
Hari-hari berlalu begitu cepat, Shasa dan Violet benar-benar pergi dari kehidupan Ara.
Violet kembali bekerja ke Amerika, dia melanjutkan pekerjaan nya disana dengaan berusaha mencari pengganti Deon.
Sedangkan shasa, keluarganya memang pindah keluar kota, karena malu mendapatkan cemooh dan gunjingan dari tetangga, tapi shasa tidak tinggal bersama keluarganya, dia tinggal di rumah sakit jiwa, sejak kehilangan janinnya dia menjadi betul-betul depresi, dan gila, dia terus saja menangis, lalu tertawa, lalu diam selama berjam-jam, sayang sekali kehidupannya menjadi hancur karena obsesinya yang terlalu berlebihan.
Dan Dicky, tentu banyak yang bertanya kemana pria itu menghilang, beberapa hari setelah dia menolak Shasa pria itu tiba-tiba saja menghilang ada yang bilang dia diculik karena sedang ada persaingan antar mafia, ada yang bilang karena banyak wanita yang dia sakiti, salah satunya menghilangkan nyawanya, untuk balas dendam, yang pasti keluarga dicky sampai saat ini belum bisa menemukan putra mereka.
Karma? mungkin itu yang didapatkan oleh ayah Dicky, dialah dalang sebenarnya dari penculikan Deon beberapa tahun lalu, bukan Deon yang menjadi maniak s**s melainkan putra nya sendiri, akibat karma darinya.
Kehidupan pasti akan ada karma, dan kita harus selalu berhati-hati dengan ucapan serta tindakan, tidak ada yang tau kapan karma akan menghampiri.
...🐣🐣🐣🐣🐣...
Ara tampak sibuk belajar untuk ujian akhirnya, beberapa hari lagi dia ujian dan setelah itu dia akan lulus dari sekolahnya, Deon tentu saja selalu menemani gadis itu.
Deon berjalan mendekati ara yang tampak sibuk dengan buku-buku yang sejak tadi dia baca.
"Sayang, makan dulu ya, sejak pagi istri kakak gak ada makan, nanti sakit" Ucap Deon sambil mengelus rambut Ara dengan pelan.
Sekarang Deon dan ara sudah kembali tinggal di rumah mereka sendiri, walau ara sebenarnya masih belum ingin pindah, tapi karena sekarang dia adalah tanggungan suami nya makanya Ara mau tidak mau harus mengikuti keinginan suaminya.
Selama hampir 3 bulan Deon dan Ara tinggal di rumah keluarga ara, melebihi dari perkataan Deon. Semua itu tentu saja karena permintaan istrinya, Deon tidak pernah tidak mengabulkan permintaan istrinya, dan bocoran rahasia, selama 3 bulan ini Deon tidak pernah meminta jatah olahraga malam dengan istrinya karena memang dia tidak ingin mengganggu fokus istrinya yang sedang belajar ujian akhir.
"Suapin kak" rengek ara.
Dengan senang hati Deon menyuapi istri kecilnya, sesekali Deon mencium bibir istrinya, hanya sekedar mengecup, pria itu benar-benar menahan hasrat seksualnya.
"Kak, ara boleh tanya?"
"apa sayang?"
"Kakak tau kabar shasa?"
"kamu masih mengingat gadis itu?"
Ara mengangguk pelan.
"hah" Deon menghela nafas panjang dia memang sudah mencari tau tentang shasa, takut istrinya tiba-tiba bertanya seperti sekarang.
"Dia ada di kota Y, kakak hanya tau sampai situ" bohong Deon, dia masih sibuk menyuapkan Ara makan.
"Semoga dia bisa hidup bahagia" doa tulus ara ucapkan pada shasa, ara sama sekali tidak dendam dengan semua perbuatan Shasa, dia malah memaafkan semua kesalahan shasa, dengan cara ini hati ara menjadi lega.
...🐤🐤🐤🐤🐤...
"Nina bobok, ooh~ nina bobok, kalau tidak bobok digigit nyamuk" Suara nyanyian itu kembali terdengar di ruangan Shasa.
"Sayang, makan dulu ya, kasian dedeknya belum makan juga" bujuk bunda shasa.
Ya, yang menyanyi itu adalah Shasa, dia sedang menyanyikan lagu tidur untuk anaknya yaitu boneka bayi yang terlihat lucu.
"Bun, apa kakak bisa sembuh?" tanya adik shasa.
"Doakan saja ya, kakakmu bisa sembuh" ucap bunda shasa lirih.
Dia sama sekali tidak menyangka putri tersayang nya akan menjadi seperti itu, padahal dulu dia sangat membanggakan putrinya itu, dia menyesal telah mengikuti kemauan putrinya untuk mengejar Deon, seandainya Acha bisa memberikan pengertian pada shasa tentang dunianya dan dunia Deon, mungkin dia masih bisa menyelamat putrinya dari kehancuran, semua itu tidak lebih dari sekedar harapan dan khayalan Acha.
...🐤🐤🐤🐤🐤...
"Vio, kamu akhirnya kembali" teriak sahabat violet, gadis itu berlari memeluk violet dengan sangat kuat.
"wahhh mari kita lihat, seperti nya kau tampak lebih kurus dari beberapa bulan ini, apa yang terjadi?" tanya gadis itu lagi.
Violet menunduk, "aku gak berhasil mendapatkan pria itu".
" apa?! bagaimana ceritanya, ayo ceritakan padaku".
Violet mulai menceritakan kisah cintanya pada sahabat nya itu. Dimulai dari pertemuan pertama Violet, hingga sekarang, dan ternyata harapannya hancur karena Deon telah memiliki istri dan sangat mencintai istrinya itu.
Violet dapat melihat betapa cintanya Deon pada ara hanya dari tatapan mata Deon pada ara.
Violet sangat iri pada ara, tapi nasi sudah menjadi bubur, violet terlalu lama bertindak hingga dia kehilangan Deon, mungkin akan lain cerita nya jika violet lebih dulu bertindak, sebelum Deon dan ara bertemu.
...🐥🐥🐥🐥🐥...
"Siapppp!!! akhirnya berakhir kita bebas" teriak ara, ini adalah ujian akhir bagi mereka anak-anak kelas 12 SMA.
"Ra, Jalan-jalan yuk, sampai malam, ngerayain berakhir nya masa ujian" ajak juan diangguki dengan teman-temannya.
Ara menggeleng sebentar sorry guys, gue ada janji dengan 'suami' gue" ara mengecilkan volume suaranya pada kata 'suami' maklum belum ada yang tau ara telah menikah selain sahabat-sahabatnya.
"ohhhh oohhh" keempat orang itu saling lirik dan tertawa kecil. "Cieee yang udah 'Halal' mah bebas" bisik juan pada ara.
"Hahahha bisa aja" balas ara, gadis itu sebenarnya berniat ingin membahagiakan Deon, dia tau Deon sudah menahan puasa sangat lama, dan pria itu tidak pernah memaksa ara, makanya sekarang ara berniat membahagiakan suaminya.
"Kalau gitu kalian temani gue latihan di sirkuit balap, minggu depan gue harus tanding lagi"
Leo sudah resmi jadi pembalap profesional, sudah ada 2 mendali yang dia dapatkan dari balapan resmi yang dia ikuti, robi juga masi ikut balapan walau dia masih belum bisa memperoleh kemenangan tapi dia tidak pernah berkecil hati, robi tetap melanjutkan impian nya.
...🐥🐥🐥🐥🐥...
Ara berjalan sendiri mengelilingi tempat-tempat yang di datanginya bersama suaminya, dia tersenyum ketika mendatangi kedai ice cream pertama kali Deon menghiburnya.
"Kak pesan ice cream vanila dan coklat nya" ara memesan ice cream dengan rasa kesukaannya.
"Baik" kata penjual, dia segera menyiapkan pesanan ara dan memberikan pada gadis itu.
tiga puluh menit waktu yang dihabiskan ara untuk memakan ice cream itu. Ara memang sengaja tidak mengajak teman-temannya berjalan-jalan, karena dia ingin menikmati waktu sendirinya, dengan Deon gadis itu mengatakan ingin jalan-jalan dengan Teman-teman nya tidak mengatakan jalan sendiri.
...🐣🐣🐣🐣🐣...