
"Yahh, itu tidak ada urusannya denganku, sih!!" kata Liu Xiu, lalu dia kembali menuju ke resepsionis, mengantre untuk memberikan formulir dan menuju ke langkah yang selanjutnya.
Itu adalah proses yang membosankan menurut Liu Xiu, dan sedikit berbelit belit.
***
"Baiklah. Setelah ini, kami akan mengetes kemampuan anda terlebih dahulu. Akan ada tes dalam pertempuran langsung dan beberapa tes lain. Silakan menunggu bersama beberapa peserta lain." kata sang resepsionis.
Liu Xiu mengangguk mendengar itu, dan beringsut minggir ke ruang tunggu.
Tapi saat itu~
"Ikut aku!!" seorang gadis Elf menarik Liu Xiu, dan menyeret nya ke sebuah tempat. Liu Xiu sedikit terkejut, tapi begitu dia tidak merasakan permusuhan dari gadis Elf itu.
Selain itu, gadis Elf itu juga memakai seragam hijau, seragam yang dipakai oleh Adventurer Guild.
Liu Xiu menurut, dan membiarkan tangannya ditarik oleh wanita itu. Mereka berjalan menuju sebuah gang yang cukup sepi. Tapi disana, ada sebuah toko teh dan bar. Mereka masuk ke sana.
Gadis Elf itu memberi tanda kepada pelayan, dan pelayan itu segera mengerti dan mengangguk. Dia juga membawa Liu Xiu untuk duduk, dengan meja dan kursi sepasang.
Liu Xiu masih sedikit tercengan dengan itu semua, tapi dia susah siap untuk apapun.
"Jadi, apa maumu?" tanya Liu Xiu sambil mengamati sekeliling. Dia sedikit curiga dengan kafe yang terpencil ini.
"Ya ya! Tunggu teh nya datang, dan kita akan berdiskusi. Selain itu, aku tidak akan melakukan hal buruk, jadi jangan khawatir. Kau bisa menurunkan penjagaan mu!" kata Elf itu sambil mengedipkan salah satu matanya.
Tepat setelah itu apa yang Elf itu pesan sampai.
Liu Xiu benar benar bingung ketika melihat ada tea set dengan beberapa makanan manis tersaji di hadapannya. Elf itu mengambilnya, dan mulai memakan kue dengan memotongnya.
"Jadi, perkenalkan. Namaku Yulia. Aku tidak lahir di Kerajaan ini, tapi aku sekarang bekerja di Adventurer Guild." Elf itu mulai bercerita.
"Sudah satu tahun aku bekerja, tapi aku selalu mendapat peringkat terendah." dia mengatakan itu dengan kesal.
Liu Xiu tidak tahu apa yang dia maksud, dan hanya diam mendengarkan.
"Ada sebuah sistem pengajaran untuk para pemula di Guild. Itu membuat kami, orang orang Guild bisa membimbing para pemula untuk bisa menjadi lebih baik. Dan tergantung pencapaian Adventurer yang dibimbing, maka peringkat pembimbing akan menjadi lebih tinggi."
"Tapi aku-"
"Dengan kata lain, kau sekarang tidak punya orang orang untuk dibimbing, dan pekerjaan mu terancam. Kau ingin aku masuk dalam bimbingan mu, bukan?" kata Liu Xiu menyela penjelasan Yulia.
Yulia terkejut mendengar itu, dan dia memakan kue nya.
"Luar biasa! Bagaimana kau bisa tahu?!!" teriak Yulia.
"Semua orang pasti akan tahu setelah mendengar cerita tadi. Aku hanya sedikit menyimpulkan." ujar Liu Xiu.
"Huum. Kalau begitu, bisa aku tanya apakah kau mau menjadi Adventurer dibawah bimbingan ku? Aku tahu kau adalah calon Adventurer yang hebat!" kata Yulia membujuk Liu Xiu.
Liu Xiu berpikir sejenak. Dari awal, dia benar benar tidak mengenal Yulia, jadi menerima ini adalah hal yang buruk.
"Aku menolaknya." kata Liu Xiu cepat.
"Hahh?!!"
"Coba kau pikir. Jika kau adalah yang terendah, berarti kau adalah yang terburuk. Dan aku tidak tahu apa yang terjadi ketika aku menjadi wakil dari pembimbing yang terburuk. Semua orang pasti tahu itu." jawab Liu Xiu.
"Tidak tidak tidak! Tunggu! Aku bisa jelaskan itu! Jadi tolong jadilah murid pembimbing ku!" teriak Yulia sambil memegang tangan Liu Xiu.
"Baiklah. Jelaskan keuntungan yang aku dapat." Liu Xiu langsung ke intinya.
Yulia terdiam sesaat, lalu tersenyum.
"Kau tahu, aku tidak punya bimbingan. Kalau begitu, kau adalah satu satunya. Jika kau menjadi Adventurer yang lebih baik, aku bisa dipromosikan. Dan jika aku mendapat jabatan lebih tinggi, aku bisa mendapat banyak uang! Ha ha ha!!" teriaknya.
"...." Liu Xiu tidak bisa berkata kata.
"Eh! Maksudku, ketika aku mendapat jabatan tinggi, aku juga bisa mendapat informasi yang lebih bagus! Kau tahu, Adventure Guild adalah organisasi yang dikirim ke seluruh dunia!!" Yulia cepat cepat membenarkan.
Liu Xiu sedikit menatap Yulia tidak percaya, tapi dengan keuntungan seperti itu, dia tidak bisa tidak tertarik.
Mereka berdebat beberapa saat, sebelum akhirnya Liu Xiu menyerah dan akan dalam bimbingan Yulia saat dia menjadi Adventurer nanti.
Itu terbentuk dengan beberapa perjanjian, seperti Yulia yang harus selalu berada di pihak Liu Xiu.
Jadi setelah mendaftar nanti, Yulia akan melakukan sesuatu untuk Liu Xiu.
"Hufft. Kenapa kejadian aneh selalu menimpaku?" tanya Liu Xiu pelan ketika dia sedang berjalan kembali ke Adventurer Guild, untuk melanjutkan melaksanakan tes.
Liu Xiu sampai di Guild dengan wajah lelah, tapi dia akhirnya mengikuti tes itu bersama orang orang yang lainnya.
Dia berhasil melewati semua tes dengan baik, bahkan dia hampir dipromosikan langsung ke Rank-E.
Tapi, ada sesuatu yang berbeda.
"Disini tidak memakai pengukuran sihir? Kenapa?" tanya Liu Xiu setelah mendapat lisensi Adventurer nya.
"Beberapa orang di Kerajaan Afsel berpikir bahwa kapasitas sihir merupakan sesuatu yang privasi. Oleh karena itu, tidak ada pemeriksaan seperti itu di Kerajaan ini." jawab resepsionis singkat.
Liu Xiu mengangguk, sambil melihat lagi lisensinya.
"Oh ya! Untuk pembimbing ku, aku ingin Yulia sebagai pembimbing ku." kata Liu Xiu lagi.
Seketika, resepsionis itu berhenti menulis, lalu menatap Liu Xiu dengan wajah bingung. Matanya mengatakan "apakah kau yakin?" sambil terlihat sedikit mencela.
"Jangan khawatir. Aku tahu apa yang aku lakukan." Liu Xiu memberi jempol, tertawa.
Resepsionis itu hanya menutup mata dan mengangguk, lalu menulis beberapa hal tambahan. Setelah itu, dia menunjukkan sebuah loket yang agak sepi, yang resepsionis nya sudah dikenal Liu Xiu.
Itu adalah tempat Yulia berada.
Liu Xiu mau tak mau berjalan pelan kesana, karena ingin tahu Quest yang cepat menghasilkan uang.
"Kalau kau ingin mendapat uang banyak, kau bisa mengambil Quest di papan itu. Quest disana biasanya memiliki banyak hadiah, tapi karena informasi yang kurang membuat orang orang enggan mengambil Quest itu. Dan lagi, itu tidak di batasi berdasar Rank, jadi Rank rendah seperti mu juga bisa mengambilnya." jelas Yulia.
Liu Xiu mengerti, dan melirik ke papan Quest itu. Saat melihat Yulia yang seperti itu, dia berpikir bahwa dia seperti pembimbing biasa.
"Tapi, Yulia. Apakah kau menyarankan hal yang sama kepada semua orang yang kau bimbing?" tanya Liu Xiu.
Yulia sedikit bingung, lalu menjawab.
"Tentu saja. Mereka bertanya cara untuk menghasilkan uang dengan cepat. Jadi tidak ada salahnya untuk memberi tahu mereka, bukan? Aku adalah pembimbing yang baik!!" kayanya sambil menyombongkan diri.
Liu Xiu menghela nafas. Dia sedikit menggelengkan kepalanya.
"Jangan lakukan itu, bodoh! Jangan suruh orang orang mau untuk menerima Quest yang berbahaya. Kalau Quest itu kurang informasi, dan terlihat tidak dapat dipercaya, jangan terima!!" teriak Liu Xiu.
"Kalau kau ingin Adventurer yang kau bimbing bertahan lebih lama, kau juga harus menjaga mereka. Kenapa kau tidak paham hal sekecil itu?" tanya Liu Xiu sambil meninggalkannya.
Dia pergi ke papan yang ditunjukkan Yulia. Walau dia tahu resiko nya, Liu Xiu cukup yakin dengan kemampuannya.
Sementara itu, Yulia terlihat memikirkan apa yang Liu Xiu katakan. Itu menancap cukup dalam di hatinya, ketika mendengar bahwa dia harus menjaga para Adventurer yang dia bimbing.
Liu Xiu belum tahu, bahwa kata kata tadi akan mengubah seseorang begitu besar.
"Humm?? Ini kan..." Liu Xiu menemukan sebuah quest aneh yang menggunakan kertas kumuh yang tertutup oleh Quest lainnya.
Dia membacanya sekilas, lalu tersenyum dan mengambil kertas itu, membawanya ke arah Yulia.
"Yulia. Aku ambil Quest ini." kata Liu Xiu sambil menyodorkan kertas itu. Yulia masih termenung, memikirkan kata kata Liu Xiu tadi. Dia benar benar melamun, hingga tidak menyadari kedatangan Liu Xiu.
"Hey! Yulia!" Liu Xiu sedikit menggebrak meja.
Yulia kaget dengan gebrakan meja, dia menatap Liu Xiu dengan tatapan bingung. Tapi dia segera menyadari ketika melihat kertas yang ada di meja nya.
"Ohh. Quest ya. Quest apa yang kamu ambil? Ehh!! Aku tidak bisa membacanya!!! Apa apaan ini?!!" teriak Yulia ketika melihat itu.
"Memang. Itu huruf kuno. Kau tidak bisa membacanya." jawab Liu Xiu dengan mudah.
"T-t-tunggu! Kau adalah manusia, bukan? Bagaimana kau bisa mengetahui huruf Kuno? Aku yang Elf saja bahkan tidak tahu tentang itu!!" tanya Yulia sedikit berteriak.
"Aku pernah belajar dulu." jawab Liu Xiu dengan mudah.
Yulia hanya menggelengkan kepala, dan sedikit mempertanyakan siapa sebenarnya Liu Xiu.
("Aku agak bersyukur aku dulu adalah maniak belajar. Aku sudah pernah belajar berbagai bahasa dan tulisan!!") Liu Xiu tersenyum bahagia dalam hatinya.
Setelah beberapa pertanyaan dari Yulia, Liu Xiu akhirnya mendapat persetujuan untuk menjalankan Quest itu.