My Little Girl

My Little Girl
S2 MLG 81. Kekanakan



Stela Putri adalah mantan pacar Al yang sangat lama, sekitar 3 bulan, karena stela dulu selalu berusaha mencari perhatian Al, akhirnya al mengalah untuk berpacaran dengan gadis itu, tapi Al kesulitan untuk meminta putus dari gadis itu, karena rasa kasihan Al padanya,namun lama kelamaan Al dan Stella putus bukan Al yang memutuskan melainkan Stella karena dia ditaksir pria kaya memang tidak setampan Al, tapi apalah daya godaan uang dan kemewahan telah menggelapkan mata stella, dia sendiri yang akhirnya minta putus dari Al, dan tentu saja al menyambut baik permintaan gadis itu.


“Jangan marah-marah gitu Ay, aku cuma nyapa teman lama aja kok gak boleh?” ujar Stella pada Ay, penuh dengan kepalsuan.


Ay kesal pada stella dia pikir abangnya Al sangat menyukai stella makanya tidak pernah memutuskan hubungannya dengan stella, apalagi bukan Al yang memutuskan tapi stella, sang kekasih yang awalnya dijadikan sahabat oleh ay tapi memutuskan abangnya karena ada pria lebih kaya dari aL, selama ini ay pikir stella baik hampir saja dia memberi tahu identitas aslinya pada stella karena menganggap stella seperti itu, tapi sayang sebelum ay mengungkapkan identitas nya stella sudah menunjukkan pada ay bahwa harta dan tahta lebih menggoda dari dirinya yang saat itu menyamar menjadi orang biasa.


“kedatanganmu membuat mood buat makan langsung hilang!” ucap ketus ay.


Mendengar itu Al langsung mendekat pada adiknya itu. “Dek jangan gitu dong, makan ya beberapa suap lagi, nanggung ini” bujuk al. “bisakah kamu segera menyingkir dari sini stel?” usir Al pada wanita cantik didepannya, dia akui stella memang lebih cantik dari Aurora, karena gadis itu berasal dari kalangan orang kaya, tapi entah kenapa al tidak pernah bisa memberikan hatinya pada stella.


“Kok kamu jadi jahat gini sih al? Kamu masih marah karena aku mutusin kamu?” Seru Stella, dia masih merasa al mencintainya, karena Al selama ini tidak pernah memutuskan kekasihnya tapi berbeda dengan dirinya hanya stella sendiri yang memutuskan Al.


“jangan kepedean kamu” sindir Al, “aku tidak tertarik padamu sedikitpun, kita berpacaran juga karena gue kasian sama kamu,udah menyingkir dari sini sakarang juga atau lo mau secara paksa? Gue gak yakin suami adek gue bakal buat hidup lo tenang karena telah buat istrinya gak nafsu makan” sambung Al lagi.


Stella tertawa dengan keras, “nampak banget kamu masih suka sama aku Al, aku minta maaf saat itu aku dipaksa untuk memutuskan kamu al, dan kalau aku tetap mau disini kenapa? Tidak mungkin suami ay sampai menggangguku, lagian seperti anak kecil aja sih, harus diperhatikan seperti itu?” sindir Stella pada Ay.


Ay semakin menggenggam tangannya dengan keras, dia emosi dengan ucapan yang keluar dari mulut gadis itu, ay sendiri sadar tingkahnya akhir-akhir ini sedikit aneh dan kekanakan, ay sendiri tidak tau kenapa, tapi dia tidak suka jika ada yang menganggapnya kekanakan.


“Dan__” ucapan stella terhenti karena ponselnya kini berbunyi nyaring dengan nomor yang tidak dia kenal.


“Halo” jawab Stella angkuh.


“Menyingkir dari sana atau aku akan memutuskan kerja sama dengan kedua orang tuamu Stella putri!” Suara dingin Brian keluar dari ponsel Stella, Stella masih tidak mau percaya jika yang menelponya adalah tuan berkuasa george Brian Marcello.


“ini siapa ya? Maaf apakah anda salah sambung?” tanya stella mulai ketakutan.


“Aku suami dari gadis yang kamu hina tadi! Yang kamu katakan kekanakan! Jika masih tidak percaya silahkan saja tetap disana dan tinggal menghitung menit maka perusahaanmu akan hancur ditanganku” ancam brian.


Mendengar itu dalam hitungan detik Stella tegak dan pergi meninggalkan meja ay, al dan aurora tanpa berkata apapun, membuat ay dan aurora bingung tapi Al sudah menebak apa yang terjadi pada gadis itu, ancaman Al menjadi kenyataan, dan Al yakin brian lah yang menelpon Stella.


“dia udah pergi lanjut makan lagi” bujuk Al, ay akhirnya mengangguk pelan dan kembali menyuap makanannya kedalam mulut.


...🐺🐺🐺🐺🐺...


“Ay mau ikut abang sama aurora ke restoran, ay masih kangen sama abang” rengek ay sambil menggantung di lengan Al.


“Dek au itu kerja bukan main-main, tunggu kak brian disini dulu ya” ucap Brian dengan pelan.


"Kata siapa gak sayang, masih sayang kok" suara Brian tiba-tiba muncul di belakang punggung ay.


Ay menegang mendengar suara suaminya, dia menatap Al yang kini mengulum senyum kearah ay.


"Bang, ini ay sedang halusinasi kan?" bisik ay pada al.


Al semakin menahan tawanya, "itu suami kamu dek, asli kak Brian yang ada di belakang kamu" ujar Al.


"Sayang jangan ngambek gitu, kakak cuma telat dikit jemput nya, bukan berarti kakak gak sayang sama istri cantik kakak ini" Brian sudah tepat berada di belakang ay, pria itu juga mengelus lembut bahu istrinya itu.


Ay berbalik dan cemberut menatap brian, "ay pikir kakak sengaja gak mau jemput" elak ay, dia sangat malu karena ketahuan merengek di depan abang kembarnya.


"ada urusan tadi princess, sekarang kita pulang ya" bujuk Brian.


"suami kamu udah jemput, kalau gitu abang jalan ya sama au" sela Al di saat Brian sibuk membujuk istrinya.


"ya udah au, Hati-hati ya sama playboy satu ni" ucap ay pada aurora.


Aurora mengangguk dan tersenyum, "beres" jawab aurora.


"enak aja playboy, udah tobat ini, gak ada lagi pacar-pacaran mau langsung nikah aja dan itu sama kamu" goda Al pada Aurora.


Aurora menggeleng, "udah cepat naik, gue telat nanti kerja" perintah Aurora, dia tidak mau berdebat dengan Al entah karena apa, biasanya dia akan mendebat pria itu.


"bye-bye au!" teriak ay karena motor Al sudah melaju jauh.


"udah? sekarang kita pulang?" tanya Brian, pria itu memang selalu sabar dengan istri kecilnya, padahal kalau dipikir lagi dia adalah seorang ketua mafia tapi sikapnya bisa sangat lembut pada istri cantiknya itu, sebenarnya bukan hanya baik pada ay, Brian juga baik pada keluarga ay, pokoknya semua tentang ay Brian akan menjadi manusia paling baik, contohnya aurora, Brian ingin memberikan posisi manager pada sahabat ay, tapi gadis itu menolak dia ingin Brian tidak menganggap nya menjadi teman ay, dia sudah cukup bersyukur dengan pekerjaan yang Brian berikan hanya dengan ijazah SMA dia tidak ingin ada kecemburuan sosial yang terjadi di tempat dia kerja jika Brian menjadikannya manager.


...🦊🦊🦊🦊🦊...


untuk detail cerita Al dengan mantan pacarnya stella akan diceritakan di novel 'Dan Falling in love' ya, tunggu ceritanya 😄😄😄


jangan lupa like, vote dan hadiahnya Terima kasih semua