
Terdengar tawa kecil yang keluar dari mulut Jonny. “upps maaf” ucap dokter jonny yang sejak tadi mendengarkan pembicaraan daddy George dengan Melani.
“kenapa kakak tertawa?” tanya Melani dengan sinis.
“Maaf, tapi bolehkah aku menyela pembicaraan ini sedikit” ujar Jonny.
“silahkan” melani memberikan izin.
Jonny menatap daddy George sebentar baru menatap melani, “tadi aku dengar kamu bilang Tuan besar Bahagia jika kamu menikah dengan Brian, sekarang jonny tanya pada tuan besar, apakah benar tuan akan Bahagia? Karena yang jonny liat sekarang Tuan meminta brian menikah dengan Melani karena merasa kasian dengan kondisi melani, bukan karena tuan akan Bahagia dan_” ucapan Jonny terhenti karena melani langsung marah begitu mendengar omongan Jonny.
“daddy Bahagia! Aku adalah pilihan mommy, istri dari daddy George! Daddy sangat mencintai mommy, dia pasti mau mengbulkan wasiat mommy!” pekik Melani.
Jonny kembali tertawa, dia tidak menyangka wanita yang dulu pernah dia sukai menjadi segila itu, sekarang rasa suka sedikitpun tidak ada lagi melihat melani yang sekarang.
“Benarkah? Tuan besar apakah saat pernikahan Brian dengan danaya tuan sedih? Apakah tuan besar tidak Bahagia melihat kebahagiaan putra tuan sendiri, kenapa brian harus membuat berusaha membuat tuan Bahagia terus, apakah tidak cukup semua usahanya selama ini untuk membahagiakan tuan? Apakah benar tuan akan Bahagia dengan menikahnya melani dengan brian?!” tanya Jonny dengan sedikit nada menyindir.
“tentu sa_!” melani hendak berteriak lagi tapi terhenti karena jonny menatapnya dengan mata yang menyalang marah.
“Diam! Aku ada disini membantumu untuk sembuh bukan karena aku kasian atau masih ada perasaan padamu, tapi aku hanya membantumu karena tuan besar yang memohon padaku, yang aku tanya adalah tuan besar! Daddy George! Bukan kamu! Sejak tadi kamu yang mengatakan tuan besar akan marah tapi aku belum dengar jawaban darinya, hanya jawaban kamu yang aku dengar!” potong jonny.
Melani langsung menutup mulutnya menatap daddy George dengan mata berkaca kaca.
Daddy George sendiri sejak tadi diam belum mengatakan apapun.
“Apa yang membuat daddy sangat membenci danaya sekarang? Padahal dulu daddy membiarkan danaya menikah dengan brian, daddy Bahagia mendengar brian akan menikah, daddy sendiri yang melamarnya, jonny mendengar semuanya, bagaimana daddy menangis Bahagia melihat pernikahan itu” Jonny mulai memanggil daddy George dengan panggilan daddy, karena itu adalah panggilan yang dulu dia sematkan pada daddy George sebab jonny menganggap pria itu sebagai daddy keduanya.
“hahahhh” jonny kembali tertawa sambil memegangi perutnya, “benarkah? Danaya yang melakukan itu? Benarkah gadis kecil itu yang memisahkan hubungan ayah dan anak? Bukan karena permintaan gilamu? Yang meminta anak dari brian atau meminta menjadi istri kedua brian? Bukan karena itu?” sindir Jonny dengan sangat dingin.
“i-itu memang harus dilakukan! Karena aku adalah wasiat dari mommy! Aku yang harusnya menikah dengan brian bukan wanita itu, wasiat mommy adalah menikahkanku dengan brian bukan dengan wanita itu! Jada sudah sewajarnya aku menikah dengan brian! Aku bahkan rela menjadi yang kedua untuk memenuhi wasiat mommy” elak Melani dia masih tidak mau di jadikan kesalahan atas hubungan daddy George dan brian yang putus.
Jonny menggelengkan kepalanya tidak habis pikir dengan alasan yang wanita itu buat.
“Wasiat? Bagaimana jika wasiat itu tidak dilaksanakan? Bagaimana jika sampai sekarang nyonya besar masih hidup dan bukannya memilihmu yang menjadi menantu malah memilih danaya? Hanya waktu yang salah, dia mati sebelum sempat bertemu dengan danaya? Sebelum sempat mengenal wanita yang brian sukai, apakah jika nyonya besar, masih hidup dia akan tetap menginginkan kamu menikah dengan brian? Menghancurkan kebahagian putranya sediri? Aku rasa tidak, nyonya besar adalah wanita paling lembut dan paling baik yang aku kenal, dia akan membiarkan brian memilih wanita yang dia cintai jika itu membuatnya Bahagia, karena aku pernah dengar nyonya pernah bilang dia akan memilih kebahagiaan brian di banding kebahagiaan dirinya” ungkap jonny.
Melani terisak kecil, “dad! Daddy kok diam aja!” pekik melani karena daddy George hanya diam “kan memang benar hubungan daddy dan brian hancur karena wanita itu, selama ini daddy bisa mengatur brian, tapi sejak wanita itu muncul daddy tidak bisa mengatur brian lagi, bian lepas dari kontrol daddy, hidup melani hancur karena wanita itu, melani tidak bisa memiliki anak, melani tidak bisa memiliki kak brian” ucap melani di dalam isakkannya.
Jonny kembali tertawa meremehkan. “mel, kamu tau kenapa tuhan tidak membiarkanmu memiliki anak? Seharusnya kamu sadar, kenapa tuhan tidak membiarkanmu memiliki anak, bukan dengan diberi cobaan tidak memiliki anak kamu malah berniat menculik anak brian! Kamu harusnya sadar anak yang besar ditanganmu bukan menjadi seorang anak tapi hanya seorang monster” ucap jonny.
“Tuhan membuatmu tidak dapat memiliki anak karena takut ciptaannya akan menjadi monster yang menakutkan, apa tujuanmu menculik anak brian? Untuk merasakan menjadi ibu? Atau untuk membesarkan anak itu menjadi lawan orang tua kandungnya sendiri?” tanya Jonny lagi.
“Jonny! Sebaiknya kamu diam” akhirnya suara daddy George keluar, dia tidak ingin jonny mengorek luka Melani yang tidak bisa memiliki anak.
“maaf tuan besar, tapi yang jonny katakana memang benar, tujuan awal dia ingin menculik itu telah salah, tuan besar sudah melihat sendiri bagaimana melani ambisi melani, dia bukan cinta dengan brian! Hanya ambisi sesaat! Setiap pria pasti memuja-muja nya! Tapi hanya brian yang terlihat acuh! Karena itu dia berambisi untuk memiliki pria itu, anak! Apa daddy rela membiarkan cucu daddy dijadikan bahan penelitian oleh wanita gila ini, maaf jonny mengatakan ini, jonny tidak sanggup membayangkan anak brian diasuh oleh orang gila, jika setelah ini tuan mengeluarkan jonny dari klan mafia, jonny bersedia tapi ini adalah ungkapan jujur dari hati jonny” ucap jonny sambil menundukkan kepalanya pada daddy George.
“Tidak, kau tidak akan keluar, jasamu terlalu besar, aku akan kehilangan orang terbaikku jika kau keluar, dan melani jangan membahas tentang bayi brian lagi, sekarang fokus saja pada kesembuhanmu” putus daddy George.
Jonny menunduk dan permisi pergi dari sana. “maaf brian, aku mengacaukannya” batin Jonny, sebagai mata-mata dari klan mafia daddy George jonny termasuk pria yang tegar, dia mendengar setiap pembicaraan itu sambil menahan diri untuk tidak menjawab tapi kali ini sepertinya dia telah kelepasan, dia tidak sanggup membayangkan bayi brian yang ingin mereka culik.
...🐯🐯🐯🐯🐯...