My Little Girl

My Little Girl
S2 MLG 71. Kamu yang memimpin



Setelah hampir seharian bermain diluar, brian baru mengajak masuk ay untuk makan malam di dalam kamar saat jam menunjukkan pukul 7 malam, pria itu dengan sabar memasak di dapur yang ada di villa mewah itu, tadi ay merengek minta di masakkan makanan oleh brian.


Beberapa maid tampak terpesona melihat brian yang terlihat lincah dalam mengelola bahan-bahan yang tersedia. Bahkan ada beberapa maid cantik yang berharap berada di posisi ay saat ini.


‘Prank’ bunyi gelas kaca yang sengaja brian lempar kepada para maid yang mengintip dirinya dan ay sedang berduaan di dapur.


“Jika kalian terus berdiri di sana aku tidak yakin hanya gelas yang melayang, tapi wajan panas ini yang akan melayang ke arah kalian!” ancam brian, pria itu masih sibuk memasak dan fokus pada wajan panas didepannya.


Ay mengulum senyum melihat tingkah yang baru saja brian lakukan pada para maid centil yang berusaha menggoda suami tampannya, dia memang hanya diam, karena para maid itu tidak berani mendekat hanya melihat dari jauh, tapi itu cukup membuat ay sedikit kesal, untung saja sang ketua mafia mengambil tindakan cepat, sebelum sang princess marah dan mengamuk dia lebih dulu mengambil tindakan pencegahan.


Setelah lemparan gelas itu, Hanya dalam sedetik kerumunan yang tadi sibuk melihat brian hilang tanpa jejak, dan menyisakan ay sendiri yang menonton brian.


“Selain spaghetti mau apa lagi sayang?” tanya brian setelah meletakkan dua piring spaghetti di hadapan ay.


“hmmm… ini aja nanti baru minta lagi, tapi ay pengen jus jeruk juga untuk minum” pinta ay dengan manja.


Brian mengelus puncak kepala istrinya, “akan dilaksanakan princess” setelah berkata begitu brian mengambil beberapa buah jeruh dan langsung memasukkan kedalam mesin pembuat jus.


“Ayo ke kamar, kita makan di sana aja” ajak brian sambil mengangkat nampan berisi makanannya dan ay.


“Ayo, go go” seru ay bersemangat.


...🐺🐺🐺🐺🐺...


Brian lebih dulu menghabiskan makanan di piringnya. Sementara ay tampak santai dan sengaja memperlambat makannya, dia tau suami tampannya itu sedang menunggu dirinya makan untuk bisa memakan dirinya di tempat tidur lagi.


“jangan lama-lama sayang, kakak udah gak tahan ini” ucap brian.


“mandi sana, ay masih lama kak” ucap ay acuh.


Brian akhirnya mengalah dia memilih mandi lebih dulu, sementara ay setelah brian masuk ke dalam kamar mandi, gadis itu langsung membongkar tas bawaannya, kemarin dia sudah mempersiapkan lingerie yang sangat sexy tapi tidak ada kesempatan terus untuk menunjukkan pada brian. Sebenarnya ay terus menahan keinginan brian bukan karena tidak mau melakukan lagi, tapi dia ingin sedikit menggoda suami tampannya.


Siapa juga yang tidak ketagihan dengan kegiatan panas di ranjang itu, sekarang ay tau alasan kenapa daddy nya takut setiap di ancam gak dikasih jatah, ay juga ketagihan dengan kegiatan ranjangnya, walau diawali dengan sedikit sakit, tapi setelah itu ay merasa sangat senang.


“wow sexy banget” gumam ay yang melihat tampilannya didepan cermin. Dia yakin brian akan langsung mengoyak lingerie mahal itu, “hah nasib mu sepertinya hanya berakhir dalam 1 hari, aku yakin singa itu akan langsung mengoyak mu hingga tidak berbentuk” gumam ay lagi ada lingerie yang dia kenakan.


Ay beberapa kali berputar untuk melihat dirinya didepan cermin, “kali ini aku akan buat singa itu yang K.O” tekad ay dengan kuat.


“Ayo sayang buktikan ucapan mu”


“Sejak kapan kakak ada disitu” tanya ay setelah dapat mengontrol detak jantungnya yang berdetak kencang, dipandangi oleh ketua mafia ay merasa sangat deg deggan. Mata tajam itu seperti sedang menelanj*ngi dirinya.


“Sejak kamu berputar-putar dengan baju itu princess” ucap brian, masih ditempatnya yang sama.


Ay melipat kedua tangannya di dada, “ini bukan baju tapi lingerie, sexy tidak?” ay sedikit menunjukkan gerakan seduktif didepan suami tampannya itu.


“Apapun namanya, benda itu sebentar lagi akan hancur di tanganku sayang, liat kau berhasil menggodaku” brian menunjukkan sesuatu dibawahnya dengan arah pandangnya.


Ay mengikuti arah pandang brian ke bawah badan brian. Lobak import nya sudah berdiri tegak, dan sekarang ay baru sadar lobak import nya itu terlihat sangat besar. Ay meneguk salivanya berusaha mengontrol dirinya agar tidak jatuh lebih dulu, dia ingin brian yang menariknya lebih dulu ke tempat tidur bukan dirinya.


“aku membeli ini sangat mahal kak, sayang jika kakak hancurkan begitu saja” ucap ay masih dengan gaya berkacak pinggangnya.


Brian mulai melangkah mendekati istri sexy nya itu.


“berapapun harganya akan aku bayar sayang, bahkan akan aku belikan pabriknya untuk dirimu, sebenarnya kamu tidak perlu mengenakan lingerie untuk menggodaku sayang, karena aku akan selalu tergoda dengan apapun yang kamu kenakan” ucap brian seduktif dia sudah berada dihadapan ay, sambil memberikan kecupan pada daun telinga ay.


“Kyaaa!” teriak ay begitu badannya terasa melayang karena sekarang brian sudah mengangkat tubuhnya. Dan dengan santainya brian langsung mengoyak lingerie yang menempel ditubuh ay, brian tersenyum senang saat berhasil membuka bungkusan kado yang menutupi hadiahnya.


“Ayo lakukan yang tadi kamu katakan sayang, kamu yang memimpin malam ini, aku ingin melihat bagaimana tubuh sexy istriku ini membuat aku K.O” bisik brian seduktif sambil meletakkan tubuh kecil istrinya di atas tempat tidur dengan perlahan.


Ay menatap kasian pada lingerie yang baru beberapa menit dia gunakan sudah tidak berbentuk itu, ay pikir dia masih bisa menggunakan untuk beberapa jam tapi ternyata suami tampannya sudah menghancurkan lingerie itu dalam satu tarikan, apakah karena benda itu murah? Atau memang tenaga brian yang sangat besar.


Brian berbaring ditempat tidur dan menarik tubuh istrinya agar berada diatasnya. “lakukan sayang, pimpim permainan ini” goda Brian.


Ay merasa tertantang dia menegakkan badannya dan duduk di atas lobak brian sedikit menggoyangkan tubuhnya seduktif dan itu berhasil membuat sang pemilik lobak memejamkan mata dan meneguk saliva, baru begitu saja brian sudah tidak sabar untuk bermain dengan kue cubit ay.


Ay mengingat bagaimana cara brian memanjakan dirinya tadi malam, dia mulai mengikutinya dengan menjadikan dirinya sekarang yang akan memanjakan brian.


Ay mulai menciumi bibir suaminya, kedua pasangan suami istri itu mulai berciuman panas dan saling bertukar saliva masing-masing.


...🙈🙈🙈🙈🙈...


hayooo pada penasaran dengan kelanjutan nya ya?? like, vote sama hadiah yang banyak dong biar kita lanjut ke chapter selanjutnya


😆😆😆😆