My Little Girl

My Little Girl
S2 MLG 72. Kok gak bisa?



Ay menghentikan ciumannya dengan brian, gadis itu mulai mencium daun telinga brian, dagu, lalu turun ke jakunnya, saat berada di leher ay mencium leher Brian dengan sedikit ganas, lalu menegakkan kepalanya ingin melihat bagaimana hasil yang telah dia buat.


"kok gak bisa?" ucap ay spontan saat melihat leher Brian tidak ada bekas ciuman darinya.


Brian yang sedang memejamkan mata menikmati cumbuan istrinya langsung membuka matanya menatap ay. "apa yang tidak bisa sayang?" tanya Brian sudah dengan nafas yang serak menggoda.


Ay menunjuk beberapa bekas di lehernya yang di buat oleh Brian, "ini kenapa ay gak bisa buat di leher kakak?" gerutu ay.


Gairah brian yang tadi nya memuncak langsung hilang karena ulah istri kecilnya, bisa aja kelakuannya itu membuat Brian tertawa lepas, "bukan di cium biasa sayang, pakai hisap seperti sedang menyedot mie ke dalam mulut kamu" kata Brian memberi ajaran kepada ay.


Ay mengangguk dan kembali menurunkan badannya untuk kembali membuat bentuk yang dia ingin kan di leher Brian.


Satu kali praktek ay tertawa riang karena berhasil membuat tanda di badan Brian, Brian sendiri hanya pasrah pada apa yang dilakukan istrinya saat ini, dia menikmati cara ay membuat tanda pada dirinya, walau terasa geli pria itu tetap suka, karena itu ay yang membuatnya.


Gairah Brian kembali naik ketika ay mulai menghisap gunung datar milik Brian, dan itu membuat ay kembali tersenyum senang saat merasakan lobak yang dia duduki mulai menegang kembali.


Ay perlahan mulai turun hingga yang ada didepan matanya berdiri lobak import yang ternyata jika dilihat dari dekat lebih mirip jamur.


"Yang!!!!" pekik Brian begitu merasakan ada sesuatu yang basah menempel pada lobaknya.


Ay tersenyum nakal saat mendengar pekikkan Brian, "kalau diginikan makin besar gak?" tanya ay dengan polos, dia memegang lobak itu dan mengemut nya seperti sedang mengemut ice cream.


"Yang~ ahhh" Brian terus meracau akibat ulah istrinya itu membuat ay semakin bersemangat memijat dan menghisap lobak import itu, hingga lobak itu mulai membesar.


dan 'syuurr' sesuatu berwarna putih dan kental keluar dari lobak import yang dimainkan ay, kebetulan saat itu ay tidak menghisap lagi tapi lelehan larva putih itu muncrat mengenai tangan dan wajah ay.


"kak selainya udah keluar kok masih berdiri?" tanya ay heran.


"masih kurang sayang" ucap brian dengan nafas tersengal.


ay mengangguk dan mulai naik lagi ke arah badan brian.


"ka-kamu mau apa sayang?" tanya brian sedikit panik.


"main kuda" ucap ay singkat dia memasukkan lobak import brian kedalam lubang penghisap nya dalam sekali hentak, ay sedikit mend*s*h begitu lobak import berada dalam dirinya.


"Yang! ahhh~" pekik Brian lagi, tapi kali ini pekikan kenikmatan karena lobak import nya terasa dijepit dengan kuat.


"apakah begini caranya?" ay memegang badan brian agar bisa menaik turunkan badannya, membuat brian kembali memekik puas begitu ay mulai menaikkan temponya.


Brian terus membuka matanya melihat bagaimana istrinya itu memimpin permainan, gunung kembar yang naik turun membuat tangan brian gatal ingin meremas gunung itu.


"baby~ahh" pekik brian lagi saat ay mengubah temponya, ay sedikit menggoyangkan badan bagian bawahnya baru menaik turunkan badannya.


cukup lama ay melakukan itu hingga akhirnya keduanya sama-sama mencapai puncaknya, ay jatuh di atas tubuh brian ketika sudah mencapai puncak, sementara brian yang kembali menyemburkan larva putih nya hanya berusaha mengontrol nafas, sambil memejamkan mata, dia puas atas apa yang ay lakukan pada tubuh nya, bahkan kali ini larva putihnya keluar lebih banyak dari biasanya membuat lobak brian tenang untuk sementara, Benar hanya sementara, karena 15 menit kemudian lobak import itu kembali menegang, dengan tubuh yang masih saling menempel brian membalikkan posisinya, dia yang sekarang memimpin, karena dia tau istrinya sudah tidak sanggup untuk memimpin.


"belum K.O?" lirih ay, dia mulai kelelahan ketika naik kuda tadi karena yang bergerak adalah dia.


"kalau dengan kamu dua kali itu masih belum cukup sayang" bisik brian sambil mencium daun telinga ay, "kamu diam saja sekarang king ini yang mulai memimpin sayang, nikmati saja baby" bisik brian lagi dengan seduktif.


Brian mulai membuat jejak peta di badan istrinya membuat ay kembali menegang saat Brian mulai mengelus kue cubit nya.


"Sekarang aku yang akan menjadi penghisap nya sayang" goda Brian, dia turun ke tubuh bagian bawah ay, dan mulai memakan kue cubit milik ay, menjilat seperti ice cream hingga vanila putih keluar dari kue cubit itu.


"ayo kita mulai lagi sayang" goda Brian, dia mulai memasukkan lobak import pada kue cubit ay, mulai menaik turunkan tempo dan setelah beberapa menit kedua orang itu kembali mencapai puncak mereka.


Mata ay yang tadinya terpejam langsung membuka sempurna, "masih? gak capek?" lirih gadis itu.


"no baby!" kekeh Brian, dia sudah mengangkat tubuh istrinya menuju bathup, ay hanya pasrah, dia tidak berhasil membuat si ular cobra K.O malah dia yang kembali K.O, di tambah di dalam bathup bukannya mandi Brian kembali menyerang istrinya berkali-kali.


.


Pukul 5 pagi baru kedua insan itu tertidur, Brian kembali menghajar habis-habisan istri cantiknya itu, mungkin mafia itu energinya selalu penuh, makanya ay selalu tidak bisa mengimbangi permainan suaminya.


untung saja Brian masih normal, hanya kelebihan energi saja.


🎼


bunyi dering ponsel ay membuat Brian terbangun, dia melirik tangannya yang dijadikan bantal oleh ay, dengan perlahan Brian menarik tangannya agar istri kecilnya tidak terbangun.


📲 "Hallo mommy" jawab Brian cepat, karena melihat siapa yang memanggil


📲 "loh kok kamu yang jawab Brian?" tanya mommy ara.


📲"ay nya masih tidur mom" jawab Brian lagi dengan menggaruk rambutnya.


📲 "hmmm pasti kamu makan dia sampai pagi kan? kamu mirip banget sama daddy deon" kekeh mommy ara.


📲 "iya mom, maaf" lirih Brian.


tak lama setelah Brian mengatakan itu terdengar suara gelak tawa mommy ara dari telepon.


📲 "kenapa kamu harus minta maaf sama mommy, kamu ini ada-ada aja" ucap mommy ara disela tawanya.


📲 "mommy telepon karena urusan apa? ini masih pagi mom" tanya Brian sopan.


📲 "oh iya, hampir aja mommy lupa, kalian kapan pulang? ingat istri kamu itu belum mendapatkan jadwal libur kuliah loh, kalian cuma izin beberapa minggu kan? jadi kapan kalian pulang?"


Sebenarnya Brian hendak menjawab sebulan lagi, tapi jika dia menjawab itu, dia akan langsung diusir jadi menantu.


📲"hmm sekitar 3-5 hari lagi mom, kalau masalah izin ay di kampus itu sudah Brian urus semua mom, jadi mommy tenang aja" ucap Brian tenang.


📲 "oh ya udah, hati-hati jangan dipaksa ya putri mommy" ledek mommy ara lalu mematikan telepon itu secara sepihak.


Brian menggeleng sambil terkekeh pelan, ada-ada aja kelakuan mertua cantiknya itu, Brian menatap wajah tidur istrinya dengan senyuman hangat pria itu lalu mendekat ke arah wajah ay dan mencium lama kening istri cantiknya itu.


"Terima kasih sudah hadir dalam hidupku danaya" bisik Brian dan kembali memberi ciuman singkat pada kening ay.


...🙈🙈🙈🙈🙈...


haloooo jangan pada bilang kurang hot lagi ya, susah banget tau Buat lolos review ntar lama upload pada gak Terima.


mohon dukungannya ya, like, vote, dan hadiah nya


Terima kasih semuanya 🙏💕🙏💕


bonus pict