
Sepertinya karena sudah terlalu fokus dengan topik baru yang dibawa Yuan Yi, Liu Xiu sudah melupakan tujuan awalnya sejak awal.
Dia sekarang lebih tertarik dengan topik baru ini, yang mana itu melibatkan energi kehidupan, dan kemungkinan akan berhubungan dengan Albert. Dengan begitu, dia akan mengetahui sesuatu yang ada sangkut pautnya dengan dunia ini.
Awalnya memang Liu Xiu tidak ada niatan untuk berurusan dengan sesuatu yang berbau rahasia dunia ini, karena dia sudah merasakannya sendiri akibatnya.
Tapi itu semua sirna ketika sejak awal, sejak dia sudah menggunakan kekuatan Wrath itu. Dia juga paham itu, dan menyerah untuk tidak mengetahui apapun.
Sekarang Liu Xiu berbuat untuk mengetahuinya secara perlahan, sambil tidak menyinggung beberapa hal lain yang mirip dengan Kei.
Kei, pemuda itu benar benar membuat Liu Xiu sadar, bahwa ada kekuatan yang jauh lebih kuat darinya.
"Sepertinya kau tahu banyak tentang energi ini. Dan kau bilang energi kehidupan ku banyak, bukan? Bagaimana jika kau mengangkatku menjadi murid? Aku juga memiliki banyak pertanyaan tentang itu!" kata Liu Xiu dengan antusias.
Sekarang dia sedang berkutat dengan Yuan Yi, yang sepertinya akan menangis karena mengatakan hal barusan.
"Nehh... Dengarkan aku. Tidak semudah itu mengajarkannya. Aku bahkan masih dalam tahap pelatihan kau tahu? Dan juga, siapa kau ini? Tiba tiba muncul, tiba tiba mengancamku, dan tiba tiba meminta untuk menjadi murid?!!" teriak Yuan Yi sambil memalingkan muka.
"Yahh, anggap saja aku hanyalah petualang yang lewat secara kebetulan. Kau tahu?"
"Mana ada petualang kebetulan yang memiliki kebetulan sebanyak dirimu?!! Kebetulan datang kemari, dan kebetulan memiliki energi kehidupan yang banyak, dan kebetulan dia mengatakan akan menjadi muridku. Apa yang bisa dibilang kebetulan?!!"
"Humm, benar. Tapi aku tidak berbohong saat mengatakan aku memiliki energi kehidupan itu hanya kebetulan, loh!!"
"Berarti selain itu bukan kebetulan?!!"
"..."
"Yahh, intinya, hentikan permainan ini, mari kita bertemu dengan guru mu, lalu mendaftar kan ku sebagai muridnya!" kata Liu Xiu sambil tersenyum.
Dia mengulurkan tangan, ke arah Yuan Yi yang cemberut.
"Itu seharusnya kata kataku!!!"
Dengan begitulah, entah bagaimana Liu Xiu bisa berkenalan dengan penerus keluarga Li, walau dengan cara yang aneh.
Liu Xiu dibawa oleh Yuan Yi ke rumahnya. Walau begitu, ekspresi Yuan Yi tidak terlihat bagus. Dia selalu berbisik menggumamkan sesuatu, dengan wajah yang terlihat semakin pucat.
Liu Xiu menyadarinya, tapi berusaha untuk mengabaikannya. Menurutnya, berlebihan untuk masuk dalam kehidupan orang itu tidak baik. Walau sudah terlambat baginya untuk mengatakan hal seperti itu.
"Ahh, aku harus push up 500 kali sepertinya. Tidak tidak. Mungkin 1000? Atau lari dari pagi sampai sore? Tidak itu mungkin lebih baik... Ahh, apa yang akan terjadi?" kata Yuan Yi pelan, sepertinya mengeluarkan isi hatinya.
"Apa yang sebenarnya terjadi...." bisik Liu Xiu menatap Yuan Yi dengan datar.
Walau begitu mereka terus melewati jalan jalan kecil itu untuk menuju tempat tinggal keluarga Li. Itu sudah mulai terlihat, walah dari jauh sekalipun.
Karena memang kediaman keluarga Li berada di atas langit.
Kastil di bawah sana merupakan tempat Keluarga Li mengatur seluruh Administrasi yang ada di Li Tian. Bisa dibilang, Kastil itu adalah kantor pusat yang mengurus semua masalah di Li Tian.
Kastil itu memiliki gaya arsitektur Tiongkok lama, dan dibuat dengan kayu yang menambah rasa tradisional yang melekat pada Kastil itu. Ditambah warna merah dan beberapa coklat gelap dan kuning, membuat keindahannya terlihat agung.
Itu membuat Liu Xiu sedikit bernostalgia ketika dia berada di dunia sebelumnya, dan berlibur ke China.
Sedangkan tujuan mereka sekarang adalah kediaman keluarga Li, yang melayang di atasnya. Tempat itu seperti pulau terapung, tapi itu melayang karena sebuah batu yang menopang di bawah tanah pulau itu.
Itu seperti sebuah tempat yang cocok untuk mengawasi seluruh kota dari atas sana.
("Aku pernah mendengar ada jenis baru yang membuat apa yang ada di atasnya melayang. Aku pikir itu hanya mitos, tapi setelah melihatnya sendiri, itu benar benar luar biasa") pikir Liu Xiu saat menatap ke atas.
Mereka berdua akhirnya sampai di depan gerbang Kastil, dan berhenti sesaat.
Yuan Yi juga berbalik, menghadap Liu Xiu dengan wjaha pucat dan senyum yang dibuat buat.
"Hei, Liu Xiu. Bagaimana kalau kita kembali? Aku akan melakukan apapun, selain ini. Kumohon!!" Yuan Yi menyatukan kedua tangannya menunduk pada Liu Xiu.
Liu Xiu hanya tersenyum pahit, penasaran apa yang membuat Yuan Yi begitu takut. Tapi begitulah, ketika dia merasa pintu Kastil itu terbuka sedikit demi sedikit. Yuan Yi tidak menyadarinya, tapi Liu Xiu melihatnya.
Dibalik pintu itu, ada seorang laki laki dengan rambut yang mulai memutih dan dikuncir ke belakang.
Dia menggunakan pakaian yang terlihat seperti hanfu* berwarna putih dengan sedikit garis hitam, yang menambah rasa agung yang ada.
*Note: Hanfu\=Pakaian tradisional china. Kadang disebut Hanzhuang atau Huafu.
Walau dia terlihat sudah cukup berumur, tapi tetap terlihat sorry mata tajam yang dia miliki, dan siapapun yang melihat dia bukanlah orang biasa.
Telinga hewan miliknya sedikit bergerak ketika melihat Yuan Yi dan Liu Xiu, tapi Liu Xiu dengan cepat menundukkan kepalanya.
"Ahh! Kau menundukkan kepala, berarti kau mau, kan?" tanya Yuan Yi.
"Guhum!! Kau sudah pulang rupanya, Yuan Yi."
"Hiii?!!!" orang tua yang ada di pintu itu sedikit terbatuk untuk mengajukan Yuan Yi. Dan mendengarnya, Yuan Yi segera memekik pelan sambil meluruskan punggungnya dengan segera.
Walaupun sedikit enggan, Yuan Yi tetap perlahan berbalik, menghadap orang yang berbicara dengannya.
"Jadi?" tanya orang itu.
Dia menelisik Liu Xiu sedikit, hanya untuk terkejut. Tapi dia terlihat berusaha untuk menyembunyikan keterkejutannya itu.
"K-kakek..." Yuan Yi sedikit berbisik ketika wajahnya semakin pucat.