My Little Girl

My Little Girl
Extra 19. END



Pagi ini keluarga Alinsky dan Keluarga Ara sedang berkumpul dan sarapan bersama, kebetulan kedua orang tua ara dan orang tua deon mengetahui kabar cucu mereka terlibat dengan mafia, jadi para kakek dan nenek itu datang untuk bertanya lebih lanjut.


“Dedek, opa dengar kemarin dedek ketemu abang ganteng ya?” tanya ayah deon.


Dedek yang lagi asik makan langsung berhenti makan. “Iya opa, abang na anteng” jawab dedek Ay dengan semangat.


Ara melirik suaminya yang sekarang cemberut dan terlihat sedih, “Kak, kakak masih nomor satu di hati dedek kok” bisik Ara.


“Waahh, gantengan mana sama Daddy dedek?” tanya Papi ara.


“Daddy nomol atu, abang ian nomol ua, glandpa”


“Nah tu Sky, putri kesayangan mu masih menempatkan di posisi nomor satu” kekeh Axel yang melihat Deon sejak tadi sedih karena dedek memuji pria lain di depannya.


“Itu baru putriku” puji Deon, pria itu akhirnya tersenyum menang. Ara hanya geleng-geleng kepala liat Deon yang over protectife dengan putrinya.


“Opa uncle uga ketemu anti tantic”


“Huk huk huk” Axel langsung tersedak ketika Dedek Ay yang tiba-tiba membocorkan rahasianya.”Dedek, kan kemarin udah makan ice cream, janjinya apa hayooo~” ucap Axel.


“Dedek, emang kemarin uncle ketemu siapa sayang?” tanya ara penasaran.


Dedek Ay menatap ara dan menggeleng pelan, “Dak oleh mami, uncle udah Lalang dedek ilang sama mami dan daddy, iya kan uncle?” kini dedek balik menatap Axel yang sudah memukul-mukul kepalanya sendiri. “Uncle napa? Kok ukul-ukul kepala na?” tanya polos Dedek ay.


“Gak ada dedek, uncle Cuma pusing aja” lirih Axel.


“Uncle inta obat cama bibi, ial gak ucing” celoteh dedek Ay.


“Iya dedek sayang” Rasanya Axel ingin menangis, keponakannya baru saja membongkar janji mereka.


“Dedek ndak omong ke mami dan daddy, uncle dedek macih tutup ulut” ujar dedek Ay lagi dengan polosnya.


“Kalau gitu dedek bisa cerita samagranmi dong? Granmi mau tau siapa Auntie cantiknya” ucap mami Shahnaz.


“Ndak oleh juga glanmi, oma cama opa yang balu boleh” dedek ay tersenyum penuh kemenangan.


Axel Kembali memukul kepalanya dengan tangannya sendiri. Dia lupa kalau keponakannya itu sangat cerdik, dia lupa untuk mengatakan opa dan oma nya juga tidak boleh.


“Sama oma boleh?” tanya oma Mitha dengan senang.


“Oleh oma, coalna dandi na Cuma cama mami, daddy, glanpa cama glanmi”


“kalau gitu oma mau dengar siapa Auntie cantiknya?” seru oma Mitha.


“cekeltalis uncle oma, tantik oma, uncle cium cium bibil na” celoteh dedek Ay dengan memperagakan mulut monyongnya.


Semua mata langsung tertuju ke Axel yang sudah cengengesan sambil garuk garuk tengkuknya, “Axel bisa jelasin mi, ini tidak seperti yang bocah nakal itu katakan”.


“Xel, putri ku bocah pintar,jadi jangan mengatakan dia nakal” tegur deon, dia tidak suka ada yang menjelekkan mau itu Cuma bercanda.


“Iya sangking pintarnya gue tertipu sama wajah polosnya” Ucap Axel matanya melirik dua bocah lagi yang masih santai memakan sarapan mereka.


“Abang gak ada bilang uncle, abang diam-diam aja” ucap abang AL dengan senyuman lebarnya.


“Dedek ilang ke oma aja uncle, ndak ada ilang ke glanma” ucap dedek Ay mengikuti jejak abang tertuanya.


“Kamu sudah berani ya cium anak orang, segera bawa Wanita itu ke hadapan mami” ucap mami dengan wajah marah yang di buat-buat. Sebenarnya mami Shahnaz tidak marah dia malah senang dengan ketahuan axel mencium orang lain didepan ketiga keponakannya.


“Mi, itu tidak sengaja Cuma nempel doang ni tiga bocah ini aja yang melebay” tunjuk Axel pada tiga keponakannya yang sekarang tersenyum polos.


“uncle au nikah lagi??” tanya polos dedek.


“Ohh benar papi harus nikahkan kamu secepatnya dengan sekertaris itu, biar kamu gak bikin mami kamu pusing terus” ucap papi ara, dengan cepat.


Axel menatap horror papinya lalu kearah keponakan cantiknya itu salah apa dia sampai sekarang masih dikerjai oleh ketiga keponakan nakalnya. Mungkin karena dia terlalu banyak mengambil keuntungan dari hilangnya Deon, makanya para keponakannya membalas secara tidak langsung.


“Tapi, pi__”


“Gak ada tapi-tapian, mami setuju dengan papi” Potong mamy Shahnaz cepat. Axel melirik ketiga keponakannya yang sedang tertawa kecil sambil menutupi mulut mereka, sekarang Axel tau, keponakannya sudah merencanakan semua itu.


...🐥🐥🐥🐥🐥...


“Hahahahha selamat Axel akhirnya lo nikah juga” tawa senang Andri mendengar cerita Axel, saat ini Axel sedang berkumpul dengan para sahabatnya termasuk deon, entah kenapa hari itu deon juga membawa Ara, mungkin dia tidak mau Ara marah padanya karena sekarang ada Violet juga yang datang.


“jangan ketawa, ini semua karena ketiga bocah devil mereka” Axel menatap horror sepasang suami istri yang sejak tadi tidak lepas saling merangkul.


“Jangan salahkan anak gue, mereka Cuma membantu uncle-nya dalam mencari jodoh” kekeh Deon.


“Iya abang juga kalau di cariin gak pernah mau dengan pilihan mami, sekarang keponakan abang yang cari akhirnya kan” sambung Ara.


“Gue heran sama keponakan-keponakan gue, sejak dalam perut maminya sampai sekarang gak ada habisnya ngerjai gue, anak kalian di kasih makan apa sih? Sampai sepintar itu?” gerutu Axel.


“ASI ekslusif” Jawab Deon dengan bangga.


“Gue juga dapat asi dari orang tua gue, otak gue standar-standar aja” ucap Andri.


“Itu bedanya lo sama gue, jelas-jelas istri gue sama gue pintar, dan jelas anak-anak gue juga pintar” Kata Deon dengan bangga.


“Wahhh mulai, mentang- mentang juara satu menikah dengan juara satu jadi anaknya luar biasa pintar dapat 3 lagi” ucap Angga menimpali.


“Noh gara-gara three devil kasih ide ke bokap sama nyokap gue” tunjuk axel pada orang tua Three Dan.


“Hahahha bang, EL Cuma kasih ide


“Kalian kapan nyusul udah 2 tahun menikah tapi belum dapat juga” tanya Andri spontan pada Angga dan Violet yang memang sudah menikah.


“Doakan aja ya menyusul, dokter bilang gue kurang subur, makanya belum dapat juga sampai sekarang” ucap angga dengan nada sedih.


“Udah jangan sedih-sedih sekarang yang harusnya sedih itu lo andri, kalau gue nikah lo gak, tinggal lo sendiri yang gak nikah lagi”


“Dasar Kamfret, lo emang udah setuju nikah sama sekretaris sexy itu?”


“yakin gak yakin gue harus mau, nyokap sama bokap gue maksa, dan sekretaris gue juga gak bisa nolak orang tua gue” lirih Axel.


“Loh kok bisa?” seru angga dan Andri berbarengan.


Ara dan Deon yang tau apa sebabnya tertawa keras, mereka berdua begitu senang melihat penderitaan Axel, persis seperti ketiga anak-anak mereka.


“Abang EL kasih ide, kalau auntie nya tolak paksa aja pakai orang tua auntie itu” Ara berucap sambil menahan tawa.


“Setelah mendengar usulan abang El,mami sama papi mendatangi kedua orang tua Sekretaris itu dan mau tidak mau dia juga setuju” sambung Deon.


Mereka semua tertawa riang mendengar penderitaan Axel.


...🐣🐣🐣🐣🐣...


Hari – H


Pernikahan Axel dan Jenny


“Mi dedek au akekan bedak ke uncle” teriak Dedek Ay yang melihat Axel yang sedang dipakaikan make up oleh para perias.


“nanti aja ya, pas uncle nya di rumah, kita main sama daddy dulu yuk” bujuk Ara, dia segera menggendong Dedek ay agar tidak mengganggu Axel.


“keponakannya lucu ya kak” kekeh si perias”


Axel tertawa pasrah, “kalian belum tau aslinya, jadi bisa bilang lucu, bentar lagi pasti akan keluar devilnya”.


Para perias hanya tertawa mereka menganggap ucapan Axel hanya lelucon.


.


Yang dikatakan Axel ternyata terjadi, sebelum Axel mau mengucapkan janji suci, Abang al maju dan mengatakan ingin membacakan surat untuk uncle tersayangnya, dan ketika di terima surat yang mau abang Al baca ternyata lebih Panjang dari tinggi abang Al.


“Salam semuanya, saya Abang aL, saya…” abang al mulai membacakan kertas yang dia baca.


“Sky bisa tidak anak lu disuruh berhenti, itu kepanjangan dodol, mau sampai berapa lama gue tegak?” gerutu Axel pada Deon.


“Abang, ke intinya bang” kata deon.


“Baik daddy, tapi intinya apa daddy?” tanya balik abang dengan wajah polosnya.


Rasanya Axel ingin berteriak dan menangis, “Itu dia pura-pura tidak mengerti atau sudah mengerti?” Lirih Axel.


“Abang langsung pada selamat telah menikah” ucap Deon dengan menahan tawa.


“Ahhh, baiklah” Abang al mengedipkan matanya pada Axel, sekarang axel tau, abang Al sedang mengerjainya.


“Telima kasih ke pada auntie jenny yang sudah mau menelima uncle kami yang jelek, semoga Bahagia selalu” Abang Al segera berlari bersembunyi dibelakang gaun maminya.


Semua penonton termasuk Jenny tertawa mendengar penuturan Abang Al.


Pernikahan itu berakhir dengan axel yang kembali dikerjai oleh keponakan tampannya. untung saja tadi ara sempat menjauhkan Ay dari wajah axel, jika tidak bisa bahaya wajah tampan axel hancur di pernikahan nya.


...🐤🐤🐤🐤🐤...


Sekian dan terima kasih sudah menyempatkan diri untuk membaca novel ini, mohon tunggu season duanya ya, autho mau langsung BOOM aja dengan banyak part jadi kalian tidak perlu menunggu lagi hehehe tapi author akan istirahat beberapa hari untuk menge boom chapter yang banyak.


Terima Kasih sudah mau like, vote dan komen, author gak nyangka novel ini bisa di sukai oleh banyak orang, padahal ini hanya karya iseng, dan terima kasih sudah menyukai novel ini.


Salam manis dari author, sampai jumpa di Season 2 ya ❤❤❤


bonus pict akhir :