Become A Human In Another World

Become A Human In Another World
ACT 3: Bab 27 - Semua, Bangun!!



Alpha yang ada di dalam mencoba mengecek keadaan teman temannya satu persatu, lalu mengangguk senang.


"Sepertinya meraka sudah sehat sekarang, dan sedang tertidur. Ada baiknya aku mengetes beberapa sihir di tubuhku ini." kata Alpha pelan. Dia lantas mulai melantunkan beberapa mantera.


Karena Alpha adalah Elf, afinitas nya terhadap sihir sangat tinggi. Tapi dia hanya mampu mengendalikan sihir angin dan air sekarang.


Dia menyanyikan mantera cukup panjang, tapi dengan lagu lagu yang agak tidak dapat dimengerti.


"Original Magic, [Reverse Sleep]!" teriak Alpha. Itu sebenarnya didengar oleh Liu Xiu yang sedang berbincang dengan Xi di luar, membuatnya sedikit bertanya tanya heran.


Tapi sihir itu mulai aktif, dan angin hijau yang terlibat menari mulai terbang di atas tubuh ke-enam orang itu, dan seperti mulai menggelitik mereka semua untuk bangun. Itu adalah mantra yang aneh, karena itu menyebabkan angin untuk membangunkan mereka semua.


Tidak ada sejarah tentang mantera seperti itu, karena itu adalah mantera asli dari Alpha. Itulah kenapa dia menamakannya Original Magic.


".... karena itu kau harus menja-" Xi berhenti berkata kata ketika melihat ke dalam ruangan.


"Hoo... Menarik. Dia bilang Original Magic, aku jadi penasaran bagaimana tingkat pemahaman sihirnya!!" tanya Liu Xiu sambil mengamati ruangan itu.


Bagaimanapun, Liu Xiu adalah orang yang membuat Original Magic. Hampir semua sihir yang dia gunakan dulu adalah buatannya sendiri, contoh saja [Storm Firebolt].


Ruangan itu sekarang penuh dengan energi sihir, yang mana itu berterbangan di seluruh ruangan, seperti senang karena dikeluarkan setelah sekian lama. Alpha juga sepertinya bermain main dengan sihir itu, dan terlihat bahagia.


"Uhun! Kau terlihat senang, Alpha!" kata Liu Xiu memecah keheningan yang terjadi.


Segera cahaya hijau yang terlihat berputar putar itu berhenti dan terjatuh, menghilang karena Alpha yang berhenti mengendalikan nya karena terkejut.


"A-ah.. Tuan. Maaf kan saya, tapi saya sedang sedikit mengetes sihir saya." kata Alpha sedikit malu malu.


("Dia mengetes apakah sihirnya, apakah itu sudah seperti dulu? Apakah itu berarti-") Liu Xiu segera melebarkan matanya, dan reflek bertanya.


"Alpha, apakah ingatanmu sudah kembali?" tanya Liu Xiu.


"Ah? Eh.... Umm. Itu belum. Saya rasa agak tidak mungkin untuk mendapat ingatan saya yang lama, karena efek Daek Magic ini." jawab Alpha sedikit terbata.


Mata hitamnya terlihat memancarkan cahaya sedih, mengingat itu.


Dan Liu Xiu juga baru menyadarinya, bahwa penampilan Alpha berubah dari saat dia bertemu pertama kali.


Saat pertama kali dia bertemu dengan Alpha, dia memiliki rambut pirang seperti biasa, dan mata emas yang juga memancarkan cahaya indah. Melihat itu, membuat Liu Xiu sedikit meraba mata kanan nya yang berwana hitam sekarang.


"Alpha. Apakah penglihatan mu memburuk?" tanya Liu Xiu.


Xi yang mendengar itu sedikit bingung, lalu juga menatap ke arah mata Alpha. Dia mengamati dengan baik tapi tidak menemukan yang Liu Xiu maksud karena dia belum bertemu dengan Alpha saat sebelum ritual sihir itu.


"Humm? Mata? Sesungguhnya tidak ada hal khusus, dan saya juga tidak merasa aneh juga." jawab Alpha.


Itu membuat Liu Xiu mengangguk.


"Efek Dark Magic, kah? Aku penasaran apakah semua dari mereka memiliki mata yang sama." kata Liu Xiu pelan.


"Ada apa, Liu Xiu? Dan setelah kau bilang begitu, aku baru sadar bahwa matamu berbeda warna!" kata Xi dengan begitu antusias.


"Tidak. Tidak ada hal buruk. Kenapa dengan mataku? Apa kau takut?" tanya Liu Xiu.


"Bukan begitu. Justru aku merasa itu agak keren. Dengan mata sebelah berwana hitam dan satunya lagi merah, itu terlihat benar benar seperti kau, Liu Xiu!" kata Xi sambil mengamati mata Liu Xiu lebih dekat.


Liu Xiu sedikit tersenyum mendengar itu, sampai-


"Hhnnmmnnhhh!!!" suara rengkuhan terdengar di sebelah mereka bertiga. Refleks, mereka semua segera menoleh ke asal suara itu.


Itu adalah Beast rambut putih yang mulai menggeliat bangun, lalu diikuti ke lima yang lainnya.


"Aku tidak menduga mereka akan bangun secepat ini. Aku kira mereka tidak bisa bangun bersamaan, dan berurutan hingga tiga hari kedepan." ucap Liu Xiu pelan sambil memandang semua orang.


"Saya yang melakukannya, tuan." kata Alpha sambil menunduk.


"Kau bisa melakukan hal seperti ini?!" tanya Liu Xiu sanbil menggeleng.


("Itu luar biasa. Dia bisa menciptakan mantera untuk menidurkan atau membangunkan orang. Mungkin terdengar sepele, tapi itu adalah hal yang sangat penting. Aku penasaran apakah itu bisa di padukan dengan skill [Sleep] milikku?") tanya Liu Xiu dalam hatinya.


Mereka semua satu persatu bangun, dan melihat sekeliling nya, seperti yang Alpha lakukan saat pertama kali sadar.


Xi yang cekatan segera menyiapkan beberapa air minum, untuk dibagikan pada mereka semua. Tentu, dia melakukannya tanpa bergerak sedikitpun, dan hanya menggunakan sihir.


Sedangkan, Alpha hanya tersenyum senang, seperti merencanakan sesuatu.


Ada satu orang yang tidak bingung dengan itu. Itu adalah Beast Reinkarnator berambut putih di sana yang menatap Liu Xiu dengan tatapan tajam. Sebenarnya, dia juga mencoba untuk menilai Liu Xiu menggunalan [Evaluator], tapi itu jelas tidak berguna pada Liu Xiu.


Liu Xiu yang merasakan itu sedikit terkejut, dan menoleh dan melemparkan senyum pada Beast itu.


("Ohh! Tidak ada masalah ingatan dengan Beast itu, kah? Itu bagus. Aku bisa bertanya banyak hal padanya. Tapi, kenapa? Kenapa aku merasa hal yang mirip dengan perasaan ku? Kenapa?") pikir Liu Xiu senang. Tapi bersamaan dengan itu, dia merasakan sensasi yang berbeda.


"Tuan, tolong sinkronkan sihir anda dengan sihir mereka semua, sama seperti yang Anda lakukan dengan saya." kata Alpha.


"Tidak. Kenapa aku harus melakukan itu?" tanya Liu Xiu segera menolak mentah mentah.


"Itu harus dilakukan, tuan. Itu karena jika anda tidak melakukannya, kami tidak akan mendapat beberapa ingatan kami lagi." jawab Alpha, yang segera membuat Liu Xiu terdiam.


Sepertinya dia keberatan, melihat apa yang terjadi pada Alpha. Dia melihat kepribadian Alpha berubah drastis, dan Liu Xiu berpikir bahwa itu penyebabnya.


"Ta-"


"Baiklah!!" tiba tiba terdengar suara tepukan tangan.


Itu adalah Xi, yang mencoba memisahkan mereka berdua yang akan mulai berdebat.


"Daripada kita mulai berdebat, bukankah lebih baik kita makan? Kalian semua pasti lapar, bukan? Ini sudah beberapa hari setelah kalian tidur. Pasti kalian membutuhkan makanan."


"Atau jangan bilang kalian sudah tertular keanehan Liu Xiu?" tanya Xi sambil bercanda.


Liu Xiu yang menangkap maksud Xi segera tersenyum.


"Xi benar. Aku akan menyiapkan beberapa bersama dengan Xi. Alpha, tolong siapkan teman temanmu untuk mengikuti kami." kata Liu Xiu sambil berjalan keluar.


Alpha mendengar itu mengangguk. Liu Xiu dan Xi segera meninggalkan tempat itu, menuju ke ruangan dimana mereka biasa makan bersama.


"Terima kasih karena sudah menolongku, Xi." kata Liu Xiu sambil menepuk kepala Xi setelah sampai di luar.


Mendapat itu, Xi menikmatinya sesaat, sebelum ketika Liu Xiu hampir selesai, Xi menepis tangan Liu Xiu sambil membalikkan badannya.


"Jangan perlakukan aku seperti anak kecil!!" kata Xi dengan wajah yang memerah


"Ahahaha. Rasanya menyenangkan untuk bisa menepuk kepalamu seperti itu. Anggap saja itu ungkapan terima kasih dariku." kata Liu Xiu tertawa.


"Tapi, Liu Xiu~" Xi sekarang berjalan mendekat.


"Kenapa kau tidak menerima mereka menjadi pelayan mu? Dan kenapa kau menolak untuk mensinkron kan sihir mu dengan mereka?" tanya Xi semakin dekat.


Sekarang mereka berhadapan, tapi cukup sulit bagi Xi untuk melihat Liu Xiu karena dia harus mendongak ke atas.


"Yahh, karena aku sudah bilang, bukan? Aku ingin mereka mengambil jalan mereka sendiri. Membuat mereka menjadi pelayan ku, itu sama seperti itulah tujuanku sejak awal menolong mereka. Itu agak menggangguku."


"Dan untuk kenapa aku tidak melakukan sinkronisasi sihir dengan mereka. Itu karena Alpha bertindak aneh setelah aku melakukannya. Itu mengerikan." jawab Liu Xiu.


"Selain itu, Xi...." Liu Xiu menyentuh baju Xi, sambil berkata pelan. Dia menatap mata Xi dengan penuh arti.


"Ya? Liu Xiu?" Xi balas menatap mata Liu Xiu, dengan tatapan yang semakin berbinar. Jantungnya juga lama kelamaan semakin berdetak cepat.


Terjadi hening sesaat, itu membuat wajah Xi semakin merah dan benar benar gugup sekarang.


"Xi... "


"Ya? "


"Kau terlalu dekat denganku. Aku jadi sulit untuk melihatmu, tahu..." kata Liu Xiu dengan ekspresi datar dan mendorong Xi sedikit mundur.


"Ha?" Xi sedikit bertanya tidak percaya.


。。。


"Sialan kau Liu Xiu!!" Xi marah sambil mencubit tangan Liu Xiu keras keras sambil berbalik dan pergi meninggalkan nya.


"A-ahh! Itu cukup menyakitkan. Eh bukan itu. Tunggu, Xi!! Apa aku melakukan sesuatu yang salah? Ehh! Kenapa?!! T-tunggu!!" Liu Xiu hanya bisa berteriak, mengejar Xi yang buru buru pergi.