue" ucap Gelis dengan entengnya
"Bawa dia ke Masion!" ucap Avan sambil berjalan meninggalkan teman-temannya
"Lahh.. lahh.. kalian mau bawa gue kemana? ha? jangan macam-macam ya kalian"
"hm? palingan Si Avan mau bermain-main dengan loh" jawab Alga sambil tersenyum sinis kearah Gelis..
Keempat sahabatnya kini menarik tangan Gelis dan segera meninggalkan Gedung tua itu. Setelah sampai di parkiran, tidak jauh dari gedung yang mereka sigahi tadi.
Mereka berlima membawa mobil Bugatti Centodieci masing-masing
"Tuh cewek biar bareng gue aja! " ucap Avan sambil membuka pintu mobilnya.
Teman-temannya hanya mengangguk mengerti..
Sepanjang perjalanan, Avan dan Gelis hanya diam, tidak ada yang mengawali pembicaraan...
"Loh bener-bener mau nyulik gue ya? "
...***...
Kenalan sama mereka yukk!
...DEAVAN ANGKASA BARTAMIR💫...
...aku kasih namanya AVAN karna ya karna ada sebabnya, sebenarnya AVAN itu adalah DEAVAN.....
...GELIS NAYSHA💫...
...NIKO DERMAWAN💫...
...ALVIN BANUYONO💫...
...BENI KELVIN💫...
...ALGA RAYHAN💫...