Become A Human In Another World

Become A Human In Another World
ACT 6: Bab 9 - Pertarungan(2)



"Heh?" Gordo terlihat bingung ketika melihat semua Dark Magic nya yang dipotong dengan mudah nya. Itu semua jatuh ke tanah, sebelum akhirnya tergeletak bagaikan sampah tak berguna.


("Apa apan itu? Bagaimana mungkin? Aku bahkan tidak sempat melihat dia bergerak! Tidak, tunggu! Apa dia memiliki beberapa hal yang disembunyikan di balik jantung baju nya?") tanya Gordo dalam hati, terkejut.


Walau kekuatan Gordo jauh lebih besar, tapi tetap dia merasa sedikit gentar karena gerakan tadi.


Semua makhluk hidup secara tidak langsung memiliki 2 respond terhadap sesuatu yang melebihi milik nya. Yang pertama adalah takut, lalu yang kedua adalah termotivasi. Dengan begitu, Kurls berusaha menahan waktu dengan menyerang bagian pertama fase itu.


"Anda mungkin lebih banyak membunuh orang lain, dan menganggap anda sudah menguasai hal hal dalam pembunuhan. Dalam hal ini, itu adalah Assasin. Anda tahu, membunuh banyak orang bukanlah Assasin, tapi hanya seorang gila biasa yang tidak tahu apa apa!" kata Kurls lagi, memprovokasi Gordo.


Gordo yang mendengar itu berdecak pelan, dan mengirimkan beberapa sihir nya lagi untuk menyerang Kurla. Tapi, lagi lagi serangan itu dibelah Kurls, bahkan tanpa menggerakkan tubuh nya sedikit pun!


"Bajingan!? Kau meremeh kan ku?!!" teriak Gordo marah, melihat Kurls yang sangat tenang bahkan tidak beranjak dari tempat dia berdiri.


Gordo juga meningkatkan aura intimidasi miliknya, berharap Kurls akan tunduk setelah melihat itu. Tapi, Kurls bukannya takut, justru lebih waspada. Karena sejak awal, Kurls memang sudah menyiapkan mental nya untuk melawan Gordo.


Setelah meningkatkan intimidasi, Gordo berusaha untuk menyerang lagi. Tapi itu tidak berguna, karena semua serangan jarak jauh milik nya segera terpotong oleh sesuatu di jarak tertentu.


"Fu fu fu. Bukankah anda yang terlalu meremehkan saya?" tanya Kurls sambil tertawa pelan.


Tentu, itu memancing amarah Gordo. Yang mana Gordo biasa nya bergerak santai, dan meremehkan lawan sambil bermain main saat melawan musuh nya, kini wajah nya merah, menggambarkan jelas diri nya yang kini dikuasai oleh amarah.


"Baiklah jika itu mau mu!!" teriak Gordo.


Dengan begitu, Gordo mengubah strategi nya untuk menyerang Kurls dari jarak jauh. Pertempuran akan berubah menjadi pertempuran jarak dekat. Tapi mungkin karena dia marah, otak nya benar benar tidak bekerja sekarang, dan...


?!!


Sebuah benang tipis yang sangat kuat tiba tiba melilit Gordo yang sedang melayang cepat di udara!!


"Bajingan!! Apa ini?!!" tanya Gordo kesal, ketika seluruh tubuhnya tidak bisa digerakkan karena kawat besi yang melilit seluruh tubuh nya.


"Maaf. Seperti yang sudah saya katakan sebelum nya, anda terlalu meremehkan saya. Saya adalah Assasin, jadi saya bisa mencari berbagai cara untuk membunuh lawan. Salah satu nya adalah ini. Dan saya sarankan, agar tidak bertindak gegabah seperti tadi di pertarungan lain." kata Kurls sedikit menggurui sambil tersenyum pelan.


Ya. Itu adalah salah satu dari beberapa senjata rahasia milik Kurls.


Benda itu adalah kawat besi yang sangat panjang. Itu juga dia hubungkan ke berbagai tempat dengan cepat. Dan yang lebih mengerikan dari kemampuan nya, dia bisa meletakkan benang benang itu tanpa diketahui musuh.


Selain itu, benang kawat itu juga memiliki atribut untuk menolak sihir, membuat nya dapat memotong Dark Magic Gordo menjadi kecil kecil tadi.


Itulah juga kenapa Kurls tidak bergerak samasekali dari tempat dia berdiri. Itu adalah agar dia tidak terkena jebakan nya sendiri, dan memancing musuh mendekaro jebakan nya.


"Cih! SIAL!! BAJINGAN KAU!!! BERANI NYA KAU MENGGURUI KU!! JANGAN HARAP KAU MATI DENGAN MUDAH!!" teriak Gordo tidak terima, marah.


("Yahh, saya tidak berpikir untuk bisa pergi dari sini hidup hidup, sih. Tapi jika mati, aku sudah menyiapkan beberapa hal khusus.") pikir Kurls sambil tersenyum pahit.


KRRTTTKK!!!


Suara kawat yang mulai melar terdengar bersahutan. Kurla sedikit memiringkan kepala, tidak menduga itu akan terjadi.


Gordo sedang meronta, mengeluarkan seluruh tenaga nya untuk melepaskan diri dari kawat kawat itu!!!