
"Humm sudah aku duga ini akan memakan waktu lama, tapi ini benar benar membutuhkan kesabaran tinggi!" kata Liu Xiu sambil menendang baru kecil yang ada di depan kakinya.
Liu Xiu sudah berangkat setelah dia resmi menjadi Adventurer, tepatnya siang tadi. Dia memulai dari Rank-F, tapi berkat saran dari Yulia, dia mendapatkan Quest yang bagus. Tapi itu adalah sebuah Quest yang disarankan untuk dilakukan bersama party.
Lokasi Quest itu berada di Hutan Ajaib yang ada di Selatan kota Fuheng. Karena kota Fuheng sebenarnya sangat luas, itu benar benar jauh.
Yulia sebenarnya sudah mengingatkan Liu Xiu agar mempersiapkan semuanya dengan baik. Tapi Liu Xiu tidak tahu jika itu membutuhkan waktu untuk sampai ke sana. Padahal, sejatinya itu membutuhkan waktu 1 hari penuh menggunakan kereta kuda untuk sampai ke tempat tujuan.
"Beruntung aku sudah meminta waktu 1 Minggu untuk Quest ini. Semoga saja tidak ada sesuatu yang terjadi di jalan." kata Liu Xiu.
"Eh, sepertinya aku baru mengucapkan kata kata Flag." dia menghela nafas lagi.
Lelah karena pemandangan yang tidak berganti, Liu Xiu memutuskan untuk berlari melewati padang rumput itu. Di hadapannya ada hutan kecil, tempat perbatasan berada. Tapi sayang, matahari sudah mengatakan selamat tinggal, membuat langit berwarna kemerahan.
("Aku harus berkemah di hutan itu, kah? Sebenarnya tidak terlalu masalah. Tapi aku butuh makanan.") Liu Xiu berpikir sambil melihat sekeliling.
"Mungkin aku harus menggunakan bekal ku di saat seperti ini? Atau aku harus pergi berburu? Mungkin pilihan kedua lebih baik. Berhubung aku belum masuk ke kawasan Hutan Ajaib." katanya pelan. Dia segera mempercepat langkahnya dan masuk ke hutan itu.
Liu Xiu masih memiliki skill [Detect] yang membuatnya mencari binatang buruan dengan mudah.
"Rusa kecil? Maafkan aku. Tapi kau adalah makan malamku hari ini!" Liu Xiu berbisik senang ketika skill nya menemukan sesuatu. Dia segera bergerak menuju arah dimana rusa itu berada.
Liu Xiu langsung mengambil pedang logam miliknya. idak hanya itu, dia bersikap mengambil pisaunya. Dia berencana untuk melakukan serangan tiba tiba.
"Baiklah, rusa... Besar??!!" Liu Xiu bingung ketika melihat ukuran hewan yang tidak biasa itu. Dalam skill nya, hewan itu terlihat kecil. Tapi begitu dia mendatanginya, itu bahkan jauh lebih besar darinya. Tingginya sekitar 4 meter dengan panjang 5 meter. Itu benar benar berbeda dengan Rusa biasanya.
Liu Xiu tidak tahu, bahwa itu adalah binatang ajaib yang menjaga di sekitar perbatasan Hutan Ajaib. Dia hanya melihat Rusa itu sebagai mangsa.
"Kalau begitu!" Liu Xiu memekik pelan, sambil melompat dan menyabetkan pedangnya secara vertikal dengan cepat.
Tapi siapa sangka, rusa itu berbalik, dan menahan pedang besi itu dengan tanduknya yang besar. Liu Xiu terkejut mengetahui itu, tapi dia akan menjadi lebih terkejut lagi. Tanduk rusa itu tiba tiba menyala terang.
Liu Xiu merasakan bahaya, dan segera berlari mundur.
BOOMMN!!!
Ledakan itu terdengar sangat keras. Tanah yang tadinya Liu Xiu buat berdiri sekarang menghilang menyisakan tanah hitam yang terbakar dengan mengeluarkan suara mendesis.
"Gila... Aku tidak tahu bahwa hewan di zaman ini memiliki kemampuan aneh seperti itu juga?!!" teriak Liu Xiu.
("Dia? Manusia? Tapi kenapa aku merasakan kekuatan sihir yang sangat besar? Selain itu, aku juga merasakan sesuatu yang lain. Sesuatu yang benar benar mengerikan!!") hewan ajaib itu memandang Liu Xiu bingung.
Liu Xiu menyarungkan pedang logamnya, dan mengganti dengan pedang Azantium miliknya. Sekali lihat saja, Liu Xiu sudah tahu bahwa hewan ini bukan hewan biasa.
Dia langsung menyerang cepat ke bagian kaki depan hewan itu. Hewan ajaib itu terkejut melihatnya. Dia segera menggunakan kuku kaki nya untuk menahan serangan itu. Tapi dia tidak tahu~
("Kenapa pedangnya sangat kuat? Aku yakin aku tidak menahan diri disini!!") dia berteriak dalam hati.
Liu Xiu merengkuh pelan, ketika dia menambah kekuatannya dalam menyabet kuku kaki rusa ajaib itu. Itu membuat mereka berdua yang tadinya hanya berkutat saling beradu kekuatan, membuat rusa itu sedikit mundur karena efek serangan.
("Kuku macam apa itu? Bagaimana mungkin itu bisa menahan serangan dari material terkuat di dunia ini?!") sekarang giliran Liu Xiu yang terheran heran.
Mereka terus beradu serangan, tapi Liu Xiu lebih diuntungkan. Dia bisa bergerak dengan bebas kesana kemari menyerang rusa itu. Tapi rusa itu yang memiliki kelebihan dalam ukuran membuatnya sulit meladeni Liu Xiu.
Hasilnya, Liu Xiu sudah berhasil mendaratkan beberapa serangan di tubuh rusa itu. Sedangkan rusa itu sama sekali belum mengenai musuhnya.
Walaupun sejatinya Liu Xiu akan langsung mati jika terkena serangan itu, dia bisa menghindari nya dengan sangat baik.
Keadaan hutan berubah dengan cepat, dimana banyak pohon yang tumbang. Tak hanya itu tanah pun menjadi berlubang, dan terbentuk banyak kawah seperti permukaan bulan. Itu menandakan berapa kuatnya serangan rusa itu.
Dia mengumpulkan kekuatan besar di tanduknya, membuat Liu Xiu menjadi lebih waspada, melihat kemana serangan itu akan diarahkan. Itu bahkan lebih besar daripada biasanya, dan membuat Liu Xiu sedikit bergetar melihatnya.
BOOOMMMM!!!
Ledakan terjadi ketika itu dibanting ke tanah tempat Liu Xiu berada. Itu membuat [Critical Perception] Liu Xiu aktif, dan berkat itu Liu Xiu masih bisa bergerak menghindar.
("Betapa sihir yang mengerikan!") gumam Liu Xiu ketika melihat tanah tempat dia berdiri tadi.
Tapi Liu Xiu segera menyadari, bahwa keberadaan rusa itu mulai menghilang. Dia segera mengambil cincin penambah kecepatan dari ruang penyimpanan, dan memakainya di hari manis tangan kirinya.
Itu membuat kecepatan Liu Xiu meningkat jauh, dan dia bisa mengejar rusa itu dengan sekejap mata.
("Apa?!! Dia sangat cepat!!") rusa itu tertegun ketika menyadari Liu Xiu yang sudah berada di belakangnya, melompat tinggi sambil menghunuskan pedangnya.
Rusa itu melompat cepat ketika pedang yang datang menyerempet punggungnya.
Liu Xiu mendecak pelan ketika pedangnya menghujam tanah dengan keras. Dia segera mencabut pedangnya, dan bergerak memberikan tebasan horizontal ke kaki rusa itu, tepatnya persendian miliknya.
Rusa itu berteriak parau sebelum akhirnya terjatuh. Liu Xiu tidak menyia-nyiakan itu, dan segera memberikan beberapa potongan yang cepat di beberapa bagian tubuh rusa itu.
("Sial... Kenapa? Kenapa aku bisa kalah darinya? Apakah aku akan mati disini? Maafkan aku, putri. Aku tidak bisa menepati janji untuk melindungi hutan ini.") hewan ajaib itu berpikir bahwa dia akan mati, ketika Liu Xiu sudah berdiri di atas tubuhnya, sambil menghunuskan pedangnya.
?!!
Mereka berdua merasakan intensitas sihir yang meningkat di sekeliling mereka. Itu membuat Liu Xiu menghentikan tangannya, dan bersiap siap lagi.
BOOMMN!!!
Sebuah petir menyambar, bersamaan dengan api dan tanaman yang merambat menyerang Liu Xiu seketika.
"HREAGGHHHH!!!!" Liu Xiu mengerang ketika dia menahan semua serangan itu dengan menggunakan pedangnya, bahkan membuat tangannya terlihat memerah karena semua serangan itu.
Tapi sihir itu semua terlalu kuat, membuat Liu Xiu terlempar kembali ke tanah, dengan beberapa darah keluar dari mulutnya.
"Apa apaan itu tadi?!" teriak Liu Xiu marah.
Seketika, muncul seorang yang menggunakan sebuah gaun berwarna hijau, dengan beberapa ornamen yang melekat di gaun itu, dan juga di rambut hijau nya yang indah. Liu Xiu sempat terpana sesaat. Tapi dia sadar orang itulah yang melemparkan sihir luar biasa barusan.
Wanita itu tidak menghiraukan Liu Xiu, dan hanya berlari ke rusa yang terkapar di tanah.
"Pulan! Kau tidak apa?!!" wanita itu melayang mendekati rusa itu, memanggilnya Pulan. Tapi mereka berkomunikasi menggunakan bahasa kuno, membuat Liu Xiu sedikit memiringkan kepala.
"Seperti yang Anda lihat, Yang Mulia. Saya tidak baik." jawab hewan ajaib bernama Pulan itu.
"EHH?!! HEWAN ITU BISA BICARA?!!" teriak Liu Xiu yang mendengar itu. Walaupun belum diketahui bahwa Liu Xiu juga bisa berbicara dengan bahasa kuno, dia masih berteriak dengan bahasa biasa yang di pakai di dunia ini.
"Aku akan menghajar bajingan itu karena telah melukaimu!!" kata wanita itu dengan tubuh yang mulai bersinar hijau.
"T-tunggu tunggu tunggu!! Sepertinya ada kesalah pahaman disini. Aku hanya mengira bahwa dia adalah hewan biasa. Aku tidak tahu bahwa dia berarti untukmu." kata Liu Xiu menggunakan bahasa yang biasa.
Wanita itu mendengar dan memahaminya, tapi hanya acuh sambil memalingkan muka.
Dia mulai merapal mantra. Itu terlihat sangat buruk karena bahkan tanah mulai bergetar karena mantra tadi. Hutan seeprti bergeran sesuai dengan keinginan wanita itu, mulai berusaha menghancurkan Liu Xiu.
"Ini gawat." kata Liu Xiu pelan.