Become A Human In Another World

Become A Human In Another World
ACT 4: Bab 12 - Menyusup



Sudah lama Liu Xiu tidak menggunakan Zadkiel nya. Dan sekarang setelah sekian lama dia memakainya kembali. Itu membuat Liu Xiu bersemangat.


Tapi, suasana yang sunyi di hutan, dan juga keadaan yang menyeramkan membuat perjalanan itu benar benar penuh kewaspadaan, bukannya keceriaan. Bahkan satu serangga pun tidak terlihat di hutan yang sudah mulai menghitam itu.


"Seperti wilayah yang mati... Apakah wilayah Raja Iblis akan terlihat seperti ini?" tanya Liu Xiu tetap sambil bersiaga dengan kedua belati di tangannya.


?!


"Apakah itu... orang?" tanya Liu Xiu pelan ketika dia melihat sekelebat bayangan yang lewat, sangat jauh disana.


Dia segera bergerak perlahan, berusaha untuk tidak menghasilkan suara sedikitpun. Ditambah dengan lahan yang sedikit rumput, membuat mudah berjalan di hutan itu.


"Benar benar Dark Magic yang pekat. Apakah itu dinaiki?" tanya Liu Xiu.


Di hadapannya ada sebuah awan hitam tebal yang terlihat padat. Itu bergerak perlahan di atas hutan itu, seperti sedang mengawasi sekeliling. Selain itu, kemanapun benda itu bergerak, itu membawa kematian untuk kehidupan di bawahnya.


Pepohonan menghitam, dan tanah pun retak ketika dilewati awan hitam itu. Liu Xiu tidak tahu, apa yang terjadi jika dia berada di bawahnya.


Liu Xiu sudah memiliki kekebalan tinggi terhadap Dark Magic. Tapi di sisi lain, dia adalah manusia.


Itu membuatnya bingung bagaimana harus mendekat.


"Lebih baik aku mengikutinya." gumam Liu Xiu pelan sambil mulai mengikuti benda terbang itu.


Sampai akhirnya, dia sampai ke sebuah tempat dengan pelindung berwarna abu abu yang cukup besar. Itu terlihat besar dari sini, tapi jaraknya cukup jauh dari Pohon Dunia, membuatnya tidak terlihat dari sana.


"Penghalang Dark Magic." Liu Xiu tersenyum pelan, lalu menerobos masuk dengan mudah.


Memang tujuan dibentuk penghalang itu untuk menghalangi Ras hutan untuk masuk. Penghalang itu memang berbahaya untuk Roh atau Fairy, bahkan Dryad sekalipun. Tapi Ras lain seperti Dark Elf, atau mungkin Beast bisa masuk dengan mudah.


Begitu masuk penghalang, Liu Xiu tidak tahu bahwa di dalam sangat ramai dengan banyak orang.


Beruntung, tidak ada yang memperhatikan bahwa Liu Xiu masuk dengan cara yang tidak biasa, karena ada orang lain yang masuk.


Tapi segera, Liu Xiu mencari bayangan untuk tempat dia bersembunyi.


"Aku beruntung, tidak ada yang tahu. Jika itu terjadi, tamat riwayatku!" kata Liu Xiu pelan.


"Tapi, aku tidak menduga akan ada sangat banyak orang disini. Apakah mereka bekerja dengan dibayar? Atau mereka adalah budak? Tapi ada sesuatu yang aneh. Aku sama sekali tidak bisa merasakan keberadaan mereka." gumam Liu Xiu bingung.


?!!


Liu Xiu sudah berdiri, dan menyiapkan belati nya di leher seorang pria. Tapi dia menahan nya.


"Kerja...." terdengar suara datar dari pria itu.


Dia bahkan tidak menghiraukan belati yang ada di lehernya, dan hanya terus maju untuk mengambil sebuah kotak di sebelah Liu Xiu. Jelas Liu Xiu heran melihat itu, lalu dia melihat ke mata pria itu.


Tatapannya kosong, bahkan tidak terlihat lagi cahaya di matanya. Itu berarti...


"Dia sudah mati?!!" tanya Liu Xiu setengah berteriak.


Pria zombie itu pergi meninggalkan Liu Xiu yang masih terheran dengan apa yang barusan dia lihat.


"Kalau dia bisa mengendalikan orang orang itu, kenapa dia tidak mengetahui keberadaan ku?" tanyanya sambil kembali mengawasi sekeliling.


"Selain itu, dia harus punya kemampuan pikiran pararel yang cukup untuk memproses informasi dari semua indra setiap orang." ucap Liu Xiu menjawab pertanyaannya sendiri.


"Dia mengikat jasad orang orang ini dengan Dark Magic untuk melakukan beberapa pekerjaan."


"Tapi kemungkinan besar dia akan tahu jika salah satu dari mereka mati. Aku harus berhati-hati untuk tidak membunuh salah satu dari mereka."


Liu Xiu sedikit bergidik mengetahui posisi nya sekarang ini.


Dulu, dia sering menonton film dengan tema Zombie. Jelas situasi ini akan membuatnya berhati-hati. Dia hanya berfokus pada misinya.


"Aku harus cepat cepat membunuh orang itu dan keluar dari sini!" sekarang kata hatinya keluar.


Dia berjalan santai sambil membawa kotak, menyusup bersama dengan yang lainnya untuk masuk ke sebuah bangunan besar yang megah. Tapi bagaimanapun, itu memiliki perasaan tidak enak disana.


Tidak perlu diberi tahu, Liu Xiu berangkat untuk masuk ke bangunan itu.


"Berbeda dengan di sana, ini benar benar sepi." ucap Liu Xiu lirih. Dia melihat lihat sekeliling, mendapati beberapa ruangan di gedung itu benar benar aneh menurutnya. Ada beberapa gaya barat yang dicampur dengan gaya asia disini, membuatnya bingung.


"Selera pembuatnya aneh." kata Liu Xiu spontan.


"Siapa disana!!!" sebuah teriakan terdengar.


"Ehh?! Kau bisa bicara?" tanya Liu Xiu. Tapi dia tidak membutuhkan jawaban, dan langsung membunuh orang barusan yang mempergoki nya.


Segera, mayat tanpa kepala jatuh ke lantai. Tapi bukan darah yang mengalir keluar, melainkan sebuah benda hitam seperti pasir.


"Hah?!! Itu juga dikendalikan? Mantra macam apa ini?" Liu Xiu sedikit berteriak heran.


Sebabnya, orang tadi memang bisa berbicara, dan bergerak dengan bebas. Tapi dia masih terikat dengan sihir yang ditanamkan di dalam hatinya. Itu membuatnya bisa bergerak sesuai perintah yang sudah ditanamkan.


("Menjadikan orang hidup untuk percobaan nya, kah? Itu benar benar mengerikan.") hati Liu Xiu berbisik ketika mengecek kondisi orang itu.


"Aku jadi semakin yakin dia ada hubungannya dengan Kultus." dia mulai berdiri.


"Ahh, ngomong ngomong aku sudah membunuh salah satu dari boneka miliknya. Jadi aku akan memicu sesuatu yang berbahaya disini, kah?" kata Liu Xiu pelan.


Dan benar saja, beberapa detik kemudian terdengar puluhan, tidak. Bahkan sampai ratusan langkah kaki yang terdengar dari seluruh penjuru. Ini mengingatkan Liu Xiu akan Dungeon Rank-S di Furyuun.


"Apakah aku harus bilang, saatnya berpesta?" tanya Liu Xiu sambil tersenyum pahit.


***


"Bagaimana mungkin aku tidak tahu ada penyusup yang masuk kemari!!" teriak seseorang dengan badan gempal di sebuah ruangan tertutup.


Ruangan itu penuh dengan barang barang aneh, dan juga kertas kertas yang berserakan.


Dilihat dari salah satu kacamata yang menempel di matanya, serta baju putih yang menyelubungi tubuh gempalnga, dia terlihat seperti seorang ilmuwan.


"Penelitian ku hampir sempurna. Dan aku pasti akan masuk lagi ke Kultus jika aku bisa memberikan penelitian ini kepada Kultus. Kejadian 2 tahun yang lalu, aku tidak akan membiarkan itu terjadi lagi!! Aku tidak akan kalah dan merelakan hasil penelitian ku kali ini!!" katanya penuh dengan amarah.


"Tapi ini adalah saat yang bagus untuk mencoba mereka. Mungkin aku akan menurunkannya." katanya sambil tersenyum licik.