
DOR DOR!!
Suara itu menggema di seluruh ruangan. Itu adalah Liu Xiu yang menggunakan Zadkiel nya untuk menyapu kawanan Zombie yang datang mendekat.
"Hei hei hei!! Apakah ada salah satu dari kalian yang masih sadar? Aku akan menyelamatkan kalian!!" teriak Liu Xiu.
Tapi yang ada hanya jawaban dengan teriakan parau dari mereka yang mendekat tanpa melihat kondisi mereka sendiri. Itu hanya berjalan lurus mencoba menangkap Liu Xiu Mereka tidak memperdulikan sekeliling nya bahkan walaupun mereka terinjak injak sekalipun.
Bagaimanapun, mereka adalah Zombie, yang sudah dihidupkan kembali oleh Ilmuwan tadi. Mereka tidak mendengar Liu Xiu lagi.
Tapi jika ada yang bisa diselamatkan, Liu Xiu aka mengusahakan untuk menyelamatkannya.
Dia ingat akan botol ramuan yang diberikan Xi. Jika itu benar benar bekerja, itu pasti akan menyembuhkan orang yang dikendalikan dari pengendalian Dark Magic.
"Ahh! Terima ini!!" teriak Liu Xiu sambil menembakkan beberapa peluru, yang menumbangkan beberapa dari mereka.
Tapi melihat itu tidak terlalu efektif, dia memasukkan Zadkiel ke saku, dan mengambil kedua belati.
Dia berusaha bergerak cepat diantara kawanan orang orang yang seperti gila berebut untuk membunuh Liu Xiu. Dia menebas mereka menjadi beberapa bagian dalam beberapa detik, tapi itu tidak cukup cepat.
Liu Xiu mundur sesaat, lalu mengambil dan mengenakan cincin untuk menambah kecepatannya.
ZRASHSHHH!!!
Suara itu terdengar ketika Liu Xiu menggunakan kecepatan tercepat nya untuk membunuh kembali semua zombie itu. Tapi karena mereka sudah mati dan dikendalikan, amaa sekali tidak ada darah yang keluar.
"Sekali lagi, ini benar benar mengerikan." ucap Liu Xiu sambil mengambil salah satu debu dari mereka, dan menyatukan tangan, mendoakan mereka.
Liu Xiu selesai mendoakan mereka semua, dia berdiri. Tangannya mengepal erat, dan giginya mengatup rapat.
"Orang ini benar benar bajingan. Bisa bisanya dia menyiksa orang orang bahkan setelah kematian-nya. Aku benar benar tidak bisa menahan emosi untuk ini." kata Liu Xiu dengan geram.
Liu Xiu menatap sekeliling, lalu mendapati suatu benda yang terbuat dari Dark Magic yang terkumpul.
"Aku tahu kau melihatku dari sana. Aku berjanji apapun yang terjadi aku akan membunuhmu!" kata Liu Xiu, menatap benda itu dan menghancurkan nya.
Itu adalah benda yang digunakan Ilmuwan itu untuk mengawasi Liu Xiu.
Dia sedikit tertawa mengejek melihat itu, sebelum akhirnya membanting beberapa gelas kaca.
"Bajingan bajingan bajingan bajingan!!!!"
"Apa apaan bangsad itu? Aku tidak tahu bagaimana dia membunuh mereka bersamaan!!" teriak ilmuwan gila itu sambil menginjak injak gelas yang dia jatuhkan tadi.
"Selain itu, aku tidak bisa melihat Ras apa dia!! Rasanya tidak mungkin dia dari Ras hutan sialan itu."
"Ahh, begitu? Dia disewa dari Adventurer Guild? Itu bisa menjelaskan semuanya." katanya sambil mengangguk yakin. Tapi wajahnya masih terlihat marah.
"Apa aku harus mengeluarkan mereka? Tidak. Aku akan membuat mereka menjadi penjagaku. Kalau kalau dia berhasil sampai kemari. Aku bisa melihat sisi naif nya tadi, mungkin itu bisa aku manfaatkan." dia kembali tersenyum. Ada banyak ide jahat yang tersalur ke kepalanya seketika.
Dia kemudian berjalan pelan ke arah lemari yang menyimpan beberapa barang, lalu mengambil sesuatu seperti senapan.
"Baiklah boneka boneka ku!! Mari kita bermain!!" kata orang itu dengan tawa jahatnya.
***
"Tak sesuai dengan dugaanku, penjaga disini justru semakin sedikit, ya? Aku jadi bingung apakah aku menuju ke jalan yang benar? Tapi kalau dilihat dari bangunan nya, aku yakin ini benar." gumam Liu Xiu ketika kembali mendoakan musuhnya yang baru saja mati.
Zombie itu menggunakan zirah, tapi itu tidak menghentikan Liu Xiu untuk membunuhnya dengan mudah.
Tapi semakin dalam dia masuk, Liu Xiu merasakan perbedaan yang semakin mencolok. Beberapa hal seperti perasaan yang menggelanyuti Liu lebih berat.
Selain itu, zombie yang ditemui Liu Xiu juga semakin mengerikan.
Contohnya saja tadi. Dia menggunakan zirah lengkap, tapi ketika dibunuh Liu Xiu, itu menghilang menjadi debu, menyisakan zirah yang jatuh berdentang. Itu menandakan berapa lama dia sudah mati, dan berapa lama dia dikendalikan.
Hanya untuk mengetahui itu, membuat Liu Xiu semakin panas.
Sebuah pintu besar menunggu Liu Xiu di depan. Bahkan tanpa membuka nya saja, dia sudah tahu apa yang menunggunya di dalam. Bagaimanapun, ini adalah situasi klise yang ada seperti game biasanya.
"Ruangan Boss? Aku membayangkan dia adalah lawan yang kuat dan sangat mengerikan." bisik Liu Xiu pelan.
Itu jelas membunuh beberapa orang. Setidaknya melemahkannya. Tapi sekali lagi, Dark Magic tidak berguna pada Liu Xiu.
("Humm, berapa banyak mereka? Aku tidak bisa melihatnya dengan jelas, tapi sepertinya ada 7 orang yang bersembunyi. Dan satu lagi memiliki hawa keberadaan yang nyata. Mungkin dia adalah dalang dari ini semua?") batin Liu Xiu.
Dengan begitu, Liu Xiu segera bersiap, mengambil ancang ancang dengan belatinya.
"Haa!!!" dengan sedikit teriakan, Liu Xiu menendang tanah, dan bergerak secepat mungkin yang dia bisa. Dia juga sudah menggunakan cincin King of Hell Bee, membuat kecepatannya bagian tidak bisa dilihat oleh mata biasa.
Liu Xiu keluar dari kepulan asap, dan menyerang tiba tiba dengan belati di depan wajahnya.
Hanya dalam satu detik, dia segera sampai di hadapan si ilmuwan gila yang terlihat tersenyum senang. Tapi itu tidak bertahan lama, sampai~
TRAKK.... PYARR!!!!
Awalnya terdengar suara retakan, di hadapannya disusul dengan suara pecah yang terdengar bising.
"H-haahh?!!" ilmuwan gempal itu terduduk, mengetahui sesuatu pecah di depannya. Liu Xiu yang tahu itu segera melangsungkan serangan kedua, yang segera mengadah ke leher ilmuwan itu, tapi tiba-tiba senjatanya bergetar hebat.
TRANGG!!
Suara besi yang beradu terdengar di seluruh ruangan. Seorang Beast ber-rambut putih terlihat menghalangi tangan kanan Liu Xiu yang ingin menyabet leher ilmuwan itu. Beast itu berhasil menahan serangan Liu Xiu dengan kedua tangannya.
Liu Xiu ingin melanjutkan serangannya dengan tangan kiri, tapi dia merasa sesuatu bergerak di sebelah nya.
Liu Xiu segera mundur, dan mendapati tombak yang terbang di hadapannya, berjarak beberapa centimeter dari wajahnya. Tidak hanya itu, ada rantai yang datang dari bawah, seakan menyambut Liu Xiu, berusaha mengikatnya.
Tapi Liu Xiu sudah mengetahui itu, dan berputar di udara, lalu mengayunkan belatinya sekuat tenaga untuk menghancurkan rantai itu.
TRING!!!!
Besi berdenting, bertemu dengan belati milik Liu Xiu. Itu berhenti sesaat, sampai kemudian retak dan akhirnya pecah dan hancur berkeping-keping. Sedangkan belati Liu Xiu masih baik baik saja, bahkan tanpa gores sedikitpun.
Dengan serangan cepat dan beruntun itu, Liu Xiu masih dibilang beruntung karena bisa mendarat dengan selamat tanpa kurang apapun.
Tapi sialnya, dia menghilangkan kesempatan untuk membunuh ilmuwan gila itu dalam satu kesempatan. Dan waktu yang dibutuhkan Liu Xiu untuk mendarat susah cukup untuk yang lainnya melindungi ilmuwan gila itu segera.
Liu Xiu mengamati semua orang itu.
"7 Wanita, kah? Kau memiliki selera yang baik, paman!" kata Liu Xiu, mengawali pembicaraan. Walau begitu, matanya tetap mengawasi sekeliling untuk mencari kesempatan.
"Huahh!! Kukira aku akan mati!!" ilmuwan itu mulai berisik bangun.
"Persetan dengan selera! Aku hanya memilih mereka berdasarkan data!!" teriaknya.
"Tapi kau sangat luar biasa bisa memecahkan salah satu kartu truf ku. Itu adalah pertahanan mutlak yang akan aktif jika aku dalam bahaya, dan kau susah memecahkannya. Bajingan.... Padahal itu hanya aktif sebulan sekali... " dia mengumpat kesal.
"Humm, untuk bisa membuat kecepatan secepat itu, tidak ada Ras manapun yang mungkin melakukannya."
"Apa kau Ras Beast khusus yang tak perlu perubahan untuk memperkuat tubuhmu? Tidak. Itu tidak secepat itu. Dari mana Ras mu, bangsad?" tanya nya sambil menganalisis Liu Xiu.
Liu Xiu melihat itu sebagai peluang. Dia berpikir bahwa jika lawannya meminta banyak informasi, maka sebaliknya dia bisa mendapatkan informasi lebih banyak darinya.
"Kau mengatakan itu seperti kau mengetahuinya sendiri!" kata Liu Xiu memancing.
"Tentu! Aku punya salah satunya disini!" dia menunjuk Beast ber-rambut putih yang pertama menangkis serangan Liu Xiu.
"Dia adalah Ras khusus, selain itu dia adalah sebuah kelangkaan yang tidak akan ditemui di mana pun. Ya!! Dia adalah salah satu mahakarya ku!!" teriaknya. Itu tidak membuat Liu Xiu terkejut sedikit pun, karena dia sudah menduganya.
Liu Xiu sedikit menatap orang yang dimaksud, dan dia menggerakkan kepalanya heran ketika dia melihat kilatan cahaya di mata Beast rambut putih itu.
("Beast itu reinkarnator, kah? Pantas aku merasa kekuatannya berbeda dari yang lain.") batin Liu Xiu.
"Bukankah kau terlalu banyak membocorkan informasi, paman? Itu akan berbahaya untukmu, lohh!" kata Liu Xiu dengan gaya tengil milikNya.
"Aku tidak peduli. Toh bajingan sepertimu sebentar lagi akan mati."
"Tapi karena sudah sampai disini, aku akan memberimu sebuah kehormatan. Kau bisa mengatakan Ras mu. Itu akan memudahkan ku untuk memberikan dosis Dark Magic yang tepat untukmu! Ha ha ha!!" lanjut ilmuwan gendut itu sambil tertawa puas.