My Little Girl

My Little Girl
S2 MLG 102. Buka Puasa



Brian menutup telepon dengan wajah berseri-seri, akhirnya waktupuasanya telah berakhir.


Deon melirik menantunya yang tersenyum sehabis menelpon dokter kandungan ay, “jadi di bolehkan?” tanya Daddy deon.


‘Ting’ sebuah pesan masuk yang berasal dari Johan, yang berisi pose-pose yang boleh dilakukan oleh ibu hamil, dan pantangan yang dilarang untuk dilakukan saat berhubungan dengan ibu hamil.


Brian dengan cepat mengangguk atas ucapan daddy deon tadi, pria itu lalu berdiri, “brian duluan ke kamar dad!” pekik Brian sebelum keluar dari ruangan itu, wajah brian tampak sangat cerah dan berbinar Bahagia.


Deon menggelengkan kepalanya, “aduhhh ini nih suami kalau udah gak di kasih jatah selama berbulan-bulan oleh istri jadi gak sabaran” kekeh deon. “Sepertinya aku juga bakal olah raga mala mini” lanjut Deon, dia ingin mempersiapkan sesuatu di kamarnya untuk menggoda sang istri agar mau di ajak olahraga di malam hari.


.


Brian berlari dengan kecepatan kencang menuju kamarnya, baru dia akan mengetuk pintu kamar itu terbuka dan muncullah Ara dari sana.


“jadi bagaimana? Apa kabar baik?” tanya mommy Ara.


Brian dengan cepat mengangguk, mengiyakan ucapan mommy ara, “dibolehkan” ucap brian cepat dengan wajah yang sudah bersinar-sinar.


Mommy ara menghela nafas lega, “syukurlah, habis mommy gak bisa bujuk istri kamu, dia masih ngambek tu di dalam kamar, sana cepat susul dia, ingat nasehat dokter” nasehat Ara sebelum dia meninggalkan sepasang suami istriitu melakukan kegiatan olahraga di atas kasurnya.


“iya mom” jawab Brian cepat .


...🦁🦁🦁🦁🦁...


Ara baru saja membuka kamarnya, begitu dia membuka kamarnya, matanya langsung tertuju pada suami tampannya yang hanya mengenakan boxer sambil melihat note book nya, suaminya itu sepertinya sengaja tidak mengenakan atasan hingga perut sixpack nya terlihat.


“Daddy sedang menggoda mommy ya?” ledek Ara.


“Siapa yang goda, orang daddy kepanasan” elak Deon, padahal niatnya memang menggoda.


Ara mengangguk, “oohh ya udah, mommymau tidur, udah ngantuk” ara langsung masuk dalam selimut sambil memejamkan matanya.


Deon melotot melihat istrinya yang tidak peka, padahal dia berharap Ara menerkamnya setelah melihat tubuh sexy pria itu. Tapi yang ada Ara tampak cuek saat melihat tubuh sexy suaminya.


Deon menatap pada adik kecil nya, “ahhh! Daddy ngaku, daddy lagi goda mommy” deon akhirnya berteriak mengaku atas Tindakan yang dia buat. Pria itu segera mendekatkan wajahnya pada wajah Ara, mencium pipi istrinya itu agar mata Ara terbuka.


“yang… olahraga malam yuk, masak Cuma anak kita aja yang olahraga?” bujuk Deon sambil sedikit menggoyangkan lengan Ara, agar ibu tiga anak itu membuka matanya.


Ara yang sudah tidak tahan untuk membukamata segera menatap mata Deon yang sekarang tepat ada dihadapannya, “makanya jangan sok nolak” kekeh Ara, “jadi mau olahraga ni?” tawar Ara.


Deon segera mengangguk cepat.


“huh gak anak gak bapak otaknya sama mesumnya” keluh ara begitu deon mulai ritual olahraganya, dengan pemanasan lebih dulu.


...🐺🐺🐺🐺🐺...


Brian memasuki kamar dan menatap ay yang sedang berbaring dikasur sambil menutupi seluruh badannya dengan selimut tebal. Dengan cengiran khasnya brian langsung ikutan masuk kedalam selimut itu dan langsung memeluk Ay.


“hmmm! Jangan pegang-pegang!” di dalam selimut tebal itu. Ay masih marah dengan Brian yang menolaknya. Suara ibu hamil itu terdengar sedikit serak mungkin karena ay habis mengangis.


Bukannya melepaskan pelukannya brian semakin mengeratkan pelukan itu. “Katanya mau olahraga malam” bisik brian.


“Boleh?” suara ay masih terdengar serak, gadis itu berbalik dan membuka selimutnya untuk melihat wajah Brian.


“boleh, tapi harus dengan saran dokter” jawab brian dia sudah menarik badan ay agar menindih dirinya. Wajah brian sudah mulai berubah, karena dia merasa sangat tergoda saat ini, wajar saja sudah berbulan-bulan dia tidak mencicipi buah melon kesukaannya.


Perlahan tapi pasti, brian mulai mendekatkan lagi wajahnya pada wajah ay, dan membiarkan Ay tetap berada diatasnya.


“posisi ini termasuk aman sayang, kamu diatasku” ucap brian, suara pria itu mulai terdengar serak karena sudah dimasuki terangsang, melihat ay mulai melepas satu persatu kain penutup badannya.


“ini pose yang ay suka” kekeh ay. Gadis itu sudah tidak mengenakan apapun sambil menindih perut sixpack suaminya.


Brian menarik badan ay agar bisa ******* bibir istrinya itu, tangan pria itu juga aktis dalam memberikan sentuhan pada buah melon kesukaannya, buah melon itu mulai tumbuh dan terlihat lebih besar dari biasanya.


Melihat wajah brian yang sudah terangsang, Ay membiarkan Brian mencicipi buah melon kesukaannya, cukup lama pria itu mencicipi buah melon ay dan tangan Brian bergerak aktif dalam memainkan kue cubit ay.


Sudah tidak dapat menahan diri lagi ay segera melanjutkan aksinya untuk menduduki belalai panjang yang sudah tegak sejak tadi.


Kedua suami istri itu memulai ritualnya, ay bahkan beberapa kali memekik ketika mencapai K**m*ks.


.


3 jam waktu yang telah berlalu, brian menatap ay yang tertidur nyenyak di sampingnya, dia ingat johan mengingatkan hanya sampai Ay puas, bukan dirinya, walau saat ini brian belum puas tapi dia sudah merasa cukup, pertempurannya diranjang bersama ay adalah yang tersingkat dari biasanya, tapi itu cukup memuaskan diri brian.


‘cup’ brian memberikan kecupan pada kening istrinya itu, brian juga melangkah mengambil kaos nya untuk memakaikan pada ay, dia tidak mau ay sampai masuk angin atau kedinginan. Setelah yakin menutupi istrinya dengan kaos dan selimut tebal brian baru menyelesaikan urusannya di dalam kamar mandi, waktu 3 jam terlalu singkat untuk seorang ketua mafia yang punya nafsu terlalu tinggi.


Brian mulai melangkah meninggalkan ay dia ingin membuatkan makanan untuk ay.


Begitu pria itu membuka pintu, dia sedikit terkejut ada bobby dan juga johandi depan pintu kamarnya.


“kenapa kalian ada disini?” tanya Brian bingung.


“Aku ttakut terjadi sesuatu pada a, makanya kesini, apa istrimu baik-baik saja?” tanya johan.


Brian mengangguk, wajah pria itu tampak lebih segar dari biasanya dan johan tau Brian sudah mendapatkan keinginannya makanya dia terlihat lebih segar.


“ay sedang tidur, nanti saat dia bangun saja kau periksa kondisinya, tapi aku melakukan sesuai saranmu” ucap brian cepat.


“Iya aku takut saja terjadi apa-apa dengan ibu hamil itu, tidak ada darah yang keluarkan?” tanya Johan lagi.


Brian merubah wajahnya menjadi sedikit kesal, “aku tidak sekasar itu dalam berhubungan! Hati-hati dengan perkataanmu, aku bukan seorang maniak hanya memiliki nafsu tinggi” tegas brian.


“Aku Cuma bercanda bro” kekeh Johan.


“dan kau kenapa ada disini?” tanya Brian pada Bobby.


“Menemani tuan muda johan, dan juga kemarin Melani menyetujui pengobatan pada kakinya saat ini melani dan daddy George sedang menuju amerika untuk melakukan operasi pada kaki melani” jelas Bobby.


“itu hanya pengalihannya biar aku lengah, tetap perketat penjagaan dan ingat bob, mata-mata kita di tempat pak tua itu tidak boleh sampai ketahuan” peringat brian sebelum dirinya melangkah menuju lift.


“Baik tuan, tapi apakah kita membiarkan melani sembuh tuan?” tanya bobby.


“suruh dokter untuk memasangkan chip pada melani, dengan chip itu aku akan tau dimana lokasi melani berada, dan aku bisa meledakkan chip itu kapan saja"ucap Brian dengan dingin.


...🐻🐻🐻🐻🐻...