
Ready...
"Gelis... ingat janji kamu untuk kembali!! kamu harus sering kesini! Jangan lupakan aku!! " teriak Deav kearah Gelis yang ingin pergi.
Gelis memutar tubuhnya dan tersenyum manis
"Deav... kalau kita jumpa nanti, aku bakal nikah sama kamu"..
Deg..
Mendengar itu, seketika tubuh Deav jadi menegang dan pipinya memerah.
" Gelis... aku yang bakal nikahin kamu! oke? " teriak Deav sambil berlari dan memeluk tubuh mungil Gelis
"Oke! " Gelis membalas pelukan Deav cukup lama.
"Kamu jaga diri kamu di Jakarta ya! "
"Iya pasti kak Deav "...
CUP'
Devan mencium pipi chubby Gelis "Aku Menunggu mu Gelis" bisik Deav pada Gelis.
"Gelis... Cepetan!! Taksi sudah datang! " Teriak bibi Gelis.
Gelis melirik bibinya sebentar dan kemudian kembali melirik Deav
"Aku pergi ya! " pamit Gelis sambil mencium punggung tangan Deav.
"Jangan lupa kembali Gelis! Aku sangat merindukan mu".Gelis hanya mengangguk dan tersenyum amat manis. Kini Gelis memutar balik badannya kerah bibinya yang sedang menunggunya...
" Tungguuuu!! "Teriak Deav dari belakang. Gelis segera menoleh kebelakang dan
" INI UNTUKMU!! "
Deav membuka tangannya dan berisi 1 pasang kalung 'GEMBOK & KUNCI'
"KUNCI untukmu dan GEMBOK nya untukku! " sambungnya dan memasangkan kalung GEMBOK itu untuk Gelis.
Gelis melirik sekilas Kalung yang sudah terpasang pada lehernya dan kemudian tersenyum. Gelis tak mau kalah, dia mengambil kalung yang liontin nya berbentuk KUNCI itu dari tangan Deav dan memasangkan nya pada leher Deav.
"Bagus banget kak Deav.. aku akan menjaganya! " sahut Gelis dengan girang.
"Hmmm.. gembok itu artinya, kamu harus menjaga hatimu untukku! okey? Hanya aku yang bisa buka hati kamu, karna kunci hati kamu ada di aku" jelas Deav panjang lebar.
"Ia kak Deav, aku pergi dulu ya bye.. " Jawab Gelis sambil melambaikan tangannya.
Kini Gelis dan bibinya sudah berangkat dan meninggalkan Deav yang masih menatap mobil yang melaju itu.
"You're only mine Gelis, and only mine.... " ucapannya terpotong dan ia melirik kalung yang sudah terpasang pada lehernya
"Foreverrr.... " Sambungnya dengan ekspresi datar. 😑
...***...
"Apa!!! " teriak sang bibinya histeri, dengan air mata yang tertumpah yang terus mengalir di pipinya...
"Tidak mungkin.. tidak mungkin... " lanjut dang bibi dengan berteriak keras dalam mobil.
"Bibi kenapa ? " tanya gadis kecil itu dengan wajah polosnya.
"Tidak apa-apa sayang.. hiks.. hikss.. kamu yang sabar ya sayang! " jawab bibinya dengan air mata yang terus mengalir begitu deras.
Hingga mereka tiba dirumah yang cukup sederhana itu. Bibinya dan Gelis masuk kedalam rumah yang cukup ramai tersebut. Dan, Gelis sontak kagetttt, kaget se kaget-kagetnya...
Tubuh mungil nya jatuh kebawah lantai saat bibinya berbisik 'Hiks.. hikss.. ayah dan bunda sudah pergi sayangg'
"Enggak.. enggak mungkinn.. hikss.. hiks. Gelis masih kecil, Gelis tidak mau ditinggal oleh ayah dan bunda... Bibi, nanti Gelis tinggal sama siapa? nanti Gelis tidur dekat siapa? "
"ada bibi sayang.. kamu kuat ya.. kamu harus jadi anak yang kuat" ucap bibinya sambil mengusap air mata Gelis dengan lembut.
"Maaf Bu.. Pak Bram dan Ibu Kinar telah mengalami kecelakaan sekitar jam 14:00 WIB tadi bu. Penyebab kecelakaan tersebut rem mobil blong" ucap seorang Polisi yang kini menghadap Varah sang bibi Gelis saudara perempuan dari ayah kandung Gelis.
"Tolong selidiki lebih lanjut kasus kecelakaan saudara saya pak! Saya mohon! " Pinta Varah.
"Kami akan melakukan yang terbaik bu! " ucap polisi tersebut
"Kalau begitu kami permisi pamit bu" sambungnya.
"baik Pak"...
...***...
PLAKKKK
Tamparan itu mendarat di pipi sebelah kiri Deav
" Anak kurangajar!! Kamu selama ini keluar rumah ha? dari mana saja kamu? ha?"
"Pah.. DEAVAN tidak mau ikut papa Ke Inggris! Deav tidak mau pah... hikss.. hikss"
"kamu makin hari makin tidak bisa dibilangin! Bereskan semua barang-barangmu dan kita pergi Sore ini ke Inggris! " Bentak Amir, ayah dari DEAVAN.
Mau tidak mau Deav harus menuruti perintah sang Ayah yang harus pindah ke Inggris karna alasan untuk membalaskan dendam keluarganya, yang dikarenakan Istri Amir atau Ibu dari Deavan ditembak oleh musuh ayahnya dalam 'ORGANISASI GELAP'.
"Gelis...aku akan kembali, nantikan kedatanganku! " gumamnya sebelum naik kedalam pesawat..
...DEAVAN ANGKASA BARTAMIR💫...
...GELIS NAYSHA💫...
jangan lupa tinggalkan jejak, like,komen, follow, jangan lupa votenya...!