My Little Girl

My Little Girl
S2 MLG 88. Untuk ibu hamil



Brian tersenyum horror pada kedua sahabatnya itu.


“ay, kenapa om lele juga gak di suruh?” johan memilih mengalihkan permintaan Ay.


Ay menggeleng, “om lele gak cocok jadi tarzan, soalnya om lele pendiam”.


“lah emang kita cocok? Manjat aja gak pernah disuruh jadi tarzan pula” ujar Lars.


“kan ada tutorial nya om, cari sana di youtube, biar bisa manjat” ketus ay wajah gadis itu sudah cemberut karena kesal.


Melihat itu Johan semakin meneguk saliva nya dengan cepat. Bahaya tingkat 1 karena brian semakin mengganas di belakang ay.


Lars mencoba mencari tutorial memanjat di youtube dia penasaran apa memang benar yang di katakana ay, ada tutorial seperti itu.


“Ada! Kok bisa!” sorak Lars dengan bingung. “ini benaran harus manjat ay?” lanjut pria bule itu lagi.


Ay tertawa Bahagia sambil mengangguk, “iya, ini dedek bayi yang pengen om” seru ay dengan gembira.


“Tapi gak ada pohon manga disini ay” Johan masih mencari alasan untuk menolak perminyaan ay.


Bobby menepuk bahu Johan dan Lars pelan, “tuan muda tenang saja, itu di taman belakang ada pohon mangganya, saya akan video call dengan nona muda untuk membuktikan kalian telah memanjat pohon dengan sempurna” ujar bobby sambil mendorong bahu kedua pria itu untuk segera turun ke bawah.


“Gak bisa pakai free pass gitu? Masak cowok bule mesti manjat!” teriak Lars.


.


Johan dan Lars menatap pohon manga tinggi di belakang rumah brian.


“sejak kapan tu mafia tanam pohon manga kok gue gak pernah tau” komentar Johan, mata pria itu sedang mencari manga terdekat yang ada di pohon itu, tapi tidak ada yang tampak.


“sekedar infmasi tuan, pohon ini ada sejak tuan muda brian ada dalam kandungan, dan manga yang ada dibawah sudah tidak ada,untuk antisipasi kalian berdua yang ingin mengambil yang dibwah saja” ujar bobby dengan tenang.


Lars dan Johan melongo mendengar penjelasan Bobby, “Super duper emang kalau ketua mafia udah memerintahkan! Restoranpun bisa muncul dalam rumah sakit” sindir Johan. “jadi gimana cara manjatnya?” lanjut pria itu lagi.


“Ya manjat saja tuan, dari satu dahan ke dahan yang lain, saya akan mulai menelpon nona ay” bobby mengambil ponselnya untuk menghubungi brian.


“Kok gak manjat-manjat?” protes ay begitu sambungan video call di angkat.


“Sabar ay, ini lagi liat tutorial cara manjat” jawab Lars yang fokus menatap layer ponselnya diikuti Johan, kedua pria itu fokus menonton video yang sedang diputar lars.


“oke gue siap” Lars melepas sepatu dan jaketnya, serta menggulung lengan bajunya, “ni pohon tinggi juga” komentar pria bule itu.


“gak bisa ap acari pohon yang kecil aja” lirih Johan yang sudah melepas jas dokter dan sepatunya.


“Gak bisa cepat manjat aja!” suara brian akhirnya terdengar dari dalam ponsel bobby.


“iya-iya bos!” gerutu johan, kedua pria itu mulai naik secara perlahan, entah video yang mereka tonton membuat mereka bisa, tapi keduanya dengan sangat mudah menaiki dahan demi dahan.


“Terus, sampai atas Om!” seru ay kegirangan.


“Bakal dapat rekor Muri, bule manjat pohon” celetuk Lars yang sibuk memanjat dengan perlahan.


“dan bakal masuk berita Bule jatuh dari pohon mangga” tambah Johan.


“jangan doa yang gak benar, nanti kejadian, wah dah nyampe, ay mau__” ucapan lars terhenti begitu pria itu melihat ke bawah, “Ohhh shittt! Ini tinggi banget!” teriak pria itu, sejak tadi dia memanjat tanpa melihat kebawah setelah melihat kebawah dia baru sadar sudah berada sangat tinggi.


“Lemparkan kebawab buahnya tuan Lars!” teriak bobby dari bawah pohon.


“tangan gue gak bisa gerak bobby!” pekik Lars, dia sudah memeluk pohon mangga itu dengan kuat.


Dari bawah terdengar suara tawa bobby dan juga suara tawa dari ponsel bobby. Lars bersumpah ini adalah terakhir kalinya dia naik pohon mangga.


“cepat lempar, biar kita gak lama-lama dibawah” ujar Johan yang sudah memetic dua buah mangga dan melemparnya kebawah.


“Gak ambil, nanti gak bakal turun “ peringat johan, mendengar itu Lars langsung menggapai mangga yang dekat dengannya dan melempar secara asal.


Setelah itu kedua pria itu turun secara cepat tapi saat akan turun kebawah, Lars terjatuh karena dahan yang dia jadikan sanggahan tidak mampu menahan bobot badannya, untung saja jaraknya tidak terlalu jauh ketanah, dan untung tidak ada yang patah kecuali bunyi kedebuk yang cukup kuat dan membuat semua orang tertawa.


“ketawa aja! Encok ni!” gerutu Lars sambil memegangi pinggang dan pantatnya yang sakit.


“ada dua orang dokter disini jadi tenang aja, gak bakal kenapa-napa” suara brian terdengar dari dalam ponsel Bobby.


“Ini demi ibu hamil, besok-besok gue gak mau lagi manjat pohon demi ibu hamil” gerutu Lars.


“udahkan mangganya, sekarang buat rujak sana” johan menyuruh bobby untuk membuatkan rujak untuk ay.


...🦁🦁🦁🦁🦁...


“kak, ay boleh minta sesuatu lagi?” Pertanyaan ay membuat Lars dan johan melotot takut, mereka berdua tadi rencananya inginkabur takut bakal disuruh-suruh lagi oleh ay.


“mau apa sayang?” tanya Brian dengan lembut.


“mau liat konser secara live di youtube” jawab Ay.


Lars dan Johan mengelus dada mereka karena merasa tenang bukan mereka lagi yang disuruh untuk mengabulkan permintaan ibu hamil.


“bentar, maunya nonton konser apa?” tanya brian, tadi dia sempat bingung harus membuat konser didepan ay, tapi ternyata hanya live di youtube jadi brian gak masalah dengan itu.


“Om jojo dan om lala” seru ay.


Makanan yang tadi hendak Johan suap ke dalam mulutnya langsung meluncur jatuh, Johan mengerjabkan matanya beberapa kali. “A-Apa kok om jojo dan om lala lagi ay?” seru johan.


‘puk’ Lars menepuk bahu Johan, “mending dari pada lo disuruh yang lebih aneh lagi jadi iyakan aja” Bisik lars pada Johan.


Emang mending permintaan ibu hamil itu, dia hanya ingin nonton konser Lars dan jojo dari youtube padahal dia bisa menonton live didepannya.


“ya udah sekarang atau besok?” tanya Johan akhirnya.


“Besok aja, biar om jojo dan om lala pakai baju konser biar mirip yang di tv tv” seru ay senang.


“mendingan kok gak masalah, oke ay, om lala siap nyanyi apa aja permintaan Ay” seru Lars.


.


Besoknya Johan dan Lars sudah berdandan keren di depan ay, tapi gadis itu tampak tidak senang dengan dandanan keren kedua pria dewasa itu.


“kenapa sayang?” tanya brian.


Ay membisikkan sesuatu pada Brian lalu brian mengulum senyumnya dan memberi perintah pada Bobby untuk melakukan permintaan Ay.


“Tunggu dulu ini kita berdua mau dibawa kemana?” seru Johan dan Lars kebingungan karena pada bodyguard brian menarik paksa kedua pria itu.


Lima belas menit kemudian senyum ay kembali cerah begitu melihat Johan dan Lars sudah didandani ala Girl generation, mereka memakai dandanan wanita dan sekarang harus nyanyi GEE di depan ribuan penonton yang sudah menunggu live dari kedua pria tampan itu.


“ay ini benaran?” seru lars, entah kenapa pria bule itu tampak cantik menggunakan style cewek korea.


“iya…cepat live” pinta ay.


“cepat live! Atau gue buat kalian terjun bebas dari pesawat tanpa parasut dan langsung terjun ke laut atlantik?” ancam brian dengan senyum mengerikan.


“Nasib-nasib punya sahabat gini amat, awas kalau ay selesai hamil!” gerutu Johan, tapi kedua orang itu tetap melakukan live di youtube dengan wajah yang sudah di make up ala girl band korea.


...🐺🐺🐺🐺🐺...