Become A Human In Another World

Become A Human In Another World
ACT 5: Bab 11 - Pembicaraan



Di dalam sebuah ruangan di Rumah Keluarga Li....


"Sepertinya ada banyak hal yang ingin kau katakan bukan, Yuan Yi?" tanya Jian Koo dengan senyum terpampang di wajahnya. Tapi bahkan anak umur 5 tahun juga bisa tahu bahwa dia tidak tersenyum dari hatinya. Justru bisa dibilang, matanya mengirim tatapan yang mengerikan.


Jian Koo duduk, bersila sambil menatap Yuan Yi yang baru saja masuk, membuat Yuan Yi lagi lagi meluruskan punggungnya.


"Saya akan menjelaskan semuanya. Jadi tolong beri saya kesempatan!!" Segera, Yuan Yi melompat, dan menunduk,# tidak. Bersujud dengan khidmat.


"Bagus! Itu akan mempercepat segalanya!" jawab Jian Koo terlihat senang.


Dengan begitu, Yuan Yi menceritakan semua, bagaimana dia mencari bahan yang kurang, dan melewati jalan kecil, hingga bertemu dengan bandit dan Liu Xiu, yang membuatnya dapat dimanfaatkan oleh Liu Xiu.


Semua cerita itu membuat Yuan Yi terlihat menyedihkan, dan beberapa tambahan dibuat agar Yuan Yi terlihat seperti korban.


"Oleh karena itu, tolong jangan tambah menu latihan ku!!" kata Yuan Yi memohon.


Jian Koo sedikit menganalisa semua cerita Yuan Yi. Bagaimanapun, Yuan Yi adalah cucunya. Dia tahu sikap Yuan Yi luar dalam, jadi di beberapa bagian yang Yuan Yi menambah nambahi, dia tahu.


"Humm, semua itu sebagian besar benar, kah? Itu cukup meyakinkan, jadi aku akan memikirkannya." jawab Jian Koo.


Itu membuat Yuan Yi mengangkat wajah, dan menarik nafas lega.


"Tapi aku sedikit tidak bisa mentolelir tentang kau yang menceritakan rahasia turun temurun yang hanya diketahui keluarga kita. Aku mungkin bisa sedikit meringankan hukuman mu." lanjut Jian Koo.


Sedikit keluhan terdengar jelas dari mulut Yuan Yi, yang juga sedikit mengecam perlahan.


"Tidak, Kakek! Saya sangat senang hanya karena Kakek akan mempertimbangkan kembali hukuman saya!!" jawab Yuan Yi yang lagi lagi menundukkan kepala nya.


Itu membuat Jian Koo mengangguk pelan, lalu menaruh kembali tangan di dagunya, berpikir.


("Tapi, tentang energi kehidupan miliknya. Itu sangat luar biasa sampai ke tahap yang mengerikan. Aku bahkan tidak tahu apa yang harus aku lakukan dengannya. Jika diasah, aku tidak tahu apa yang bisa dia lakukan. Mungkin "Shen Long" akan dianggap seorang bayi olehnya.") pikir Jian Koo.


Dia memikirkan beberapa hal, dan menyebutkan sebuah nama baru, yang memiliki julukan "Shen Long".


"Jadi Kakek, apa yang akan Kakek lakukan dengannya? Dia meminta untuk menjadi murid dan mempelajari bela diri ini. Dan apakah kakek akan menerima nya?" tanya Yuan Yi.


Itu sedikit memecah keheningan, dan Yuan Yi juga bermaksud untuk mengalihkan perhatian.


Tapi Yuan Yi juga bermaksud serius dengan pertanyaan ini. Itu membuat suasana yang ada di sana seketika menjadi berat, dengan Jian Koo yang terlihat merenungkan yang Yuan Yi katakan.


"Kau benar. Secara pribadi, aku ingin mengawasi nya. Tapi, itu bukan urusan ku lagi. Aku hanya mengurusmu sekarang. Dan untuk hal yang lebih besar, aku menyerahkan pada Ayahmu. Dia yang berhak memutuskan ini." jawab Jian Koo.


Yuan Yi tersentak pelan, dan mengalihkan perhatian ke samping, sedikit mendecak.


Jian Koo juga tidak mengomentari apapun, yang menganggap perilaku Yuan Yi adalah normal baginya.


"Berarti, semua akan menjadi lebih rumit, bukan?" tanya Yuan Yi.


"Ya. Itu hanya diketahui oleh penerus keluarga ini, tapi itu defikit bermasalah di Ayahmu. Yahh, nari kita berdoa agar tidak terjadi sesuatu yang buruk." jawab Jian Koo