Become A Human In Another World

Become A Human In Another World
ACT 4: Bab 40 - Back to Adventurer Guild



Liu Xiu melangkah pelan ke arah resepsionis Adventurer Guild yang berjejer rapi.


("Seperti biasa, ini tetap ramai, ya! Seperti yang aku harapkan dari kota perdagangan, Fuheng!!") ujar Liu Xiu dalam hatinya sambil tersenyum senang melihat sekeliling.


Dia segera menuju ke loket yang ditunggu Yulia. Terlihat Yulia yang sedang mengurus orang yang mengajukan permintaan dengan wajah sedih.


Bagaimanapun, Yulia adalah pembimbing nya di Adventurer Guild ini, jadi melihat sosok nya yang seperti itu membuat Liu Xiu agak tidak enak. Tapi Liu Xiu hanya menunggu, sampai gilirannya di depan meja Yulia.


"Baik, pelanggan selanjutnya!" kata Yulia setelah menyelesaikan beberapa berkas yang ada di depan nya.


Liu Xiu menoleh ke belakang sebentar, untuk memastikan tidak ada yang mengantre lagu di belakangnya. Dia ingin menanyakan banyak hal dengan Yulia, jadi dia agak tidak enak jika menyendat antrean.


"Yo. Yulia. Sudah lama tidak bertemu." kata Liu Xiu mengangkat tangan, seraya duduk di hadapan Yulia. Yulia yang melihat Liu Xiu membelalakkan mata, terkejut.


"L-Liu Xiu?!! K-Ke-kenapa kau ada disini?!" tanya Yulia.


Liu Xiu yang mendengar itu mengernyitkan dahi, menatap Yulia bingung.


"Apa maksudmu? Kenapa aku ada di sini? Jelas aku ingin melapor, bukan? Juga jelas aku ingin bayaran atas Quest yang sudah aku lakukan, tahu! Ini aku bawa bukti penyelesaian nya." kata Liu Xiu sambil menyilangkan tangannya.


Dia menaruh kertas Quest yang sudah ditanda tangani oleh Xi sebagai bukti penyelesaian Quest.


Yulia hanya melongo, menatap kertas Quest itu dan Liu Xiu secara bergantian. Wajahnya menunjukkan bahwa dia tidak percaya.


"Liu Xiu! Kau kembali!!!" Yulia berteriak sambil memeluk Liu Xiu di Adventurer Guild itu.


Itu sedikit membuat orang orang memperhatikan mereka berdua, karena beberapa keributan itu. Liu Xiu segera memberi beberapa gerakan tangan untuk mengatakan tidak ada hal khusus yang terjadi.


"Hentikan itu, Yulia. Apa kau tidak lihat orang orang memperhatikan kita?!" tanya Liu Xiu.


Yulia mendengarnya, lalu mundur dan duduk kembali ke kursi miliknya.


"Maafkan aku. Aku hanya terlalu senang dengan ini. Bagaimana mengatakannya, aku senang kau kembali, Liu Xiu. Aku kira kau tidak akan pernah kembali." jawab Yulia dengan senyum di wajahnya. Ada setitik air mata yang muncul, tapi dia dengan cepat mengelapnya.


"Ada apa tiba-tiba?! Aku tidak pernah kembali? Apa maksudmu?" tanya Liu Xiu heran.


"Umm. Kau bilang kau akan kembali satu atau dua minggu. Tapi ternyata kau hampir satu bulan tidak kembali. Itu membuatmu sempat dikira meninggal saat menjalankan misi, karena tidak ada yang bersamamu saat itu."


"Aku tidak tahu, tapi itu menyakitkan setelah kau memberitahu ku untuk tidak ceroboh dalam memberikan bimbingan. Tapi justru kau mati..." lanjut Yulia.


Liu Xiu sedikit memiringkan kepala, tidak mengerti.


"Apa itu? Aku? Mati? Dan juga, aku tidak pergi hingga sebulan, kau tahu. Aku hanya pergi sekitar 3 minggu." jawab Liu Xiu.


"Lupakan soal hal itu sekarang. Aku ingin-" selanjutnya, Liu Xiu langsung membahas ke inti permasalahannya.


Dia menerima hadiah Quest itu, yang ternyata mendapatkan 900 Rowa. Liu Xiu juga tak lupa bertanya tentang biaya hidup sehari disini. Dia juga bertanya tentang keuangan di Kerajaan ini. Itu membuat Yulia sedikit penasaran bagaimana cara Liu Xiu hidup selama ini.


Liu Xiu juga berunding dengan Yulia, tentang 7 orang anggotanya. Tentu, Liu Xiu tidak menyebutkan mereka secara langsung, tapi Liu Xiu mencoba agar mereka bertujuh bisa mendapat kartu Identitas.


Karena bagaimanapun, mereka bertujuh akan membutuhkan beberapa identitas palsu, jadi membuat pertama di sini merupakan langkah yang baik.


Dengan beberapa bujukan, akhirnya Yulia menyanggupi hal itu, lalu Liu Xiu juga menanyakan hal lain, terutama soal uang.


Di Kerajaan Afsel ini, uang dibagi menjadi 2. Rowa dan Dowa. Rowa adalah uang kertas, dan Dowa adalah uang receh. Rowa dan Dowa sama sama memiliki nominal 1,5,10, dan 100, dan 100 Dowa adalah 1 Rowa.


Untuk biaya 1 hari termasuk penginapan di kota Fuheng ini, Liu Xiu akan membutuhkan 3 Rowa. Mendengar itu, Liu Xiu sedikit terkejut. Itu karena hadiah yang dia dapat sangat besar, hingga 900 Rowa!


Kata Yulia, itu karena sudah banyak orang yang mencoba, tapi tetap tidak bertemu. Mungkin itu berhubungan dengan kelayakan orang yang dinilai oleh Sova sendiri, dan berakhir dengan Quest yang mangkrak.


Itu membuat Liu Xiu paham kenapa ketika dia mendatangi Pohon Dunia, keadaannya sudah begitu parah.


Dan pihak Guild menambah komisi untuk Quest itu, karena itu hampir 3 bulan disini. Jika ada Quest yang lebih dari 2 bulan tidak ada yang mampu, Guild akan dipertanyakan kekuatannya, membuat Guild mengambil langkah itu.


Liu Xiu sedikit bertanya tanya, kenapa para Rank-S tidak menerima Quest ini? Tapi dia mengurungkan niatnya sambil bersyukur itu tidak terjadi.


Setelah cukup bertanya, Liu Xiu meninggalkan loket sambil membawa sekantung uang di tangannya.


"Selamat tinggal, Yulia. Kita akan bertemu lagi dalam dekat ini untuk membahas beberapa hal. Semoga kau tidak lupa akan hal itu." kata Liu Xiu sambil melambaikan tangannya, meninggalkan Yulia.


Yulia hanya diam, sambil balas melambaikan tangan, tersenyum sambil menatap jauh dengan matanya.


"Kamu juga, Liu Xiu. Terima kasih karena telah kembali dengan selamat. Aku sangat berterima kasih." bisik Yulia pelan, yang mungkin hanya didengar oleh dirinya sendiri.


***


"Master. Kau cukup lama disana." kata Beta menyambut kedatangan Liu Xiu. Terlihat mereka terlihat bosan menunggu, terutama Fischia yang sudah layu seperti tanaman kering.


"Maaf. Ada banyak yang aku tanyakan. Yahh, untuk saat ini, mari kita cari tempat makan dan penginapan. Setelah itu, kita akan beristirahat sebelum berlatih." kata Liu Xiu.


Dia lantas pergi, diikuti oleh ketujuh orang yang segera senang ketika mendengar mereka akan makan. Karena memang, selama ini mereka hanya memakan binatang buruan, dan itu tidak diberi bumbu atau apapun itu.


...


Keesokan harinya, Liu Xiu kembali mencari misi. Tapi sekarang, dia memilih untuk menjalankan misi yang sesuai dengan Rank nya. Dia ingin menaikkan Rank nya secepat mungkin.


Sementara itu, Liu Xiu memberi yang lain latihan ringan, seperti mengatur sihir dan menggunakan sihir tanpa mantera. Tapi Celica yang memiliki kemampuan lebih dalam sihir Liu Xiu beri latihan untuk menggunakan sihir ruang dan beberapa hal lainnya.


Eina juga mendapat beberapa pelatihan khusus, karena Liu Xiu yang melihat bakat dan minatnya di bagian alkimia. Sebenarnya, Liu Xiu berharap agar Eina bisa memadukan antara Sihir dan alkimia, itu akan lebih baik.


Tapi yang paling Liu Xiu tekankan, adalah untuk mendapat skill [Fake] secepat mungkin.


Itu dibutuhkan untuk mengelabuhi orang jika mereka bertujuh nanti harus berhubungan dengan orang lain, seperti mendaftar ke Adventurer Guild.


Dan satu minggu kemudian, Yulia berhasil untuk membuat ketujuh orang itu masuk tes tanpa perlu hal hal yang merepotkan lainnya. Itu bertepatan dengan Fischia berhasil mendapatkan skill [Fake].


Itu tidak mengherankan, bagaimana mereka bisa begitu cepat mendapat skill.


Orang biasa bisa mendapat skill dalam 5 hari jika mengetahui hal hal yang harus dilakukan untuk mendapat skill itu, bahkan Beta bisa dalam 1 hari, disusul Alpha di hari berikutnya.


Dan demikian, mereka bertujuh sekarang memiliki masing masing nama yang berbeda dalam Adventurer Guild.