My Little Girl

My Little Girl
S2 MLG 61. Salah siapa?



Maaf ya semuanya hari ini uploadnya lama banget, soalnya Kesehatan author sedang bermasalah sebagai gantinya hari ini author upload dua .


Oke lanjut ke cerita, terima kasih buat yang nungguin updatenya setiap hari.


...🐯🐯🐯🐯🐯...


“Aduhh ini kenapa pada ketawa gini, itu calon suaminya udah datang, kamu siap-siap ya” ucap mommy ara, lalu dia Kembali pergi lagi.


“Au, gue deg degan” ay menarik tangan aurora dan meletakkannya di dekat jantungnya agar aurora dapat merasakan detak jantung ay. Tangan ay juga terasa sangat dingin sedingin es.


Aurora mengulum senyumnya, “Tenang ay, semua pasti akan lancar tidak aka nada yang menghancurkan pesta kamu, ayo kita pergi” ucap aurora sambil membantu ay untuk tegak dan menutupi kain penutup wajahnya.


Perlahan aurora menggandeng tangan ay menuju deon yang sudah gagah dengan stelan tuxedonya.


“Daddy sangat tampan hari ini” puji Ay ketika tangannya sudah menggandeng lengan daddy deon.


Deon tidak menjawab dia hanya menatap putri cantiknya dalam diam.


“Dad, ayolah ini acara akan dimulai, masak daddy mellow lagi” ledek ay.


“Ay aku sama mommy ara duluan ke dalam ya” ucap aurora yang sudah berjalan mengikuti mommy ara untuk masuk ke dalam tempat acara.


“Cepat banget putri daddy dewasa nya, daddy gak nyangka kamu bakal nikah di umur 18 tahun” akhir pria paruh baya itu mengeluarkan suara juga, nada suaranya terdengar sangat sedih.


“Dad, ay bukannya akan pergi meninggalkan daddy selamanya, ay hanya pindah rumah bersama suami ay, hubungan ay sama daddy tidak aka nada yang bisa menggantikan, ay tetaplah putri kecil daddy, nanti mungkin sebentar lagi daddy bisa menggendong kembaran kecil ay, yang mungkin akan hadir dalam waktu setahun ini” ucap ay berusaha menenangkan daddy nya yang mendadak mellow.


“Kembaran kecil kamu?” beo Daddy deon.


“iya, ay berencana ingin cepat punya anak dad, jadi daddy dan mommy bisa bermain bersama cucu kalian menikmati hari tua daddy” ucap ay lembut.


Deon mulai membayang kan ay kecil yang hadir dalam hidupnya, dia pasti akan senang jika Kembali menggendong bayi kecil pasti kehidupannya akan semakin Bahagia dengan hadirnya bayi kecil dalam keluarganya. Tanpa deon sadari setitik air mata mulai jatuh membasahi pipi deon, pria itu mulai tersenyum hangat pada ay.


“kamu jadi buat daddy sedih” lirih daddy deon.


Deon tersenyum sambil menghapus air matanya, “Benar, banyak orang yang akan melihat daddy” ucap Deon.


...🐻🐻🐻🐻🐻...


“kamu tidak terlihat cemas brian?” tanya daddy George begitu mereka baru sampai di hotel tempat di adakan acara pesta pernikahan.


Brian hanya melirik Daddy George sekilas lalu Kembali fokus dengan lamunannya, selama perjalanan dia memang tidak ada berbicara dengan daddy George, pria itu sejak tadi diam dan sibuk dengan ponselnya sendiri.


“Kamu masih marah? Karena harus memaafkan Melani?” tanya daddy George lagi.


Brian masih diam tidka berbicara apapun.


“Sama seperti kamu, melani sekarang sedang menjalani prosesi pernikahan dengan Leonardo, seorang bos mafia juga, namun tidak sehebat kamu” Daddy George mulai berbicara Kembali walau tidak juga mendapat respon dari Brian, dia tau putra satu-satunya itu sangat marah saat ini, diam adalah cara terbaik brian agar tidak marah dan tidak menembak secara sembarangan. “Melani sudah daddy anggap seperti putri daddy sendiri, dia dulu sering bermain bersama mommy mu saat mommy mu masih ada disisi daddy, mommy kamu sangat menyayangi melani, karena itu kalian di jodohkan, tapi sepertinya takdir berkata lain, kamu lebih menyukai gadis pilihan hatimu disbanding pilihan mommy kamu” ungkap Daddy George.


“jadi daddy menyalahkanku atas keputusan yang aku pilih? Daddy ingin aku mengabulkan permohonan mommy yang ingin aku menikahi melani?”suara brian akhirnya keluar, pria itu marah karena Daddy George kembali mengungkit melani yang akan di jodohkan olehnya, Melani yang seharusnya ada di sisinya, dan melani yang lebih pantas bersamanya, karena itu kesalahan melani yang cemburu karena brian tidak memilihnya bukanlah serratus persen salah melani, tapia da andil penting dari brian, karena dial ah penyebab melani melakukan keputusan itu.


Daddy George menggelengkan kepalanya, “Daddy tidak menyalahkan mu brian, daddy hanya berharap kamu dan melani bisa kembali menjadi teman, tidakkah kamu menganggap gadis itu adalah adik atau temanmu? Sudah sejak kalian kecil kalian saling mengenal jadi jangan menyalahkan melani seratus persen, kamu juga andil dalam keputusan yang sahabat kamu buat” ucap daddy George.


Brian terkekeh pelan, “benar ini bukan hanya kesalahan melani tapi kesalahan daddy, sudah sejak terjadinya penculikanku, aku mengatakan aku menyukai gadis lain dan aku tidak mau menikah dengan melani, tapi daddy hanya mengacuhkan perkataanku, daddy membiarkan melani terus berada disekitarku, daddy pikir dengan begitu aku mungkin akan luluh dan akan memmilih pilihan mommy, setiap aku menolak melani dengan kasar, daddy selalu membela gadis itu dan menenangkannya dan berusaha membujuknya untuk kembali merebut hati ku, jadi daddy benar aku sudah salah seharusnya daddny juga ikut andil dalam hukuman yang diterima melani, tapi karena daddy adalah daddy ku, aku memberikan maaf pada daddy” Brian tegak dari kursinya, acara pernikahannya akan segera dimulai, dia tidak mau berlama-lama bersama daddy George, dia akan semakin marah jika melihat daddy George yang selalu membicarakan Melani.


Sementara itu daddy George terdiam di tempat dia duduk, memang benar semua yang di katakan brian, sejak awal brian sudah menolak untuk dijodohkan dengan melani,tapi dialah orang yang menganggap brian hanya bercanda dengan keputusannya, brian masih terlalu kecil untuk memutuskan penolakan pernikahan itu, daddy George sendiri berpikir seiring berjalannya waktu melani akan menghapus nama Danaya dalam benak brian, dial ah penyebab melani menjadi mengambil keputusan itu, makanya dia yang sangat berharap deon memaafkan melani, dia sudah membuat kehidupan gadis itu hancur karena selalu memberikan semangat bagi melani untuk tetap maju dan terus memperjuangkan cintanya.


.


“Tuan, sepertinya tuan besar syok” bisik bobby pada brian yang berjalan menuju ruang pestanya.


“Biarkan saja, aku ingin tau pria tua itu bisa apa, dia selalu mengajarkan hal yang tidak baik pada anak-anaknya, dia sendiri yang mebuat monster seperti ku, dan sekarang dia ingin aku berubah menjadi baik setelah dendamnya habis, dia bahkan tidak membolehkanku keluar dari dunia mafia” geram Brian.


“Nak brian, ayo cepat, acaranya sudah mau dimulai” panggil ara begitu melihat brian yang sudah siap dengan setelan tuxedonya.


...🦊🦊🦊🦊🦊...