Become A Human In Another World

Become A Human In Another World
ACT 5: Bab 33 - Rencana Kecil.



"Tunggu sebentar!!" teriak Liu Xiu, sambil mengangkat tangannya.


Segera, seluruh mata yang ada di ruangan itu menatapnya. Sementara itu wajah Yuan Yi seperti mengisaratkan "Kenapa kau menyela Shelan?!!" begitu.


"Ara, kau adalah perwakilan dari Fuheng tadi, kan? Kau cukup pintar untuk berlaku sopan di hadapan ku, tapi kau tidak melakukannya di depan Guild Master? Hufft." tanya Rossie sedikit menghela nafas.


Yuan Yi juga meringis, terlihat meminta maaf.


("Yah. Jika aku tidak katakan ini, bisa bisa kita hancur diserang Demon sebelum kita menyadarinya!!") jawab Liu Xiu dalam hati, walaupun dia tidak bisa langsung mengatakannya.


"Sudahlah, Rossie. Dia pasti punya suatu alasan. Huum siapa namamu? Liu Xiu, ya? Apa ada suatu hal yang kurang untukmu?" tanya Shelan sambil menghadap Liu Xiu sekarang.


Semua terdiam, hanya memperhatikan Liu Xiu. Dan entah kenapa Liu Xiu merasa gugup. Dia mengambil nafas sesaat, sebelum akhirnya mulai berbicara.


"Uhm. Aku mengatakan ini karena tidak ada yang menanyakannya. Bagaimana jika Demon itu bukan hanya 2?" tanya Liu Xiu.


"Bukankah tadi laporan dari Luna mengatakan bahwa mereka menghadapi 2 Demon langsung? Lalu apa yang membuatmu berpikir bahwa informasi itu salah?" tanya salah seorang dari mereka.


"Bukan begitu! Benar. Itu benar! Kenapa kita tidak menyadarinya?!" teriak Shelan terlihat senang sekaligus khawatir.


("Nahh, baguslah kalau kau sudah sadar akan itu.") Liu Xiu duduk kembali, sambil mengangguk pelan.


Liu Xiu tidak tahu, bahwa apa yang sedang Shelan pikirkan benar benar berbeda dengan yang dia pikirkan. Ini akan menjadi salah paham.


"Yang dihadapi Luna adalah 2 Demon secara langsung. Lalu bagaimana jika masih ada Demon lain yang berkeliaran di luar sana, dan menyerang selagi kekuatan kita tertumpuk ke satu titik?!" lanjut Shelan sambil menggebrak meja.


("Heh?!")


"Ahh, itu benar. Saat ini kekuatan kita timpang. Tapi setidaknya ada cukup banyak Adventurer Rank-A yang siap membantu, tapi kita harus memberi tahu kan masalah ini ke seluruh Adventurer." jawab Rossie.


Dan benar, kesalahpahaman ini semakin besar.


("Tidak tidak tidak. Aku tidak sedang membicarakan itu! Yahh, itu juga penting, tapi bukanlah ada masalah yang lebih besar kedepannya?!") Liu Xiu benar benar panik sekarang.


"Humm. Kau benar, Rossie. Kita akan gunakan itu sebagai jalan terakhir. Untuk sementara, kita jalankan rencana awal." jawab Shelan, menenangkan diri.


"Hahhh....."


Liu Xiu tidak tahan untuk tidak menepuk jidat, dan bersuara rendah, membiarkan keluhan yang ada di hatinya keluar.


"Kali ini apa?!"


"Aku tidak tahu, apa kau memiliki pemikiran lain?"


Lagi lagi, ruang rapat ricuh. Hanya Shelan dan Yuan Yi yang terdiam, memperhatikan Liu Xiu.


"Kalian semua. Apa kalian tidak mengerti, cara Demon ke dunia ini?" tanya Liu Xiu sedikit kesal.


"Tentu, dengan menggunakan ritual, bukan?" jawab Rossie dengan percaya diri.


"Itu benar. Tapi apakah kalian pernah dengar, Demon apa saja yang terpanggil ke dunia ini?" tanya Liu Xiu lagi.


"Yahh, katanya Demon King dan Demon Lord, bukan?" kini Shelan yang menjawab.


"Bagus! Apakah Demon Lord dan Demon King mengeluarkan ledakan khusus Ras?" desak Liu Xiu.


"Tidak...." kini suara Shelan memelan.


"Betul!!"


"Yang dipanggil kali ini bukan Demon King ataupun Demon Lord. Yang dipanggil adalah Demon biasa. Oleh karena itu, tidak mungkin hanya ada dua atau tiga Demon yang berhasil masuk ke dunia ini." jelas Liu Xiu.


"Maksudmu, ada lebih dari jumlah itu?" tanya Yuan Yi tidak percaya, berdiri dan menggebrak meja.


"Aku sebenarnya takut memikirkan ini. Tapi ini harus dikatakan. Pikirkan saja. Kalian pasti tahu, siapa yang memanggil para Demon? Ya. Beberapa pengikut Demon God. Dan apakah mereka biasanya memanggil Demon dengan pangkat rendah?" tanya Liu Xiu.


Tidak ada yang menjawab, dan kini mereka hanya mendengarkan Liu Xiu dengan mimik wajah yang serius.


"Tidak. Mereka sangat jarang memanggil Demon pangkat rendah. Setidaknya, mereka memanggil yang setingkat Demon King, atau paling tidak Demon General. Karena apa? Karena tujuan mereka adalah mengacaukan dunia ini."


"Jangan bilang?!" Shelan dengan segera menangkap apa yang ingin Liu Xiu katakan, dan menatap Liu Xiu dengan pucat.


"Memang luar biasa, Guild Master. Kau cepat paham." kata Liu Xiu sambil kembali duduk, dan menutup matanya pelan.


"Hei hei hei! Jangan tinggalkan penjelasan yang menggantung seperti itu! Guild Master, bisakah kau menjelaskan apa yang kau paham dari penjelasannya tadi?" tanya Yin Wang tidak sabar.


Shelan menarik nafas sebentar, lalu mulai berbicara.


"Dia membicarakan tentang Demon Lord Army. Dimana Demon yang kita lawan saat ini hanyalah awal atau bagian kecil dari rencana sebenarnya." jelas Shelan.


Itu membuat semua yang ada di ruangan terkesiap. Yuan Yi dan Yin Wang yang sudah berdiri benar benar terkejut, sampai kembali terduduk di kursinya.


"Ugh. Itu benar bener mengejutkan. Guild Master. Kau pasti punya banyak dugaan mengapa kau juga menjadi se yakin ini?" tanya Chloe yang mencoba tetap tenang.


"Begitulah. Ini sudah menjadi masalah diantara para Guild Master. Adanya aktivitas aneh di beberapa hutan di titik yang ada di seluruh dunia. Kami para Guild Master sering melakukan pertemuan soal itu. Dan ini adalah pertama kalinya tim pengintaian membuahkan hasil."


"Dan hasil itu adalah kemunculan dua Iblis. Itu pasti bukan sebuah kebetulan yang nyaman." jawab Shelan secara yakin, membuat semua berwajah gelap sekarang.


Disini Liu Xiu ingin mengajukan saran, tapi seperti nya suasana kurang tepat jadi dia menahan diri. Liu Xiu sedikit berdoa agar ada orang yang bertanya tentang apa yang ingin dia katakan.


"Lalu sekarang ini, apa yang harus kita lakukan?" tanya Yuan Yi.


("Bagus, Yuan Yi!") hati Liu Xiu tersenyum dan dia mengangkat tangan lagi.


"Soal itu, aku punya beberapa saran."


"Ini adalah masalah yang sangat penting. Kalau begitu, Guild harus bekerja sama dengan Kerajaan untuk menyampaikan hal ini ke seluruh dunia." kata Liu Xiu setelah berdiri.


"Kalau kau lakukan itu, akan ada kerusuhan dan kepanikan diantara masyarakat! Kita tidak bisa melakukan itu!" seseorang segera menyangkal apa yang akan Liu Xiu katakan.


"Yahh, dengarkan aku dulu."


"Kita akan menyebarkan ini ke seluruh dunia, tapi hanya kepada petinggi kerajaan dan para Guild Master. Kerajaan punya para prajurit, dan Guild Master punya para petualang. Keduanya adalah kunci penting jika nanti terjadi perang antara Iblis dan manusia." jelas Liu Xiu.


"Kau berpikir sangat jauh bukan, Liu Xiu?" tanya Shelan.


"Yahh lebih baik sedia payung sebelum hujan, kan? Dan juga, aku yakin sisi Demon Lord Army juga perlu waktu untuk mengumpulkan pasukan, itu adalah waktu yang cukup untuk kita memperkuat diri."


"Tentu, prioritas utama adalah untuk memutus langsung gerbang dunia Iblis dan dunia ini. Tapi itu sama seperti kita harus memberantas pengikut Demon God, yang mana itu tidak ada habisnya." lanjut Liu Xiu.


Suasana kembali menjadi hening. Hanya ada suara deritan kursi yang ditarik Liu Xiu kembali ke posisinya.


Wajah mereka tidak berubah, masih berwajah gelap. Armosfer yang ada di sekeliling juga berat, membuat tidak ada yang berani berbicara.


"Benar. Mari lakukan itu. Setidaknya, kita bisa memperingatkan negara lain untuk mencegah munculnya para Iblis di tempat lain. Kita juga harus bersiap untuk memperkuat diri. Karena sejak awal, para Iblis jauh lebih kuat dari Beast biasa." kata Shelan.


"Tapi yang paling penting, adalah masalah yang ada di hadapan kita terlebih dahulu. Menurut pemikiran tadi, tidak ada alasan Iblis lain datang membantu." kata Shelan, dengan wajah yang serius.


Semua mengangguk yakin, kini lebih banyak terlihat emosi dalam wajah mereka.


"Semuanya! Mari kita berusaha untuk memberantas Iblis ini!!" teriak Shelan, yang membangkitkan lagi semangat semua orang.


***


"Begitulah, dan aku diberi tugas untuk menjaga gerbang utara. Bruhh. Aku pikir aku sudah memberikan kontribusi penting, loh! Tapi ternyata itu tidak terlalu baik." kata Liu Xiu sambil sedikit menendang nendang batu di hadapannya.


Kenapa? Dia sendirian sekarang, karena orang orang lainnya menjaga di titik lain. Dan karena Liu Xiu terlihat tidak terlalu kuat, dia ditaruh di titik yang paling jauh dari bahaya utama.


Itu sedikit menyakiti Liu Xiu, tapi mau bagaimana lagi.


Pagi sudah mulai menjelang, dan hanya ada dia, di dalam hutan di sekitar Li Tian.


Dia menyempatkan diri untuk menengok jimat yang ria titipkan ke masing masing anggota Black Eyes, dan menemukan semuanya dalam keadaan baik, tanpa ada rusak sedikitpun.


"Syukurlah mereka baik baik saja." kata Liu Xiu sambil menatap ke langit.


"Semoga mereka tidak terlibat dengan masalah ini. Yahh aku ingin segera mendiskusikan masalah ini dengan mereka. Setidaknya hari ini adalah hari pertemuan. Seharusnya mereka sedang berada di kota sekarang." kata Liu Xiu sambil tersenyum pelan.