Become A Human In Another World

Become A Human In Another World
ACT 5: Bab 15 - Syarat



"Untuk alasan apapun, bukanlah itu berlebihan, Tang Xin?!!" Jian Koo mulai bangkit dan memarahi Tang Xin.


"Apa itu, pak?! Tidak, anda sudah tahu seberapa besar Chi miliknya, bukan? Selain itu, dia adalah manusia. Pewaris Chi yang asli. Dia datang kemari tanpa menyembunyikan energi nya? Itu jelas penghinaan pada kita!"


"Selain itu, tidak menggunakan energi nya sama sekali untuk melawan saya, bukankah itu penghinaan yang paling rendah? Anda seharusnya bisa mengerti." lanjut Tang Xin dengan penuh amarah.


"Dia bahkan tidak tahu apa itu Chi! Bagaimana mungkin dia bisa mengendalikannya?!!" teriak Jian Koo.


"Ahh, Anda juga mempercayai nya? Saya sudah mendengar nya, tapi itu tidak dapat bisa dipercaya."


"Bagaimana mungkin, orang yang memiliki energi sebesar itu, tidak tahu cara menggunakannya? Dan anda bilang saya harus mempercayai nya? Hah! Tidak mungkin. Itu hanya kebohongan belaka. Omong kosong!" jawab Tang Xin.


Jian Koo tidak bisa menjawab apapun.


Lagipula, Jian Koo tidak benar benar mengetahui siapa Liu Xiu. Dia hanya tahu Liu Xiu dari cerita Yuan Yi, dan Jian Koo sendiri belum pernah mengetahui kebenaran cerita nya. Dia hanya bisa melihat ke arah Liu Xiu yang terbaring tak berdaya.


"Kan?! Anda bahkan tidak tahu apa apa tentangnya! Ahh, saya mengerti. Anda hanya mendengar tentang manusia itu dari anak itu, bukan? Kali ini aku mengerti. Kenapa mata Anda bisa tertutup seperti itu." kata Tang Xin lagi.


Itu membuat Yuan Yi yang mendengar itu sedikit terkejut, dan menundukkan kepalanya.


"Lagi pula anak itu tidak bisa menjadi penerus yang hebat, dan hanya mengarang cerita untuk bisa mempermalukan keluarga ini. Ahh, benar! Saya tahu! Pasti orang barusan adalah suruhan anak itu! Dia pasti disuruh untuk menghancurkan keluarga Li!" tuduh Tang Xin tiba tiba.


"Tang Xin sudah cukup!" Jian Koo kini berteriak dengan amarah menyelimuti nada suaranya.


"Walau anakmu tidak terlahir dengan Chi yang besar, itu adalah alasan yang bagus untuk menelantarkan dia seperti itu! Kau tidak bisa mengucilkannya hanya karena alasan bodoh seperti itu!!" teriak Jian Koo tidak terima.


Walau begitu, ekspresi Yuan Yi semakin gelap, dan tangannya mengepal keras. Matanya sedikit mengeluarkan air mata, tapi dia mengalihkan pandangan nya.


"Tapi..."


"TANG XIN!!" Jian Koo kini meninggikan suaranya, dan sedikit menghentakkan tongkat nya ke tanah. Seketika, tanah bergetar, bersamaan dengan cahaya emas yang berpendar terang di sekeliling Jian Koo.


"Aku tidak akan membiarkan mu jika kau berbicara lebih jauh dari itu!" ancam Jian Koo.


Tang Xin mundur sedikit mendengar itu. Dia menggerakkan mulut sedikit, dan memandang Yuan Yi, mendecakkan lidah pelan.


"Baiklah, Tetua. Tapi, berbeda dengan anak mencurigakan barusan! Saya tidak bisa mempercayai nya. Selain itu, hanya ada satu cara untuk saya percaya dengan itu. Saya memberikan izin untuk tetua agar mengajarkan cara menggunakan energi kehidupan."


"Dan saat waktu tertentu, saya akan datang melawannya lagi. Saya hanya tahu kemampuan sebenarnya jika beradu tinju. Jelas, kemampuan seorang pemula dan penipu akan berbeda." kata Tang Xin.


Itu membuat Jian Koo yang sedang melangkah mendekati Yuan Yi terkejut, menatap Tang Xin dengan tatapan aneh.


"Aku tidak menyangka kau akan memberi keringanan seperti itu, Tang Xin. Aku pikir kau akan menjadi keras kepala untuk mengusir anak ini." Jian Koo tertawa pelan.


"Saya tidak mungkin membuang bakat yang sangat berguna seperti ini. Selain itu, bahkan tanpa menggunakan Chi dia bisa menahan serangan serangan ku. Aku tidak bisa menutup mata bahwa dia adalah pertarung yang hebat." kata Tang Xin.


Itu membuat mata Jian Koo melebar sesaat, dan dia menoleh ke arah Yuan Yi.


"Baiklah, jika itu yang kau mau. Aku tidak akan banyak mengeluh lagi, Tang Xin. Dan untuk peringatan saja,"


"?"


"Anakmu berada di level yang sama, loh!" kata Jian Koo sebelum membawa Yuan Yi dan Liu Xiu keluar rumah, dan turun ke kantor administrasi di bawah.


***


Jian Koo membawa Liu Xiu dan Yuan Yi turun. Tapi dia tidak langsung turun ke kastil pemerintahan, tapi melayang pelan ke arah rumah kecil di belakang kastil itu.


Itu sejatinya tidak terlalu kecil, dengan ukuran 60 meter persegi. Hanya saja, karena bangunan itu berada di belakang halaman dari kastil administrasi membuat rumah itu terlihat kecil.


Suara pintu yang khas menyambut mereka ketika membuka rumah itu, dan masuk ke kamar kamar nya.


Jian Koo yang membawa Liu Xiu yang pingsan membaringkan nya di atas sebuah kasur yang mirip tikar. Dan Yuan Yi juga dengan cekatan mengambil air panas, dan kain lap untuk membersihkan sedikit tubuh Liu Xiu.


Jian Koo memeriksanya sebentar, sampai akhunya dia bernafas lega.


"Dia hanya menerima dampak dari tabrakan energi tadi. Dia pingsan karena energi itu masuk ke dalam tubuhnya, dan energi dalam tubuhnya menolak energi itu. Seperti yang aku duga, dia tidak akan pingsan hanya karena terpental seperti itu." jelas Jian Koo setelah memeriksa Liu Xiu.


Yuan Yi yang mendengar itu akhirnya bisa melepas wajah tegangnya. Mereka berdua akhirnya menarik nafas lega setelah keluar dari ruangan itu.


"Kapan dia akan bangun, kek? Apakah akan memakan waktu lama?" tanya Yuan Yi ketika mereka berada di ruangan lain.


"Tidak. Ini mirip dengan kejadian mu dulu, jadi itu tidak akan memakan waktu lama. Paling lama hanya 3 hari."


"Mirip dengan ku dulu?"


"Ya. Bisa dibilang kejadian nya sama persis, tapi Chi dalam tubuhnya perlahan menyembuhkan luka nya sendiri. Ini adalah kondisi yang berbeda."


Mendengar penjelasan Jian Koo, Yuan Yi tertunduk sedih.


"Sepertinya memang perbedaan kita sangat jauh, ya?" tanya Yuan Yi mengejek dirinya sendiri.


"Tidak, Yuan Yi. Jangan bandingkan dirimu dengannya. Dia hanyalah kumpulan keanehan yang menjadi satu. Selain itu, tampaknya energi itu bukan berasal dari tubuhnya sendiri, dan itu selalu melindungi nya. Jelas energi itu menyembuhkan Liu Xiu begitu cepat." jawab Jian Koo.


Yuan Yi yang mendengar itu melunak, dan tersenyum.


"Daripada kau pikirkan itu, lebih baik kau pergi latihan. Seperti biasa, basahi tubuhmu sedikit dengan air, dan bersemedi lah sampai pakaian mu kering. Itu akan memudahkan ku merasakan aliran Chi mu." kata Jian Koo.


Suasana menjadi lebih ringan dan Yuan Yi segera bangkit. Berbeda dengan beberapa saat yang lalu, kini wajahnya mulai berseri. Tampak semangat terpancar dari matanya.


"Ahh, dia mungkin akan bangun saat malam. Berjagalah disini." kata Jian Koo pada Yuan Yi sebelum dia pergi.


"Ya!!" jawab Yuan Yi dengan ekspresi cerah.