Become A Human In Another World

Become A Human In Another World
ACT 5: Bab 20 - Energi Kehidupan



"Ngomong ngomong, bukannya berkata macam macam, tapi bagaimana kau tidak tertangkap oleh pemburu roh? Pasti banyak yang mencoba menangkapmu, bukan?" tanya Liu Xiu lagi.


"A-ahh, kalau itu..... Aku tak tahu, entah kenapa sihir dengan Spirit Energi ku tiba tiba menyatu, dan aku memiliki cukup besar Spirit Energi sekarang...." Yuu Chang menjawab dengan sedikit tergagap.


"Maka dari itu, jika ada pemburu roh aku sedikit bisa melawannya." katanya dengan ekspresi wajah yang berubah.


Liu Xiu sedikit mengerti itu, tertawa kecil.


"Bilang saja kau langsung membunuh mereka, bukan?" sindir Liu Xiu langsung ke intinya. Itu membuat Yuu Chang sedikit tersenyum canggung sambil mengalihkan pandangannya.


"Humm. Kalau aku jadi kau juga, aku akan melakukan hal yang sama, jadi santai saja." lanjut Liu Xiu.


"Terima kasih atas pengertian mu." Yuu Chang menundukkan badannya, membungkuk sedikit.


"Tapi sepertinya aku harus berjaga jaga siapa tahu kau tiba tiba menyerangku, bukan? Atau jangan jangan kau sedang merencanakan sesuatu?!" ejek Liu Xiu dengan berpura pura waspada.


"Tidak tidak. Tolong jangan lakukan itu." Yuu Chang menjawab santai. Itu membuat mereka tertawa bersama sesaat, sebelum Liu Xiu menanyakan hal lain.


"Yuu Chang. Maaf jika terkesan merendahkan, tapi aku tidak merasakan Energi kehidupan atau apapun itu yang cukup besar darimu. Jujur saja, aku merasakan energimu lebih kecil dari kakek Jian Koo." tanyanya.


Mendengar itu, Yuu Chang tertawa terbahak bahak, sementara Liu Xiu hanya terheran sambil menatapnya aneh.


"Kau luar biasa bisa mendeteksi energi orang lain walau hanya baru berlatih. Tidak, kau mungkin sudah terlalu lama berada di dalam dunia roh, sehingga itu sedikit mempengaruhi tubuhmu." kata Yuu Chang terlihat senang.


"Yahh, tentu kau tidak dapat mendeteksinya, karena sekarang aku menekan SP ku." lanjutnya lagi.


"Menekan? Apa itu? Sepertinya aku membutuhkannya! Kalau begitu bagaimana keadaan energimu jika itu tidak ditekan?" Liu Xiu sekarang terlihat sangat antusias!


"Humm. Kalau begitu ini adalah perbandingan nya. Saat ini, aku sedang menekan energi ku...." Yuu Chang berbisik sedikit sambil memberi beberapa gerakan di tangannya.


Tiba tiba, terasa aura kuat yang datang dari tubuh Yuu Chang. Bahkan, Liu Xiu merasakan angin yang bertiup dari arah Yuu Chang!


Liu Xiu sedikit mengangkat tangan, menangkal angin yang tiba tiba berhembus kuat dari hadapannya, dan tidak sengaja menutup matanya sesaat. Tapi apa yang ada di hadapannya saat ini adalah sesuatu yang sangat luar biasa.


Yuu Chang yang tadinya hanya terlihat seperti anak kecil biasa, sekarang terbalut cahaya emas di seluruh tubuhnya, hingga hampir 2 kali lipat tinggi badannya!


Entah bagaimana, Liu Xiu terpana oleh pemandangan itu, membuatnya benar benar tidak bisa berkata kata.


Anak perempuan yang ada di belakang Yuu Chang juga sedikit takut, dan berlari mundur. Lagipula, ada Liu Xiu yang menakutkan baginya disini.


"Bagaimana? Apa pendapatmu?" tanya Yuu Chang setelah selesai melakukan itu semua. Sayangnya, Liu Xiu sekarang benar benar tidak bisa berkata kata, dan hanya menganga terpana.


"Itu... Aku tak tahu lagi. Kau terlihat seperti dewa, kau tahu? Bagaimana mengatakannya.... Aku seperti melihat keilahian mu yang barusan turun." ucap Liu Xiu sedikit bingung.


"Aha ha ha! Itu menarik!" Yuu Chang tertawa senang, sambil mulai menekan lagi energi kehidupannya.


"Jika dibandingkan denganmu, aku belum seberapa, kau tahu!" lanjut Yuu Chang sambil terkekeh.


"Apa maksudmu?"


"Yahh, lebih mudah jika kau melihatnya sendiri." kata Yuu Chang sambil mendekat, dan menuliskan beberapa mantra sihir di dekat mata Liu Xiu dan matanya sendiri.


Liu Xiu sempat menolak sesaat, tapi setelah Yuu Chang mengangguk yakin, Liu Xiu akhirnya setuju.


Dia menutup matanya sesaat, ketika Yuu Chang sedang memberikan sebuah sihir di matanya. Dan saat keadaan itu, dia merasa matanya sedikit berkedut, dan saat Yuu Chang mengatakan itu sudah selesai, Liu Xiu membuka matanya.


"Eh, apa ini?" tanya Liu Xiu pelan.


Dia melihat sekeliling, dan melihat ke atas, dan bawah. Tapi yang membuatnya aneh adalah ketika dia menggerakkan badannya, dia tidak melihatnya.


Bisa dibilang, walau Liu Xiu berusaha menolehkan kepalanya dia tidak merasakan pandangannya berubah.


"Hei, Liu Xiu. Coba kau lihat ini." suara Yuu Chang sekarang terdengar lebih jelas dari biasanya.


Tiba tiba bidang pandangan Liu Xiu bergerak, ke arah belakang. Padahal Liu Xiu yakin dia tidak menggerakkan tubuhnya sedikitpun.


Tapi yang ada di belakangnya mengejutkannya.


"Apa, ini?" Bisik Liu Xiu pelan. Itu membuat Liu Xiu terkejut sesaat, tapi dia segera mengerti.


"Ya. Sekarang kita sedang bertukar pandangan. Aku melihat dengan katamu, sedangkan kau melihat dengan mataku. Tapi tetap tubuh kita kita yang menggerakkannya." jelas Yuu Chang.


Dia mengelus dan menepuk kepala anak kecil di belakangnya, menenangkannya sedikit setelah dia mengeluarkan energinya yang sudah ditekan tadi.


"Apakah kemampuan seperti ini juga ada? Apa ini? Luar biasa!" teriak Liu Xiu.


"Nah, jika kau ingin melihat dirimu sendiri...." kini Yuu Chang memutar tubuhnya, berdiri dan menghadap Liu Xiu. Itu membuat Liu Xiu sedikit melompat karena melihat dirinya sendiri.


Pasalnya, di sekeliling tubuhnya ada aura oranye kemerahan yang mirip dengan milik Yuu Chang tadi, hanya saja itu terlihat bercabang, membuat Liu Xiu terlihat seperti tiga monster yang berjejer menjadi satu!


("Jadi selama ini aku terlihat seperti ini? Bukankah ini mengerikan?!") Liu Xiu tidak bisa tidak berkeringat dingin karena itu.


"Bagaimana? Apa pendapatmu soal energimu sendiri?" tanya Yuu Chang sambil melakukan beberapa ritual kecil lagi.


Liu Xiu menutup matanya lagi, dan menemukan pandangannya kembali normal saat dia kembali membuka matanya.


"Humm, rasanya seperti aku melihat Raja Iblis berdampingan." jawab Liu Xiu sedikit berat.


"Aha ha ha ha! Kau mengatakan nya seperti pernah melihatnya." jawab Yuu Chang terkekeh.


"Kalau seperti ini, bukankah manusia di luar melihatku seperti monster?" tanya Liu Xiu.


"Tidak tidak! Semua orang hanya dapat mewujudkan semua itu di alam ini. Di luar, orang yang bahkan paling ahli pun hanya melihat energi milikmu hanya sepertiku. Tidak sampai mengerikan seperti milikmu." ucap Yuu Chang agak berbelit.


"Hei. Tadi kau bilang mengerikan, bukan?" selidik Liu Xiu sedikit datar.


"Khu Hu... Sudahlah. Jangan terlalu dipikirkan." Yuu Chang sedikit tertawa mendengar itu.


Tiba tiba, tubuh Liu Xiu bercahaya. Itu membuat mereka berdua mengerti, bahwa kesadaran Liu Xiu segera ditarik ke dunia nyata.


"Sepertinya kau kehabisan waktu." kata Yuu Chang tenang.


"Ugh, padahal ada banyak hal yang ingin kutanyakan, sialan!! Tentang sihir penglihatan tadi, atau tentang cara menekan energi. Apalagi, jika aku bangun, sebentar lagi pagi..." Liu Xiu tidak sengaja membiarkan pikirannya bocor.


"Ha ha ha! Kau benar benar membuatku banyak tertawa. Santai saja, aku akan memberi tahu cara untuk melakukan sihir tadi. Dan juga...." Yuu Chang berhenti di tengah ketika tertawa.


"Tampaknya ada sesuatu yang membuatmu harus bangun tiba tiba sekarang. Bisa jadi di dekat tubuh utama mu ada bahaya." ucap Yuu Chang dengan nada yang tiba tiba berubah serius.


"Kau benar. Aku sedikit berlari terlalu jauh dari kota, jadi tidak asing ada bahaya yang mengintai." jawab Liu Xiu juga.


Cahaya mulai mengikis Liu Xiu perlahan dari kaki, dan mulai naik ke lututnya, menandakan waktu Liu Xiu hampir habis.


"Oh ya. Sebagai ucapan selamat tinggal, aku akan memberimu sedikit hadiah." Yuu Chang tersenyum aneh, lalu mengumpulkan sejumlah cahaya di tangannya, mengepalnya.


Sementara itu, Liu Xiu yang sudah mulai menghilang hingga bagian perut hanya menatapnya bingung.


BRUSHH!!


Kepalan cahaya yang tadi di tangan Yuu Chang dilempar ke arah muka Liu Xiu, dan pecah menjadi pasir pasir begitu saja. Liu Xiu tidak menduga itu, tapi juga tidak berusaha menghindar. Jadi jelas dia kena pasir cahaya itu dengan telak.


Itu membuat Liu Xiu sedikit terbatuk, dan ketika penhilangannya sudah sampai bagian dada, dia berhenti.


"Apa yang kau lakukan?!! Tiba tiba melemparkan hal seperti itu!!" teriak Liu Xiu sambil mengacung acungkan tangan nya yang menghilang sampai siku.


"Ha ha. Tidak ada. Hanya saja, itu adalah "Hadiah" dariku. Dengan itu, energi kehidupan mu dapat ditekan, seperti milikku." jawab Yuu Chang tertawa senang.


Mendengar itu, Liu Xiu hanya bisa mengambil nafas, sedikit mengeluh.


"Kalau begitu, gunakan metode biasa saja bisa, bukan?" tanyanya, sebelum akhirnya mulutnya mulai hilang, dan dia hanya bisa melihat Yuu Chang yang melambaikan tangan pelan.


Liu Xiu tersenyum, walau itu tidak terlihat karena mulutnya sudah melebur menjadi cahaya. Dia memastikan untuk melihat Yuu Chang sampai akhir.


Dan cahaya mulai mengikis pandangan Liu Xiu, membawanya ke kegelapan.