My Little Girl

My Little Girl
Extra 9. Melarikan Diri



Deon terbangun dari tidurnya, dia melihat keselilingnya, kepalanya terasa sangat pusing, dan sekujur tubuhnya terasa sakit, dia masih melirik Ke segala arah, masih ingin mencari tau dimana dia berada.


‘Ceklek’ suara pintu terbuka membuat deon Kembali berpura-pura untuk tidur. Dia masih belum mengetahui apa situasi yang terjadi.


“Apa kalian yakin dia akan hilang ingatan setelah bangun” Deon mendengar suara Wanita asing.


“Hilang ingatan? Benar siapa aku?” batin deon


“Ya kami sangat yakin akan hal itu” Setelah suara Wanita kini deon mendengar suara pria muda.


“Bagus, ini kesempatanku” Suara Wanita asing itu lagi.


“Kesempatan? Apa maksud Wanita itu? Kenapa dia menginginkan aku lupa dengan ingatanku?” batin deon lagi.


“Kapan dia akan bangun?” tanya Wanita asing itu.


“Seharusnya sekarang, tapi saya rasa sebentar lagi, dan berikan obat ini setiap dia selesai makan, karena ini akan membantu menghambat ingatannya kembali”.


“Baik, tidak ada efek sampingnya kan?” tanya Wanita asing itu lagi.


“Hanya sulit tidur, dan penghambat memori akan Kembali, ingat takarannya hanya 3 dalam 1 hari, tidak boleh lebih, atau dia akan menjadi gila” Suara pria asing itu terdengar mengerikan.


“Baiklah, bagaimana dengan surat kematianku? Apa kau sudah siapkan? Dan juga mayat palsu yang menjadi aku”.


“Ini, surat kematianmu karena kecelakaan dan hangus terbakar, mayatnya juga sudah diserahkan pada bawahanmu” ucap pria asing itu lagi.


“bagus, rencana kita sempurna” terdengar jeda, deon dapat merasakan sebuah tangan menyentuh pipinya. “Pria ini akan menjadi milikku seutuhnya” tawa Wanita asing itu Kembali terdengar. Deon merasa merinding, tapi dia masih berusaha berpura-pura tidur.


“kau pergilah dulu, aku akan memanggilmu Kembali setelah dia bangun” perintah Wanita asing itu.


“Baik, akan saya laksanakan” setelah itu terdengan pintu yang tertutup.


...🐤🐤🐤🐤🐤...


Deon masih berpura-pura tertidur, dia memang hilang ingatan, tapi mendengar ucapan kedua orang itu tadi dia merasa, disitu bukanlah tempatnya.


Perlahan deon merasakan ada yang menyentuh tangannya, entah kenapa dia reflek menarik tangannya, dan itu menyebabkan dia harus berhenti berpura-pura tidur.


“Si-siapa kamu!” bentak deon.


“Sayang kamu lupa sama istri kamu? Ini aku reiko istri kamu” Reiko berusaha menyentuh Kembali lengan Deon, tapi Kembali dia tepis.


“menyingkir, aku tidak mengenalmu!” maki deon.


Mendapatkan 2 kali penolakan dari Deon, membuat Reiko harus mencari cara lain, dia segera memanggil dokter untuk membantu sandiwaranya.


.


Lima menit waktu yang dibutuhkan dokter untuk datang keruangan Deon, setelah mendapatkan pemeriksaan, deon mulai ditanya-tanya dan tidak lama setelah itu dia Kembali tertidur.


.


Diluar kamar inap Deon. Reiko marah besar karena ada masalah seperti itu.


“Kenapa dia menolakku menyentuhnya! Bukannya dia hilang ingatan!” geram Reiko.


“Maaf nona, sepertinya dia memiliki kebiasaaan menolak sentuhan Wanita, jika kita hilang ingatan, memang kita tidak mengingat apapun itu, tapi kebiasaan tidak akan bis akita lupakan, karena kebiasaan itu membuat badan kita bergerak sendiri tanpa perintah otak” jelas dokter itu.


“Pokoknya aku tidak mau tau! Buat dia hilang ingatan saat ini juga, hilangkan semua kebiasaannya! Kau urus dia, aku ingin merokok!” Reiko langsung berlalu pergi, kebiasaannya jika kesal adalah merokok, dan hal itu tidak bisa dia hilangkan walaupun dia dalam keadaan hamil sekalipun.


.


Didalam ruang inap Deon mendengar semuanya, tadi dia sengaja melepas infus yang dia pasang ditangannya, jadi suntikan yang diberikan di jarum infusnya tidak berfungsi untuknya.


“Aku harus pergi dari sini” putus deon, dia melihat sekelilingnya, hanya ada jendela yang tinggi, deon tidak taukemana dia akan pergi tapi, dia merasa lebih aman berada diluar, di banding ditempat itu.


Masih dengan mengenakan pakaian rumah sakitnya, Deon perlahan menuruni tempat itu menggunakan pipa-pipa yang ada hingga dia sampai dibawah.


“aahhhh” Deon mendesah Panjang setelah sampai dibawah, dia menatap langit malam, entah pukul berapa sekarang tapi Deon sudah kehilangan arah, dia tidak tau berada dimana saat ini dan harus pergi kemana.


...🐣🐣🐣🐣🐣...


Ara masih tampak gelisah dikamarnya. Sudah pukul 1 malam, tapi gadis kecil itu masih tidak mau tertidur.


“kak, telepon kak deon sekarang ya, ara Cuma mau liat bentar aja, ini dedeknya kangen” rengek ara sambil mengelus elus perut besarnya.


“Ini udah jam 1 malam, di jepang berarti jam 3 pagi, Deon pasti udah tidur, kamu tidur aja ya besok kita makan ice cream yang banyak biar Deon marah oke” bujuk Axel sambil terus mengelus punggung adiknya yang sedang berbaring miring.


“Dek, kakak tiba-tiba pengen dandan cewek, mau gak dandani kakak?”


“Awas kamu pulang Sky! Akan aku habisi kamu!” batin Axel


“Kok tiba-tiba mau?”


“gak tau, mungkin dedek ceweknya pengen main salon-salonan” ujar Axel sambil membawa beberapa make up milik Ara, “Ayo kita mulai”.


“kakak jangan marah ya”


“Gak akan marah, asal Ara janji habis main salon-salonan, ara tidur ya”


“Oke janji”


“Kau hutang banyak padaku Sky!” batin Axel berteriak.


Ara dengan senang hati mendandani Axel ala rock and roll, sesekali gadis itu tertawa kecil, sambil terus mengoleskan berbagai macam jenis make up pada muka abangnya, Axel? Biarkan saja dia menerima semuanya ya.


...🐥🐥🐥🐥🐥...


“Sepertinya ada yang menjebak Deon” ujar papi Ara.


“Dijebak?”


“Ya, salah satu anak buahku yang ada di sana mengatakan, deon menculik kekasih gangster itu dan saat dikejar mobilnya masuk jurang dan meledak” ujar Papi ara dengan pasti. Dalam waktu beberapa jam saja papi ara masih mampu melacak keberadaan menantunya, emang mantan mafia jika bekerja lebih cepat bukan?


“Lalu, tidak ada jejak lagi setelah itu?”


“Ada, katanya mereka menemukan mayat dua orang satu laki-laki dan satu perempuan hamil__”


“TIDAKKKK! DEON MASIH HIDUP!” pekik mitha tidak terima.


“Tha, tenang, semuanya pasti ada jalan keluar, kita tidak boleh menyerah, aku juga yakin menantuku masih hidup, dia tidak akan meninggalkan anak dan istrinya sendirian” ujar Shahnaz berusaha menenangkan bunda Deon.


“Aku juga berpikir yang sama, aku yakin ada kejanggalan dari semua ini, ingat tadi aku bilang, Deon dituduh menculik kekasih gangster itu, dan mayat perempuan hamil yang ditemukan dikatakan adalah kekasih dari gangster itu, sekarang gensteritu sedang berduka” jelas papi ara.


“Deon tidak mungkin menculik kekasihnya, dia saja tidak bisa menyentuh Wanita, dan dia sangat mencintai istrinya, jadi kita harus mencari tau siapa dalang utamannya” ujar Ayah deon setelah menyatukan garis putus-putus yang diberikan oleh papi ara. “Akhhhh, dimana kamu deon! Kenapa tidak memberikan sinya!” kesal ayah deon, sambil terus menatap layer laptop yang menampilkan peta jepang. Dia berharap akan muncul sinyal dari putranya.


“Benar kita hanya bisa menunggu, tapi yang aku takutkan adalah ara” gumam papi Ara.


“Aku yakin dia belum tidur saat ini__”


‘Ceklek’


“Ara sudah tidur pi” ujar Axel yang masuk secara mendadak.


“KYAAAAA!!! HANTU!!!”


“WAAAAA!!!”


Mami Shahnaz dan bunda mitha berteriak menatap wajah Axel, yang datang secara buru-buru.


“AXEL! apa yang kamu lakukan!” Pekik papi Ara marah.


“Ahhhh” Axel menghela nafas Panjang, “Tanya aja sama cucu perempuan papi yang ada dalam perut ara, dia suka sekali mendandani orang, jadi seperti ini hasilnya, jika tidak ara terus merengek untuk memanggil Sky! Sekarang kalian tidur, Axel yakin besok pagi semua akan selesai” Axel mendorong punggung para orang tua itu untuk segera keluar dari kamar.


“hahaha oke-oke, tapi hapus make up kamu sayang, itu sangat mengerikan” ucap bunda deon.


“Oke bun, nanti axel hapus, tapi kalian semua perlu istirahat apa lagi papi, papi baru sembuh, tidak boleh terlalu Lelah” peringat axel.


...🐣🐣🐣🐣🐣...


Hayooo siapa yang pada penasaran hasil karya Ara, coba dinilai ya


Abang yang paling baik hati udah rela di dandani ara, ini hasilnya



Asli sebenarnya abang axel ganteng loh..


ini dia



jangan lupa Like, komen, dan vote ya... love you all ❤❤❤