My Little Girl

My Little Girl
Extra 7. Penghibur Hati



“Ya, aku akan mengusir mu, tidak mungkin kau akan tinggal disini terus, ini bukan tempat mu__”


“Tuan saya mohon kasihani saya dan bayi saya” isakkan Wanita itu mulai terdengar.


Botak menghela nafas Panjang, “Saya belum melanjutkan ucapan saya, kami akan memberikan apartemen kecil pada anda dan memberikan pekerjaan, kamu bisa memilih ingin tinggal di daerah mana, dan saya akan mencarikan pekerjaan untuk anda”.


“Tapi saya sedang hamil tuan, bagaimana cara saya bekerja? Kehamilan saya baru berusia 5 bulan” lirih Wanita itu lagi, berusaha mencari simpati botak.


“Maaf sekali, jika kamu tidak mau, kamu bisa pergi dari sini,dan memikirkan sendiri cara bertahan hidup, tuan saya sudah cukup berbaik hati mau memberikan anda tempat tinggal dan tempat bekerja”


Wanita itu menundukkan kepalanya menggeram kesal, botak sama sekali tidak bisa dia kibuli, dengan acting nya, padahal banyak pria yang sudah mampu dia buat tidak berkutik padanya hanya dengan menunjukkan wajah sedihnya.


“Hiks-hiks baiklah tuan, bisa kan saya menjadi pembantu di rumah tuan itu saja, saya bisa memasak dan mencuci, saya masih berumur 18 tahun saya tidak bisa bekerja menggunakan pikiran, saya bodoh, karena sekolah saya tidak selesai”.


“Saya akan menempatkan kamu di bagian cleaning servis di hotel ini? Karena kamu hamil pekerjaanmu akan lebih ringan, kalau begitu saya permisi dulu” Botak hendak pergi, dia berusaha melepaskan pelukan tangan Wanita itu darinya.


“A-anu tuan, bisakah saya berjumpa dengan tuan besar anda, saya ingin berterima kasih sudah di berikan tempat tinggal dan pekerjaan.


“Baiklah, nanti akan saya coba, tuan saya sangat sibuk, jadi sangat sulit mencari waktunya untuk mengunjungi anda” ucap botak, setelah pelukan Wanita itu lepas, botak segera pergi dari ruangan itu.


“Ahhh namamu siapa?” tanya botak sebelum benar-benar menghilang.


“Reiko Kitagawa” jawab Wanita itu.


“Baiklah Reiko_san selamat menikmati sarapan anda, jika sudah siap, tolong segera bersiap untuk keluar dari kamar ini” ucap botak.


...🐣🐣🐣🐣🐣...


Saat jam makan siang Botak baru berani bertanya pada Deon, karena sejak selesai sarapan deon sibuk dengan urusan pekerjaannya.


“Tuan, maaf saya mengganggu waktu tuan” seru botak tiba-tiba.


“Ada apa tak?” tanya balik Deon.


“Anu tuan, wanita yang tuan tolong kemarin ingin berterima kasih pada tuan secara langsung” ujar Botak.


Deon sedikit mengernyitkan dahinya bingung.


“itu tidak perlu” tolak deon.


“tapi tuan, Wanita itu sudah ada didepan pintu tuan, dia katanya ingin bertemu tuan dengan bilang permintaan bayinya tuan”.


Jika sudah mengatakan seperti itu deon hanya bisa menghela nafas, “ya sudah persilahkan dia masuk” perintah Deon. Ya sekarang deon selalu luluh dengan sebutan bayi dan Wanita yang lemah, dia tidak mau mendapatkan karma yang akan ditanggung anak dan istrinya jika dia melakukan hal yang buruk.


.


Botak membawa Reiko masuk kedalam ruang makan VIP yang deon tempati. Reiko sempat terpukau melihat ketampanan Deon untuk sesaat, tetapi Wanita itu mulai sadar setelah Botak sengaja menyenggol lengannya.


(anggap aja ya mereka berbicara menggunakan Bahasa jepang)


“A-anu tuan, saya Reiko, saya kesini ingin berterima kasih karena telah menolong saya” ucap Reiko, dia ingin laki-laki tampan itu mengalihkan wajahnya dan menatap dirinya yang sudah berdandan cantik saat ini.


“Hmm, sudah bukan” Deon menjawab tapi tangan dan matanya masih fokus pada layar ponsel miliknya.


“I-iya, itu tuan, bisakah saya menjadi pembantu tuan”


Kali ini ucapan Wanita itu membuat Deon menoleh untuk menatapnya, saat itu Reiko tersenyum lebar dengan memegangi perutnya yang buncit.


“Saya tidak tinggal disini” jawab ketus Deon, pria itu Kembali menatap layer ponselnya.


Reiko mengepalkan tangannya, pesona senyumannya yang biasa dia gunakan tidak mampu menaklukkan pria berkuasa itu.


“A-aa itu saya bisa memuaskan tuan” akhirnya Reiko menyampaikan maksud tertentunya, sebenarnya Reiko adalah seorang pelacur, dia hanya mengarang cerita menyedihkan agar Tuan tajir yang menolongnya dapat prihatin padanya.


Deon tertawa kecil lalu meminum minumannya dalam sekali teguk, “Aku sudah puas dengan istriku, tidak butuh wanita bayaran sepertimu, sebaiknya kau puaskan saja pacar yang sudah menyebabkan mu seperti itu” ketus Deon.


“Tuan, walau saya hamil, saya benar-benar bisa memuaskan tuan, saya bisa tahan berjam-jam, dan saya yakin saya lebih bisa memuaskan tuan di banding dengan istri anda, yang tidak bisa anda sentuh”


Deon menatap sinis Wanita jepang itu lalu beralih pada Botak, hanya dengan tatapan Botak tau maksud dari tatapan menusuk Deon.


“Ayo sekarang kita pergi” Botak menarik paksa tangan Reiko, untuk mengikutinya.


“Tunggu tuan itu belum menjawab ku! Tuan! Tuan pasti ingin denganku kan! Tuan belum pernah dengan wanita jepang, tuan pasti ketagihan jika bersamaku” pekik Wanita itu tidak tau malu, dia masih terus berteriak keras saat botak menarik tangannya untuk segera keluar.


Ditempat duduknya deon menggenggam erat sumpit yang dia pegang hingga patah, dia berusaha mengatur nafasnya untuk meredakan amarah.


Kejadian penculikannya Kembali terngiang dipikiran Deon, kepala deon mulai pusing kenangan itu Kembali menghantuinya.


📲 “Hai baby, sedang apa?”


📲 “Kakak kenapa tidak telepon sih! Ara cemas tau, kakak gak selingkuh kan?” cecar ara dengan berbagai pertanyaan.


📲 “Ngapain kakak selingkuh, kakak udah puas dengan kamu”


📲 “Awas ya kalau ngelirik cewek lain, kakak sedang makan ya?”


Deon menunduk mengambil sepotong sushi dan mengangkatnya.


📲 “Iya kakak sedang makan, kamu mau?” tawar deon yang niat hati Cuma menggoda istrinya, tapi ternyata istrinya yang sedang hamil langsung ngidam pengen makan sushi karena dirinya.


📲 “Mauuuu!!!!! Ara mau!!!” pekik ara melihat potongan sushi itu.


📲 “Sayang, minta bunda dan mami pesankan ya, tapi yang semuanya matang, jangan ada yang tidak matang”


📲 “Tapi ara pengen liat langsung cara pembuatannya”


📲 “ya udah minta bunda ajak kamu makan di restoran jepang milik kakak__”


Belum sempat Deon melanjutkan omongannya, ponsel ara sudah diletakkan dimeja hingga deon hanya dapat melihat langit-langit rumahnya, tapi dia bisa mendengar suara ara.


📲 “Bunda! Ara pengen ke restoran jepang, makan sushi!” Rengek ara.


📲 “Ya ampun, jangan lari-lari, nanti kamu terpeleset” pekik bunda.


Deon hanya bisa menggelengkan kepala menatap layer ponselnya.


📲 “Iya tapi makan sushi ya bun” rengek ara lagi.


📲 “Ini pasti kerjaan suami kamu, ya udah bunda sama mami siap-siap dulu”.


📲 “Suami? Iya suami ara tinggal” Pekik ara yang Kembali menuju ponsel yang dia tinggalkan dimeja.


📲 “Ara jangan lari!” pekik bunda lagi.


📲 “Iya bun lupa” Ara sudah mengambil Kembali ponselnya dan melihat wajah marah suaminya.


📲 “Jangan berlari sayang, ingat kamu itu bawa 3 orang bersamamu, jadi harus pelan-pelan dalam melangkah” marah deon pada ara.


📲 “Iya, gak lari lagi, habis kakak bikin ara nelen liur liat sushi nya” kekeh ara.


📲 “Kakak akan telepon pihak restoran jadi, kalian datang saja nanti, tidak perlu pesan lagi”


📲 “Makasih suami ganteng ara” kekeh ara.


Deon Kembali tersenyum pada istrinya, hanya dengan melihat senyuman itu Deon bisa menormalkan emosi dan jiwanya.


Cukup lama deon dan ara berbincang menunggu orang tua deon dan ara bersiap untuk mengajak makan istri kecilnya. Setelah itu deon Kembali menutup telepon itu. Hatinya sudah tenang semua berkat istri kecilnya yang sangat menggemaskan.


...🐤🐤🐤🐤🐤...


Heran deh author, kalau ada muncul masalah baru banyak yang komen, bikin author jadi sedih, pas happy-happy gak ada yang komen, muji author gitu 🤔🤔😂😂😂


Jangan marah ya... tetap stay disini ya pleasee..


author bakal buat trio D muncul nanti kalian pasti penasaran wajah2 trio D.


bocoran ni. .


ni abang D1



Abang D2



Si bungsu yang paling manis.




kolaborasi daddy sama maminya ni