Become A Human In Another World

Become A Human In Another World
ACT 5: Bab 19 - Sedikit Rahasia Dunia



Saat itulah Liu Xiu terpikir untuk menanyakan apa yang terjadi di masa lalu, tentang kerajaan Tian.


"Hei. Apa kau bisa melihat ke dunia nyata ketika kau berada di sini?" tanya Liu Xiu pada Yuu Chang.


"Ahh, soal itu. Aku tidak bisa melihat ke dunia nyata seenaknya seperti itu. Bagaimanapun, aku bukan dewa, jadi tidak mungkin aku bisa melakukan hal luar biasa seperti itu."


"Dalam beberapa hal, kekuatanku memang besar. Tapi aku tetap tidak maha kuasa." jawab Yuu Chang sedikit terlihat sedih.


Liu Xiu agak kecewa mendengar itu, tapi dia memaklumi keadaan Yuu Chang.


"Tidak hanya itu, ada satu alasan lagi. Sebenarnya, dunia roh ini dengan dunia milikku berbeda, lho!" kata Yuu Chang sedikit menghibur Liu Xiu.


"Hah? Apa yang kau maksud?" Liu Xiu sedikit berteriak tidak percaya!


"Seperti yang ku katakan, ini adalah dua dunia yang berbeda. Walaupun itu sudah jelas, tapi kenyataannya lebih rumit dari yang kau kira, loh! Ini seperti ketika kau mati, dan bereinkarnasi ke dunia lain."


"Jika kau bertanya apa buktinya, disini adalah tempat yang selalu sore. Kenapa? Mungkin tidak ada perputaran tanah disini. Aku juga mencoba mencari beberapa bintang di langit, tapi tidak ada yang muncul walaupun aku sudah berusaha mencarinya."


"Dengan kata lain, ini adalah semesta yang sudah mati, dimana semua yang mati dikumpulkan di sini. Seperti bintang, dan jiwa makhluk hidup. Aku juga yakin banyak semesta mati di seluruh dunia yang sangat luas ini." kata Yuu Chang menutup ceritanya.


Liu Xiu benar benar tidak bisa berkata kata dengan itu. Itu adalah pengetahuan yang tidak bisa dia dapatkan bahkan sekuat apapun dia berusaha!


Ini adalah pengetahuan orang yang hidup selama ratusan tahun, dan mengerahkan hampir seluruh waktunya untuk menemukan hal ini. Dan sekarang Liu Xiu mendengarkan hal seberat itu?


"Ahh, umm.... Apakah aku benar benar boleh mendengar ini?" tanya Liu Xiu lagi.


"Hufft. Begitulah. Sudah lama aku ingin menceritakan ini dengan seseorang, tapi itu tidak pernah ada, kau tahu? Apa kau pernah merasakannya? Tidak punya teman untuk menceritakan sesuatu yang kau temukan?" tanya Yuu Chang.


"Yahh, setidaknya aku mengerti." jawab Liu Xiu pelan.


"Tapi, bagaimana mungkin dunia ini bisa terhubung dengan dunia orang hidup? Maksudku, jika kau pergi ke suatu tempat kau bisa bertemu dengan orang lain di tempat lain. Apa kau mengerti?" tanya Liu Xiu lagi.


"Ahh, aku tahu. Untuk itu, pernahkah kau dengar istilah dunia Kedua, dimana ada dirimu di tempat lain?" Yuu Chang balik bertanya.


"Ya. Seperti kau juga sebenarnya hidup di dunia lain sebagai orang lain." jawab Liu Xiu.


"Benar! Itu mirip seperti itu. Dunia ini jauh, juga dekat. Ini seperti permukaan bulan. Ada yang terang ada juga yang gelap. Itu sangat dekat, tapi juga terpisah jauh. Kenapa? Karena sisi terang selalu terang, dan yang gelap selalu gelap, bukan?" jelas Yuu Chang.


Liu Xiu mengangguk, sedikitnya dia mengerti apa yang Yuu Chang ceritakan. Dan dia bisa membayangkan itu. Tapi, dia ingat suatu hal.


"Umm, Yuu Chang. Sebenarnya, aku agak memiliki masalah dengan dewa, atau hal hal semacam itu. Ada seseorang yang bilang aku tidak boleh mencari hal hal yang berhubungan dengan rahasia dunia. Karena jika aku berurusan dengan hal hal itu, hal buruk akan selalu datang."


"Dan bagaimanapun melihatnya, ini jelas adalah rahasia dunia, bukan? Aku bahkan tidak berani memikirkan masalah apa yang akan terjadi saat aku keluar dari sini." kata Liu Xiu tersenyum pahit.


"Wha ha ha ha!! Itu lucu! Itu lucu!!" mendengar itu, Yuu Chang justru tertawa terbahak bahak. Liu Xiu yang bingung hanya menatap Yuu Chang aneh, sambil memiringkan kepalanya.


"Kau bahkan sudah tahu sejauh itu, dan mengatakan bahwa akan berbahaya bagimu untuk mengetahui hal ini. Aha ha ha ha. Kau benar benar pandai bercanda, bukan?" kata Yuu Chang sambil melanjutkan tertawa tanpa menghiraukan Liu Xiu yang kini menatapnya datar.


Liu Xiu hanya bisa menarik nafas, lalu menjawab tawa Yuu Chang dengan nada kesal.


"Heh? Kau serius?"


"Benar benar serius."


"Tidak mungkin. Jika kau sudah tahu semua ini, tidak ada jalan kembali, lho!"


"Ya. Karena itulah aku kehilangan beberapa orang yang aku sayangi. Itulah kenapa aku mengatakannya." jawab Liu Xiu dengan wajah yang berubah sedih.


Mereka berdua terdiam untuk beberapa saat, ketika suasana menjadi berat. Yuu Chang juga mengerti, sepertinya dia sudah mengatakan sesuatu yang tidak seharusnya dia katakan.


"Jangan sedih, anak muda! Kalau kau berhasil kemari sesuai dengan keinginanmu, berarti kau punya kekuatan untuk itu. Sekali lagi kukatakan, jangan tundukkan kepalamu!" Yuu Chang kini berkata dengan keras, dan penuh wibawa.


Liu Xiu sedikit terkejut dengan itu, tapi dia tahu, Yuu Chang berusaha menghiburnya.


"Yahh, begitulah. Aku mengerti. Aku juga sudah memilih meninggalkan semuanya dan menjauh dari keluargaku agar keluarga ku tidak terkena imbas kalau kalau aku melakukan hal hal aneh lagi." jawab Liu Xiu sambil tersenyum pahit.


Yuu Chang sedikit tertawa, lalu kembali ke cara bicaranya yang biasa, seperti anak anak yang ramah dan periang.


"Him hum! Aku tidak akan mengeluh soal itu. Tapi setidaknya ingat ini. Jika keadaan menjadi lebih berbahaya, kembalilah. Setidaknya berasa di samping keluarga akan lebih menyenangkan dari mati sendirian. Sumber: aku." kata Yuu Chang sambil sedikit membusungkan dadanya.


Itu membuat Liu Xiu sedikit tertawa, mengingat mereka berdua sama sama orang yang sudah pernah mati.


"Baiklah. Akan aku ingat pesan itu, Yuu Chang." jawab Liu Xiu dengan yakin.


"Ngomong ngomong soal pertanyaan mu tadi..." Yuu Chang mulai kembali ke topik.


"Aku sudah bilang bahwa kau tidak bisa kembali lagi, bukan? Tapi di dunia sana, kau sudah memutuskan untuk berhenti dan melepaskan semuanya. Setidaknya hanya yang terlihat seperti itu." Yuu Chang tersenyum menggurat.


"Maksudmu?"


"Yahh seperti yang ku katakan. Kau hanya terlihat seperti itu, dan secara diam diam menyelidiki hal hal itu, bukan? Mungkin kau melakukannya secara tidak sadar?" tanya Yuu Chang sekarang.


"Bagaimana mungkin kau tahu? Apa kau esper?!" teriak Liu Xiu.


"Aha ha ha, benar. Langsung ke intinya saja, dewa tidak bisa melihat ke dunia ini. Tidak, bahkan tidak akan ada yang bisa melihat ke dunia ini. Dari awal, dunia ini telah di buang. Jadi tidak ada yang tertarik untuk melihatnya." kata Yuu Chang dengan santai.


"Tunggu. Tidak ada dewa yang memperhatikan?!" teriak Liu Xiu tidak percaya.


"Ya. Tidak ada."


"Oleh karena itu kau bisa berbuat sesukamu?!!"


"Yahh begitulah. Ini menyenangkan, loh! Bisa mengurus anak anak ini, dan mereka akan menjadi lebih baik. Atau terkadang mengusir para Pemburu Roh. Ini menyenangkan." jawab Yuu Chang dengan sikap sana seperti tadi.


"Ahh, aku yang terlalu khawatir terlihat seperti orang bodoh!" Liu Xiu terduduk, sedikit tidak percaya mendengar itu.


Tapi itu hanya beberapa saat, sebelum akhirnya Liu Xiu berhasil mengendalikan dirinya lagi.