Become A Human In Another World

Become A Human In Another World
ACT 3: Bab 17 - Semua Rencana!



"Hufft. Ini adalah hari yang melelahkan. Aku ingin meminum teh setelah ini semua berakhir." aku sedang bersandar sambil berteduh di atap sebuah rumah.


Memang terdengar menyedihkan, tapi itu kenyataannya.


Bagaimana tidak? Aku hari ini harus mengunjungi Rice, untuk mengabarkan kabar palsu.


Aku mengatakan bahwa Thui diculik. Tapi aku sudah mencurigainya, dan berhasil menyelamatkan Thui. Aku juga sudah bilang, bahwa Thui bersamaku.


Selain itu, aku juga bilang bahwa aku dan guruku sudah menemukan penculiknya. Tentu Rice naik pitam!


Dengan begini, kekuasaan sudah berpihak padaku.


Lalu, aku membutuhkan bukti dan saksi. Itu adalah hal yang mudah.


Setelah menemui Rice dalam bentuk Nier, aku mendatangi Adventurer Guild dengan bentuk Shinigami, dan menemukan orang orang yang sudah berkumpul untuk menanggapi permintaanku kemarin.


"Yo! Jadi, aku dengar kamu adalah orang yang membuat permintaan yang menarik." muncul orang berambut merah menyapaku dengan mengangkat tangan.


Siapa dia? Ahh, mungkin pemimpin party Rank-A itu?


"Karena Guildmaster sampai merekomendasikan mu sampai sedemikian, aku penasaran orang seperti apa kamu."


"Ya. Aku juga penasaran seperti apa pemimpin party Gagak Hitam." aku hanya menutup mata sambil membenarkan topengku.


"Ya ya ya. Kalian sudah sangat akrab. Mari kita tidak berlama lama, dan langsung ke intinya."


"Benar. Aku memberi tahu kalian bahwa kita akan menginterogasi orang. Jangan berharap dengan pertarungan yang luar biasa." aku sedikit menyindir.


Semua hanya mengangguk setuju. Cukup banyak orang yang bergabung untuk misi ini, termasuk kak Edna dan Thui yang aku selundupkan kemari, karena aku membutuhkan mereka untuk rencana selanjutnya.


Dan akhirnya kami segera berangkat ke tempat yang aku tuju, Pasar Gelap.


Apa yang aku cari di sini? Jelas aku ingin mencari pedagang budak yang menjual Aina! Dan mungkin aku bisa menemukannya di sini.


Benar saja, kami bisa menemukannya dengan cepat karena banyaknya orang yang melakukan pencarian.


Dan saat aku menemukannya, dia jelas tidak mau bicara apapun. Dan saatnya [Iam the Sadistic] untuk maju! Aku tidak menggunakan sihir apapun, tapi hanya memukulnya sampai dia tidak mampu lagi untuk bergerak.


Yang terpenting, dia tidak mati dengan keadaan apapun. Bila perlu, aku hanya memperlukan mulutnya untuk berbicara, sedangkan aku membuat anggota tubuh lainnya lumpuh.


Akhirnya dia mengakui hubungannya dengan Weiss. Dia juga mengatakan sendiri bahwa Weiss yang membeli budak anak anak darinya, dan mengatakan dia punya bukti lain.


Ada berkas berkas pembelian budak anak anak lain oleh Weiss yang disimpan olehnya, jadi ini akan lebih dari cukup untuk menjadi bukti.


Saat itu, aku melihat Map di sebelah kanan dan menemukan tim lain sudah sampai di tempat target.


Aku mengirimkan Paman Kurls, Aina dan Suzu untuk membunuh Weiss, tapi tujuan utamaku adalah membuat mereka sebagai pancingan.


Jelas mereka bertiga tidak akan bisa membunuh Weiss, karena Weiss memiliki potion yang dibeli dariku. Dan untuk keadaan sekarang, Weiss sangat kuat, bahkan aku sendiri akan kesulitan untuk melawannya.


Bukan berarti aku kalah, tapi pertarungan menggunakan sihir akan berdampak besar bagi lingkungan.


Aku tidak ingin menghancurkan kota yang sudah membentuk koneksi denganku!


Yahh, intinya sebentar lagi mereka akan ketahuan oleh Weiss dan langsung berlari mundur ke Pasar Gelap, ke tempat yang sudah dijanjikan.


Disini juga sudah selesai, jadi aku meninggalkan tim ini untuk pergi ke mansion Weiss.


Aku meninggalkan pesan: "Tunggu disini dan jangan lakukan apapun tanpa menungguku karena akan merusak rencanaku". Tapi itu cukup untuk membuat mereka semua menunggu dan memeriksa bukti bukti lain lebih lanjut.


Baiklah. Ini saatnya aku menuju ke rencana selanjutnya, saksi.


Dalam Mansion Weiss, aku bisa melihat ada banyak orang di dalamnya melalui Map. Dan mereka dikumpulkan dalam satu tempat.


Kemungkinan, itu adalah budak budak yang dimiliki Weiss.


"Hufft. Apakah aku bisa membawa mereka dalam sekali perjalanan? Aku tidak tahu tapi mungkin ini sulit." aku hanya bisa menghela nafas ketika menapakkan kaki ke mansion Weiss.


Tunggu! Kalau Mansion kosong, jadi ada suatu hal yang harus kulakukan, bukan?!


Aku membuka satu persatu pintu dengan cepat, dan dengan segera menemukan apa yang aku maksud.


Ya! Ruang harta!


"Tunggu! Aku punya ruang penyimpanan sendiri untuk itu!" aku tersenyum senang.


Aku merampok, tidak. "Memanfaatkan" uang uang itu ke Inventory milikku, sebanyak mungkin yang aku bisa.


Dengan ini, aku tidak akan khawatir lagi dengan kekurangan uang, bukan?


"Gawat! Aku terlalu terlena dengan uang uang ini! Kalau aku terlalu lama, keadaan akan menjadi lebih buruk untuk mereka bertiga!" uhh, aku lupa dengan misi utamaku.


Baiklah, dengan berat hati aku meninggalkan sisa sisa harta yang ada.


Jujur, aku ingin menangis.


"Aku pasti akan kembali untukmu, uang! Tunggu dengan tenang sampai ini semua berakhir!" aku harus segera meninggalkannya, kalau tidak aku akan berakhir dengan benar benar lupa!


"Baiklah. Sepertinya disini!" pintu yang aku tendang hancur, dan terlihat banyak sekali orang yang berkumpul di sana. Jarak umur mereka 6-10 tahun, jelas anak di bawah umur.


Melihat ini semakin membuatku membenci Weiss.


"Baiklah teman teman. Aku sudah terlambat, tapi ikutlah aku. Aku tidak akan meminta persetujuan kalian, intinya kalian akan bebas!" memberi mereka kenyataan bercampur harapan, itu yang aku lakukan pertama tama.


Mereka terlihat senang, tapi tidak dengan satu orang. Kalau tidak salah, dia adalah budak yang aku lihat di pasar gelap kemarin!


Yahh, terserahlah karena aku segera mengangkat mereka menggunakan sihir angin, membuat mereka semua terbang.


Banyak yang terkejut dan ketakutan dengan itu, tapi itu bukan urusanku.


Aku segera terbang menuju pasar gelap, walau dipandang dengan aneh oleh orang orang yang ada di sekitar perjalanan.


Ketika aku tiba di theater, ternyata paman Kurls dan yang lainnya sudah sampai di sana, dalam keadaan terpojok.


Di sekeliling theater itu terdapat penghalang, yang membuat itu tidak dapat ditembus dari luar.


Dan menuruti pesanku, orang orang lain hanya bersembunyi sambil melihat dengan kesal ke arah Weiss dan paman Kurls yang sedang bertarung.


Aku mengerti perasaan kalian, tapi terima kasih karena tidak bertindak sendirian!


"Kalian tunggulah disini. Nanti ada giliran kalian untuk tampil." anak anak yang aku ajak hanya mengangguk ketika aku membujuk mereka. Aku bertemu dengan kak Edna dan Thui, disinilah mereka akan bekerja.


Mereka akan menggerakkan anak anak itu sesuai rencana.


Dan sekarang, mari kita tolong paman Kurls. Dia sudah terkenal sebuah Fireball untuk melindungi Aina dan Suzu.


Terima kasih, paman Kurls! Aku sangat menghargai itu. Nanti akan kuminta kak Edna untuk menyembuhkan nya!


Yahh, ini salahku juga karena sedikit terlena dengan uang. Ya! Hanya sedikit....mungkin??


Ups! Aku terlalu banyak berpikir!


"[I am the Sadistic]" aku mengeluarkan skill kesukaanku, menempelkannya kepada Weiss agar dia tidak mati saat aku menggunakan Ultimate Skill padanya.


Aku juga memecahkan penghalang, dengan begitu orang orang Guild bisa menarik nafas lega dan menunjukkan wajahnya.


"[Lightning Root]" orang orang Guild segera mengerti, dan menyalakan sistem pencahayaan di sana.


Benar benar orang yang pintar dan sangat cepat!


Dengan begini, ini adalah bagian tersulit. Membuat sihir untuk menayangkan kejadian saat ini ke seluruh kota secara langsung.


Ini adalah televisi, tapi aku menggunakan dark magic disini.


Suzu pernah bilang bahwa ada sihir bernama illusion, yang berasal dari dark magic. Berarti jelas aku bisa menggunakannya sekarang.


Aku membentuk layar untuk menampilkan kejadian ini.


Ini sangat sulit dimana aku harus mengambil gambar bukan dari posisiku. Entah bagaimana aku berhasil melakukan nya.


Dan layar besar pun muncul di tengah tengah kami.


"Baiklah semuanya! Selamat datang di acara Pengadilan Malaikat Kematian!" seperti acara resmi, aku harus memperkenalkan diri.


"Dimana saya, Shinigami sebagai Moderator nya!"